Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Mengenal Lebih Dekat Wilson Lalengke, Ketua Umum PPWI

    Keterangan foto: Wilson Lalengke (kiri) sebagai Ketua Umum PPWI saat menerima Plakat Kenang-kenangan dari Dangrup-3 Kopassus, Kolonel (Inf) Izak Panegemanan, beberapa waktu lalu di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta.


    Judul asli: Wilson orang biasa yang menjadi luar biasa !
    Oleh : E. Widiyati

    KOPI, Hari ini saya hendak menulis tentang orang biasa yang telah menjadi luar biasa, karena ketekunannya ialah mengenai sdr Wilson Lalengke. Pada hari Rabu tgl 27 Juni 2007, sdr Wilson diwisuda di Utrecht University - Netherlands. Ia telah meraih gelar Master of Art (M.A.) dalam bidang Applied Ethics (Etika Terapan). Setahun sebelumnya ia juga telah meraih gelar Master of Science (M.Sc.) dari The University of Birmingham - England dalam bidang Global Ethics (Etika Global).

    Siapakah Wilson Lalengke ini ? Sahabat-sahabatnya di dunia maya mengenalnya dengan nama Shony. Demikian juga dengan teman sekelasnya sesama mahasiswa S-2 di Eropa, menyapanya dengan nama itu. Nama lengkapnya Wilson Lalengke, seorang Indonesia tulen dengan karakter Indonesia murni yang suka “angin-anginan” dan keras kepala. Terlahir sebagai anak pertama dari sebuah keluarga petani miskin 40an tahun lalu dengan nama kecil Wilson dan nama keluarga (Fam) Lalengke, di sebuah kampung kecil yang sudah musnah ditinggal pergi para penghuninya di pedalaman Sulawesi Tengah. Kampung tua itu bernama Kasingoli.

    Oleh Ibundanya, Wuranggena Kulua, dan almarhum Ayahandanya, Sion Lalengke, adik-adik dan keluarga besar, serta orang sekampungnya, sosok ini biasa dipanggil “Soni”. Pasalnya, kata “Wilson” adalah produk Barat yang tidak dikenal di komunitas kampung kecil tradisional tersebut. Akhirnya, sang Ibu memungut tiga huruf terakhir dari kata itu, S-O-N, dan menambahinya dengan I, menjadi SONI, yang kemudian bermetamorfosa kepada bentuknya sekarang yakni Shony.

    Proses evolusi nama ini terinsipirasi oleh sebuah cerita spesial saat Wilson mengunjungi Jepang, melalui Youth Invitation Program yang disponsori oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) pertengahan tahun 2000, di negeri mana dia bertemu dan “berteman” dengan seorang putri Jepang bernama Shino Takeuchi. Saat ini, Wilson yang “ngefans” berat dengan penyanyi dan pencipta lagu Ebit G. Ade ini, sedang dalam proses penyelesaian studi pasca-sarjana, Master in Applied Ethics, tahun akademis 2006/2007, atas dukungan finansial dari Komisi Eropa melalui program Erasmus Mundusnya.

    Ia belajar pada sebuah Konsorsium Universitas yang terdiri atas Universitas Linkoping (Swedia), Universitas Utrecht (Belanda), dan Universitas Ilmu dan Tekhnologi Norwegia (Norwegia). Ini merupakan program master kedua baginya setelah tahun lalu ia menyelesaikan studi pasca-sarjana, Master in Global Ethics, di Universitas Birmingham, Inggris, atas beasiswa Ford Foundation - International Fellowships Program, yang di Indonesia dikelola oleh the Indonesian International Education Foundation (IIEF), berkedudukan di Jakarta.

    Dalam usahanya mengembangkan diri, menempuh rangkaian pendidikan hingga mencapai jenjang pasca sarjana, Wilson yang menyelesaikan pendidikan Strata-1 (S-1) di Universitas Riau, Pekanbaru, menjalaninya dengan penuh perjuangan yang tidak dapat dikatakan mudah. Seperti banyak diketahui bahwa mengenyam pendidikan, apalagi di tingkat pendidikan tinggi, bagi warga termarginalkan di tanah air merupakan kesulitan yang belum teratasi hingga kini.

    Sebelum akhirnya “terdampar” di Sumatera, Wilson yang dimasa kecilnya bercita-cita menjadi diplomat ini, menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di daerah kelahirannya, Sulawesi Tengah. Setelah menamatkan sekolah dasar di SD Negeri Inpres Lee, di sebuah kecamatan terpencil, Kec. Mori Atas, dia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Tomata, di ibukota kecamatan itu. Hanya setahun di sana, ia pindah dan belajar di SMP Negeri 2 Poso, untuk kemudian melanjutkan studi di SMA Negeri 2 di kota yang sama. Hampir setahun menganggur setelah menamatkan SMA-nya, Wilson yang hobi beternak ayam dan memancing ini, kemudian merantau ke Bandung, dengan tujuan utama mengadu nasib mencari pekerjaan ditahun 1986.

    Disebabkan oleh kesulitan mendapatkan pekerjaan di kota sejuk itu, ia kemudian merantau ke Pekanbaru, Propinsi Riau, di penghujung tahun itu juga. Di Pekanbaru, dengan bantuan dari sebuah keluarga dokter spesialis saraf (neurolog), keluarga dr. Chris Rumantir, Wilson yang gemar makan buah-buahan ini akhirnya boleh mendapat kesempatan kuliah setelah berhasil meraih satu kursi melalui Sipenmaru (Sistim Penerimaan Mahasiswa Baru, serupa UMPTN sekarang) di Universitas Riau. Ia diterima di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, untuk program studi PMP-KN, jenjang Diploma-2, tahun 1987 dan diselesaikan tepat 2 tahun setelahnya.

    Sebelum berangkat kuliah ke Eropa, Wilson yang menikah dengan Winarsih, seorang wanita Jawa dari Blitar lebih dari 12 tahun lalu ini, tercatat bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kantor Walikota Pekanbaru. Seperti halnya dalam menempuh studi, perjalanan karirnya juga penuh lika-liku yang sulit. Dimulai dari menjadi guru honorer selepas menamatkan program Diploma-2, di sebuah SMP swasta di pinggiran kota Pekanbaru di tahun 1989.

    Setahun kemudian ia mendapat tugas sebagai guru CPNS ke sebuah SMP negeri di kecamatan terpencil di Kuala Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir, Propinsi Riau. Lebih dua tahun bertugas di sana, ia kemudian meminta mutasi tugas ke Pekanbaru, terutama dimotivasi oleh keinginan melanjutkan studi. Tahun 1994, ia baru dapat melanjutkan kuliah dengan status “izin belajar” di jenjang S-1 di universitas yang sama sambil tetap menjalankan tugas sehari-hari sebagai PNS, namun saat itu ia dimutasi ke Kantor Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

    Wilson, yang telah dikaruniai empat orang anak - Winda, Anggi, Angga, Anggun - ini, selanjutnya diberi tugas untuk menjadi guru di sebuah SMA unggulan di Pekanbaru sejak pertengahan tahun 1998, setelah ia menamatkan program sarjana setahun sebelumnya. Selain mengasuh mata pelajaran pokok sesuai latar belakang pendidikannya, ia juga aktif menjadi instruktur komputer dan internet bagi siswa dan teman-teman seprofesinya. Lima tahun mengabdi menjadi “cik-gu” di SMA Negeri Plus Propinsi Riau itu, ia kemudian dimutasi ke SMK Negeri 2 Pekanbaru.

    Di tempat tugas barunya, Wilson yang dipercaya menjadi ketua Jaringan Informasi Sekolah (JIS) Kota Pekanbaru sejak tahun 2002, seakan menemukan dunianya: “dunia maya” sebagai wilayah untuk diexplorasi, mencari dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan keahlian yang diperlukan bagi peningkatan diri. Dunia teknologi informasi kemudian menjadi bagian dari kesehariannya. Membangun jaringan atau network antar sekolah di Pekanbaru melalui program Wide Area Network (WAN) dan melaksanakan berbagai pelatihan-pelatihan baik untuk siswa maupun guru sekolah-sekolah se-Pekanbaru adalah tugas pokoknya di SMK itu. Kerjasama dengan beberapa instansi juga dijalin untuk mensukseskan program “melek TI” di kotanya, seperti bersama PT. Telkom, PT. Lintas Artha, dan lain-lain.

    Selepas menyelesaikan program masternya nanti, Wilson yang menyukai film spionase dan fiksi ini, berencana kembali ke tempat tugas dan melanjutkan pekerjaannya sebagai PNS di Kantor Walikota Pekanbaru. Namun, sebagai wadah implementasi atau penerapan ilmu yang diperoleh pada program pasca-sarjananya, ia akan aktif sebagai penulis di media online Kabar Indonesia. Sebab dengan demikian, menurutnya, pemikiran-pemikiran berdasarkan teori filsafat dan etika yang dipelajari selama kuliah dapat disebarluaskan kepada setiap warga pembelajar di seantero nusantara.

    Kesukaannya menulis sejak masa SMA telah mengantarkannya sebagai salah satu penulis yang dihadiahi predikat “Reporter of the Month April 2007″ oleh Kabar Indonesia. Sebelumnya, beberapa tulisannya juga telah dimuat di Harian Riau Pos dan Mingguan Genta, keduanya media lokal di Pekanbaru, serta di majalah Caltex, majalah internal PT. Caltex Pacific Indonesia. Saat ini, Wilson telah dipercayakan menjadi salah satu anggota Dewan Redaksi Kabar Indonesia, yang selalu siap untuk bekerja keras mendidik dan memajukan bangsanya melalui media online Kabar Indonesia.

    Dalam pergaulan hidup keseharian, Wilson yang doyan makan “popeda”, sejenis panganan dari sagu, adalah seorang teman yang baik, kata rekan-rekan terdekatnya. Diapun termasuk figur ayah yang disayangi oleh anak-anaknya. Namun Wilson juga terkadang tidak menyenangkan bagi segelintir kalangan, terutama karena karakter dan ciri khasnya yang kepala batu dan suka menentang arus. Walau sering diingatkan oleh atasannya, “jangan menentang matahari, matamu bisa buta”, tetapi tetap saja ia bertahan pada prinsip “lebih baik buta, daripada berputih mata melihat ketidak-benaran dan kemungkaran yang berlangsung di depan mata…”

    Itulah Wilson Lalengke, yang oleh Pak Roch Basuki dilabeli “anak bangsa” yang sebenarnya tidak banyak keinginan, kecuali berharap agar segenap rakyat Indonesia sungguh-sungguh diberi kesempatan untuk menjadi sebenar-benarnya manusia disepanjang usia mereka.

    Artikel ini telah dipublikasikan di KabarIndonesia yang dapat diakses di sini

     

    Pemko Banda Aceh Memberikan Penghargaan Fire Safety Award 2018
    Jumat, 16 November 2018

    KOPI-Jakarta, Kebakaran dapat terjadi kapan saja, untuk itulah kita dituntut agar berhati-hati. Bagi segenap intansi/perkantoran yang berhasil memproteksi bahaya kebakaran tentu saja harus diberikan penghargaan., Beberapa hari yang lalu di Dinas Kebakaran bekerjasama dengan pemko Banda Aceh menyeleksi dan memberikan penghargaan Fire Safety Award 2018 kepada 30 orang penerima. Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan acara Sosialisasi Sistem... Baca selengkapnya...

    Sekber Pers Indonesia: Eksistensi dan Penjaringan Calon Pengurus Dewan Pers Cacat Hukum
    Kamis, 15 November 2018

    KOPI, Jakarta - Sekretariat Bersama (Sekber) Pers Indonesia mendesak penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) terkait dengan proses rekrutmen calon anggota Dewan Pers, mengingat tidak ada pasal-pasal dalam Undang-Undang 40/1999 yang akomodatif dan jelas pengaturannya. Selain proses rekrutmen, ada beberapa kejanggalan lain sampai pada cacat administrasi. “Penunjukan Dewan Pers diatur UU 40/1999, tetapi pasal 15 sendiri tidak secara jelas mengatur... Baca selengkapnya...

    Milka Hernawati Reba Lakukan Pembinaan Guru Paud di PKBM Penusa Kabupaten Jayapura
    Selasa, 13 November 2018

    KOPI, Jayapura - Dalam kegiatan rutin pembinaan Guru-Guru PAUD dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, yang dipimpin langsung Kepala Bidang Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Dra. Milka Hernawati Reba, M.Pd, Guru-Guru PAUD yang hadir kurang lebih 200 peserta yang melakukan Kegiatan pembinaan rutin sehari di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Penusa Jln. Raya Sentani, No. 159 Mata Jalan... Baca selengkapnya...

    Pengamat : Beranikah KPK Tangkap dan Penjarakan James Riady Owner Lippo Grup (II)
    Jumat, 02 November 2018

    KOPI, Jakarta – Kini heboh pula pembangunan perumahaan kota Meikarta melibatkan grup Lippo. Apakah nasib James Riady berakhir dalam Hotel Prodeo” Cakap Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan dari (Pepi). Banyak yang terkejut ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menggeledah rumah dan apartemen big boss Lippo Group James Riady. Bahwa Lippo group beberapa kali kedapatan melakukan suap untuk melancarkan proyek dan bisnisnya, itu... Baca selengkapnya...

    Brigjen Pol Dr. Victor Pudjiadi Adakan Penyuluhan Anti Penyalahgunaan Narkoba di SMK Kansai
    Rabu, 31 Oktober 2018

    KOPI, PEKANBARU - Penyuluh Anti Penyalahgunaan Narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Brigjen Pol Dr. Victor Pudjiadi, SpB, FICS, DFM, melakukan kunjungan kerja ke SMK Kansai Pekanbaru, 29 Oktober 2018. Di Sekolah Menengah Kejuruan yang beralamat di Jl. Damai Ujung No. 120 Panam, Pekanbaru, Riau itu, Polisi berbintang satu ini berkenan memberikan penyuluhan anti penyalahgunaan narkoba bagi 300-an siswa SMK Kansai Pekanbaru. Hadir... Baca selengkapnya...

    Dr. Victor Pudjiadi Gegerkan Pekanbaru di Acara 90 Tahun Sumpah Pemuda
    Rabu, 31 Oktober 2018

    KOPI, PEKANBARU - Seorang warga peserta Gerak Jalan Sehat di area Car Free Day (CFD), Jl. Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau, tiba-tiba lunglai dengan leher dan kepalanya terjatuh ke samping akibat tertusuk pisau sepanjang 40-an centimeter yang ditancapkan Dr. Victor Pudjiadi, Minggu (28/10/2018). Kejadian tidak terduga tersebut berlangsung sangat cepat, membuat seluruh penonton tercekat, bengong, dan merasa khawatir. "Waduh, di luar skenario... Baca selengkapnya...

    Anak Ketua PPWI Banten Dibacok Oknum Siswa SMK Prestek Cikande, Ketum PPWI: Usut Tuntas Pelakunya!
    Selasa, 23 Oktober 2018

    KOPI, Serang, Banten - Genta Alfiza Putra Aditya Nur atau nama panggilan Adit (15), anak yatim-piatu yang tinggal bersama neneknya di Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten harus menjalani operasi bedah dan rawat inap di Rumah Sakit Rangkas akibat terkena bacokan clurit di pinggang bagian atas, 16 Oktober 2018 lalu. Kejadian naas pembacokan terhadap siswa kelas IX di SMPN 2 Jawilan itu, terjadi pada hari Selasa, 16 Oktober 2018,... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALAnggota Parlemen Timor Leste Memutarbali.....
    08/09/2018 | Mohamad Nur Arifin

    KOPI, NTT - Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M di Kupang, Jumat ( 07/09) menjelaskan bahwa apa yang di tuduhkan pada tan [ ... ]



    DAERAHMantri Dadang Berikan Penyuluhan Kepada .....
    31/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Kampar – Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) Pembantu Perhentian Raja, Desa Hangtuah, Kabupaten Kampar. Memberikan penyuluhan kepada ibu-i [ ... ]



    PENDIDIKANKabid Paud dan Dikmas Jayapura Meresmika.....
    01/11/2018 | Sem Gombo, S.Kom

    KOPI, Jayapura - Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Kabupaten Jayapura, Milka Hernawati Reba, melakukan kunjungan kerja ke lokasi yang akan dibangun sekola [ ... ]



    EKONOMIMES Aceh Menatap Masa Depan.....
    18/10/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Masyarakat Aceh merasa bersyukur karena sekarang telah hadir di provinsi Aceh kepengurusan MES atau Masyarakat Ekonomi Syariah. Saat ini [ ... ]



    HANKAMDanlanud RHF Pecat Prajurit TNI AU Pra.....
    01/09/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pulau Batam - Ditempat kerjanya , sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan “ Jangan ada pula oknum Tentara “ Separoh Tentara Sepa [ ... ]



    OLAHRAGAIPSI Banda Aceh Target 4 Mendali Emas.....
    09/11/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta,Banyak olahraga yang digemari oleh setiap orang. Salah satunya adalah cabang olahraga pencak silat. Wadah yang menaunggi pencak silat [ ... ]



    PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
    04/09/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALKetum PPWI: Usut Tuntas Pelaku Pembacoka.....
    23/10/2018 | Wawan Setiawan
    article thumbnail

    KOPI,Serang - Genta Alfiza Putra Aditya Nur atau nama panggilan Adit (15), anak yatim-piatu yang tinggal bersama neneknya di Desa Junti, Kecamatan J [ ... ]



    POLITIKSeorang Anak Petani Tembakau dan Tenun I.....
    19/10/2018 | Anjelino Mali

    KOPI, NTT - Berpenampilan sederhana, tutur kata lembut. Ia pun sangat memberi perhatian dibidang hukum, terutama pada rakyat kecil. Dia adalah sosok D [ ... ]



    OPINIPeran OJK dalam Menciptakan Kondisi yang.....
    10/11/2018 | Harjoni Desky

    KOPI, Jakarta - Salah satu tugas menarik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah upaya dalam hal melindungi konsumen, dan tugas ini tertuang dalam Un [ ... ]



    ROHANIKanwil Kemenag Riau H. Ahmad Supardi Mut.....
    10/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hari, Jumat (05/10) melantik M Nur kholis Setiawan sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Agama [ ... ]



    RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
    05/01/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot ecak, Istri Malah Kena Genj.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATINikki Haley : Negara Arab Hanya Bisa B.....
    22/08/2018 | Didi Rinaldo
    article thumbnail

    KOPI, New York - Adapun dalam Daftar Donatur Anrwa ( yayasan mengurus Pengungsi Palestina) terdapat 11 negara mayoritas Muslim yakni : Arab Saudi, K [ ... ]



    SERBA-SERBIKomunikasi Secara Langsung.....
    23/10/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi d [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.