by

Tips Menjadi Pengguna Medsos yang Cerdas, Jadi Good Netizen Yuk!

KOPI, Jakarta – Dengan berkembangnya media sosial yang seakan tiada henti, kamu bisa melihat orang-orang asing dengan segala keseharian mereka. Kamu mungkin menyadari, jika orang-orang yang aktif di media sosial (netizen) tidak semuanya memiliki attitude yang baik. Tak sedikit pula yang menampilkan kenakalan-kenakalan mereka demi mendapat ketenaran. I am what I am, they said, meskipun menurut mereka itu adalah cara untuk mengekspresikan diri sendiri.

Satu lagi fenomena yang pasti sering kamu jumpai, terutama di Instagram adalah bad words. Ketika seorang selebriti mengunggah sebuah foto, para fans akan memuji foto tersebut. Akan tetapi haters tidak akan segan-segan melemparkan kata-kata kotor, untuk menunjukkan kebencian mereka entah terhadap foto tersebut atau si selebriti.

Di era yang serba cepat dan modern ini, sopan santun dan good attitude seakan dianggap sebagai barang lama. Padahal, memiliki perilaku dan tata karma merupakan salah satu kunci kesuksesan, loh. Jangan sampai keinginan untuk tenar mengalahkan segala kebiasaan baik yang kamu miliki. Menjadi masyarakat dunia maya yang baik adalah salah satu kualitas yang juga harus kamu miliki, Sahabat Berjuang. Coba kamu perhatikan kembali bagaimana perilakumu di media sosial, are you a good netizen or a bad one?

Menjadi seorang ‘warga’ dunia maya yang baik itu nggak sulit kok, kamu bisa memulai dengan cara-cara sederhana ini yang dijamin nggak akan bikin kamu rugi.

Apa yang menjadi tujuanmu?

Mulai pahami diri kamu sendiri. Tanyakan kepada diri sendiri apa yang menjadi tujuanmu ‘eksis’ di sosial media. Tidak ada yang salah dengan jawaban ingin mendapat perhatian, yang kamu harus tanyakan kembali adalah dengan cara apa? Berprestasi atau menyombongkan diri?

Tahu batasan berkomentar

Kasus–kasus pencemaran nama baik yang beberapa waktu lalu marak dilakukan artis-artis di Indonesia, bermula karena komentar-komentar yang super jahat hingga menyakitkan hati.Nettizen should know when to stop comment.

Sosial media merupakan hiburan

Menganggap serius isi Instagram atau Facebook hanya akan membuatmu stres dan selalu merasa kehidupanmu kurang. Social media is not your social life. Anggap saja media sosial hanya sebagai hiburanmu di kala senggang.

Filter your timeline

Jangan biarkan hal-hal yang mengganggu konsentrasimu hadir di timeline-mu. Apalagi yang sampai mengganggu kegiatan belajar kamu. Segera singkirkan toko-toko online dari timeline-mu dan perbanyak follow orang-orang yang berprestasi dan menginspirasi. Dengan demikian, kamu akan termotivasi untuk terus belajar, demi menjadi seperti mereka.

Bukan hal yang sulit kan? Tidak ada ruginya menjadi seorang yang baik dan memiliki perilaku terpuji, bahkan di dunia maya. So, will you be a good or a bad netizen?

Semoga informasi ini dapat membantu teman-teman Pewarta-Indonesia.com agar menjadi pribadi yang baik untuk dunia maya. Pentingnya dalam bersikap juga cerminan dari keberhasilan orang tua kita mendidik kita.

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA