by

Jelang Pemilu 2024, KPU Karawang Laksanakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilu dengan Organisasi Media

KOPI, Karawang – Dalam rangka menyambut Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang melaksanakan “Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemilu 2024 dengan Organisasi Media”, Rabu (28/12/22), bertempat di Cafe Lapak Kopi Jalan Panatayuda, Karawang.Dalam kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 10 organisasi media salah satunya Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI).

Acara tersebut juga dipimpin Ketua KPU Karawang Miftah Farid didampingi jajaran Komisioner KPU Karawang, dan bertindak sebagai narasumber adalah Sekretaris PWI Jawa Barat Tantan Sulthon Bukhawan.

Dalam sambutannya, Farid menyampaikan bahwa peran media sangat krusial dalam penyelenggaraan pemilu 2024. “Peran media sangat signifikan dalam mendorong informasi dari KPU selaku penyelenggara yang masih memiliki banyak keterbatasan,” ujarnya.

Lanjutnya, dengan hadirnya rekan-rekan media, maka informasi yang dibagikan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. “Saya juga kaget, perkembangan teknologi digital yang pesat membuat kemajuan di bidang informasi terjadi dalam hitungan menit. Hal tersebut menjadi penting dan berpengaruh dalam pelaksanaan Pemilu 2024,” ungkapnya.

Pola pelaksanaan Pemilu 2024 masih sama dengan Pemilu 2019 yaitu dalam satu hari akan didapatkan lima surat suara pada 14 Februari 2024 mendatang. “Yang agak berbeda di tahun 2024 adalah setelah pelaksanaan Pemilu di awal tahun, nanti pada 27 November 2024 akan digelar Pilkada Serentak,” jelas Farid.

Tambah Farid, partisipasi pemilih bagi penyelenggara sangat penting, karena semakin tinggi partisipasi pemilih maka semakin tinggi tingkat legitimasi proses tersebut atau sebaliknya. KPU hanyalah salah satu bagian penyelenggara Pemilu 2024, masih banyak unsur lain yang terlibat dan berkolaborasi dalam kegiatan tersebut, salah satunya adalah media yang memang merupakan pilar demokrasi Bangsa.

“Sangat penting, peran rekan-rekan media dalam penguatan demokrasi khususnya wilayah Karawang. Tanpa support dari media Pemilu 2024 tidak berjalan baik,” tandas Farid.

Sementara itu, Sekretaris PWI Jawa Barat, dalam arahannya menyampaikan media memegang peranan dan tugas yang sangat penting dalam menghadapi tantangan yang ada. “Media harus bisa mengedukasi masyarakat terkait banyaknya informasi hoax yang beredar, apalagi menjelang pesta demokrasi. Masyarakat harus cerdas memilih mana berita hoax, mana yang benar, di situlah tugas media untuk mengklarifikasi berita-berita hoax, sehingga masyarakat tidak salah dalam menerima informasi,” tutupnya. (DJ)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected] Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA