by

Penjual Es Kelapa Muda Mohon Bantuan Anaknya Diberikan Kartu Indonesia Pintar

KOPI, Bitung – Pandemik yang melanda negeri ini membuat banyak orang kelimpungan mencari nafkah. Tonny Tampubolon masih mengatur jualannya, ketika awak media ini menghampiri untuk membeli kelapa muda. Tonny berjualan di depan RSUD Manembo-nembo Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.

Menurut Tonny, sepanjang pandemik ini berlangsung, jualan es kelapa mudanya jauh menurun. “Sekarang susah, pembeli sedikit,” ujar Tonny, Sabtu, 18 Juli 2020.

Ketika awak media ini bertanya, apakah berjualan es kelapa ini masih mencukupi kebutuhannya, Tonny berkata, “Kalau untuk makan sehari hari hampir cukup, itupun harus berhemat sedemikian rupa.”

Tonny bercerita bahwa dia punya tiga anak yang masih sekolah, situasi sekarang ini, anak anak sekolah lewat online, membuatnya harus menyediakan dana untuk membeli kuota internet. “Saya jujur tidak bisa memenuhi permintaan anak-anak mengenai ketersediaan kuota internet setiap hari, uang saya tidak cukup,” kata Tonny.

Tonny mengatakan bahwa anak anaknya sekolah di SMP Negeri I Bitung, karena sering jadi juara kelas, oleh guru guru dimasukkan di kelas Binsus (Binaan khusus –red). Tapi, ketika sistem sekolah online sekarang, Tonny jadi ragu kalau anaknya masih bisa juara.

Tonny berharap pemerintah mau memperhatikan orang orang seperti mereka yang terdampak. “Saya cuma butuh Kartu Indonesia Pintar, kami layak menerima, anak-anak saya akan terbantu dengan itu,” mohon Tonny. (Bung Neo)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA