by

BUMDesa-Bersama Kelola Aset Rp.11,5 Milyar, Bupati Tamba: Gali Sektor Usaha Produktif

KOPI, Jembrana – Sejak dirintis tahun 2003 silam hingga tahun 2021 ini, Badan Usaha Milik Desa-Bersama (BUMDes- Bersama) Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, kini asetnya mencapai sebesar Rp.11,5 milyar.

Di sisi lain, BUMDes-Bersama yang saat ini diketuai I Made Bagiarta secara rutin dalam setiap tahunnya menggelontorkan berbagai jenis bantuan khususnya bagi warga masyarakat yang kurang mampu baik berupa pemberian beasiswa bagi para siswa yang berprestasi, bantuan ternak termasuk bedah rumah.  

Terbaru, dengan mengelola usaha  Simpan Pinjam (SP), bantuan berupa paket sembako kembali diberikan kepada warga masyarakat yang kurang mampu yang ada di setiap desa dan kelurahan di Kecamatan Negara yang dipusatkan di halaman Kantor Camat Negara, Jumat (5/11/2021).

Bupati I Nengah Tamba meminta, agar BUMDes- Bersama ini menggali sektor-sektor usaha lainnya yang lebih bersifat produktif. ”Bukan tidak boleh, BUMDes menjalankan usaha yang sudah dijalankannya, yang berupa simpan pinjam, tetapi yang lebih kami inginkan bagaimana BUMDes ini dapat melakukan terobosan-terobosan baru yang lebih produktif. Dengan tidak mengganggu usaha yang sudah ada di desa, banyak sekali peluang usaha yang bisa dilakukan dalam membesarkan usaha itu sendiri asalkan ada kemauan,” ujar Bupati Tamba.

Di hadapan para penerima bantuan, Bupati Tamba yang didampingi Sekda I Made Budiasa, Camat Negara I Wayan Andhy Anjasmara, ketua BUMDesa I Made Bagiarta mengatakan, bantuan yang diserahkan tersebut merupakan kerja keras dari para pengurus dan pengelola BUMDesa-Bersama yang ada di Kecamatan Negara.

”Ini menunjukkan sebuah hasil kerja yang bagus dari seluruh anggota dan segenap jajaran kepengurusan BUMDesa ini. Uang yang dikumpulkan dan dikelola dengan cermat sehingga hari ini bisa diberikan kepada warga masyarakat berupa sembako,” ucap Bupati Tamba.

Bupati Tamba berharap, bantuan yang diberikan agar berguna dan dapat meringankan beban di saat masa sulit akibat dampak pandemi Covid-19. ” Titiang nunas ring semeton sami (kami harap warga semua) mangde side nruwenang (agar warga dapat memaklumi). Bantuan yang nilainya relatif kecil, paling tidak dapat meringankan beban keluarga di saat pandemi Covid-19,” harap Bupati Tamba.

Sementara Ketua BUMDesa-Bersama Kecamatan Negara, I Made Bagiarta mengaku, tahun 2021 ini, aset BUMDesa-Bersama memiliki aset sebesar Rp.11,5 milyar. Sejak tahun 2003 lalu sampai saat ini Oktober 2021 kami (BUMDesa-Bersama) memiliki aset sebesar Rp11,5 milyar dengan usaha yang dikelola berupa simpan pinjam,” ujarnya.

Bagiarta menambahkan, dari Sisa Hasil Usaha (SHU), pihaknya mengaku, diberikan kepada warga masyarakat yang kurang mampu berupa pemberian bantuan ternak, beasiswa, bedah rumah termasuk pemberian sembako. ”Dari Sisa Hasil Usaha (SHU) kami sudah bisa berbagi hasil kepada warga masyarakat kurang mampu seperti pemberian ternak sapi dan kambing berupa hibah sebanyak 50 ekor, pemberian beasiswa yang kurang mampu, bedah rumah sebanyak 73 unit dengan total sebesar Rp.1.6 milyar,” pungkasnya. (AM)

Editor: NJK

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA