Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    PUISI

    Menatap Rasa

    Masih di bulan Juni

    Angin mendatangi jendelaku

    Bisikkan rindu yang basah

    Oleh hujan bulan Mei

    Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya

    Mendekap sepi di sela deru angin

    Kelopak krisan mendongak saksikan kita

    Riuh asalia berbisik

    Meski takpernah letakkan tasbih

    Aku dengar segala usik

    Dari tirai hari demi hari

    Kamu dan kamu begitu hafal gundahku

    Sayangnya takpernah kelupas riakmu

    Aku sempat berpikir

    Duh, perdebatan ini

    bagai menggantang asap, "Siasia"

    Ooh, tapi, hatiku terlanjur jatuh

    Di halaman negeri merah putih (FD)

     

    Rinduku Terkubur di Kampung Lansek

    siang ini
    riak Tabek Kaluai masih sama
    saat hatiku bicara tentangmu
    tentang cinta, tentang rindu kita

    hingga kini
    terngiang gelak tawa
    dua pecinta berubah rupa
    terbujur kaku di antara nisan batu
    dan sedu-sedanku tak lagi menggema

    di sini, kutuliskan segenap rasa
    untuk jiwa yang kau bawa
    ke alam nirwana
    bersama

    jauh di sana, di antara ilalang duka
    kutitipkan setumpuk rasa
    tentang kita

    21 Pebruari 2016
    Untuk sebuah nama, kisah cinta yang tak pernah terluka

     

    Pertiwi Berbisik

    Tengkurap Menangis Rindu...

    Nak kenapa kita ada jarak...

    Telapak kakimu tak lagi menyentuhmu....

    Kau balut permukaanmu hingga akupun tak bisa menyentuhmu....

     

    Nak....

    Kenapa rimbunku kau babat...

    Akar rumputkupun, banyak kau semaki wadah...

    Denganya ku kan alirkan jernihnya mata air....

     

    Nak....

    Kenapa angin tak lagi bergulat mesra denganku...

    Ia hanya lewat tanpa berkutat...

    Salahkah bila air mataku menggenang, karena cintaku pada kalian.

     

    Sebatas Angan

    Kelak kalau ku telah terbang...

    ku kan tepis awan menghilang...

    ku biarkan mentari dengan senyuman..

    dan bulan tersenyum terang...

     

    Kelak jika ku menjadi pemenang...

    kan ku rengkuh pertiwi yang terlentang...

    ku hiasi dengan bunga-bunga bak taman...

    ku bersujud lalu ku teriakan kata cinta nan lantang....

    Baca selengkapnya...

     

    Sungging Kawi Laras

    Padamu sang penggagas...

    terselubung di balik pentas....

    dari apa yang kau mulai kian jelas....

    bukan wajahmu, namun gambaranmu melintas....

     

    Kau mewarna tak pernah puas....

    torehkan lukisan semakin memanas...

    lentur, halus, licin namun keras.....

    dan kau kuatkan dengan berkas-berkas...

    Baca selengkapnya...

     

    Daun Kawa

    Tak pakai gula Da tiap ku pesan

    sepulang dari rumah keduaku di Bukittinggi,

    bukan rumah tetuaku, juga bukan rumah hasil wasiat buyutku,

    namun rumah wanita tua yang menawari asinya

    untuk ku sambung menjadi tali tirai yang panjang sebalit pinggang.

    Tiap minggu ku melarikaan panas dan menjemput dingin dari Payakumbuh.

    bukan melarikan bukit yang singgah meminjamkan dingin di kedua sudut tulang sulbiku,

    Baca selengkapnya...

     

    Syair dari Aceh, "Ratoh Wartawan"

    Salam'alaikum saleum meu layang,
    Keu mandum rakan lam tiep-tiep sagoe,
    Izin keu kamoe bacut neuk dendang,
    Tentang ratoh wartawan nyang na lam nanggroe.

    Peureulee neuk ratoh saboh khabaran,
    Naseb wartawan nyang sabee buru beurita,
    Memang ka lageenyan profesi kerjaan,
    Sosial kontrol lewat media.

    Sabee tiep uroee-seupot meulalu-lalang,                                                                                                                                   Laloe memburu dan canek beurita,

    Na beurita rakyat meu tak-tak ngon parang,
    Na chiet berita oknum peujabat cu peng neugara.

    Mandum info tetap harus tersajikan,
    Bah pih terkadang pihak wartawan di lakee plah muka,
    Geureutak seureuta ancaman ka jeut keu piasan,
    Kamoe wartawan teutap bergerak peulikak kamera.

    Leupah lee macam berita di tayang,
    Mulai bak koran cetak sereuta online media,
    Hayeu berita headline di tanyang,
    Kureung nibaknyan se-alakada.

    Dari timu sampoe meuputa u baroh,
    Meunan peusuroh tuntutan keureja,
    Hasel kereuja kirem meubungkoh,
    Mulai poh siploh email teu buka,

    Para peujabat kanto kadang meuratoh,
    Berita lam bungkoh leupah that gura,
    Ladom meu tuleh kameng ka seungkhoh,
    Rupajih tikoh baplueng peng guda.

    Walaupun mumang jeut keu wartawan,
    Soal keu makan hana that brat keunira,
    Asai buet haleu keureuja seniman,
    Kadang u Jeurman izin troh teuka.

    Meubada oh no haba khabaran,
    Sebagoe ratoh geulantoe meucalitra,
    Bek na nyang teupeh bila bacut meuligan,
    Watee neu baca.

    Akhirul qalam kamoe ucapkan,
    Seumoga geutanyoe mandum berjaya,
    Peusaboh rakan,
    Seureuta syeudara.

    Ciptaan : Maulana Jabir Al Thaffi & Zulfadli Idris Muda Banta,

     

    University

    In our beloved country

    Many hundreds thousands

    Of young participants

    Want to be university students

    They want to reach achievements

    With all their own talents

    Although they get many assessment

    They have allocated good investment

    Baca selengkapnya...

     

    Rinduku

    Belasan tahun kita tanpa kata

    Belasan tahun kita tak jumpa
    Belasan tahun kita tak bertatap muka
    Tapi, rasa rindu itu masih tetap ada

    Aku memandang fhotomu yang kutemukan tanpa sengaja
    Tak sanggup rasanya kutahan air mata
    Bukan karena aku masih cinta
    tapi karena teringat kisah perjalanan hidup kita

    Baca selengkapnya...

     

    HARAPANKU SEDERHANA

     

    Tuhan,,,aku ingin ke rumahmu bersamanya,,,
    Berjalan dengan ceria bersama kedua anakku tercinta...
    Tuhan,,,aku ingin berdoa dengannya..
    Aku ingin belajar mengenalMU lebih jauh melalui tangannya...

    Tuhan,aku lelah selalu begini setiap hari..
    Harapanku sederhana namun mengapa tak jua kau beri...
    Tuhan mengapa aku harus alami nasib begini..
    Apakah aku bukan insan yang kau kasihi..
    Hingga slalu kau beri cobaan tiada henti...

    Tuhan,,,aku lelah dengan semua ini...
    Aku mohon tolong akhiri kesedihan ini...
    Izinkan aku bahagia seperti yang mereka nikmati..
    Harapanku sederhana tolong kabuli..

    Tuhan aku cuma manusia biasa.
    Aku bukan malaikat yang tahan berbagai ujian yang mendera...
    Tuhan,ampuni aku yang banyak meminta...
    Tapi akupun ingin bahagia seperti mereka disana...

     

    WAKTU

     

    Waktu kumengenal dirimu,adalah waktu yang teramat berharga...
    Waktu kumemiliki kesempatan bicara padamu adalah waktu teramat istimewa..
    Waktu ku menuliskan kisah tentang kita adalah waktu disaatku rindu didalam dada...
    Dan waktu disaat sedihku dimana kau sibuk tak sempat menyapa......

    Aku disini menatap fhotomu dengan senyum teramat bermakna..
    Mengenalmu adalah suatu momen yang tak kusangka...
    Aku disini menahan duka merindu dan meneteskan airmata...

    Entah dimana garuda itu kini berada...
    Dalam tangis ku hanya mampu mengirimkan doa...
    Aku berharap garuda yang kucinta baik-baik saja..
    Aku berharap garudaku tetap semangat penuh ceria..
    Meskipun disana dia tidak sendiri namun berdua dengannya...

    Waktu yang kujalani kini tak lagi bermakna.
    Namun aku tetap bertahan dengan segenap jiwa...
    Aku bukanlah wanita lemah dan manja...
    Aku harus menjadi wanita kuat dan bijaksana.....
    Aku akan menunggu kabarmu dibalik jendela...
    Meskipun dari pagi hingga pagi lagi tak mengapa,,,,

     

    AKU RINDU KAMU

     

    Pernahkah kamu merasakan rindu yang teramat mendalam didalam hati?
    Pernahkah kamu gelisah jika tidak mendapatkan kabar dari sang pujaan hati?
    Masih bisakah kau makan dengan nikmat sementara kabar dari kekasih hati tak jua menghampiri....

    Honey,,,egoisnya dirimu itu harus engkau sadari...
    Aku menyayangimu tapi aku tak sanggup jika engkau tak mengabari...
    Aku ingin engkau memberiku kabar setiap hari...
    Karena kabar darimu laksana sinar matahari...
    Aku rindu kamu honey,,apakah engkau tak menyadari?
    Apakah ini ujian yang engkau beri?

    Honey,,,,kau bilang tak ingin pertanyaanku terkesan menginterogasi...
    Tapi mengapa kau seakan selalu menghindari...
    Kau sibuk dan sibuk dengan diri sendiri...
    Kau abaikan rasaku yang berusaha menyayangi....
    Honey apakah ini caramu menguji nyali...?
    Apakah ini rintangan yang harus aku lalui?
    Honey,,,please honey aku tak kuat begini....
    Jangan bikin diriku frustasi....
    Honey,,,aku rindu kamu dan ingin kau berlari ke arahku dan kita saling melengkapi..
    Honey,,kabarmu slalu kunanti,,,,kuharap kau pahami....

     

    SELAMAT JALAN ANGELINE

     

    Cantik wajahmu tak membuat hatinya menyayangimu...
    Elok budimu tak membuat dia mencurahkan cintanya padamu...
    Angeline,,,sungguh malang nasibmu....
    Darahku mendidih membaca kisah tentang kematianmu....

    Tak ada lagi gadis kecil yang memberi makan ayam dikandang itu,,,
    Tak ada lagi gadis kecil cantik yang selalu berwajah sendu disekolah itu...
    Malang nian nasibmu sayang,,,pergi dengan kisah yang teramat pilu....

    Selamat jalan angeline sayang,,,syurga tlah menunggumu....
    Disana tangan tuhan tlah menyambutmu,,,,
    Bahagialah engkau disisinya bersama para ratu-ratu syurga yang akan menjagamu....
    Selamat jalan angeline sayang,,,,aku akan berdoa untukmu...

     

    KUSEBUT NAMANYA DALAM DOAKU

     

    Tuhan,,,,jadikanlah diriku wanita yang senantiasa sabar dalam menjalani hidup dan kehidupan...
    Berikanlah aku kemudahan serta keringanan langkah dalam menggapai impian..
    Rahmatilah diriku,bimbinglah aku dalam menapaki jalan-jalan terjal penuh hambatan...
    Jadikanlah aku wanita yang tangguh dan penuh keimanan....

    Tuhan,,,,aku menginginkan dia yang menemaniku dalam kesendirian...
    Aku ingin ada disisinya dalam suka dan duka kehidupan...
    Kusebut namanya dalam doaku sebagai tanda sayangku semoga engkau berkenan...
    Tuhan aku inginkan takdirku dengannya kau tuliskan...
    Arahkan kami berada dijalanmu tuhan...
    Aku dan dirinya ingin bersatu dan saling melengkapkan.

    Tuhan aku percaya akan jalan dan takdir yang kau kehendakkan...
    Aku berharap dalam doaku engkau ulurkan tanganmu dan mengabulkan....

    Kutitip dirinya padamu dan tolong engkau jaga dan kau arahkan...
    Aku hanya wanita biasa yang lemah tanpa kekuatan...
    Hanya doa dan harapan yang menjadi sumber kekuatan....
    Kusebut namanya dalam doaku kepadamu tuhan.....
    Semoga dirinya senantiasa menjadi garam dan terangnya kehidupan.....

     

    PEKANBARU

     

    Dikota ini berjuta kenangan terbayang dipelupuk mata...
    Kenangan suka juga kenangan duka bersama keluarga...
    Namun kutinggalkan kota itu dengan perasaan terluka...
    Tapi,,,biarlah cukup aku yang dapat membaca dan mengejanya alinea demi alinea ceritanya....

    Ketika kuinjakkan kakiku lagi dikota ini,hatiku kembali menoreh luka..
    Namun kusimpan semua karna ku disini menguntai asa bukan membuka luka...
    Tuhan semoga kota ini pesonanya tak memudar karna cerita lama...
    Kuinjakkan kakiku dengan langkah penuh lara tapi insan disana mengatakan aku garuda
    Aku garuda tangguh yang harus melawan bara yang menyala...
    Akan kusiram bara itu dengan segenap keikhlasan jiwa....
    Pekanbaru hanya kota tempat dimana luka itu mengaga dan dia tak salah apa-apa..
    Hanya insan durhaka itu yang mencoretnya dengan cerita nestapa tak bernorma..
    Aku harus kuat melangkahkan kaki dengan ceria...
    Karena cinta yang lain mengatakan akulah sang garuda perkasa
    Aku harus mampu membuktikan aku setangguh garuda yang kokoh berdiri dengan segala macam problema....
    Aku kembali di sini hai,,,kota pekanbaru lihat aku masih tersenyum kepadamu dengan semangat baru yang menyala....

    (Catatan hati sang garuda,,,,meskipn engkau tak mengatakan pdku,,,namun ku merasakan langkah kakimu dikota itu,,,semangat honey,,,,tutup crita lama itu rapat2)

     

    LINDUNGI DIA TUHAN

     

    Tuhan,,,,jika malam ini kau kabulkan setiap doa umatmu tanpa kecuali,aku hanya memohon tolong jaga dia untukku...
    Aku ingin besok diperjalanannya selamat hingga tempat yang di tuju...
    Pekerjaannya tak terhalang segala sesuatu....
    Tuhan aku mohon kau kabulkan permintaanku....

    Lindungi dia tuhan dari hal buruk yang hendak mengganggu...
    Jauhkan dia dari orang-orang yang kebaikannya palsu..
    Lindungi dia tuhan dari cuaca yang tak menentu...
    Aku bermohon kepadamu dengan segenap napasku....

     

    AKU MENCINTAIMU

     

    Keheningan malam ini menjadi temanku menggoreskan catatan dihati...
    Kau yang begitu melekat didalam sanubari...
    Kau yang selalu mengisi kekosonganku setiap hari...
    Kini kutuliskan cerita tentangmu dibuku diary yang kusimpan dilaci....

    Cintamu yang datang disaat hatiku perih terdzolimi..
    Sayangmu yang datang disaat kehampaan menerpa diri..
    Entahlah,,,aku berharap ini bukan mimpi atau ilusi...
    Aku berharap kau akan terus ada disisi
    Meskipun untuk semuanya tak akan mudah jika tak dilandasi perjuangan diri....

    Aku mencintaimu,,,itulah yang kutuliskan kini..
    Aku ingin kisah cinta kita selalu terpatri di sanubari..
    Aku ingin menjadikan pertemuan kita sebagai memori...
    Aku mencintaimu kata ini datang dari hati...
    Aku ingin memiliki senyummu yang memancarkan energi...
    Aku ingin memeluk tubuhmu dan tak akan ku lepas hingga pagi..
    Aku mencintaimu,,,semoga kau membaca catatan sepenggal hati ini..

     

    CERITAKU

    Sore ini teramat mendung,mungkin akan turunnya hujan...
    Tapi hati dan pikiranku mulai kembali berjalan menyusuri tepian...
    Senyumku mulai datang seiring waktu berjalan...
    Bukan karnamu,karnanya atau karna siapapun...
    Tapi karena semangatku sendiri yang sengaja kupupuk perlahan-lahan...

    Cerita hidupku memang tak menarik bagi sebagian insan...
    Dan memang akupun tak butuh dipublikasikan...
    Karna cerita kita,,,baik suka dan duka harusnya kita curhatkan hanya pada tuhan...
    Cerita kita yang sedih,bahagia atau gelisah cukup antara kita dengan tuhan...
    Tuhan bisa kita percaya dan pasti akan memberi jalan...
    Tapi manusia???,,,belum tentu ikut memikirkan,,,karna hati tak ada yang mampu mengukur di depan kita dia kasihan tapi di belakang kita bisa saja menertawakan...
    Hidup kita hanya kita yang tau dimana kita akan sandarkan...
    Hanya kita sendiri yang tau mana batas aturan-aturan dan pijakan...
    Cerita hidup kita selayaknya kita simpan dan memorikan...
    Bukan untuk konsumsi manusia kebanyakan...
    Sahabat memang sangat kita butuhkan sebagai teman mencurahkan...
    Tapi sahabat belum tentu mampu kita andalkan....
    Cerita hidup kita hanya antara kita dengan tuhan...
    Hanya doa-doa saja yang harus banyak kita panjatkan...
    Aku yakin senyum bahagia akan hadir dititian yang kujalankan...aamiin

     

    HAMPA

    Kini semangatku untuk hidup perlahan mundur..
    Apa yang ku impikan dan cita-citakan mulai nanar dan kabur..
    Cinta,sayang dan rindunya mulai luntur...
    Apa yang ku bayangkan perlahan mulai hancur lebur...

    Aku masih mampu untuk mengucap syukur...
    Mungkin memang nasibku yang tak mujur...
    Tapi semangat hidup tak seharusnya mundur...
    Karena kuasa tuhan masih luhur...
    Hampa memang hidup tanpa bersyukur...
    Karena hidup hakekatnya maju dan mundur
    Jika hidup kita hancur tak selamanya menjadi hancur..
    Jika hidup kita mundur tak selamanya terus mundur...
    Kita harus memperjuangkan sesuai jalur
    Hampa hidup karena tak berharta bukan menjadi tolak ukur...
    Hati yang ikhlas menjadikan hidup lebih makmur...
    Hidup harus dijalani dengan rasa syukur..
    Itu adalah kunci hidup makmur dan luhur

     

    Rambutku rontok

    Kusisir dengan jari rambutku tetap rontok...
    Hatiku merasa gondok...
    Tapi malu di ketawain kodok...
    Ku sengaja membuat puisii yang agak lucu agar gundah hatiku tak mencolok...

    Rambutku kian hari kian rontok...
    Tapi aku masih bersyukur jika aku masih bernapas sampai besok...
    Aku menatap wajahmu yang mencolok..
    Ku lihat senyummu seperti mengolok...
    Tapi aku tak gondok,karena mungkin kau berselorok...

    Rambut yang rontok kusembunyikan di bawah kursi jok...
    Bukan karena aku manusia jorok..
    Aku hanya tak ingin sakitku terlalu mencolok...
    Aku tak ingin orang hiba dan melongok.
    Aku ingin ceria hingga napasku mogok....
    Aku ingin tetap senyum meski jasadku teronggok...
    Aku tak ingin ditertawakan sang kodok..
    Aku juga tak rela diperolok...
    Karena aku tak ingin terperosok di saat kesehatanku bobrok...
    Aku ingin tetap ceria dan bertepok-tepok.
    Meskipun nanti rambutku kian rontok bergepok-gepok...

     

    BERHARAP INI MIMPI

    Ku tatap jendela sunyi seorang diri.....
    Ku reguk ramuan sepi ini dalam keheningan pagi...
    Masih adakah sinar ceria menyapa diri?....
    Entahlah,,,aku tak sanggup berfantasi lagi...

    Bulir-bulir air mata menetes dikedua pipi...
    Sakit yang kuderita kian menggerogoti hati..
    Aku tak memiliki ramuan pencegah agar ku menunda mati...
    Aku hanya memiliki sebait doa yang kukirim kepada ilahi rabbi...
    Ya,,,aku berharap ini sebuah mimpi....

    Aku di sini masih berselimutkan sepi..
    Terhalang dinding kegelapan dan jeruji besi...
    Aku ingin menggapai asa yang selama ini kurenda lewat ilusi.
    Akankah ini semua akan terjadi nanti?
    Berjuta tanya didalam hati kerap menghampiri..
    Namun lagi-lagi aku tak memiliki jawaban yang pasti...

    Aku menderita sakit yang mungkin tak akan terobati..
    Mungkin raga ini sebentar lagi akan memisahkan diri dari duniawi...
    Aku masih berharap ini hanyalah mimpi...
    Namun surat itu masih belum berubah hingga kini...
    Meskipun aku membacanya berkali-kali..semua tulisan itu tak jua pergi...
    Ah...mungkin sudah suratannya harus begini....
    Aku merenda sepi dari sakit yang tak akan terobati....

     

    MENDERITA KARENAMU

    Aku masih ada disudut ruang hampa udara...
    Napasku sesak tak terhingga...
    Namun kuberusaha tetap hidup sekuat tenaga...
    Kulawan penghalang demi dapatkan cinta...

    Waktu kian merambat tak terasa....
    Episode-episode cinta berhasil kita renda...
    Hingga tertata rapi menjadi sebuah cerita....
    Aku mendekap bayanganmu dengan bahagia...
    Namun perlahan-lahan bayanganmu sirna....
    Disitulah aku menderita karenamu dan meneteskan airmata...

    Sayang,masih adakah asa dihatimu saat puisiku ini kau baca?...
    Masih adakah impianmu untuk kita berdua?.
    Atau semua sudah benar-benar binasa..

    Sayang,aku menderita karenamu itu hal biasa....
    Itu bukti pengorbanan diriku atas menggapai cinta...
    Tapi tanyakan pada hatimu saat ini jua....
    Adilkah aku mendapatkan ini semua???

    Sayang,,,,tak adakah sinar cintamu lagi untuk wanita seperti saya?
    Apakah lambat laun engkau sadar aku tak pantas dijadikan ratu istana...
    Atau mungkinkah singgasana itu tlah direbut permaisuri yang lebih mulia?
    Aku menderita karenamu tapi aku akan tetap ceria...
    Akan kususuri jalan ini hingga aku tak kuat lagi dan menyerah tak berdaya..
    Semua itu akan berhenti dan berakhir hingga saat ku tutup usia...

     

    KESUNYIAN

    Aku meluangkan waktu setiap saat hanya untuk merindukanmu...
    Namun,engkau meluangkan sedikit waktu untuk menyapaku...

    Aku menghabiskan setiap waktu untuk memikirkanmu...
    Tapi,engkau menghabiskan hari untuk kesibukanmu...

    Aku meluangkan waktu setiap hari untuk memperhatikanmu...
    Namun,kau hanya meluangkan sekian detik untuk katakan kau cinta dan rindukan aku..
    Apakah semua ini adil untuk diriku????....

    Cinta ini hambar bagiku,,,entah bagimu...
    Apakah aku harus menarik diri darimu?...
    Dan haruskah aku kembali dalam kesendirian seperti dulu...
    Merenda hari-hari dalam kesunyian di setiap lorong waktu...
    Mengizinkan kesunyian menyapa kalbuku...
    Dan membiarkan kesunyian bernapas di tubuhku....

     

    Peluh Perjuangan

    Pak polisi, tubuhmu tinggi besar
    bahumu kekar dan telihat sangar

    Namun, di balik semua itu
    kau tetap kembangkan senyum yang segar

    Pagi, siang dan malam
    kau berdiri di jalan raya siap menindak yang melanggar
    Tak jarang pengendara yang melanggar lari ketakutan
    tapi kau berusaha mengejar
    Pengabdianmu sungguh teramat besar

    Baca selengkapnya...

     

    Kupu-Kupu Desa Kasingoli

    Tariannya meliuk-liuk bagai tak terjadi apa-apa
    Tetap terbang dengan damai di udara
    Tetap memancarkan kesejukan dan keindahan di pandangan mata
    Meskipun sang kupu-kupu menyimpan banyak cerita dan prahara

    Baca selengkapnya...

     

    Youth

    Youth

    By: Sukarno

     

    Do you really understand?

    That youths are great potentials

    Do you really remember?

    That youths are very essentials

    Everything they do

    They do it for the nation

    Learn from world history

    Youth

    Please study and work hard

     
    Artikel Lainnya...

    Tiongkok Melebarkan Sayap ke Indonesia , Proyek Prestisius One Belt One Way
    Minggu, 09 Juni 2019

    KOPI, Jakarta - Mimpi sang Perdana Mentri RRC / Tiongkok Xi Jinping perdagangan Jalur Sutra menghubungkan negaranya dengan negara Asia, khususnya Asia Tenggara. Bakalan segera tercapai dengan Proyek One Belt One Way ( Satu sabuk , Satu jalan) dengan nilai proyek US$ 91 Miliar atau Rp. 1.288 Triliun Pangsa pasar negara Asia berpotensi sangat besar dengan populasi jumlah penduduk separoh isi manusia di bumi ini . Dahulu kala perdagangan melalui... Baca selengkapnya...

    Massa ARJ Demo Mabes Polri “Save Kapolri”
    Rabu, 05 Juni 2019

    KOPI, Jakarta – Penghujung bulan Ramadhan ratusan orang massa Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) geruduk kantor Mabes Polri jalan. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (4/6/2019). Dalam aksi itu, mereka mendukung Polri menuntaskan kasus kerusuhan dan menangkap otak dalang pelaku aksi rusuh 21-22 Mei 2019. Kini ribuan jumlah media online di Indonesia, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class) ketik  di... Baca selengkapnya...

    Top Secret : Siapa Dalang Pembunuhan Empat Orang Tokoh Nasional
    Sabtu, 01 Juni 2019

    KOPI, Jakarta – Terungkapnya rencana pelaku pembunuhan empat orang Tokoh Nasional, berawal dari polisi mengamankan seorang pelaku di Hotel Megaria, Cikini, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian menemukan senjata api dan menyelediki lebih lanjut 6 enam orang   Teks Foto. Luhut dengan Bupati Bengkalis saat kunjungan kerja ke Propinsi Riau. (foto.didi)   tersangka sebagai eksekutor, penyedia senjata, donator operasional. Keenam tersangka yang... Baca selengkapnya...

    Kapan Saya dilantik Jadi Menteri Pak Presiden
    Jumat, 24 Mei 2019

    KOPI, Jakarta -  Pemilu serentak sudah usai , hasil Rapat Pleno KPU (Komisi Pemilihan Umum) pusat sebagai pemenang yakni Pasangan Capres Joko Widodo- Kyai H. Mar'uf Amin. Dengan perolehan suara 55,5 % dari Pasangan Prabowo Subianto dengan Sandiaga uno. Tim sukses (Tim Ses) pun bertanya dalam hati, siapa tahu gua ditunjuk oleh Presiden menjadi Mantari (red, tukang suntik orang sakit) eh salah  jadi Mentri. Saya sudah bekerja siang malam untuk... Baca selengkapnya...

    Prediksi Nama Anggota DPRD Pekanbaru Hasil Pemilu Serentak , Periode 2019-2024
    Jumat, 24 Mei 2019

    KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, Pengamat Politik Riau sebut saja namanya Aji Somek mengatakan “ Ingin menjadi anggota Dewan membutuhkan Tenaga, materi, Timses yang Solid, sang calon Dewan tidak sombong/angkuh, sering mengunjungi warga dapilnya bukan hanya saat Pemilu saja minimal sekali setahun. Menepati janji aspirasi saat kampanye (red. pengaspalan jalan, Lampu penerangan , air bersih,  Seminisasi gang, dll) Bapak/Ibu si Anu tuh... Baca selengkapnya...

    LSM TOPAN- AD Laporkan Dugaan Penyalagunaan Wewenang dan Anggaran Pengadaan Sapi Distanak Riau
    Jumat, 17 Mei 2019

    Teks Foto. Kajati Riau Uung Abdul Syakur (kemeja putih) saat HUT Adyaksa ke 58 . (foto .Didi Rinaldo) KOPI, Pekanbaru – Ketua LSM TOPAN-AD ( Team Observasi Penggunaan Anggaran Negara dan Anggaran Daerah) Propinsi Riau , Maruar Sianturi SE di kantor Kejaksaan Tinggi Riau tanggal (2/5-2019) memakai baju seragam jas berwarna hijau mengatakan “ Kami melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang atau jabatan dalam pengadaan hewan ternak dalam hal... Baca selengkapnya...

    Rumah Zulkifli AS Walikota Dumai, Digeledah oleh KPK
    Senin, 06 Mei 2019

    KOPI, Dumai – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Somek mengatakan “ Propinsi Riau terkenal dengan negeri Petro Dollar. Dikarunia oleh SDA (Sumber Daya Alam) yang melimpah ruah. Tetapi masyarakata banyak yang miskin. Termasuk penulis yang kurang duit. SDAnya menikmati segelintir orang, penduduknya hanya sebagai penonton di negeri sendiri. Hasil alamnya Bawah tanah minyak bumi, diatas tanah minyak Kelapa Sawit (CPO) , diatas kepala... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALRibuan Warga Israel Demo Koruptor Netan.....
    02/06/2019 | Didi Rinaldo
    article thumbnail

    KOPI, Di negara Indonesia ratusan orang para Koruptor/maling uang negara masuk penjara dari kepala Daerah (red. Gubernur, Walikota, Bupati, Pejabat, K [ ... ]



    NASIONALPasca Rekapitulasi Pemilu oleh KPU.....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, "Wah KPU kerjanya malam-malam seperti kampret," begitulah ramai orang yang protes dengan kinerja KPU. Sebelumnya ramai diberitakan ba [ ... ]



    DAERAHDesa Saitnihuta Dapat Bantuan Pembanguna.....
    24/05/2019 | Marly Sihombing

    KOPI, TOBA SAMOSIR - PT. Toba Pulo Lestari menyalurkan bantuan dari Community Development (CD)sebesar Rp 215 juta ke Desa Saitnihuta, Kecamatan Dolok [ ... ]



    PENDIDIKANPerkuat Keilmuan, Kader PII Kediri Gelar.....
    10/06/2019 | Sktw

    Kediri – Sebagai generasi penerus bangsa, kader Pelajar Islam Indonesia (PII) di Kabupaten Kediri terus berupaya mengembangkan wawasan dan khazanah  [ ... ]



    EKONOMIBank Indonesia Perwakilan Aceh Sumbang P.....
    14/06/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Memasuki bulan suci Ramadhan 1440 H, banyak cara dilakukan untuk menambah pahala dan pengetahuan. Salah satunya adalah dengan membaca bu [ ... ]



    HANKAMGoblok .... Orang Mencalonkan Presiden A.....
    11/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Sugeng Triwardono menarasikan "Kepada oknum Jendral –jendral Purnawirawan (purn) Gaek/pensiu [ ... ]



    OLAHRAGAMahasiswa Yang Petinju Ini, Menangkan Pe.....
    06/04/2019 | Danny Pantas Siagian

    KOPI, JAKARTA - Sulistyono, petinju yang juga mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta ini, menangkan pertarungan partai kelas [ ... ]



    PARIWISATAKebun Binatang Kasang Kulim Memiliki 121.....
    10/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru- Kebun Binatang Kasang Kulim beralamat Jl. Lingkar Ring Road, dekat SMA Plus, Kabupaten, Kampar, propinsi Riau. Merupakan icon satu-  [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALAda Apa Dengan Polda Riau ? Belum Menet.....
    14/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru- Wakil Bupati Bengkalis H.Muhammad tersandung kasus dugaan korupsi pemasangan Pipa Transmisi PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) kabup [ ... ]



    POLITIKKamis 21 Mei 1998, Peristiwa Reformasi I.....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Bangsa Indonesia pada setiap tanggal 21 Mei selalu memperingati peristiwa Reformasi Indonesia. Waktu sangat cepat berlalu dan hari ini, [ ... ]



    OPINIAda Apa Dengan KPK, Belum Menetapkan, Me.....
    13/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI,  Jakarta - Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Abraham Somek (red. dulu ketua KPK Abraham Samad) menarasikan " Penegakan hukum di Negara Kesa [ ... ]



    PROFILAKP Zulkarnain Jabat Kapolsek Siak Hulu,.....
    02/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu- Sertijab (Serah Terima jabatan) Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Arvin ke AKP Zulkarnain , dilaksanakan di Mapolsek Siak Hulu, Sabtu (1 [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAHalal Bi Halal 1440 H, Bersama DPRK Band.....
    13/06/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Kita baru saja menyelesaikan ibadah puasa Ramadhan 1440 H dan merayakan lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1440 H. Setelah libur panjang, a [ ... ]



    ROHANIMasyarakat Rohul Hadiri Buka Puasa Bersa.....
    19/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru- Ratusan orang masyarakat kabupaten Rokan Hulu (Rohul)berdomisili di Pekanbaru menghadiri buka Puasa bersama yang ditaja oleh Pemkab R [ ... ]



    RESENSIGratis..!!! Buku Karya Mualaf Zaman Now,.....
    03/04/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Jakarta – Tidak bisa dipungkiri buku ini merupakan sebuah karya fenomenal yang sangat menghebohkan di awal tahun 2019 dan belum pernah Anda ju [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



      CURAHAN HATIWaspada !...Modus Penipuan Gerombolan B.....
      27/04/2019 | Didi Rinaldo

      KOPI, Pekanbaru – Zaman semakin canggih bermacam jenis modus penipuan saat ini. Kini penulis (red. didi rinaldo) bertanya kepada Pembaca. Zaman kin [ ... ]



      SERBA-SERBIOknum Jaksa Wanita AR Selingkuh dengan T.....
      07/06/2019 | Didi Rinaldo
      article thumbnail

      KOPI, Denpasar , Bali- Dulu oknum Wanita “Makan Hati” ulah suaminya selingkuh, Era zaman Milenial ini oknum Pria yang “Makan Jantung” istrinya [ ... ]



      Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.