by

Bupati Tamba Launching Layanan Antar Obat Pasien ‘Sinar Bahagia’ di RSU Negara

KOPI, Jembrana – Rumah Sakit Umum (RSU) Negara melaunching (meluncurkan) progam pelayanan antar obat kepada Pasien ‘Sinar Bahagia’ di RSU Negara, Kamis (21/4/2022). Peluncuran program tersebut bertujuan untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan maayarakat.

Progam inovasi tersebut memudahkan pelayanan obat kepada pasien dan mengurangi antrian saat pengambilan obat. Sehubungan dengan hal tersebut, Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Wabup Patriana Krisna juga meresmikan Poli Jantung serta Bank Darah Rumah Sakit (BDRS), sebagai pelayanan baru di Rumah Sakit Umum Daerah satu-satunya yang ada di Gumi Mekepung.

Dalam peresmian tersebut Turut hadir Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi.

Lanjutnya, Bupati Tamba usai meresmikan layanan tersebut menyampaikan bahwa ketiga layanan di RSU Negara tersebut sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Kita patut bangga, karena bertepatan dengan hari kartini bisa melaunching ketiga layanan baru di RSU Negara ini. Semoga ini bisa memberikan manfaat yang besar terhadap masyarakat Jembrana,” ucap Bupati Tamba.

Ketiga layanan tersebut, dikatakannya akan terus dimaksimalkan termasuk layanan RSU Negara lainnya. “Ke depan saya harapkan tidak sampai di sini saja, tapi akan ada inovasi-inovasi bidang kesehatan lainnya,” ujar Bupati Tamba.

Sementara itu, Direktur RSU Negara dr. Ni Putu Eka Indrawati dalam laporannya mengatakan bahwa, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. RSU Negara kembali membuka layanan tambahan yaitu layanan spesialistik Klinik Jantung dan pembuluh darah, Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) dan pengembangan inovasi ‘Sinar Bahagia’ sistem antar obat sampai rumah pasien cegah antrian dengan harapan masyarakat Jembrana bisa berobat lebih dekat dan tidak perlu dirujuk ke rumah sakit lainnya serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan RSU Negara. 

“Poliklinik Jantung adalah poliklinik spesialis ke-13 yang ada di RSU Negara, yang menangani beragam permasalahan penyakit jantung dan pembuluh darah sehingga masyarakat Jembrana dapat memeriksakan gejala-gejala kecurigaan penyakit jantung lebih dini,” ucap Direktur RSU Negara dr. Ni Putu Eka Indrawati.

Lebih lanjut, Direktur RSU Negara, Ni Putu Eka Indrawati menyampaikan bahwa pelayanan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) di samping sebagai unit layanan yang wajib ada di Rumah Sakit Umum Negara juga merupakan salah satu standar pada mutu akreditasi rumah sakit. Dan pelayanan yang bertanggung jawab terhadap ketersediaan darah untuk tranfusi kepada pasien secara aman, berkualitas dan mudah diakses oleh masyarakat jembrana. 

“Selama ini untuk pelayanan ketersediaan darah RSU Negara bekerjasama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jembrana dan ke depan koordinasi yang baik antara UDD PMI dengan BDRS RSU Negara harus selalu terjaga dengan baik sehingga pelayanan darah kepada masyarakat dapat berjalan dengan sebaik-baiknya,” terang Direktur Ni Putu Eka Indrawati.

Sementara terkait Inovasi ‘SINAR BAHAGIA’ sistem antar obat sampai rumah pasien cegah antrian, Direktur Ni Putu Eka Indrawati menyampaikan bahwa ini merupakan inovasi dari instalasi farmasi RSU Negara. Inovasi ‘SINAR BAHAGIA’ dibuat karena adanya antrian pengambilan obat di instalasi farmasi pada waktu/jam tertentu.

“Tujuan inovasi ini untuk internal rumah sakit dapat mengurai dan mencegah antrian pengambilan obat di instlasi farmasi terutama pada pasien lansia, disabilitas, anak dan para rohaniawan,” pungkasnya. (AM)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA