by

Ketua Ormas LMP Minta Pemkab Karawang Fokus Kelola Wisata Alam

KOPI, Karawang – Kabupaten Karawang merupakan salah satu wilayah yang berada di Pesisir Utara Jawa Barat (Jabar) adalah kabupaten yang memiliki semua potensi alam. Seperti halnya pegunungan, hutan, dan laut. Berbeda dengan kabupaten dan kota lainnya, tidak selengkap seperti Karawang, dan untuk akses dari ibu Kota Negara, yaitu Jakarta sangat dekat.

Kelengkapan potensi alam yang dimiliki seharusnya ditunjang dengan infrastruktur wisata yang memadai. Termasuk jalan sebagai penunjang akses transportasi menuju lokasi tempat wisata. Daerah Selatan Karawang yang ditopang oleh kekayaan alam jarang sekali dimiliki daerah lainnya di Jawa Barat. Suasana asri dan sejuk bisa menjadi destinasi wisata alami yang dimiliki oleh Kota Lumbung Padi.

Ketua Organisasi Kemasyarakatan Laskar Merah Putih (Ormas LMP) Markas Cabang Karawang, H. Awandi Siroj Suwandi meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang supaya fokus melakukan penataan serta pengembangan potensi wisata alam di Karawang Selatan.

Diungkapkannya, “Selama ini Pemkab Karawang belum benar-benar serius mengelola potensi wisata alam yang ada di Karawang Selatan. Padahal jika dikembangkan secara serius, selain dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), adanya pemanfaatan alam untuk wisata dapat melindungi dari penambangan dan perusakan alam lainnya.”

Abah menyampaikan kepada Pemkab Karawang jika kekurangan anggaran, maka sebaiknya bekerjasama dengan investor. “Kalau memang Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Karawang tidak memadai, kenapa tidak menggaet pihak swasta saja untuk melakukan pengembangan potensi wisata di Karawang Selatan? Kan nantinya bisa bagi hasil dengan cara bekerjasama dengan pihak swasta. Apa lagi kalau pihak swastanya memiliki lahan atau tanah sendiri, tinggal dikenakan retribusi,” katanya, Jum’at (30/7/2021).

Lebih lanjut, aktivis senior Karawang yang memiliki sapaan akrab ‘Abah’ ini menjelaskan, “Di Desa Cintalaksana, Kecamatan Tegalwaru dekat objek wisata Puncak Sempur, saya sudah melihat ada pihak swasta yang sedang mulai melakukan penataan untuk pengembangan wisata alam.”

Bukan hanya itu, setelah saya berdiskusi dengan pekerjanya. Ternyata pihak swasta bukan hanya melakukan penataan, tetapi juga melakukan penanaman pohon dengan jumlah yang tidak sedikit. “Tak tanggung-tanggung, yang sudah ditanam sudah ada sebanyak 30 batang pohon cemara, pohon pinus sebanyak 50 batang, glodogan sebanyak 20 batang, akar kuning sebanyak 300 batang, dan aracis pintoy sebanyak 200 batang. Bahkan rencananya akan ada yang ditanam lagi, yaitu sebanyak 10.250 batang pohon,” terang Abah.

Tentunya hal itu sangat lah positif dan berdampak baik terhadap lingkungan. Selain untuk penghijauan dan menahan tanah supaya tidak terjadinya longsor. Banyak pohon yang ditanam juga berfungsi sebagai resapan air. “Sehingga ketika musim kemarau datang, masyarakat dilingkungan setempat tidak lagi mengalami kekeringan. Kan tidak lucu didaerah pegunungan serta hutan, tetapi warganya mengalami kekeringan,” ajar Abah Wandi.

Lanjutnya, “Saya harap Pemkab Karawang dan masyarakat lingkungan setempat agar dapat mendukung langkah pihak swasta yang sedang melakukan pengembangan wisata alam di Karawang Selatan, karena banyak nilai positifnya. Bukan hanya Pemerintah saja yang kebagian PAD, melainkan ekonomi masyarakat lingkungan pun bisa berkembang. Sebab secara otomatis perekonomian akan berputar kalau wisatanya berkembang. Contoh seperti bisa ikut berjualan dan memberikan jasa lainnya terhadap wisatawan,” pungkasnya. (DJ-KOPI)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA