by

Pengukuhan Pengurus Samanya Pengempon Kahyangan Jagat Pura Jagatnatha, Bupati Ingatkan Pengurus Siap Ngayah

KOPI, Jembrana – Bupati Jembrana I Nengah Tamba resmi mengukuhkan Pengurus Samanya Pengempon Kahyangan Jagat Pura Jagatnatha Kabupaten Jembrana, Rabu (22/09/2021). Dalam pengukuhan tersebut, I Nengah Subagia beserta segenap Pengurus lainnya ditetapkan sebagai Pengurus Samanya Pengempon Kahyangan Jagat Pura Jagatnatha kabupaten Jembrana, Periode 2021-2026.

Acara berlangsung di Wantilan Pura Jagatnatha Kabupaten Jembrana, yang dihadiri Wabup Jembrana I Gede Patriana, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, dan seluruh Pengurus Samanya Pengempon Kahyangan Jagat Pura Jagatnatha.

Sebelum pengukuhan Pengurus di mulai, semua Pengurus terlebih dahulu mengikuti prosesi Mejaya-jaya di utama Mandala Pura Jagatnatha Kabupaten Jembrana. Adapun Pembina dalam kepengurusan Samanya Pengempon Kahyangan Jagat Pura Jagatnatha, periode 2021-2026 yaitu sebagai berikut :
1. Bupati Jembrana
2. Wabup Jembrana
3. Ketua DPRD Jembrana
4. Kepala kantor Kemenag
5. I wayan mawa

Sebagai Penanggungjawab yaitu :
1. Sekda Kabupaten Jembrana
2. Ketua PHDI Kabupaten Jembrana
3. Majelis Desa Adat kabupaten Jembrana.

Usai pengukuhan Pengurus, Bupati Tamba menyampaikan bahwa seluruh Pengurus Samanya Pengempon Kahyangan Jagat Pura Jagatnatha harus siap ngayah (Kerja Bakti), bekerja tulus ikhlas sesuai tugas pokok sebagai Wujud Bhakti, Kepada Ida Bhatara. “Dengan kepengurusan yang baru ini, harus bisa mengawali suatu perubahan yang baik, karena sebagai Pengurus harus siap ngayah untuk keajegan Pura Jagatnatha,” ujar Bupati Tamba.

Lebih lanjut, Bupati yang berasal dari Desa Kaliakah ini mencontohkan, perubahan yang di maksud antara lain seperti tata laksana atau perilaku saat masuk ke Pura. “Diharapkan agar selalu menjaga kebersihan Pura, karena kebersihan Pura sangat penting, selama ini saya perhatikan hanya menjelang Karya, Pura Jagatnatha bersih. Saya minta kebersihan Pura agar selalu dijaga setiap saat. Kalau Pura bersih suasana Pura tentu akan nyaman dan Persembahyangan jadi semakin khusyuk. Dan perilaku juga harus dirubah, larangan tertentu untuk menjaga areal Pura dari kebersihan bangunan dan lain sebagainya harus di buat untuk  mendukung hal itu,” imbuhnya.

Di samping hal tersebut, Bupati Tamba juga menyampaikan bahwa Pura Jagatnatha ini sudah berusia 30 Tahun lebih belum tersentuh rehab (perbaikan).
Untuk itu beliau meminta kepada seluruh Pengurus untuk berperan aktif. “Dalam kepengurusan ini, saya selaku Pembina telah mengajukan usulan ke Provinsi. Syukur usulan itu telah di setujui oleh Provinsi. Tentu sebagai pengurus yang sudah dilantik saya harap mampu berperan aktif mengawal rencana rehab tersebut,” tegas Bupati Tamba.

Sementara itu, selaku Ketua Pengurus  Samanya Pengempon Kahyangan Jagatnatha, I Nengah Subagia mengaku siap ngayah bersama Pengurus lainya. Apa yang disampaikan Bupati akan kami tindak lanjuti, “Kami selaku Pengurus dengan arahan Bupati tadi akan kami jadikan tuntunan untuk menjaga dan siap ngayah di Pura Jagatnatha ini. Mulai dari hal yang sederhana yang disampaikan  Bupati untuk menjaga kebersihan khususnya Utama Mandala Pura dan seluruh area Pura Jagatnatha ini.”

Usai pengukuhan juga di laksanakan pemberian bantuan Sembako dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jembrana yang diserahkan Bupati Tamba dan Wabup Patriana Krisna, serta Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, kepada Umat Hindu yang kurang mampu dan terdampak Pandemi Covid-19. (Humas/AM).

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA