by

Terkait Mosi Tidak Percaya, Kades Mentulik akan Laporkan Ketua BPD ke Polisi

KOPI, Kampar – Raja Afrizal Kepala Desa (Kades) Mentulik, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, berencana akan melaporkan Ketua BPD Mentulik dengan sangkaan pemalsuan tanda tangan warga. Sebagaimana diketahui, pengumpulan tanda tangan warga oleh Ketua BPD, Toyonsu, itu adalah untuk membuat dan mengajukan mosi tidak percaya terhadap Kades Raja Afrizal.

“Ketua BPD ini mengumpulkan tanda tangan warga desa, diduga untuk mengulingkan jabatan saya sebagai Kades Mentulik. Setelah kami teliti bersama perangkat desa, beberapa tanda tangan warga diduga palsu,” ungkap Raja Afrizal.

Sementara itu, saat Pewarta media ini ke lapangan, ke Desa Mentulik, ditemukan fakta di daftar tanda tangan, terdapat seorang nenek sekitar umur 70-an tahun ikut menandatangani surat mosi tidak percaya itu, Rabu, 18 Maret 2020. Namun, ternyata nenek tersebut mengakui tak pernah menandatangani surat itu.

Sang Kades Afrizal akan melaporkan Ketua BPD yang tidak lain adalah mantan Kades Mentulik bernama Tiyonsu itu ke Polsek Kampar Kiri Hilir. Afrizal juga akan menyertakan laporan terkait dugaan penggelapan kendaraan dinas Kepala Desa. “Hingga kini kendaraan roda dua itu tidak ada di kantor,” ungkap Kades Mentulik kepada Didi Ronaldo dari KOPI. (*)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA