by

Kebahagiaan Brigjen TNI Joko Slamet di Tengah Keluarga yang Dicintainya

KOPI, Jakarta – Brigjen TNI Joko Slamet, S.IP., M.Si., M.M. hari ini telah melaksanakan Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Upacara kenaikan pangkat Perwira Tinggi TNI yang dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal TNI, Muhammad Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., PhD itu adalah untuk mendapatkan anugerah kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya menjadi Bintang Satu di pundaknya.

Karier kesuksesan yang diraih Joko Slamet tersebut tentunya merupakan kebanggaan tersendiri bagi keluarga besarnya, dan ini tidak lepas dari dukungan sang istri tercinta, yaitu Ibu Vera Syilvia. Brigjen TNI Joko Slamet, S.IP., M.Si., M.M. bersama sang pendamping setianya Ibu Vera Syilvia, merupakan salah satu keluarga prajurit TNI yang berhasil dalam meniti kariernya dan juga sukses bisa menghantarkan kedua putranya untuk bisa meraih cita-citanya.

Di sela-sela waktunya pada suatu kesempatan yang lalu, kedua pasangan ini bersedia untuk berbagi pengalaman bagaimana untuk mencapai kesuksesan dalam mendidik putra dan putrinya hingga meraih cita-citanya. Semua itu tentunya menjadi harapan dan keinginan bagi semua orang tua.

Pasangan keluarga ini merupakan sosok orang tua yang patut ditauladani dalam kariernya dan juga dalam membina rumah tangganya. Perjuangan mereka sukses menghantarkan putra dan putrinya untuk meraih cita-citanya. Semuanya itu merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri sebagai kedua orang tua karena bisa menyaksikan dan mendampingi kedua putranya dalam waktu yang berbeda saat dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo dalam suatu acara kenegaraan, Upacara Pelantikan Prasetya Perwira (Praspa) di Istana Negara.

Perjalanan dan perjuangan panjang untuk bisa meraih itu semua, tentunya tidak lepas dari do’a, pikiran, tenaga dan air mata dari kedua orang tuanya tercurah di dalamnya. Teriring doa dan rasa syukur kepada Tuhan YME serta kebanggaan tak terhingga menyelimuti pasangan keluarga ini pada saat menyaksikan pelantikan sang putra pertamanya yaitu Rovi Ardya Prawira yang telah mendapatkan penghargaan “Adhi Makayasa” pada tahun 2018 dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Meraih “Adhi Makayasa” merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi lulusan Taruna tingkat Akhir di Akademi TNI. “Adhi Makayasa” merupakan penghargaan bergengsi bagi lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan Kepolisian yaitu Matra Darat, Matra Laut, Matra Udara dan Kepolisian.

Peraih “Adhi Makayasa” ini diberikan kepada salah satu siswa Taruna yang terbaik di angkatannya. Tentunya prestasi terbaik harus diraihnya dari penilaian di semua aspek, yaitu aspek akademis, jasmani dan kepribadian dalam rentang waktu selama 4 tahun menjalani pendidikan di Akademi TNI Magelang.

Untuk meraih penghargaan “Adhi Makayasa” bukanlah pekerjaan mudah, akan tetapi harus bisa berprestasi melalui perjuangan yang sangat berat dan melelahkan. Selain itu, juga dituntut kerja keras dan ketekunan dalam menjalani pendidikannya. Intinya harus menjadi yang terbaik dari yang baik di semua aspek daripada teman-teman taruna seangkatannya.

Sang peraih Adhi Makayasa Akademi Militer (Akmil) Magelang tahun 2018 ini tidak lain adalah Letnan Dua (Letda) Inf Rovi Ardya Prawira, S.Tr. (Han) yang berhasil menjadi lulusan terbaik dari 225 Taruna Akmil TNI Angkatan Darat dan sekarang berdinas di salah satu Satuan Elit Angkatan Darat, yaitu di Satuan Kopassus.

Pada kesempatan pertama setelah pelantikan ketika ditanya bagaimana perasaannya menjadi peraih Adhi |Makayasa, Rovi panggilan akrabnya menceritakan “Saya Sangat Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Besar”, karena anugerah ini merupakan berkah dari Yang Maha Kuasa. “Disamping saya mempunyai motivasi menanamkan dalam diri, bukan yang terbaik yang paling penting, tetapi berbuatlah yang terbaik,” sapa Rovi.

Kedua orang tua keluarga ini memiliki kunci sukses di balik kesuksesan dalam mendidik putra dan putrinya ini yaitu dengan “Kedisiplinan dan pendewasaan pada ketiganya”. pada kehidupan pribadinya dan juga spiritualnya, dengan penuh dukungan dan motivasi serta Do’a dari semua keluarga hingga munculah putra pertamanya seorang pemuda kelahiran Medan, 8 April 1996 ini telah menjadi seorang Perwira TNI AD sebagai Abdi Negara, tentunya ini sudah menjadi cita-cita Rovi sejak kecil, pada waktu masih bersekolah di TK, Rovi sudah kagum dengan seragam yang digunakan oleh Ayahandanya, pada suatu waktu saat putra dan putrinya menginjak dewasa Brigjen TNI Joko Slamet, S.IP., M.Si., M.M. dengan sang istri sangat ingin memberikan pendidikan yang terbaik bagi ketiga putra putrinya disaat nanti menempuh sekolah formal, dimana salah satu perjuangannya harus rela bolak balik Cimahi – Magelang, karena sang putra pertamanya Rovi bisa masuk sekolah di SMA Taruna Nusantara pada waktu itu.

Pada waktu akan menamatkan pendidikannya di SMA Taruna Nusantara, Rovi sempat bercerita ke ibunya bahwa dia ingin sekali masuk Akademi Militer (Akmil), sang ibundanya pun setuju dan mendukung keinginan putra pertamanya ini, dengan upaya dan perjuangan dalam meraih impian yang di cita-citakannya, pria ini berbuah manis dan bisa masuk AKMIL hingga tepatnya pada Kamis (20/7/18), dirinya dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara menjadi Perwira muda prajurit TNI Angkatan Darat.

Ipda Rizki Ardiza Prawira STr, K,M.H Lulusan Akpol tahun 2019 yang sekarang berdinas di Polres Bandar Lampung adalah putra Kedua dari pasangan Brigjen TNI Joko Slamet, S.IP., M.Si., M.M. dan Ibu Vera Syilvia, dimana putra keduanya ini juga merupakan Putra Kebanggaan tersendiri bagi pasangan keluarga ini. Ipda Rizki Ardiza Prawira, STr Han, M.H. lahir di Medan 26 November 1997, dari kecil Rizki sudah bercita-cita kelak ingin menjadi seorang Polisi dan pada waktunya sebelum lulus SMA sudah ada persiapan yang cukup untuk mengikuti seleksi masuk Akademi Kepolisian. Pada saat itu, Rizki sudah diarahkan oleh kedua orang tuanya dalam mempersiapkan dirinya untuk belajar semua materi tes yang akan dilaksanakan saat seleksi Akademi Kepolisian, sehingga pada saatnya nanti setelah lulus SMA Rizki sudah siap mendaftar dan menjalani tahap demi tahap dalam seleksi tesnya yang sangat ketat dan memeras tenaga dan pikiran, puji syukur Alhamdulillah perjuangan Rizki sangat lancar tidak ada kendala dalam tesnya hingga bisa lulus dan masuk untuk menempuh pendidikan Akademi Kepolisian di Semarang hingga dilantik oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo pada tahun 2019 di Istana Negara, berselang satu tahun dari kakaknya.

Putri bungsu dari Brigjen TNI Joko Slamet, S.IP., M.Si., M.M. dan Ibu Vera Syilvia yaitu bernama Alya Viera Shafira Lahir di Jakarta, 20 Desember 2002 sekarang sedang menempuh Kuliah di perguruan tinggi UI sudah menginjak pada semester IV di fakultas Hukum, juga merupakan putri kebanggaan bagi kedua orang tua dan keluarga ini, dimana perhatian, dukungan dan motivasi penuh untuk putri semata wayangnya ini dalam menggapai cita-citanya nanti. “Semua ini merupakan suatu Anugerah dari Allah SWT yang selalu kami syukuri dan rasakan dalam bentuk kebahagian dan kebanggaan tak terhingga,” terang Brigjen TNI Joko Slamet, S.IP., M.Si., M.M.

Kita sebagai orang tua tentunya harus bisa melewati masa masa ini yaitu dimana kita bisa menghantarkan putra dan putri kita dalam meraih cita-citanya untuk masa depannya yang lebih baik, oleh sebab itu sebuah kewajiban bagi kita sebagai orang tua untuk bisa memberikan pendidikan yang terbaik hingga putra dan putri kita nanti bisa meraih apa yang dia cita-citakan, karena nantinya anak-anak kita inilah yang akan menjadi generasi penerus bagi kita sebagai orang tua, keluarga, Negara dan Bangsanya.

“Kepintaran tidak menjamin kita untuk menjadi orang sukses” tapi hal yang menjamin kita untuk bisa jadi orang yang sukses adalah karakter yang ada dalam diri kita, itulah kenapa kita sering menemukan ada orang pintar tapi suksesnya biasa saja.

“Tapi ada orang yang pinternya biasa aja tapi dia bisa luar biasa suksesnya”. Ternyata yang membuat dia sukses bukanlah kepintaran yang ada dalam dirinya melainkan kejujurannya, kesabarannya, keuletannya dan itulah yang ada didalam dirinya. Kita nggak cukup harus pintar tapi kita harus menjadi orang yang rajin, ulet, tekun, jujur, tanggungjawab dan disiplin. “Itulah modal terbesar kita untuk bias sukses”. (Brigjen TNI Joko Slamet, S.IP., M.Si., M.M./Pen/Red)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA