by

Polres Karawang Laksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Lilin 2021 dan Musnahkan 22 Ribu Botol Miras

KOPI, Karawang – Polres Karawang, Polda Jabar, melaksanakan apel gelar pasukan Ops Lilin Lodaya Tahun 2021 di Mako Polres Karawang. Apel dilakukan dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kamis (23/12/21).

Dalam apel tersebut dihadiri Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., Bupati Karawang Hj. dr. Cellica Nurrachadiana, Dandim 0604/Karawang Letkol Kav Makhdum Habiburrahman, Jajaran Forkopimda Karawang, Personil Gabungan dari TNI-Polri, Dishub, Damkar, Dinkes, Pramuka, dan tamu undangan lainnya.

Di hadapan awak media, Kapolres menerangkan terkait pemusnahan barang bukti minuman keras (miras), “Ini merupakan barang sitaan dalam Ops Pekat Lodaya dan Cipkon 2021. Sebanyak 22 Ribu botol miras dimusnahkan, dikarenakan adanya pelanggaran izin dan lain-lain.”

Kapolres menambahkan, untuk pengamanan Nataru, hasil rapat koordinasi lintas sektoral, maka akan ditempatkan personil gabungan di pos-pos pengamanan. “Kita memiliki 10 tempat wisata, di sana akan ada dua pos yaitu pertama pos pengecekan Vaksin, dan pos kedua disediakan aplikasi PeduliLindungi. Lalu akan kita cek, jika sudah 50 % maka yang lain akan diputar balik, hal tersebut dilakukan untuk mencegah kerumunan dan penularan Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Cellica selaku pimpinan apel mengatakan bahwa apel gelar pasukan dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polri dengan tema “Melalui Apel Gelar Pasukan Ops Lilin 2021 Kita Tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi Terkait dalam Rangka Memberikan Rasa Nyaman, Rasa Aman pada perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.”

Lanjutnya, perayaan Natal dan Tahun Baru sudah menjadi bagian dan tradisi masyarakat Indonesia untuk melaksanakan kegiatan ibadah, bersuka cita bersama keluarga, serta merayakan pergantian tahun di berbagai lokasi. Hal ini tentunya akan meningkatkan mobilitas dan aktivitas masyarakat, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas serta penyebaran Pandemi Covid-19.

“Maka berkaca dari Nataru 2020 yaitu terjadi lonjakan Covid-19 sebesar 125%, hal ini harus dijadikan pelajaran sehingga pada pelaksanaan Nataru tahun ini kita perlu berhati-hati, khususnya dalam mengantisipasi varian Covid-19 B1.1 atau yang dikenal Omicron dengan kecepatan penularan 5x lebih cepat dari pada varian delta,” paparnya.

Upaya untuk mencegah itu semua, maka Polri dengan dukungan TNI dan Pemda, serta stakeholder lainnya menyelenggarakan operasi Lilin Lodaya 2021 selama 10 hari dimulai 23/12/21 s.d 2/1/22. Bupati mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin Prokes serta penguatan PPKM mikro di level RT.

“Saya berharap masyarakat agar mematuhi Prokes dengan penuh tanggungjawab, bagi instansi terkait serta Pemangku Peran harus melakukan PPKM mikro sampai ke tingkat RT. Jika ditemukan yang belum vaksin maka arahkan ke gerai-gerai vaksin. Utamakan perayaan Tahun Baru di rumah saja bersama keluarga tercinta,” pungkasnya. (DJ)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected] Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA