by

Melewati Perjalanan yang Berliku, Akhirnya Umar Bonte Menjadi Ketua DPP KNPI

KOPI, Jakarta – DPP KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) belum lama ini melantik seorang pejabat, aktivis, sekaligus pengusaha asal Sulawesi Tenggara, La Ode Umar Bonte, sebagai Ketua Umum DPP KNPI pusat. Bukan hal yang instan, Umar Bonte menghadapi berbagai lika-liku dalam perjalanan karirnya menjadi Ketua DPP KNPI. Ahmad Fauzan yang merupakan Sekjen KNPI menjadi salah satu teman yang paling berjasa bagi Umar selama ia berada di Jakarta.

Ahmad Fauzan melihat bahwa saat itu KNPI sedang dalam fase menurun dan kurang memiliki pergerakan. Sebagai teman dekatnya, Ahmad Fauzan tahu betul bagaimana jiwa kepemimpinan yang ada dalam diri temannya, Umar Bonte. Hingga akhirnya ia memberikan kepercayaan penuh kepada Umar Bonte untuk menjadi pemimpin di KNPI.

Untuk mengejar ketertinggalannya, Umar Bonte pun menerima dengan senang hati tawaran tersebut. Tetapi, ini bukan soal rakus jabatan, melainkan untuk membangkitkan kembali KNPI dalam mengayomi generasi muda bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Umar Bonte ingin menjadikan KNPI sebagai organisasi yang mampu meramut gen muda untuk bisa termotivasi dalam memajukan bangsa dan negara. Sayangnya, keputusannya ini pun tak diindahkan. Bahkan banyak mendapat kecaman dari anggota KNPI lainnya. Ahmad Fauzan sebagai orang yang merekomendasikan Umar sebagai Ketua KNPI sempat mendapat perlakuan tak mengenakan dan hampir ingin dikeluarkan dari Bendahara Umum KNPI.

Kongres Luar Biasa

Tak tinggal diam, Umar pun menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) di salah satu hotel untuk menyelesaikan permasalahan ini. Akhirnya ia bersepakat dengan Ketua Umum KNPI yang sebelumnya menjabat, untuk melepas KNPI secara baik-baik kepada Umar. 

Bak rintangan yang tak kunjung usai, keputusan tersebut kembali menimbulkan konflik di antara anggota KNPI lainnya, yang membuat Umar harus menempuh jalur hukum. Konflik tersebut pun akhirnya terselesaikan dengan damai dan hubungan mereka kini terjalin dengan baik.

Fokus dengan tujuannya, Umar menyatakan bahwa KNPI harus bisa menyesuaikan zaman. Ketua Umum yang baru dilantik pada Maret lalu ini juga ingin membawa KNPI untuk tak melulu berbicara tentang politik, melainkan juga budaya, sosial, dan entertain. Hal ini dilakukan agar KNPI bisa menyentuh kalangan milenial.

Berbagai upaya dilakukan oleh Umar, salah satunya dengan melakukan pendekatan dengan kalangan artis, seperti Raffi Ahmad, Prilly Latuconsina, Nikita Willy, Deddy Corbuzier, dan juga para Youtuber terkenal untuk mendorong generasi bangsa kedepannya. Karena menurutnya, kalangan tersebut mampu memotivasi generasi muda melalui suguhan konten-konten yang dapat mempertahankan nasionalisme kita, bagaimana mempertahankan ekonomi, dan meningkatkan entrepreneurship di kalangan anak muda.  

Bahkan, di kepengurusan KNPI kini 30% berasal dari kalangan artis, mulai dari artis baru hingga senior. Dalam program kerjanya, Umar juga mendorong pemuda Indonesia ke ranah sosial, seperti memberikan bantuan sosial kepada fakir miskin ataupun korban bencana.

Umar berharap KNPI dapat selalu memiliki peran dalam setiap perkembangan zaman, dan membangun sejarah di atas tanah kita sendiri.

“Salah satu moto saya dalam konteks kepemudaan, saya ingin pemuda dapat berpikir cepat, tepat, dan dinamis. Saya ingin generasi penerus bangsa ini menjadi pemuda yang mampu bergerak tanpa menunggu diperintah,” Ucap La Ode Umar Bonte selaku Ketua DPP KNPI Pusat.

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected] Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA