Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Heboh.. Ratna Sarumpaet Ngarang Berita Hoaks ke Kandidat Capres Prabowo Subianto

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan” Ini buktinya Ratna Sarumpaet mengarang berita Hoaks kepada Kandidat Calon Presiden Prabowo Subianto. Seakan-akan ia korban dari kezoliman dari kandidat Timses (Tim Sukses) capres dan wapres yang lain.

    Ini akibatnya fatal, bisa menimbulkan gejolak politik, walaupun sepele. Ia melapor lansung kepada Prabowo. Prabowopun merespon beserta dengan Timsesnya. Kebiadapan oknum pelaku yang tega menganiaya nenek itu.

    Kami meminta kepada aparat keamanan, apa maksud dari Ratna Sarumpaet menebarkan berita bohong, serta menipu kandidat capres Indonesia. Ini bisa menimbulakn gejolak politik berakibat fatal , bisa-bisa negara chaos“Cakap Kangmas Sutisyoso Pengamat Politik Indonesia.

    Ini suatu pelajaran, para pemimpin negara jangan cepat percaya bisikan kelompok cari muka dan laporan dari pembisik. Selidiki dulu apa benar laporan tersebut. Cakap Kangmas Sutisyoso Pengamat Politik Indonesia yang jennius.

    Kini ribuan jumlah media online (web) di Indonesia, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class). Anda ingin melihat wajah palsu/kembaran, Kw yaitu: Joko widodo, SBY, Prabowo.Ketik di Google.com " Operasiona Fee" enter.

    Kami menjalin kerjasama dengan berbagai negara di dunia. Berita kami bisa dibaca oleh masyarakat internasional any time, any where, translate delapan  bahasa dengan mengklik bendera di pojok kanan layar komputer Anda. Percayakan publikasi kegiatan Anda dengan kami. Media elektronik (red. TV) biaya mahal hanya sekali tayang bro. Orangpun tak tahu kapan tayang beritanya. Advetorial/iklan media cetak (Koran) mahal ongkosnya, hanya sekali terbit. Kini zaman digital/internet dunia ada dalam genggaman Anda.

    Media online Pewarta –Indonesia.com interkoneksi kejaringan sistim internet Internasional , website kami bisa dibaca dimanapun diatas bumi ini kecuali di kutub utara serta kutub selatan. Buktikan saat Anda atau teman Anda diluar negeri baca website kami Pewarta-Indonesia.com.

    Pengaruh sebuah berita " Bisa Anda naik pangkat, Turun pangkat. Kena mutasi dan kena Pecat. Kena demo mahasiswa dan masyarakat. (by. Kangmas Sutisyoso)

     

    Ratna Sarumpaet Tipu Kandidat Capres Prabowo ia korban kekerasan

    Ratna Sarumpaet mengakui kesalahannya telah menyebarkan berita hoaks kepada masyarakat. Bahkan dia mengaku menjadi pencipta hoax terbaik, sampai menghebohkan panggung politik Indonesia.

    Sambil menangis Ratna bercerita, kebohongan tersebut bermula setelah dia melakukan sedot lemak pipi kiri di REIS Bina Estetika milik dr. Sidik Setiamihardja. Saat dia bangun dari tidur ternyata mukanya sudah terlihat bengkak secara berlebihan.

    Wanita yang cukup banyak menggeluti dunia teater itu melanjutkan, kemudian setibanya di rumah dia ditanyakan oleh anaknya penyebab mukanya yang bengkak itu.

    Dengan bodohnya, dia mengakui hal tersebut karena dipukul oleh sejumlah orang. Awalnya, isu kebohongan tersebut selama seminggu hanya untuk asumsi di keluarga.

    "Jawaban pendek itu dalam satu minggu ke depannya terus dikorek (oleh anaknya), karena namanya juga anak, melihat muka ibunya lebam, (mereka penuh tanda tanya)," katanya.

    Nyatanya, semakin melebar dan banyak menjadi asumsi publik. Lebih bodoh lagi, kata dia, saat Fadli Zon sampai ke rumahnya pun dia menceritakan kebohongan yang sama.

    "Saya tidak tahu kenapa, saya terjebak dalam kebodohan sepeti ini," kata Ratna di rumahnya.

    Dia menapik adanya kepentingan politik dalam membuat skenario yang telah membuat ramai media sosial dan pemberitaan di Indonesia itu.

    Cerita tersebut semakin berkembang, sehingga membawa dia kepada ketua tim pemenangan Prabowo-Sandi, Djoko Santoso, hingga ke Prabowo Subianto.

    "Bahkan di depan pak Prabowo, orang yang saya perjuangkan, orang yang saya cita-citakan memimpin bangsa ini ke depan, (juga) mengorek apa yang terjadi kepada saya. Bahkan saat itu saya juga masih melakukan kebohongan itu," katanya.

    Terakhir, sampai keluar lapangan Polo, Hambalang, Sentul, Jawa Barat dia masih tetap terdiam. Membiarkan cerita tersebut bergulir dengan semua cerita kebohongan itu.

    Dia mengaku, meski di Lapangan Polo  sebetulnya masih ada rasa bersalah, hanya belum ada kekuatan untuk mencegah kebohongan tersebut bergulir.

    "Jadi tidak ada penganiayaan. itu hanya cerita khayal yang diberikan entah oleh setan mana ke saya," katanya.


    Prabowo Subianto, Djoko Santoso, dan Amien Rais, menanggapi serius kasus Ratna Sarumpaet. (Antara Foto).

    Meminta maaf kepada Prabowo

    Dalam kesempatan itupun, dia meminta maaf kepada calon presiden Prabowo Subianto. Yang menurutnya, telah melakukan pembelaan kepadanya saat jumpa pers beberapa waktu lalu.

    "Saya tidak sanggup melihat sahabat-sahabat saya, membela saya dalam pertemuan yang digelar di Cikini," katanya.

    Hingga akhirnya, dia memanggil keluarganya dan meminta maaf atas kebohongan yang telah dilakukannya.

    "Saya panggil anak-anak saya. Saya minta maaf kepada mereka dan meminta maaf kepada orang-orang yang membantu saya di rumah ini," katanya.

    Maka itu, dirinya memohon maaf kepada Prabowo Subianto yang dengan tulus membela dirinya dan membela kebohongan yang telah dibuatnya. Begitupun, kepada politisi senior PAN Amien Rais yang juga telah mendengar kebohongannya.

    "Saya minta maaf kepada teman-teman seperjuangan di koalisi 02, sekarang ini saya melukai hati kalian. Sekarang ini saya membuat kalian marah. Demi Allah saya tidak berniat seperti itu dan saya harap Tuhan memberikan kekuatan pada kita semua agar kejadian ini tidak mempengaruhi perjuangan kita," katanya sembari berurai air mata.

    Polisi bantah

    Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema mengonfirmasi tidak ada laporan yang masuk kepada jajaran kepolisian di wilayahnya terkait penganiayaan Ratna Sarumpaet.

    "Kami sudah cek seluruh jajaran polsek, tidak ada laporan polisi," ujar Irman.

    Senada, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol Umar Surya Fana mengatakan bahwa tidak ada laporan dari aktivis Ratna Sarumpaet terkait dugaan pengeroyokan oleh orang tak dikenal di Bandung.

    "LP (laporan polisi) di Polda (Jabar) dan juga di Mapolrestabes Bandung tidak ada laporan (dari Ratna)," kata Kombes Umar Fana.

    Selain itu, pihaknya juga sudah mengecek ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dan beberapa rumah sakit di Bandung untuk mencari rumah sakit yang pernah merawat pasien bernama Ratna Sarumpaet. Namun, pihaknya tidak berhasil menemukannya.

    Hingga Mabes Polri juga turut bergerak cepat. Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, Polri telah melakukan penelusuran terhadap Ratna Sarumpaet di sejumlah rumah sakit dan jadwal maskapai penerbangan untuk memastikan peristiwa pemukulan yang menimpanya. Berdasarkan penelusuran sejak tanggal 21 September sampai dengan 2 Oktober yang dimiliki sejumlah RS dan maskapai penerbangan, tidak ditemukan adanya nama Ratna Sarumpaet.

    “Polda Jabar telah melakukan lidik dan hasilnya seperti laporan,” ujar Irjen Pol Setyo Wasisto, Selasa (2/10).

    Setyo mengatakan, petugas kepolisian telah melakukan pengecekan terhadap 23 RS, puskesmas maupun klinik. Seluruhnya menyatakan tidak pernah menerima pasien bernama Ratna Sarumpaet yang diduga menjadi korban penganiayaan.

    Selain itu, Polri juga telah berkoordinasi dengan pihak Bandara Husein Sastranegara Bandung untuk memastikan kedatangan dan kepulangan ibu artis Atiqah Hasiholan tersebut. Selain kepada maskapai penerbangan, Polri juga melakukan pengecekan kepada seluruh supir taxi, supir rental Bandara, tukang parkir, dan porter Bandara untuk lebih memastikan hal tersebut.

    “Hasilnya tidak ada nama Ratna Sarumpaet dalam manifest keberangkatan dan kedatangan,” tuturnya.

    Adapun rumah sakit yang sudah dilakukan pengecekan di antaranya :

    1. RS Hasan sadikin
    2. RS Muhammadiyah
    3. RSUD Ujung berung
    4. RS Hermina Arcamanik
    5. RS Hermina Pasteur
    6. RS Halmahera
    7. RS Sariningsih
    8. RS Dr. Salamun
    9. RS Adven
    10.RS Boromeus
    11. RS Santosa gardujati
    12. RS Kebon jati
    13. RS Rajawali
    14. RS Santoyusup
    15. RS Al islam
    16. RS Santosa jl kopo
    17. RS Melinda 1
    18. RS Ibu & Anak antap
    19. RS Limijati
    20. Poliklinik BMS
    21. RS Rotinsulu.
    22. Puskesmas Nihil.
    23. RS Melinda 2

    Berbagai sumber. (Didi)


    Artikel Lainnya:

     

    Heboh Tentang Cucu Jokowi
    Rabu, 30 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Cuitan Hidayat Nur Wahid dalam postingan @kun Twitter miliknya, ia menuding cucu Joko Widodo Jan Ethes menjadi alat kampanye. Dalam cuitannya tersebut, ia menuliskan bahwa Jokowi sengaja menjadikan Ethes sebagai alat kampanye. "Ini Jan Ethes yg pernah sebut @jokowi, kakeknya, sbg “Artis” ya? Tapi bgmn kalau ini jadi legitimasi pelibatan anak2 dlm kampanye? Bgmn @bawaslu_RI masih bisa berlaku adil kah?" tulisnya. Ditempat... Baca selengkapnya...

    PK Diajukan Tiga Kali Di Kasus Yang Sama, MA Tabrak Aturan?
    Rabu, 23 Januari 2019

      Foto: (ki-ka) Danny Siagian, Manahan Sihombing, Mangalaban Silaban, Sugiono KOPI, JAKARTA - Menurut pasal 66 ayat 1 UU No. 14 Tahun 1985 menyebutkan, permohonan Peninjauan Kembali (PK), diajukan hanya satu kali. Namun kenapa dalam kasus tanah Grant Sultan Deli, Medan milik ahli waris Datuk Muhamad Cheer (Dt. M. Cheer) di Mahkamah Agung (MA) bisa hingga 3 (tiga) kali? “Kenapa PK bisa sampai 3 (tiga) kali untuk kasus yang sama di... Baca selengkapnya...

    Luhut ke Riau : Kesibukan Presiden Jokowi, Saya Mewakili Membagikan Sertifikat Prona ke Masyarakat
    Kamis, 17 Januari 2019

    KOPI, Jakarta- Kunjungan kerja (Kunker) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan ke Propinsi Riau, (Rabu 16 Januari 2019) dalam rangka tugas negara. Agendanya yaitu Kunjunga kerja ke Kawasan Industri Tenayan (KIT) kota Pekanbaru serta mewakili Presiden Joko Widodo membagikan 1500 sertifikat tanah Prona Gratis kepada masyarakat . Ribuan orang masyarakat Riau memadati Gelanggang Olahraga Remaja... Baca selengkapnya...

    Menjelang Peringatan 23 Tahun Tenggelamnya Kapal Fery KMP Gurita
    Rabu, 16 Januari 2019

    KOPI-Jakarta, Kapal fery KMP Gurita tenggelam pada tanggal 19 Januari 1996 di teluk Balohan Sabang. Tidak terasa sudah 23 tahun kapal fery KMP Gurita yang naas itu tenggelam di dasar laut dan hilang untuk selama-lamanya, termasuk kedua orang tuaku. Kapal fery KMP Gurita yang kapasitasnya hanya untuk sekitar 210 orang, ternyata memuat 378 orang. Dari jumlah penumpang 378 orang, hasil riset dari Riset Independent dan PUSPIATUR (Pusat Sejarah... Baca selengkapnya...

    IKUTILAH..!! Kappija-21 Selenggarakan Essay Contess 2018-2019
    Kamis, 10 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad 21 (Kappija-21) sedang menyelenggarakan lomba menulis atau Essay Contess 2018-2019. Kegiatan ini ditaja dalam rangka memeriahkan 60 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Jepang tahun 2018 yang baru saja berlalu.   Tujuan utama lomba menulis terkait Indonesia dan Jepang tersebut adalah untuk menumbuhkan minat baca, minat mengetahui, dan minat menambah... Baca selengkapnya...

    LL Dikti Wilayah III Sebut PDPT Universitas Mpu Tantular Bagus di Acara Wisuda
    Senin, 31 Desember 2018

    Foto: Senat Universitas Mpu Tantular dalam acara pelantikan wisudawan-wisudawati KOPI, JAKARTA Di acara Wisuda Universitas Mpu Tantular (UMT) Tahun Akademik (TA) 2018/2019, yang dilangsungkan di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pejabat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah III (dulu Kopertis-red) sebut laporan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) UMT, sudah beres dan bagus. “Yang kami ketahui, bahwa laporan PDPT... Baca selengkapnya...

    Adakah Kejahatan Hukum Ketua MA di Kasus Tanah Grant Sultan?
    Senin, 24 Desember 2018

    Foto: Saat persidangan pihak Ahli Waris menuntut PT Taman Malibu Indah di PN Medan KOPI,JAKARTA Mahkamah Agung Republik Indonesia adalah Pengadilan Negara Tertinggi dalam tingkat kasasi, dari seluruh putusan pengadilan sebelumnya, yang secara otomatis menjadi pamungkas dari segala putusan hukum di Negara ini. Sementara hukum yang katanya menjadi panglima untuk menyelesaikan permasalahan hukum, menjadi koridor yang digunakan untuk... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALTerkait Kasus Penculikan, Keluarga Menun.....
    30/01/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Rabat - Situs media online www.futurosahara.net menerbitkan sebuah artikel tentang Ahmed Khalil, salah satu anggota utama kelompok separatis  [ ... ]



    NASIONALMantan Kapolri Jenderal (Purn) Polisi Aw.....
    01/02/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Khabar duka datang dari Mabes Polri. Salah seorang petinggi Polri yaitu Awaloedin Djamin telah wafad. Beliau adalah Mantan Kapolri d [ ... ]



    PENDIDIKANDua Siswa PPWI-Gambatte Septian serta .....
    27/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker) bekerjasama dengan International Manpower Development of Japan (IM Japan) s [ ... ]



    EKONOMIRefleksi Awal tahun 2019 Bea Cukai Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Memasuki awal tahun 2019 maka Bea Cukai Aceh memandang perlu memaparkan hal-hal yang terjadi belakangan ini. Dalam acara Bincang San [ ... ]



    HANKAMKapolri Jendral (Pol) Tito Karnavian, .....
    29/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta Dikomplek Mabes Polri, Aula Rupatama hari (Senen, 28 Januari 2019) prosesi kenaikan pangkat kepada dua belas Perwira Tinggi (P [ ... ]



    OLAHRAGAIPSI Banda Aceh Target 4 Mendali Emas.....
    09/11/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta,Banyak olahraga yang digemari oleh setiap orang. Salah satunya adalah cabang olahraga pencak silat. Wadah yang menaunggi pencak silat [ ... ]



    PARIWISATABerwisata ke Danau Toba Waka BIN menanam.....
    03/02/2019 | Feri Ndraha

    KOPI - Parapat, Untuk menjaga keasrian Danau Toba dan sambil menikmati indahnya Danau Toba, Letjen TNI Teddy Lhaksmana WK , Wakil Kepala Badan Intelig [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALDPR Pertanyakan Terkait SP3 Kasus Bos Pe.....
    29/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR Erma Suryani Ranik mempertanyakan keputusan Bareskrim Polri telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Pe [ ... ]



    POLITIKCapres Prabowo Sindir Menkeu Sri Mulyani.....
    30/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Calon Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali melontarkan komentar kontroversi, Ia mengatakan Menkeu Sri Mulyani sebagai  [ ... ]



    OPINIRamalan Satria Pinitil : Pilpres Indones.....
    08/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia hampir sama/mirip dengan Pilpres negara Amerika Serikat. Orang menjawarakan mengembor-gembo [ ... ]



    PROFILKompol Arvin Haryadi Jabat Kapolsek Si.....
    25/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu - Pisah sambut Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Dedi Suryadi kepada Kompol Arvin Haryadi, S.ik, SH bertempat di Mapolsek Siak Hulu, keca [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAPlt Bupati Kampar Catur Sugeng Hadiri Pe.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Sei Kijang Tapung Hilir - Rasa senang dan bahagia berada di tengah orang tua kami, Ninik mamak dan para pemangku adat yang ada di Kenagarian Tap [ ... ]



    ROHANITerlantarkan Jemaah, Kemenag Cabut Izin.....
    05/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Arabsaudi - Pemerintah melalui Kementerian Agama, langsung merespons cepat keluhan dua puluh lima orang jamaah umroh yang ditelantarkan Penyel [ ... ]



    RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
    05/01/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIWaspada !.. Modus Penipuan Wajah Palsu, .....
    28/11/2018 | Didi Rinaldo

      KOPI, Pekanbaru - Beraneka macam modus penipuan muncul era digitalisasi ini. Sasaran utama adalah oknum orang yang  melek/tak bisa memakai inter [ ... ]



    SERBA-SERBIRenungan 14 Tahun Tsunami Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Tidak terasa sekarang telah memasuki waktu 14 tahun terjadinya gempa bumi dan tsunami Aceh. Peristiwa hebat itu terjadi pada 26 Desember [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.