by

Calon Bupati Pelalawan Abu Mansyur Matridi Paparkan Dua Program Andalannya

KOPI, Pelalawan Calon Bupati Pelalawan, Abu Mansyur Matridi, yang memiliki latar belakang Pengusaha muda sukses, paparkan dua progaram andalannya, untuk mememajukan Kabupaten Pelalawan jika terpilih sebagai Bupati Pelalawan, untuk periode tahun, 2021-2026. Hal tersebut dikatakannya, di Kopi Tiam, KM 55 Pangkalan Kerinci, Selasa 15/09/20.

Kepada awak media, Matridi mengatakan tujuannya untuk maju di Pilkada Pelalawan didasari keinginan yang kuat untuk membangun Kabupaten Pelalawan agar lebih baik, dengan cara melakukan pemerataan pembangunan serta meningkatan ekonomi seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Pelalawan. “Tanpa membeda-bedakan suku maupun agamanya. Dengan adanya perbedaan maka itu akan menjadi kekuatan yang mempersatukan kita untuk membangun Pelalawan yang lebih baik,” ujar Matridi.

Ketika ditanya apa yang menjadi visi dan misinya untuk membangun Kabupaten Pelalawan kedepan? Menurutnya, ada dua program unggulan yang dipersipakan, yaitu mengenai ekonomi dan penggangguran. Dua program inilah yang harus dituntaskan.

“Kenapa hanya spesifik kepada dua program ini? karena mengigat kondisi, APBD Kabupaten Pelalawan yang hanya 1,3 triliun, plus silpa 200 milyar, berarti total, APBD Pelalawan tahun ini sebesar 1,5 triliun. Melihat kondisi yang terjadi sekarang, jika pandemik covid-19 masih berlangsung sampai tahun depan, mungkin saja APBD kita turun di angka 1,1 triliun. Sementara untuk belanja rutin Pemerintah saja pertahunnya sudah mencapai 1,1 triliun,” tambah Matridi.

Maka menurutnya, untuk mengatasi hal ini harus disiasati dengan benar, sehingga bisa menyentuh seluruh elemen masyarakat. “Karena kalau semua sektor dibangun, seperti jalan dibangun, irigasi dibangun, drainaise dan sekolah dibangun, hal itu tidak akan memberikan dampak, dan juga tidak akan menyelesaikan masalah. Maka saya mensiasati dengan membuat program khusus yaitu, ekonomi dan penggangguran, dua hal ini yang dibutuhkan oleh masyarakat, dan itu akan langsung menyentuh kepada masyarakat itu sendiri,” ujar Matridi lagi.

Lanjutnya lagi, untuk meningkatkan ekonomi, kita akan melakukan stimulus atau intervensi langsung kepada kondisi ekonomi masyarakat, dengan cara mengoptimalkan sumber daya yang kita punya. “Jadi kita tidak mendatangkan sumber daya, tapi mengoptimalkan sumber daya yang kita punya. Salah satunya, lahan yang tidak produktif atau lahan tidur harus kita optimalkan menjadi sumber ekonomi masyarakat, dengan cara memberi pinjam pakai lahan untuk diolah menjadi lahan produktif,” bebera Matridi.

Sementara, lanjutnya, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, ada lima sektor yang akan disentuh, antara lain pertanian (holtikultura), perkebunan, perikanan, peternakan, dan ekonomi kreatif. “Bahkan, UMKM harus ditumbuhkan agar gairah perekonomian masyarakat itu terbangun. Sementara untuk mencapai itu semua, ada empat tahap yang harus dilakukan, yaitu melatih masyarakat, memberikan bantuan bibit gratis, melakukan pendampingan, menjamin pasar untuk semua komoditi yang akan dipasarkan, maka saya yakin, dalam tempo tiga tahun ekonomi masyarakat itu sudah membaik,” katanya dengan optimis.

Lanjutnya lagi, untuk menyelesaikan masalah pengangguran, langkah yang harus dilakukan adalah dengan mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK). “Sehingga anak-anak kita yang hanya lulusan SMA dan SMK, yang hari ini sulit untuk mendapatkan pekerjaan karena tidak memiliki skill, maka dengan didirikannya Balai Latihan Kerja mereka akan dilengkapi dengan tiga hal, skill, mental, dan kemampuan bahasa asing, sehingga anak-anak yang lulusan SMA dan SMK tidak menjadi pengangguran, tapi bisa diterima bekerja di perusahaan-perusahaan sesuai dengan kompetensi yang mereka miliki,” ungkapnya mengakhiri. (Pranseda)

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA