by

Ketahui Efek Samping Pasca Operasi Skoliosis Lengkap

Ketahui Efek Samping Pasca Operasi Skoliosis Lengkap – Sebelum membahas mendalam lebih jauh tentang operasi skoliosis, kita harus mengetahui lebih dalam lagi mengenai apa itu Skoliosis. Skoliosis merupakan penyakit tulang belakang yang notabenenya sulit disembuhkan. Walaupun demikian kita bisa mencoba terapi tulang belakang bila belum terlalu parah.  Hanya saja proses itu berlangsung lama dan juga ada prosedur prosedur yang notabenenya harus anda konsultasikan.

Tulang belakang pada penderita skoliosis akan menjadi seperti huruf C atau huruf S. Tentunya hal ini akan sakit sekali, membuat kita harus berusaha. Untuk anak anak dan juga belum orang tua masih bisa diselamatkan.  Skoliosis sendiri juga dibagi menjadi beberapa bagian karena tak hanya 1 kita harus mengetahui terlebih dahulu sebelum nantinya membahas operasi skoliosis.

Skoliosis Kongenital

Tipe skoliosis ini saat bawaan janin, jadi anda harus merawat kesehatan bayi dengan benar. Agar tulang dalam janin tetap sehat dan terjaga, oleh karena itu pastikan janin dalam kandungan ibu hamil sehat selalu.

Skoliosis Idiopatik

Diderita oleh anak anak berusia 10-18 tahun, kita harus memperhatikan pertumbuhan anak. Demi bisa mendapatkan tulang yang ideal dan sehat, jangan sampai anak anda mengalami skoliosis jenis ini. Tentunya hal ini harus anda ketahui, agar anda bisa mendapatkan kesehatan tulang yang aman.

Skoliosis Degeneratif

Penderita jenis ini diderita oleh kebanyakan orang dewasa. Tulang belakang yang lama kelamaan rapuh, akan menjadi sakit dan menjadikan skoliosis Degeneratif. Oleh kerena itu kita harus mencoba merawat tulang belakang kita dengan cara yang baik dan benar agar tak mengalami kejadian seperti ini tentunya.

Skoliosis Neuromuskular

Akibat sistem saraf dan otot, kita bisa mengalami skoliosis jenis ini. Tentunya hal ini membuat kita sakit, harus diperhatikan saraf dan juga otot apabila anda akan beraktifitas. Agar tidak mengalami skoliosis jenis ini.

Skoliosis Sindromik

Skoliosis jenis ini merupakan salah satu jenis penyakit tulang belakang yang disebabkan oleh sindrom. Yang jaringan ikatnya terdapat sedikit kerusakan, hal ini membuat kita harus kesakitan akibat skoliosis jenis ini.

Kifosis Scheunemann  Kifosis jenis Scheunemann ini berbeda dengan skoliosis yang kami sebutkan diatas tadi. Tulang belakang tumbuh lambat membuat melengkung, pada masa anak anak sering terjadi yang membuat kita harus memperhatikan pertumbuhan anak dan posisi anak apabila beraktifitas agar tak mengalami hal seperti ini.

Faktor Faktor Yang Perlu Diketahui Tentang Operasi Skoliosis

Operasi skoliosis tentunya tak serta Merta begitu saja. Sebagai orang yang tak paham perlu berkonsultasi ke ahlinya yaitu dokter ortopedi. Yang merupakan ahli atau spesialis tulang, demi bisa membuat tulang belakang tetap sehat dan terjaga, kita harus memperhatikan beberapa hal  sebelum akhirnya operasi :

  • Rontgen menggunakan X-Ray
  • Adanya rujukan dari dokter
  • Konsultasikan secara benar
  • Persiapkan diri dan budget untuk operasi
  • Lakukan operasi sesuai prosedur yang ada

Efek Samping Pasca Operasi

Tentunya setelah operasi akan mengalami beberapa hal. Baik sakit, nyeri hingga kematian. Efek Samping ini adalah risiko yang harus ditanggung. Apabila dirasa tak perlu operasi anda bisa terapi tulang belakang terlebih dahulu. Cobalah untuk anda coba pikirkan terlebih dahulu sebelum akhirnya memutuskan operasi skoliosis.

Dari penjelasan diatas kami harap bisa membantu anda dalam mendapatkan penjelasan secara detail setelah operasi skoliosis. Agar anda mengetahui efek dan juga beberapa hal tentang skoliosis. Demi bisa mendapatkan tulang yang sehat lagi, anda bisa juga melakukan terapi dengan Konsul ke dokter. Jangan dipijat atau sembarang, karena hal itu menyebabkan tulang menjadi rusak permanen.

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected] Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA