by

Walikota: Perwali Kota Lubuklinggau Akan Segera Diterbitkan

KOPI, Lubuklinggau – Pandemi Covid-19 di Kota Lubuklinggau semakin meningkat, ini memacu kinerja pemerintah Kota Lubuklinggau agar semakin lebih gesit lagi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Akan tetapi hal ini tidak akan terwujud apabila masih banyaknya masyarakat yang tidak mengindahkan anjuran dari pada pemerintah itu sendiri.

Berkaitan dengan Perwali Kota Lubuklinggau yang akan diterbitkan.

Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, mengatakan “Draffnya sudah selesai dan segera akan di diskusikan dengan berbagai elemen terkait, ini adalah upaya untuk mempertegas saja apa-apa yang sudah ada selama ini, seperti intruksi dan himbauan-himbauan dari Bapak Presiden dan Maklumat Kapolri, tapi sebenarnya yang paling utama adalah partisipasi masyarakatnya, percuma banyak-banyak aturan kalau masyarakatnya sendiri tidak terbangun kepeduliannya,” ujarnya Minggu (17/05/2020).

Saat ini bagi Pemkot dan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Kota Lubuklinggau, hanyalah bagaimana memperkuat apa-apa yang sudah ada tentang aturan-aturan tersebut dan yang paling utama adalah bersiap dengan segala potensi yang ada untuk bisa menangani berkaitan dengan Covid di Lubuklinggau.

“InsyaAllah kalau memang masyarakat peduli untuk sama-sama memahami dunia baru ini, yang berarti cara kehidupan baru maka kedepan lebih mudah pemerintah bisa menanganinya. Besok, Senin (18/05/2020) kita akan resmikan barak jadi tempat rumah sehat silampari 2, dan setelah itu peresmian labor untuk swab jadi tidak perlu ke Palembang lagi,” kata Walikota.

Pemerintah Kota Lubuklinggau hanya mempertegas, karena sebenarnya yang sudah dilakukan dan akan dilakukan sama saja dengan intruksi/ himbaun Bapak Presiden dan Maklumat Kapolri yang sudah ada.

Jika memang masyarakat berempati berkaitan kondisi Kota Lubuklinggau saat ini maka seharusnya tdk berlebihan menyikapi hari lebaran tahun ini.

“Kemarin-kemarin masyarakat ribut akan keperihatinan, tapi saat ini semuanya seolah-olah tidak ada keperihatinan itu, dan terkadang saling menyalahkan. Untuk Draff Perwali besok selesai dan akan di diskusikan dulu, setelah itu baru akan disosialisasikan, terus baru di tegakkan, akan tetapi sebenernya ini juga bagian dari persiapan syarat kalau harus PSBB,” terang Prana.

Saat ini jika Kota Lubuklinggau lakukan PSBB mungkin akan tidak efesien karena pemerintah juga saat bersamaan melonggarkan pembatasan-perbatasan yang sudah ada.

“Ya, itulah kondisi yang ada saat ini, bansos-bansos tunai yang sudah direalisasikan oleh pemerintah pusat dan menjelang hari lebaran tentu membuat suasana pasar seperti yang tidak kita harapkan, belum lagi tentu sebagian yang ada di pasar-pasar kita adalah saudara-saudara kita dari daerah tetangga, jadi tetap saja kita pemerintah bersama aparat penegak hukum terus tidak henti-hentinya memberi pemahaman dan penindakan ke masyarakat,” pungkasnya. (Vhio)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA