by

Terdampak Covid-19, Ribuan Warga Pagaralam Mulai Terima Bansos

KOPI, Pagaralam – Sebanyak 25 ribu warga yang terdampak wabah Covid-19 di kota Pagaralam, Sumatera Selatan mulai menerima bantuan sosial, baik dari Kementerian Sosial (Kemensos) maupun dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam.

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni, didampingi Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara, meninjau langsung pencairan Bantuan Sosial Tunai untuk 1116 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang disalurkan melalui PT. Pos Indonesia di kantor Pos Cabang Kota Pagaralam, Sabtu (9/5/2020).

Dijelaskan Alpian bahwa hari ini yang disalurkan adalah bantuan dari Kemensos untuk bulan April dengan besaran 600 ribu rupiah setiap bulannya, selama 3 bulan, bagi 1116 KPM.

“Hari ini (Sabtu, 9 Mei) kita melalui kantor Pos Cabang Pagaralam mencairkan bantuan sosial tunai dari Kemensos untuk 1116 KPM dengan nilai 600 ribu rupiah setiap bulannya selama 3 bulan,” jelasnya.

Masih menurut Walikota, bantuan ini bukanlah satu-satunya bantuan yang akan digelontorkan kepada masyarakat Pagaralam. Masih ada bantuan lainnya yang juga akan segera diterima oleh warga. Bahkan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar bantuan dapat menjangkau paling tidak 25 ribu KPM yang membutuhkan.

“Bantuan yang dicairkan hari ini bukanlah satu-satunya bantuan, kami berharap agar masyarakat bersabar kami masih terus mengupayakan agar semua tercover. Selain 1116 KPM, ada 2499 KPM yang akan menerima bantuan pangan melalui APBN dan 2569 KPM melalui APBD yang disalurkan melalui BRI, kita juga sudah mendata 13 ribu warga miskin baru (Misbar) dan 6000 warga miskin lama yang kesemuanya akan kita berikan bantuan,” sampai Walikota.

Sementara itu Kepala Bidang Resos dan Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kota Pagaralam, Buraqqo Bangun, SP., MM menambahkan, bahwa hingga saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Kemensos dan pihak-pihak lain yang terkait agar mendapatkan data yang akurat KPM yang terdapat diKota Pagaralam, untuk segera di berikan bantuan.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan Kemensos dan pihak terkait lainnya, terutama masalah pendataan warga. Atas perintah Walikota diupayakan agar masyarakat yang layak untuk dibantu diupayakan semuanya tercover, memang bukan perkara mudah, namun kami berusaha semaksimal mungkin,” ujar Buraqqo Bangun.

Kabid Resos juga berharap agar masyarakat tidak perlu resah jika namanya belum tercantum dalam daftar penerima bantuan, karena bisa jadi namanya ada di daftar bantuan lain. “Inikan kita bukan hanya satu bantuan, ada beberapa, jadi saya berharap masyarakat tidak perlu resah jika namanya tidak ada dalam daftar penerima bantuan yang satu, mungkin ada di daftar yang lain. Jika ragu namanya belum terdaftar bisa didaftarkan secara langsung ke ketua RT setempat.” pungkas Buraqqo Bangun. (JF)

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA