by

Oknum Kepala Sekolah SMPN 1 Bajo Bersikap Arogan Terhadap Wartawan, Kadis Pendidikan Luwu Diminta Evaluasi

KOPI, Luwu – Salah seorang oknum Kepala Sekolah SMPN 1 Bajo Andi Rusli, yang beralamat di Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, menunjukkan sifat arogansi ketika didatangi pemimpin redaksi media informasiterkini.id bersama wartawannya. Hal tersebut benar-benar di luar etika dan sangat tidak pantas dilakukan seorang pendidik.

Sulaiman selaku pimpinan redaksi informasiterkini.id yang tergabung dalam organisasi pers Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) menyampaikan bahwa seharusnya dapat memberi contoh yang baik kepada orang lain. Maksud kedatangannya ke sekolah tersebut untuk melakukan klarifikasi bahwa adanya informasi di SMPN 1 Bajo diduga tidak memasang papan informasi penggunaan dana bos dan penggunaan dana bos diduga tidak transparan, namun justru mendapatkan pelayanan yang tidak profesional ketika berkunjung di sekolah tersebut.

“Setiba kami di sekolah, kami diarahkan Satpam untuk mengisi buku tamu, kemudian kami mengisi. Setelah itu Satpam mengarahkan kami ke ruang Kepala Sekolah atas petunjuk Kepala Sekolah,” jelas Sulaiman.

Berikut kutipan ucapan Satpam sesuai petunjuk Kepsek, “Silahkan Pak, langsung kita ke ruangannya Kepsek, cuma di sana ada tamunya.”

Lanjutnya, setelah kami menuju ke ruangan Kepala Sekolah tersebut, kami melihat beliau sedang ngobrol bersama tamunya. “Lalu, saya bilang biar menunggu di luar saja, Pak. Nanti setelah tamunya pulang baru saya masuk, karena sebagai Jurnalis harus menjunjung tinggi kode etik, maka kami meminta untuk menunggu di luar saja,” tuturnya.

Kemudian Kepala Sekolah mengatakan dengan nada tinggi dan arogan, “Masuk mko di sini, lama ini kalau kau tunggu. Masuk Miko sini..awwaah…masuk Miko, anuapa lagi ini?”

Usai itu, kamipun duduk di area tak jauh dari Pos Satpam, namun tamu yang dimaksud Kepsek yang membuat kami lama menunggu, dan Kepsek memaksakan kami untuk masuk ke ruangannya, tak lama iapun pulang. “Dengan adanya bahasa yang kurang nyaman dilontarkan oleh seorang kepala sekolah dengan nada arogan, kamipun langsung bergeser ke tempat duduk yang dekat Pos Satpam. Saya meminta Kadisdik Luwu untuk mengevaluasi sikap dari seorang Kepala Sekolah yang arogan,” tutupnya. (Sul)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected]. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA