by

Khairul Umam: Strategi Pelayanan Masyarakat Perlu Perencanaan Matang

Loading…

KOPI, Bengkalis – Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bengkalis Khairul Umam mengungkapkan, pelayanan untuk masyarakat Bengkalis perlu direncanakan dengan matang oleh setiap kader dan Anggota Legislatif dari Fraksi PKS.

“Alhamdulillah kita menyambut inisiatif DPW yang menyelenggarakan Rakorwil dan Pembekalan Anggota Dewan Kota/Kabupaten. Dalam agenda ini kita membuat strategi perencanaan untuk optimalisasi pelayanan bagi masyarakat Bengkalis,” ujar Khairul Umam di Pekanbaru, Selasa (13/08).

Khairul Umam melanjutkan, delapan orang Anggota Dewan di Bengkalis yang membawa puluhan ribu suara yang diamanahkan untuk PKS.

“Di Mandau saja kita mendapatkan amanah dua puluh dua ribuan suara masyarakat. Belum lagi seluruh Bangkalis. Tentu harus ada imbal balik atas amanah ini. Atas dasar itulah seluruh Anggota Dewan terpilih dikumpulkan, untuk amanah rakyat yang tidak boleh disia-siakan,” pungkasnya.

Hadir mewakili DPD PKS Bengkalis dalam Rakorwil PKS Riau, Ketua DPD PKS Khairul Umam, Bidang Kaderisasi, Bidan Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK), Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Dewan Syariah Daerah (DSD), serta Kabid Humas DPD PKS Bengkalis.

Sebagaimana diketahui Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sebelumnya bernama Partai Keadilan (PK), adalah sebuah partai politik berbasis Islam yang memiliki perwakilan di parlemen Indonesia. Partai ini berdiri pada 20 April 1998 yang berawal dari gerakan aktivitas dakwah Islam sejak 1980-an. Pemilu 2019 menjadi pemilu kelima yang diikuti partai ini.

Kelahiran PKS erat kaitannya dengan gerakan Islam berbasis massa kampus dan cendekiawan yang muncul sebagai tanggapan atas tekanan politik pemerintah Orde Baru terhadap umat Islam. Gerakan ini ditandai dengan mulai maraknya kegiatan kajian Islam dan meluasnya penggunaan jilbab di kampus-kampus sekuler Indonesia pada era 1980-an.

PKS tampil sebagai peraih suara terbanyak keempat hasil pemilu 2009 seiring meluasnya sebaran pemilih PKS. Eskalasi kemenangan yang diraih PKS dalam pilkada serentak yang digelar sejak 2015 baik lewat jalan koalisi maupun mengusung kadernya sendiri telah mematahkan dominasi Golkar dan PDI Perjuangan.

Partai ini secara rutin terlibat dalam program pelayanan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan bantuan kemanusiaan. Dengan sistem kaderisasi yang teratur, PKS membangun militansi kadernya. Kader membiayai keterlibatan diri mereka dalam agenda politik dan tidak bergantung pada figur. PKS secara konsisten memberikan dukungan bagi perjuangan umat Islam di seluruh dunia lewat lobi di parlemen, demonstrasi, maupun penggalangan dana. Dalam setiap demonstrasi maupun kampanye mereka, PKS dianggap “mendatangkan contoh” mengerahkan massa dalam jumlah banyak dengan tertib dan aman. (Dari berbagai sumber/ewa/Siboroto)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Loading…

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

BACA JUGA...