by

Lion Air Terbang Kembali Non Stop Medan- Yogyakarta

KOPI, Medan – Yogyakarta masih menempatkan sebagai tujuan istimewa, seperti pendidikan, wisata alam, sejarah, pegunungan, bahari, sajian cita rasa dan lainnya. Ketika di Jogja, wajib menjelajahi Kulonprogo, salah satu kabupaten yang berada di sebelah barat pusat kota.

Terkenal sebagai “the Jewel of Java”, kabupaten ini memiliki objek antara lain hutan mangrove, Puncak Suroloyo, Waduk Mini Kleco, Embung Banjaroya Kalibawang dan lainnya. Khusus pehobi kuliner, tersaji makanan tradisional khas yaitu geblek atau growol. Konon, suasana bersantai paling cocok sembari minum teh sangrai beraroma sangit, dinilai berhasil membuat orang ingin kembali.

Di kalangan wisatawan dan pebisnis (travelers), Sumatera Utara (Sumut) menyuguhkan sumber daya melimpah serta beragam sektor, misalnya pertanian, perkebunan, kehutanan, perdagangan, industri kreatif. Karena kepopularannya itulah, propinsi beribukota di Medan ini terus mendongkrak berbagai bidang guna menarik banyak pengunjung. Melihat daya tarik dan keunikan tersebut, kedua kota bisa masuk dalam daftar rencana (itinerary) jelajahi Indonesia.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan Lion Air, member of Lion Air Group mengembangkan bisnis dengan membuka kembali rute (re-operate) menghubungkan Sumatera Utara melalui Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang (KNO) dan Yogyakarta melalui Bandar Udara Internasional Yogyakarta Kulonprogo (YIA).

“Operasional penerbangan langsung tanpa transit (non-stop) dibuka kembali efektif 30 Maret 2022 Lion Air menyediakan frekuensi 3 (tiga) kali pergi pulang (PP) dalam seminggu, setiap Rabu, Jumat, Minggu,” katanya, Rabu (30/3/2022).

Bila permintaan pasar di rute Medan Kualanamu – Yogyakarta Kulonprogo – Medan Kualanamu meningkat, Lion Air akan meningkatkan frekuensi terbang.

“Rute yang dilayani secara langsung Medan Kualanamu – Yogyakarta Kulonprogo sebagai kelanjutan pengembangan rute Lion Air melalui Bandar Udara Internasional Medan Kualanamu dan Bandar Udara Internasional Yogyakarta Kulonprogo,” ujarnya.

Lion Air mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan koordinasi sehingga diharapkan sinergitas pengoperasian jaringan domestik Medan Kulonprogo dan Yogyakarta Kulonprogo dapat berjalan lancar serta tepat waktu.

“Terima kasih atas kerjasama dan koordinasi antara regulator, pengelola bandar udara PT Angkasa Pura II Bandar Udara Internasional Kualanamu, pengelola bandar udara PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Yogyakarta, pengatur lalu lintas udara AirNav Indonesia, seluruh karyawan Lion Air bersama berbagai pihak terkait,”jelasnya.

Penerbangan tanpa henti Medan Kualanamu ke Yogyakarta Kulonprogo semakin meningkatkan layanan sekaligus memperkuat komitmen Lion Air dalam menjawab permintaan traveling guna mewujudkan mimpi wisatawan menjelajahi secara mudah ke Indonesia, terutama di Sumatera Utara dan Yogyakarta.

“Lion Air Group senantiasa mendukung dalam menyediakan akses dari dan menuju Jogja maupun Sumut, sesuai konsep Komponen Daerah Tujuan Wisata 3A – aksebilitas (access). Kehadiran dan ketersediaan pilihan penerbangan diharapkan mampu mempercepat koneksi antardestinasi, sehingga berdampak positif dalam upaya mendukung menggeliatkan perekonomian ke daerah,” jelasnya.

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA