by

Inilah Jarak Olahraga Balap Sepeda yang Perlu Diketahui Sebelum Mengikuti Kompetisi

KOPI, Jakarta – Balap sepeda merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak diminati masyarakat. Ada 2 jenis perlombaan sepeda yang sering diadakan, yaitu balap sepeda racing dan non racing. Balap sepeda racing merupakan balap sepeda yang mengutamakan kecepatan untuk memenangkan lomba. Sedangkan perlombaan sepeda non racing lebih mengutamakan skill dan gaya bersepeda. Jarak yang ditempuh dalam olahraga balap sepeda juga berbeda sesuai jenis kompetisi yang diikuti. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai jarak olahraga sepeda balap berdasarkan jenis kompetisi yang diikuti.   

Jarak Olahraga Balap Sepeda

Kegiatan balap sepeda bisa dilakukan di jalan raya, jalan off road, atau lintasan khusus. Ketika melaju di lintasan, ada beberapa rintangan alami atau buatan yang dibuat. Berikut adalah beberapa jarak lintasan sepeda berdasarkan jenis balap sepeda:  

1. Road Bike

Balap sepeda road bike (sepeda balap) mengutamakan kecepatan untuk memenangkan perlombaan. Road race biasanya dilakukan di jalan umum dengan kondisi jalan yang sudah disterilkan.  Road race sendiri terbagi menjadi beberapa jenis lomba yang mempunyai panjang trek yang berbeda, berikut diantaranya:

One Day Race

Union Cycliste Internationale (UCI) sebagai badan organisasi sepeda memberikan jarak standar pada lomba balap sepeda One Day Race atau balap sepeda satu hari sejauh 280 km dan dilakukan secara tim.

Criteriums

Criteriums adalah balap sepeda yang dilakukan di jalan raya dengan kondisi jalan yang sudah disterilkan. Pada lomba ini, setiap putaran memiliki panjang jarak 800 m-10.000 m.

Individual Races

Jenis balap sepeda ini hampir sama pada jenis balap sepeda one day race, namun dilakukan secara individu dan panjang lintasan yang lebih pendek. Untuk pria, panjang lintasan maksimal adalah 170 km, sedangkan untuk wanita memiliki panjang lintasan maksimal sejauh 120 km.

2. Cross-country

Balap sepeda cross-country termasuk dalam balap sepeda gunung. Lintasan yang dilalui pada kompetisi ini biasanya menggunakan sirkuit khusus dengan jarak 4-10 km. Peserta lomba akan mengelilingi dalam beberapa putaran hingga mencapai garis finish.

3. Downhill

Balap sepeda downhill adalah salah satu jenis lomba yang terbilang ekstrim. Lomba balap ini dilakukan pada lintasan menurun perbukitan atau gunung dengan medan yang curam. Balap sepeda downhill memiliki kecepatan lebih tinggi daripada kecepatan sepeda cross country karena medannya yang menurun. Sepeda yang digunakan pada lomba ini juga didesain khusus terutama bagian suspensi untuk mengatasi jalan menurun yang curam dengan kecepatan tinggi.

Untuk keamanan, selama perlombaan Anda harus memakai perlengkapan safety yang memadai seperti sepatu, helm, dan jersey sepeda. Jersey sepeda secara khusus didesain agar Anda semakin nyaman ketika berkendara. Pembuatan jersey sepeda mtb tidak memerlukan waktu yang lama dan bisa menyesuaikan desain yang Anda inginkan. Lintasan downhill memiliki panjang maksimal 3500 m dengan waktu balapan tidak boleh lebih dari 5 menit.

4. BMX

Perlombaan menggunakan sepeda BMX membutuhkan skill khusus. Pada lomba ini, skill dan gaya bersepeda menjadi poin lebih dalam penilaian. Kompetisi sepeda BMX pertama kali pada diadakan pada Olimpiade Beijing di China tahun 2008. Perlombaan menggunakan sepeda BMX dilakukan dalam sirkuit seluas 350 meter dan memiliki banyak rintangan mulai dari lompatan, gundukan, hingga kemiringan tertentu.  

Itulah beberapa jenis perlombaan balap sepeda yang sering diadakan dengan masing-masing jarak atau panjang lintasan yang berbeda-beda sesuai jenisnya. Semoga artikel di atas berguna bagi Anda yang ingin mengikuti kompetisi balap sepeda.

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA