by

Diduga Disbun Musi Rawas Habiskan 500 Juta untuk Belanja Angkong

KOPI, Musi Rawas Ada ada saja, kelakuan para pejabat dilingkungan Pemkab Musi Rawas diduga mencari keuntungan dalam kegiatan proyek bantuan untuk masyarakat rela membuat program yang tak masuk akal bahkan diduga Mark Up, hal itu dilihat dari kegiatan tahun 2021 lalu, dimana Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas menghabiskan anggaran mencapai setengah milyar hanya untuk membeli angkong.

Informasi dihimpun, menurut sumber terpercaya bahwa kegiatan tersebut anggarannya sangat fantastis hingga diduga tak tepat sasaran dengan judul kegiatan Pengadaan peralatan pasca panen dengan nilai pagu anggaran Rp.500.000.000.- dan teralisasi sebesar Rp.497.000.000.- yang dikerjakan oleh CV. Gading Cempaka, dengan alamat Jalan Cendana Blok F Lubuk Tanjung, Kota Lubuklinggau.

Dimana, anggaran sebesar itu diduga hanya dibelikan angkong sebanyak 10 Item, Cincin mangkok sebanyak 50.000 buah, Mangkok sadap 50.000 buah, Pisau Sadap 100 buah,Talang Sadap 50.000 buah, Pembeku Latek 3.102 liter dan timbangan pembeku 4 buah.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Perkebunan Musirawas, Kgs Feri, melalui PPTK kegiatan tersebut, Sapta, mengakui bahwa dalam kegiatan tersebut dirinya hanyalah PPTK saja, hanya diperbantukan, sedangkan untuk  keberlangsungan kegiatan ada staf lain dibidang Pak, Joko, dan lainnya.

“Betul kegiatan itu PPTK nya saya tapi untuk pelaksanaannya bukan saya melainkan di

bidang lain, pada saat ini saya sibuk sekali sehingga tidak terbackup lagi kegiatan tersebut, intinya saat akan berkoordinasi dulu dengan kepala dinas yang lama (Adi Winata),”jelasnya. (*)

Dikutip dari: Databicara.net