by

Gedung Walet Habis Dilalap Sijago Merah

Loading…

KOPI, Lubuklinggau – Kebakaran hebat kembali terjadi di Wilayah Kota Lubuklinggau. Kali ini “sijago merah” mengamuk tepat di pusat kota, tepatnya di Belakang Bank BRI, Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Jawa Kanan, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kamis (29/08/2019) malam sekira Pukul 19.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun satu unit rumah kosong yang dijadikan tempat pemeliharaan walet milik Anggota Dewan Kota Lubuklinggau periode 2009-2014 yakni Andri Tanzil atau yang akrab dipanggil Kehok ludes dilalap kobaran api.

Pantauan awak media di lapangan, api nampak rakus memakan bangunan tua yang mirip kos-kosan empat pintu itu. Hal itu disebabkan bahan material bangunan didominasi oleh kerangka kayu.

Petugas Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) nampak tiba sekira pukul 19.25 WIB dengan armada penuh. Tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang sempat membuat panik warga sekitar. Bahkan api nampak membuat heboh jagad dunia maya dengan banyaknya warga atau netizen yang ikut mengabadikan peristiwa tersebut.

Madu Baduy

Sementara penyebab kebakaran diduga karena ada warga yang membakar sampah disekitaran bangunan tersebut namun tidak diawasi sehingga api merambat dan akhirnya membakar rumah walet itu.

“Kami masih mencari sebab yang pasti. Namun jika dari penuturan warga diduga karena sampah yang dibakar namun tidak diawasi. Kamipun belum tahu siapa yang membakar sampah tersebut,” ujar Kepala Dinas Pemadam Bahaya Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuklinggau, H Luthfi Ishak melalui Kepala Seksi Operasional Mahali saat ditanyai di lapangan.

Kebakaran sendiri sempat membuat beberapa warga panik karena takut rumahnya ikut terbakar, bahkan ada yang panik karena lokasi kebakaran dekat dengan Bank.

“Biso gawat, aku panik nian lari-larian aku jingoki itu kalu sampai ke rumah anak aku, apolagikalu nyambar di Bank itu kan, banyak hepeng nanguda abis,” ungkap Desi Hasibuan (45) yang ikut menyaksikan proses pemadaman kebakaran.

Kerugian diperkirakan hingga mencapai Rp200 Juta rupiah, bangunan tersebut rencananya akan dipugar ulang untuk dijadikan rumah kontrakan oleh pemiliknya. Saat ini petugas masih dalam tahap pendinginan agar semua bara api dapat dipadamkan. (vhio)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Loading…

Comment

Berita menarik lainnya...