by

Malam Qurban, DPD Golkar Lubuklinggau Berbagi Sembako Ditengah PPKM Darurat

KOPI, Lubuklinggau – Ratusan orang yang terdampak PPKM Darurat di sejumlah wilayah Kota Lubuklinggau di malam hari raya Idul Adha 1442 H, senang mendapat paket sembako dari DPD Partai Golkar Kota Lubuklinggau.

“Warkop (warung kopi, red) kami jam operasional dibatasi. Bantuan begini sudah cukup membantu. Sampai kapan situasi pandemi seperti ini,” ucap Doni, pemilik warkop yang berdagang di depan ruko di jalur penyekatan PPKM Mikro, usai menerima paket sembako, Senin (19/7/2021).

Fraksi Golkar DPRD Kota Lubuklinggau mewajibkan seluruh anggota fraksi dan kader partai ini bergotong-royong memperhatikan warga yang terdampak PPKM Darurat. Mereka menggandeng semua pihak mengumpulkan ratusan paket sembako.

“Usaha warkop dan pedagang kecil adalah yang paling terdampak. Partai harus ikut peduli dengan memerintahkan fraksi menggelar aksi sosial kepada warga Terdampak PPKM Darurat,” kata Ketua DPD Partai Golkar Lubuklinggau, H Rodi Wijaya usai membagikan sembako dan mensosialisasikan kepada warga agar tetap mematuhi protokoler kesehatan.

HRW, sapaan H Rodi Wijaya, Ketua DPD Partai Golkar Kota Lubuklinggau dan juga ketua DPRD Kota Lubuklinggau memang memprioritaskan para pemilik warkop dan pedang kecil, karena sangat terpukul dengan pemberlakuan PPKM. Bagi-bagi ratusan sembako itu minimal dapat meringankan beban serta menghibur para pedagang kecil.

Rodi mengakui mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Pusat dan Pemkot Kota Lubuklinggau. Meskipun kebijakan ini memunculkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

“Lebih baik bertepuk dua tangan daripada bertepuk sebelah tangan,” ucap Rodi Wijaya.

PPKM ini diyakini bermanfaat untuk kepentingan jangka panjang dalam penanganan pandemi Covid-19 , khususnya di Kota Kota Lubuklinggau. Saatnya semua bergotong-royong.

“Tentu akan ada kerugian ekonomi yang ditimbulkan, namun di tengah wabah yang melonjak secara drastis dan membuat fasilitas tenaga kesehatan kewalahan, kebijakan ini harus diterima dengan lapang dada,” ujar Rodi.

Anggota Fraksi dan pengurus Partai Golkar pun menyisihkan rejekinya guna membantu warga Kota Lubuklinggau yang bekerja di warung kopi dan masyarakat yang tidak bisa melakukan usaha karena dampak pembatasan-pembatasan PPKM.

“Tidak semua warung kopi dan pedagang kecil, karena Lubuklinggau ini juga dikenal sebagai kota warung dan pedagang. Mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban hidup mereka dalam menghadapi masa PPKM Darurat ini,” kata Rodi.

Aksi sosial fraksi dan pengurusnya diharapkan bisa menjadi lecutan semangat kembali semua stakeholder di Kota Lubuklinggau untuk menunjukkan nilai-nilai ke-Indonesiaan dengan bergotong royong. Bergandengan tangan menangani pandemi ini secara bersama-sama, baik menjadi relawan maupun mendonasikan sedikit hartanya untuk meringankan warga terdampak.

“Usaha boleh lesu, tapi orangnya jangan lesu, tetap semangat dan jaga kesehatan,” pungkas Rodi. (Vhio)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA