Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Ilmu "Kaca Mata Kuda"

     

    KOPI, Jakarta – Hidup ini harus pandai-pandai membawakan diri. Lihat Timing, Situasi, ekonomi kalau ingin berubah. Pandai/pintar sendirilah Anda.

    Ada orang tidak tamat sekolah hanya SD (Sekolah Dasar)  jadi pengusaha sukses.

    Orang ada memiliki kemampuan akademik, kemampuan diluar akademi yakni motorik. ialah kemampuan berpikir otak kiri dan kanan harus seimbang. Ada orang yang betah kerja kantoran, pergi pagi pulang sore/malam.

    Percakapan Lima tahun Lalu

    Saya tak terpikirkan dulu, sewaktu Kampanye Pilpres tahun 2019 serta era pemerintahan Joko Widodo dengan Jusuf Kalla . Sampai mencetak Imsyakisah Ramadhan serta mencatum Gambar kedua pasang calon Presiden dan wakil Presiden Indonesia dulu agar mendukung Pilpres saat itu.

    Apa yang saya dapat nol rupiah. Orang Dapat nama awak/saya dapat Angin, Orang dapat Jabatan,  awak/Anda gigit Jari.


    Orang sudah capek-capek bekerja , Anda  pula jadi Pahlawan Kesiangan. Anda pula mengaku yang berjasa/bekerja.

    Bila saya Nyaring mengkritik pemerintahan dan vocal menanyangkan berita berkemungkinan Ketua Umum PPWI Bapak Wilson Lalengke di panggil ke Istana untuk mendapatkan jatah jabatan empuk ya selevel mentri atau Komisari BUMN. Kalau tak mau ketum saya sajalah (red.didi).

    Pernah dulu saya utarakan kepada Ketua Umum PPWI, Media Pewarta-Indonesia jadi corong pemerintah nih. Memangnya kita Pegawai Humas atau ada dalam lingkaran Istana/kekuasaan.

    Bapak tidak mau jabatan, Padahal Bapak bergelar S3 tamatan dari Luar negeri yakni Belanda dan Inggris tutur saya. Tulis saja yang bagus-bagus beritanya Didi.

    Take and Givenya buat saya nulis berita Good News apa. Kecuali saya digaji oleh Pemerintah NKRI ini. Wilson terdiam. Jadi mentri atau Komisaris Bank BUMN bangga pula kami sebagai organisasi PPWI, lebaran ada pula cipratan untuk THR buat saya dari ketum PPWI bila mendapat jabatan tersebut.

    Kini ribuan jumlah media online (web) di Indonesia, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class). Anda ingin melihat wajah palsu/kembaran, Kw yaitu: Joko widodo, SBY, Prabowo.Ketik di Google.com " Operasiona Fee" enter.

    Kami menjalin kerjasama dengan berbagai negara di dunia. Berita kami bisa dibaca oleh masyarakat internasional any time, any where, translate delapan  bahasa dengan mengklik bendera di pojok kanan layar komputer Anda. Percayakan publikasi kegiatan Anda dengan kami. Media elektronik (red. TV) biaya mahal hanya sekali tayang bro. Orangpun tak tahu kapan tayang beritanya. Advetorial/iklan media cetak (Koran) mahal ongkosnya hanya sekali terbit. Kini zaman digital/internet dunia ada dalam genggaman Anda.

    Media online Pewarta –Indonesia.com interkoneksi kejaringan sistim internet Internasional , website kami bisa dibaca dimanapun diatas bumi ini kecuali di kutub utara serta kutub selatan. Buktikan saat Anda atau teman Anda diluar negeri baca website kami Pewarta-Indonesia.com.

    Ilmu Kaca Mata Kuda

    Sangat kontras ketika Ngabalin masih berada di kubu Prabowo Subianto. Usai sudah petualangan Ngabalin sebagai oposisi, berganti baju menjadi benteng pengawal Jokowi.

    Tuh contoh Ali Mochtar Ngabalin, Pria bersorban putih itu dicibir, Cap politisi oportunis menancap erat kepadanya. Makin gempar saat foto yang beredar luas di publik memperlihatkan aksi membungkuk setengah menyembah Ngabalin di hadapan Presiden Jokowi. Ha…ha…Salut saya buat oknum Haji itu.

    Salut saya Tim pencari bakat Jokowi mendapatkan dan  merekomendasikan Striker/penyerang yakni H.Ali Mochtar Ngabalin ke pihak lingkaran istana negara.

    Ia memiliki talenta  komplit, bisa dimainkan sebagai gelandang bertahan, tetapi jika  mentok dalam menggolkan segala informasi kehebatan gol Nawacita Jokowi, maka sewaktu waktu Ali Mochtar Ngabalin mampu dimanfaatkan sebagai penyerang "menggolkan bola kekandang lawan".


    Dalam dunia perpolitikan itu sah –sah saja yang penting Halal . Anda saja yang Goblok tidak memanfaatkan “Moment/timing” . Apakah butuh sertifikat keluaran MUI ha..ha….

    Lihatlah misalnya dia mencounter serangan-serangan hebat dari tim lawan. Saat Amin Rais sibuk menyerang divestasi freeport, Ali Mochtar Ngabalin, cukup mengatakan, "Hei Pak Tua, hati-hati bicaranya!" setelah itu, AR mereda! Bung ali sebut AR (Amim Rais)  sebagai Pak Tua aja, dia sudah terdiam sesaat.

    Lalu kemudian serangan kembali dilakukan AR, muncullah Ali Mochtar Ngabalin sebagai penyerang lobang. AMN berpikir, ini tidak cukup hanya di counter, maka dia maju sebagai penyerang, mengubah strategy, pertahanan terbaik adalah menyerang!

    Lalu dia berkata, "PAN adalah pengkhianat!" dia ada dalam koalisi tetapi saat diminta bicara tentang masa depan bangsa dan negara ini, PAN tidak mau.

    PAN (Partai Amanat Nasional) hanya mau kursi Menterinya saja, tetapi tidak mau duduk bersama untuk kepentingan bangsa, sekali lagi dia berkata, PAN pengkhianat. Itu serangan balik lewat lobang kecil yang tersedia dan tentu saja gol. PAN kikuk! Hingga kini bingung, mau mundur apa mau oposisi!. Ternyata Partai PAN jadi oposisi mendukung pasangan Capres Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno.

    Keberadaan Ali Mochtar Ngabalin (AMN) pada tim Jokowi ibarat Paul Pogba dalam tim Juara Piala Dunia tahun 2018, Prancis. Pogba sangat tenang bermain, bahkan membosankan, tetapi di saat yang tak terduga dia muncul memberikan umpan - umpan jitu yang bisa menghasilkan gol dan itu vital buat kemenangan Prancis.

    Siapa yang terpilih nanti sebagai Presiden dan wakil Presiden Indonesia Periode 2019-2024 Jokowi atau Prabowo saya hanya mengkritik pemerintah.

    Menulis dan menayangkan berita vocal untuk mencari perhatian orang-orang istana negara. Menulis berita "Good News" tak ada manfaat dari segi ekonomi buat saya (red.didi) alias kerja bakti saja.

    Kecuali ada gaji bulanan dari pemerintah terpilih nanti. Atau direkrut kedalam lingkaran kekuasaan. Aji Sulung ingin masuk Istana ya… he..he…Doakan ya Pembaca amin.

    Yang penting memakai ilmu “Kaca Mata Kuda” yakni jangan menoleh kekiri kenanan. Cibiran, cemooh masyarakat, Anda mendapat cap orangnya Oportunis cuek saja bro. Yang penting Pitih/duit bro. (Didi)

    Teks Foto. Haji Ali Ngabalin membungkukan Badan ke Presiden Joko Widodo. (foto. Ist).

    Penulis

    Didi Rinaldo

    ----------------

    Jurnalis, Pengamat, Fotografer, Pengemar Wanita Cantik.

     

     

    "Hati-Hati Komplotan Penipuan, Wartawan Gadungan".

    Modus mengaku nulis berita: 1). Koran orang lain ia bawa, berita orang ia print out. Menunjukan berita di Ipad,Handphone, Tablet nama penulis ia tutup pakai jari tangannya mengaku ia nulis berita .

    Wartawan nulis berita dibilangnya anaknya atau keponakanya. Modus baru menunjukan berita yang ia tulis pada Media sosial (red. Facebook, Istagram, Twitter, WhatsApps, dll) bukan pada media online ha..ha..

    Masih banyak warga negara Indonesia melek/bodoh pakai  internet umumnya "oknum "kelahiran tahun 40-an, 50, 60-an, 70-an. Ada juga yang memiliki Handphone Android  buatan  luar negeri bermerek Samsuang , Madein Indonesia bernama Samsudin. Hanya untuk chating dan Pegang-pegang saja. Kacian “oknum” aparat keamanan (red. Polri, TNI, Kejaksaan, PNS yang tak pandai internetan.

    Nanti sindikat penipuan tersebut ia bawa wajah serupa atau kw  kepada "oknum target penipuan". Oknum Wajah serupa, KW  tersebut mirip Komandannya TNI/Polri, Kejaksaan, Kepala Daerah dll mengaku sebagai adiknya atau famili dari wajah asli. Meminta uang kepada anggotanya/pegawainya  dengan janji mendapatkan promosi naik pangkat atau mutasi ketempat basah/ empuk.

    Masih banyak kita jumpai "oknum " : Kepala Daerah, Pejabat,  oknum PNS/ASN , Perwira Tinggi  TNI/Polri, oknum Kejaksaan  yang tak pandai internetan . Untuk meminimalisir kerugian materi.

    Kelahiran tahun 80-an keatas lihai-lihai pakai internet/medsos, baca berita, belanja online. Ada pula orang memiliki Handphone Android hanya pegang-pegang  saja.

    Pejabat publik, Kepala Daerah , Kabag humas, Pejabat , dan lain-lain harus bisa memakai internet .

    Anda ada informasi  tolong  emailkan ke:  This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it .

    2). Mengaku sebagai orang tua wartawan, mamak , adek atau family (red.  adeknya si Didi yakni Donny Erwindo)  atau adek wartawan lain. (red. anak Gaek tersebut mengaku adek wartawan lain) Bukti edit foto, rekaman video live streaming berdiri samping orang .  3). Menjual nama orang lain mengaku sebagai keluarga/ family: A) Kepala Daerah. B). Pejabat.  C). Petinggi TNI/Polri D). Kejaksaan, E).Perusahaan Koran dll.

    Pelaku komplotan “Trio Gaek Syaraf/sinting , anak, istrinya mengaku sebagai istri orang. Bekerjasama dengan oknum adek Tentara.

    Istri Gaek tersebut buat Arisan duit ibuk-ibuk dilarikanya. Ia pinjam uang  puluhan juta lansung kabur lokasi disuatu komplek perumahaan di Siak Hulu- Kampar. Habis orang Melayu Riau kena tipu. Orang kampungnya rugi materi kena tipu tak mau melaporkan ke Polisi. Malah pengacara/Lawyer yang ia sorongkan. Marah orang buatnya. Melaporlah orang ke Polisi.  Malah orang melapor ia halang-halangi . Seharusnya SPK pengaduan masyarakat di Polresta, Polda  Polwan ditempati disana. Pasang kamera CCTV untuk meminimalisir terjadinya konspirasi antar korban dengan tersangka.

    Anak Gaek tersebut merampok masuk penjara, berkelahi dalam penjara mata anaknya buta, orang lain pula ia tuduh. (red. Gambar anaknya ada sama penulis).

    Komplotan tersebut kerjanya menipu, Begal, Bandar Narkoba, Kurir narkoba. Menyamar sebagai supir Pribadi ABCDE untuk menghindari kejaran aparat intelijen dan Kepolisian.

    *Kau edit buku rekening tabungan  (red. didi)  di media sosial saja laporkan kepolisi, masukan kau  dalam penjara.

    Kau tayangkan gambar saya (penulis,didi) Kau tuduh Begal, Rampok saya tuntut kau UU ITE Pasal 28 hukuman 5 tahun penjara. Saya minta kerugian ganti materi Rp. 4 Milyar . Tolong pembaca ada gambar penulis di Medsos tolong share. copy paste ke Email saya :

     

    This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it . Nanti sekian persen duitnya, berapa dapat untuk Anda setelah potong biaya operasional persidangan dll. Saya gugat ia kepengadilan via UU ITE Pasal 28 . Tolong laporkan ke Polisi. Trims

    * Begitu juga Gambar/foto meme atau rekaman video live streaming berdekatan dengan penulis didi. Saya laporkan kau kepolisi.

    Anda Korban Penipuan Goblok. Ingat ciri-ciri orangnya lapor ke Polisi. Oknum TNI Lapor Komandanya atau PM, sipil lapor ke Polisi. Tolong beritahu kepada orang yang melek internet atau kelupaan. Untuk menghindari korban materi. Trims.

    Sekedar catatan anak Gaek tersebut 2 orang sakit Jiwa alias syaraf, dua orang lagi hampir gila. Ibunya mau ia Perkosa. Teriak ibunya kabur lansung. Warga masyarakat ia Suap dengan duit/uang untuk menjelekan orang lain. Anda mau duit cari Bos Rampok dan narkoba tersebut. Ciri-ciri Tinggi besar, alis mata ia cukur. Pelaku kedua sudah tua adik oknum TNI. Anaknya jangkung, ciri-ciri mulut lebar, rambut lurus, wajah lonjong kotak-kotak.

    Orang sudah capek-capek Cari berita, nulis, tayangkan berita. Orang maling kau beri duit. "Goblok”. IQ jongkok kau. Target penipuan komplotan tersebut yakni  1).wajah palsu atau KW,. 2)  Orang tidak pandai pakai Internet. Tolong beritahun orang tersebut.

     

    "Untuk meminimalisir kerugian materi". Nanti adapula oknum mengaku sebagai famili /Ortu (orang tua) wartawan membawa foto, akte, baju Jangan percaya. Serta menjual nama orang mengaku sebagai famili. Mendatangkan wajah serupa/mirip/KW mengaku famili/keluarga pemilik wajah asli. Kau IQ agak Jongkok.


    Kau tayangkan gambar saya (penulis,didi) Kau tuduh Begal, Rampok saya tuntut kau UU ITE Pasal 28 hukuman 5 tahun penjara. Saya minta kerugian ganti materi Rp. 4 Milyar . Tolong pembaca ada gambar penulis di Medsos tolong share. copy paste ke Email saya :

     

     

     


     

     


    Artikel Lainnya:

     

    Heboh Tentang Cucu Jokowi
    Rabu, 30 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Cuitan Hidayat Nur Wahid dalam postingan @kun Twitter miliknya, ia menuding cucu Joko Widodo Jan Ethes menjadi alat kampanye. Dalam cuitannya tersebut, ia menuliskan bahwa Jokowi sengaja menjadikan Ethes sebagai alat kampanye. "Ini Jan Ethes yg pernah sebut @jokowi, kakeknya, sbg “Artis” ya? Tapi bgmn kalau ini jadi legitimasi pelibatan anak2 dlm kampanye? Bgmn @bawaslu_RI masih bisa berlaku adil kah?" tulisnya. Ditempat... Baca selengkapnya...

    PK Diajukan Tiga Kali Di Kasus Yang Sama, MA Tabrak Aturan?
    Rabu, 23 Januari 2019

      Foto: (ki-ka) Danny Siagian, Manahan Sihombing, Mangalaban Silaban, Sugiono KOPI, JAKARTA - Menurut pasal 66 ayat 1 UU No. 14 Tahun 1985 menyebutkan, permohonan Peninjauan Kembali (PK), diajukan hanya satu kali. Namun kenapa dalam kasus tanah Grant Sultan Deli, Medan milik ahli waris Datuk Muhamad Cheer (Dt. M. Cheer) di Mahkamah Agung (MA) bisa hingga 3 (tiga) kali? “Kenapa PK bisa sampai 3 (tiga) kali untuk kasus yang sama di... Baca selengkapnya...

    Luhut ke Riau : Kesibukan Presiden Jokowi, Saya Mewakili Membagikan Sertifikat Prona ke Masyarakat
    Kamis, 17 Januari 2019

    KOPI, Jakarta- Kunjungan kerja (Kunker) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan ke Propinsi Riau, (Rabu 16 Januari 2019) dalam rangka tugas negara. Agendanya yaitu Kunjunga kerja ke Kawasan Industri Tenayan (KIT) kota Pekanbaru serta mewakili Presiden Joko Widodo membagikan 1500 sertifikat tanah Prona Gratis kepada masyarakat . Ribuan orang masyarakat Riau memadati Gelanggang Olahraga Remaja... Baca selengkapnya...

    Menjelang Peringatan 23 Tahun Tenggelamnya Kapal Fery KMP Gurita
    Rabu, 16 Januari 2019

    KOPI-Jakarta, Kapal fery KMP Gurita tenggelam pada tanggal 19 Januari 1996 di teluk Balohan Sabang. Tidak terasa sudah 23 tahun kapal fery KMP Gurita yang naas itu tenggelam di dasar laut dan hilang untuk selama-lamanya, termasuk kedua orang tuaku. Kapal fery KMP Gurita yang kapasitasnya hanya untuk sekitar 210 orang, ternyata memuat 378 orang. Dari jumlah penumpang 378 orang, hasil riset dari Riset Independent dan PUSPIATUR (Pusat Sejarah... Baca selengkapnya...

    IKUTILAH..!! Kappija-21 Selenggarakan Essay Contess 2018-2019
    Kamis, 10 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad 21 (Kappija-21) sedang menyelenggarakan lomba menulis atau Essay Contess 2018-2019. Kegiatan ini ditaja dalam rangka memeriahkan 60 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Jepang tahun 2018 yang baru saja berlalu.   Tujuan utama lomba menulis terkait Indonesia dan Jepang tersebut adalah untuk menumbuhkan minat baca, minat mengetahui, dan minat menambah... Baca selengkapnya...

    LL Dikti Wilayah III Sebut PDPT Universitas Mpu Tantular Bagus di Acara Wisuda
    Senin, 31 Desember 2018

    Foto: Senat Universitas Mpu Tantular dalam acara pelantikan wisudawan-wisudawati KOPI, JAKARTA Di acara Wisuda Universitas Mpu Tantular (UMT) Tahun Akademik (TA) 2018/2019, yang dilangsungkan di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pejabat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah III (dulu Kopertis-red) sebut laporan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) UMT, sudah beres dan bagus. “Yang kami ketahui, bahwa laporan PDPT... Baca selengkapnya...

    Adakah Kejahatan Hukum Ketua MA di Kasus Tanah Grant Sultan?
    Senin, 24 Desember 2018

    Foto: Saat persidangan pihak Ahli Waris menuntut PT Taman Malibu Indah di PN Medan KOPI,JAKARTA Mahkamah Agung Republik Indonesia adalah Pengadilan Negara Tertinggi dalam tingkat kasasi, dari seluruh putusan pengadilan sebelumnya, yang secara otomatis menjadi pamungkas dari segala putusan hukum di Negara ini. Sementara hukum yang katanya menjadi panglima untuk menyelesaikan permasalahan hukum, menjadi koridor yang digunakan untuk... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALTerkait Kasus Penculikan, Keluarga Menun.....
    30/01/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Rabat - Situs media online www.futurosahara.net menerbitkan sebuah artikel tentang Ahmed Khalil, salah satu anggota utama kelompok separatis  [ ... ]



    NASIONALMantan Kapolri Jenderal (Purn) Polisi Aw.....
    01/02/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Khabar duka datang dari Mabes Polri. Salah seorang petinggi Polri yaitu Awaloedin Djamin telah wafad. Beliau adalah Mantan Kapolri d [ ... ]



    PENDIDIKANDua Siswa PPWI-Gambatte Septian serta .....
    27/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker) bekerjasama dengan International Manpower Development of Japan (IM Japan) s [ ... ]



    EKONOMIRefleksi Awal tahun 2019 Bea Cukai Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Memasuki awal tahun 2019 maka Bea Cukai Aceh memandang perlu memaparkan hal-hal yang terjadi belakangan ini. Dalam acara Bincang San [ ... ]



    HANKAMKapolri Jendral (Pol) Tito Karnavian, .....
    29/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta Dikomplek Mabes Polri, Aula Rupatama hari (Senen, 28 Januari 2019) prosesi kenaikan pangkat kepada dua belas Perwira Tinggi (P [ ... ]



    OLAHRAGAIPSI Banda Aceh Target 4 Mendali Emas.....
    09/11/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta,Banyak olahraga yang digemari oleh setiap orang. Salah satunya adalah cabang olahraga pencak silat. Wadah yang menaunggi pencak silat [ ... ]



    PARIWISATABerwisata ke Danau Toba Waka BIN menanam.....
    03/02/2019 | Feri Ndraha

    KOPI - Parapat, Untuk menjaga keasrian Danau Toba dan sambil menikmati indahnya Danau Toba, Letjen TNI Teddy Lhaksmana WK , Wakil Kepala Badan Intelig [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALDPR Pertanyakan Terkait SP3 Kasus Bos Pe.....
    29/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR Erma Suryani Ranik mempertanyakan keputusan Bareskrim Polri telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Pe [ ... ]



    POLITIKCapres Prabowo Sindir Menkeu Sri Mulyani.....
    30/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Calon Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali melontarkan komentar kontroversi, Ia mengatakan Menkeu Sri Mulyani sebagai  [ ... ]



    OPINIRamalan Satria Pinitil : Pilpres Indones.....
    08/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia hampir sama/mirip dengan Pilpres negara Amerika Serikat. Orang menjawarakan mengembor-gembo [ ... ]



    PROFILKompol Arvin Haryadi Jabat Kapolsek Si.....
    25/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu - Pisah sambut Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Dedi Suryadi kepada Kompol Arvin Haryadi, S.ik, SH bertempat di Mapolsek Siak Hulu, keca [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAPlt Bupati Kampar Catur Sugeng Hadiri Pe.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Sei Kijang Tapung Hilir - Rasa senang dan bahagia berada di tengah orang tua kami, Ninik mamak dan para pemangku adat yang ada di Kenagarian Tap [ ... ]



    ROHANITerlantarkan Jemaah, Kemenag Cabut Izin.....
    05/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Arabsaudi - Pemerintah melalui Kementerian Agama, langsung merespons cepat keluhan dua puluh lima orang jamaah umroh yang ditelantarkan Penyel [ ... ]



    RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
    05/01/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIWaspada !.. Modus Penipuan Wajah Palsu, .....
    28/11/2018 | Didi Rinaldo

      KOPI, Pekanbaru - Beraneka macam modus penipuan muncul era digitalisasi ini. Sasaran utama adalah oknum orang yang  melek/tak bisa memakai inter [ ... ]



    SERBA-SERBIRenungan 14 Tahun Tsunami Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Tidak terasa sekarang telah memasuki waktu 14 tahun terjadinya gempa bumi dan tsunami Aceh. Peristiwa hebat itu terjadi pada 26 Desember [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.