by

Kebijakan Pemerintah dalam PSBB Perlu Diawasi

KOPI, Jakarta – Di tengah Wabah Covid-19 yang telah berjalan hampir 2 bulan dan korban meninggal hampir 200 orang, supaya pemerintah harus secepatnya menanggulangi penderitaan ini. Di sisi lain, Sekjen Kongres Advokat Indonesia (KAI), Apolos Djara Bonga, mengatakan pandangannya tentang PSBB di beberapa Wilayah Indonesia lebih efektif.

Hal ini disampaikan Apolos Djara Bonga saat dimintai tanggapannya terkait penerapan PSBB yang terkesan tidak memberikan dampak kemajuan bagi upaya pemutusan mata rantai wabah Covid-19. Ia juga menyoroti masalah perilaku aparat yang kasar dan arogan terhadap masyarakat dalam sosialisasi kebijakan PSBB dan penegakkan hukumnya.

“Saya melihat ada beberapa masalah lain di lapangan, ada indikasi kekerasan oleh oknum aparat dalam menertibkan warga masyarakat. Saya mohon agar lebih manusiawi dalam menertikan masyarakat, jangan dengan kekerasan,” ujar Apolos.

Dana stimulus Pemerintah yang mencapai 407 T diharapkan agar jangan disalahgunakan karena beresiko hukum. Mungkin masyarakat saat ini, kata Apolos, belum bisa bicara karena lagi duka, cemas dan takut, lapar, sakit dan lain-lain. Tapi ingat, sambung dia, setelah wabah ini selesai tentunya akan diminta pertanggungjawaban, oleh karena itu dana bansos dan lain-lainnya digunakan untuk masyarakat yang semestinya membutuhkan.

“Harapannya, wabah Covid-19 ini cepat berlalu sehingga masyarakat Indonesia dapat beraktivitas seperti semula tanpa dihantui ketakutan dampak Virus Corona,” tutup Sekjen KAI itu berharap.

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA