by

Pelatihan Tanggap Darurat Bencana, Wabup Patriana Krisna: Masyarakat Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

KOPI, Jembrana – Demi meningkatkan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat PMI Kabupaten Jembrana melaksanakan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana bagi masyarakat di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Jembrana.

Pelatihan dibuka Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, berlangsung selama dua hari Jumat-Sabtu (5-6 November 2021), yang dipusatkan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jumat (5/11/2021). 

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Patriana Krisna menyampaikan apresiaisi positif terhadap kegiatan pelatihan tersebut. Karena menurutnya kesiapsiagaan dan tanggap terhadap bencana sangat dibutuhkan, untuk menekan segala kemungkinan yang buruk akibat timbulnya bencana.

“Dengan pelatihan ini diharapkan bisa mengetahui bagimana tindakan yang akan dilakukan saat menghadapi terjadi bencana dan pasca bencana,” ujar Wabup Patriana Krisna.

Selain itu, Wabup Patriana Krisna mengatakan bahwa upaya penanggulangan bencana merupakan urusan bersama, Pemerintah sebagai penanggung jawab dengan peran serta aktif masyarakat termasuk unsur pemuda, terlebih para pemuda yang tergabung dalam organisasi yang bergerak dalam bidang kemanusiaan seperti halnya PMI.

“Kegiatan tanggap darurat bencana meliputi kegiatan penyelamatan dan evaluasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan besar, perlindungan, pengurusan pengungsi, penyelamatan serta pemulihan prasarana dan sarana,” ucap Wabup Patriana Krisna. 

Sementara, Ketua Panitia pelatihan, I Komang Sinatra mengatakan pelatihan siaga bencana berbasis masyarakat di Kabupaten Jembrana khususnya melalui  Kecamatan perlu dilakukan sebab wilayah ini termasuk rentan bencana.

Pelatihan ini menurutnya merupakan pelatihan perdana, yang diberikan kepada masyarakat, terutama bagi para pemuda, untuk mengikuti pelatihan baik secara teori maupun praktik teknis tentang kesiapsiagaan terhadap bencana alam. 

“Masing-masing kecamatan mengirimkan perwakilannya sebagai berikut:

1. Kecamatan Melaya 3 orang.
2. Kecamatan Negara 5 orang.
3. Kecamatan Jembrana 6 orang.
4. Kecamatan Mendoyo 3 orang.
5. Kecamatan Pakutatan 3 orang.

Sehingga Total jumlah keseluruhan sebanyak 20 orang peserta,” jelas Ketua Panitia Pelatihan I Komang Sinatra.

Dari pelatihan ini, diharapkan tidak hanya berhenti sampai batas pelatihan saja, tetapi ilmu yang didapat baik teori maupun teknis bisa berkelanjutan, selain itu, peserta diharapkan menjadi kepanjangan tangan dari PMI secara teknis tentang kebencanaan.

“Semoga pelatihan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat luas. Agar lebih siap, karena bencana merupakan tanggung jawab kita semua,” tandasnya. (AM)

Editor: NJK

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA