by

Kodim 1624/Flotim Laksanakan Apel Danramil dan Babinsa

KOPI, Flores Timur – Kodim 1624/ Flores Timur kegiatan apel Danramil dan Babinsa tahun 2020. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, yang dimulai Senin, tanggal 7 Desember hingga 9 Desember 2020.

Apel kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan, S.T.,M.I.P dan diikuti oleh Pjs Kasdim 1624/Flotim, Mayor Inf Ignasius Hali Sogen, S.H, Danramil Jajaran, Perwira Staf dan anggota Babinsa yang berjumlah 52 Personil.

Dandim Czi Imanda Setyawan, S.T.,M.I.P, dalam sambutannya mengatakan, bahwa tugas Babinsa sangat komplek, agar tugas dapat terlaksana dengan baik harap Dandim, maka harus samakan persepsi.

“Sejak tanggal 29 November 2020, telah terjadi Erupsi Gunung Ile Lewotolok, di Kabupaten Lembata, yang masih termasuk dalam wilayah kita, diharapkan para Babinsa monitor dan melaporkan situasi nyata yang terjadi dilokasi,” kata Dandim.

Ditambahkan Dandim, sebagai satuan kewilayahan harus saling membutuhkan, jadi kata Dandim, tidak ada lagi gesekan atau hal-hal yang sifatnya ego sektoral antar satuan.

“Kita sama-sama mengemban tugas negara, hanya bajunya saja yang beda namun tugas kewilayahan yang di emban sama. Setelah ini saya membuka secara resmi Apel Danramil Dan Babinsa Kodim 1624/Flotim Triwulan IV Ta.2020,” katanya.

Dikatakan Dandim, adapun penyampaian materi yang akan disampaikan oleh Narasumber nantinya adalah antara lain, dari kepolisian Flotim, kemudian ada materi dari Dinas Kesehatan Flotim dan materi dari Dinas Pertanian, dengan tema tanam jagung panen sapi.

“Diharapkan bagi Babinsa-babinsa yang baru terutama tidak menutup kemungkinan bagi yang sudah lama atau senior, bertanya untuk gali ilmu atau pengetahuan dari narasumber yang dihadirkan sehingga nanti di daerah bisa dikembangkan atau setidaknya memberikan motivasi kepada masyarakat kita, untuk bisa meningkatkan kesejahteraannya itu tugas yang paling utama dari aparat teritorial,” ungkap Dandim.

Dandim Imanda, juga menghimbau kepada anggotanya, untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat dimana mereka bertugas.

“Kita punya fasilitas dan sarana, punya kemampuan komunikasi sosial, tidak ada tanah tapi bisa mengadakan komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat sehingga bisa mendapatkan tanah untuk bisa diujicobakan,” harap Dandim.

Dandim juga berharap kepada anggotanya untuk menjadi pelaku dan pemain dilapangan. Ia meminta untuk tidak menjadi penonton sehingga hasilnya minimal bisa dirasakan keluarga sendiri.

“Masyarakat kita semakin pintar, mereka akan melihat hasilnya, dan hasilnya diharapkan sudah dicontohkan Pak Babinsa dan Pak danramil. Sebelum saya buka acara ini, kedepan silakan gali ilmu dan informasi dari para narasumber yang dihadirkan, nanti juga ada beberapa perwira yang akan memberikan materi-materi sampai 3 hari ke depan,” kata Dandim.

Prosedur Perbantuan TNI kepada Polri

Kasat Binmas Polres Flotim Iptu Heriono Budiono dalam materinya pada kegiatan itu menjelaskan, prosedur perbantuan TNI kepada Polri sudah diatur oleh Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

“Sebagai bukti kerjasama atau sinergitas antara TNI dan Polri pada tanggal 29 November – 03 Desember 2020 kita bersama-sama melaksanakan pengamanan di PT Rero Lara Hokeng, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur,” kata Herono.

Sementara untuk jumlah anggota disatuan Binmas Polres Flotim kata Herono, sebanyak 50 anggota yang tersebar diseluruh kabupaten Flores Timur.

“Semoga keadaan Kamtibmas aman terkendali terlebih khusus di wilawah kita tercinta ini Flores Timur,” kata Herono.

Sementara Urbanus Boli Doni SKM, Staf promosi kesehatan Dari Dinkes Flotim dalam materinya tentang pembekalan penanganan dan pencegahan Covid-19, menjelaskan, penyakit Virus Corona atau Covid – 19 berasal dari kota Wuhan negara Cina yang akhirnya menyebar mendunia.

Gejala umum pengidap Covid-19 jelas Urbanus, adalah demam, ispah ringan berat dan cara penularannya dapat terjadi antara manusia, melalui percikan saat batuk atau pilek.

“Penegakan atau metode deteksi molekuler/NAAT (Nucderc Acid Amplification Test) seperti pemeriksaan RT-PCR Diagnosa (termasuk TCM dan Viral Load) atau yang sering kita kenal dengan istilah Rapid tes dan Swab,” jelasnya.

Diaktkan Urbanus, pengobatan dan tatalaksana klinis belum ada vaksin dan obat yang spesifik dan Pengobatan ditujukan sebagai terapi simptomatis.

“Tatalaksana Klinis Vaksin masih dalam tahap pengembangan,” tambahnya.

Dari semuanya yang disampaikan dalam kegiatan ini Urbanus mengharapkan, untuk berama-sama mematuhi aturan protokol kesehatan, yaitu dengan menjaga jarak dan hindari keramaian atau kerumunan, memakai masker saat bepergian dan selalu mencuci tangan setiap selesai melaksanakan kegiatan terutama selesai melaksanakan kegiatan diluar rumah.

Sementara itu, pemateri lainnya dalam kegiatan itu juga seperti Penyuluhan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Flotim tentang TJPS (Tanam Jagung Panen Sapi), Ir. Ben Rini (Kasi Serealia Dinas pertanian dan ketahanan pangan Provinsi NTT), Dr. Ir. Evert Y. Hosang, M.Si (Staf Ahli Dinas Pertanian Provinsi NTT), Yohanes Anjon,SP. Kabid TPH (tanaman pangan dan hortikultural) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Flotim. (Adam Bethan)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA