Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Salat Ashar Menyelamatkannya dari Maut

    Pengalaman pribadi Ir Yosmeri, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar

    Pewarta-Indonesia, Rezeki, maut, pertemuan, jodoh, semuanya sudah diatur oleh Allah SWT. Jika Allah  berkehendak tidak ada satupun yang bisa menghalangi. Begitu juga yang alami oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Ir Yosmeri, ia terselamatkan dari maut dari dua tempat karena ingin melaksanakan salat Ashar. Dimana satu jam sebelum kejadian gempa berkekuatan 7,9 SR pada 30 September 2009 itu, ia sempat berada di Hotel Ambacang dan kantor DKP Sumbar. Dimana kedua tempat tersebut sekarang telah hancur porak poranda.

    Bersyukur, terharu dan merasa kerdil dihadapan Allah SWT, inilah yang dirasakan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Ir. Yosmeri karena terselamatkan dari amukan gempa berkekuatan 7,9 SR 30 September 2009 lalu. Tanpa kehendak Allah SWT mungkin kini ia tidak bisa lagi menghirup udara bebas dan meninggalkan dunia yang fana ini bersama 18 peserta diklat pengelolaan hasil perikanan se Sumatera Barat yang diadakan di Hotel Ambacang 30 September lalu. Akan tetapi Allah berkata lain, ketika ia hendak menghadap-Nya untuk menunaikan salat Ashar pukul 16.10 Wib, ia keluar dari Hotel Ambacang, dimana tempat berlangsungnya acara diklat pengelolaan hasil perikanan se-Sumatera Barat yang dibukanya secara resmi pada pukul 14.15 WIB. Acara tersebut diikuti oleh 30 nelayan yang berasal dari kabupaten/kota se-Sumatera Barat dengan menghadirkan nara sumber dari DKP Pusat Azrina Khaidir, SPI. MSi dan dari Bank Nagari Budi Setiawan.

    Saat ia hendak salat Ashar di musala hotel tersebut, ia mendapati musala itu ramai oleh ibu-ibu yang tengah menunaikan kewajibannya. Selain itu musala tersebut juga dalam tahap renovasi, makanya Yosmeri berputar haluan dan menuju kantornya di Jalan Koto Tinggi Padang untuk menunaikan salat Ashar. Setiba di kantor, sebelum memasuki ruang kerjanya di lantai 2, ia dihadang oleh anggotanya Irwadi untuk menandatangi surat-surat dinas.

    Suasana di kator waktu itu sudah sepi, karyawan sudah banyak yang pulang, makanya ketika hendak berwuduk tiba-tiba saja perasaan malas menyelinap dalam hatinya. Apalagi Irwadi yang diharapkan akan menunggunya sampai ia selesai menunaikan salat, juga sudah pulang sehabis meminta tanda tangan.

    Makanya tanpa pikir panjang lagi Yosmeri meninggalkan kantornya dan pulang ke rumah dinas yang berlokasi di Jalan Tamsis No. 8 Padang. Sesampai di rumah Yosmeri langsung menunaikan salat Ashar. Tidak cukup lima menit setelah salat, terjadilah gempa berkekuatan 7,9 SR dan memporakporandakan Kota Padang dan sekitarnya, bahkan belakangan gempa ini dikategorikan bencana nasional.

    Dalam keadaan demikian Yosmeri, berusaha menyelamatkan keluarganya yang alhamdulillah mereka semua selamat. Keesokan harinya Yomeri dengan mengendarai sepeda motor, ia pergi ke kantor dan mendapati kantornya sudah amblas. Kantor yang sebelumnya terdiri dari dua lantai itu, sekarang hanya tersisa satu lantai saja, semuanya hancur berantakan. Selanjutnya ia pergi ke Hotel Ambacang untuk mengetahui keadaan staf dan peserta yang sedang mengikuti diklat di hotel tersebut.

    Namun di lokasi, yang ia dapati hanyalah reruntuhan dan tim relawan yang tengah mengevakuasi para korban yang terbanyak dari peserta diklat. Hancur, luluh dan prihatin itulah yang ia rasakan ketika itu, tapi apa boleh buat ini mungkin sudah menjadi takdir dari yang Maha Kuasa. Tanpa dikomando ia langsung membantu tim evakuasi. Hingga satu minggu kedepan, tepatnya hari Kamis depannya, ia tidak pernah meninggalkan hotel Ambacang dan tetap berharap anggotanya keluar dalam keadaan selamat. Akan tetapi harapan hanyalah tinggal harapan, 18 dari 30 peserta diklat telah menjadi jenazah, termasuk satu pegawai dari bank nagari, satu pegawai DPK Sumbar dan satu nara sumber DKP pusat. Sementara korban selamat dan sakit parah yang masih dirawat di RSU M.Djamil Padang, saat ini hanya tinggal satu orang yakni Friska dan sekarang kondisinya sudah agak membaik.

    Pengarahan Menjadi Beban Mental

    Bergelut dengan bahaya mungkin sudah menjadi teman bagi Yosmeri sebagai orang kelautan. Bahkan ia sering diterpa badai ketika tengah berada di laut. Suasana menegangkan tentunya sudah tidak asing lagi baginya. Seperti ketika tsunami di Aceh 26 Desember 2004 lalu, ia tengah memancing di laut bersama dengan Bupati Pesisir Selatan yang ketika itu dijabat oleh Dasrizal. Tiba-tiba saja kapal yang mereka tumpangi terkandas di sebuah pulau. Usaha mereka untuk menarik kembali kapal yang terkandas itu tidak membuahkan hasil, sedikitpun kapal tersebut tidak bergeming. Akhirnya setelah susah payah berusaha, mereka istirahat untuk melepas lelah, akan tetapi keajaiban terjadi, tiba-tiba saja kapal itu naik sendiri seiring naiknya air laut. Kala itu Yosmeri tidak menyadari bahwa keanehan tersebut disebabkan terjadinya tsunami di Aceh. Ia baru sadar peristiwa tersebut setelah kembali berada di darat.

    Rintangan demi rintangan selalu ia hadapi, namun kali ini (pasca gempa) ada yang sangat menganjal dihatinya dan selalu menjadi beban mental baginya. Ia selalu trauma apabila ada orang yang bicara tentang gempa. Namun bukan berarti ia trauma dengan gempa, karena ia sangat menyadari bencana ini semua adalah kehendak Allah dan telah digariskan dalam kehidupan. Namun yang harus dilakukan menurutnya adalah selalu waspada dengan kemungkinan bencana.

    Sudah menjadi kebiasaan setiap pagi Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar selalu mengadakan apel, tujuannya selain untuk kebersamaan juga untuk memberikan berbagai informasi. Dalam kesempatan itu Kepala Dinas yang bertindak sebagai instruktur memberikan pengarahan termasuk tentang mitigasi bencana gempa.

    “Kita patut bersyukur menjadi orang Sumatera Barat sampai saat ini kita masih diberi karunia oleh Allah SWT. Padang masih diberi aman, sementara di Amerika saat ini dilanda gempa bahkan di sana terjadi juga tsunami,” ulas kepala DKP yang sukses dengan ikan tunanya ini.

    Menurutnya pengarahan itu masih sempat ia sampaikan pada pembukaan acara diklat yang dimulai pada pukul 14.15 Wib di Hotel Ambacang. Usai memberikan pengarahan, sambil menunggu masuknya salat Ashar, Yosmeri melayani tamunya, nara sumber dari DKP pusat Azrina, yang semula jadwalnya malam. Sambil duduk dan menikmati snack dari panitia, Yosmeri dan Azrina menceritakan program dinas kelautan tentang kredit ketahanan pangan dari bank nagari yang mana sudah dicairkan satu milyar. Untuk kelanjutannya ia meminta Azrina menanyakan langsung kepada bank nagari.

    Namun ditengah perjalanan jadwal dirubah, nara sumber dari bank nagari diundur dan dimajukan nara sumber dari DKP pusat. Makanya setelah acara dimulai, ia langsung ke musala hotel untuk memunaikan salat karena hari sudah menunjukan pukul 16.10 WIB. Namun karena  kehendak Allah akhirnya ia menunaikan salat Ashar di rumahnya. Iapun terselamatkan dari maut, sementara Azrina nara sumber dari DKP pusat yang jadwalnya dimajukan baru berhasil diidentifikasi,  satu minggu setelah dievakuasi. Sedangkan nara sumber dari Bank Nagari Budi Setiawan yang jadwalnya digeser ke malam selamat dari peristiwa tersebut.

    Akibat gempa total kerugian yang dialami oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar mencapai 62 milyar lebih yakni sarana pemerintah 14 milyar, sarana masyarakat 3,4 milyar, rumah nelayan 42,7 milyar dan rumah staf 2,3 milyar.

    Dengan peristiwa itu Yosmeri sadar betul, bahwa kita tidak ada apa-apanya dimata Allah. Makanya kita tidak perlu sombong, harta dan kekayaan hanyalah titipan, bahkan dengan sekejam mata apabila, Dia berkehendak semua akan luluh lantak. Maka dari itu Yosmeri berpesan agar kita selalu berusaha meningkatkan ibadah kepada-Nya. Semoga kita bisa selamat dunia dan akhirat. Amin. (ratna)

     

    Tiongkok Melebarkan Sayap ke Indonesia , Proyek Prestisius One Belt One Way
    Minggu, 09 Juni 2019

    KOPI, Jakarta - Mimpi sang Perdana Mentri RRC / Tiongkok Xi Jinping perdagangan Jalur Sutra menghubungkan negaranya dengan negara Asia, khususnya Asia Tenggara. Bakalan segera tercapai dengan Proyek One Belt One Way ( Satu sabuk , Satu jalan) dengan nilai proyek US$ 91 Miliar atau Rp. 1.288 Triliun Pangsa pasar negara Asia berpotensi sangat besar dengan populasi jumlah penduduk separoh isi manusia di bumi ini . Dahulu kala perdagangan melalui... Baca selengkapnya...

    Massa ARJ Demo Mabes Polri “Save Kapolri”
    Rabu, 05 Juni 2019

    KOPI, Jakarta – Penghujung bulan Ramadhan ratusan orang massa Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) geruduk kantor Mabes Polri jalan. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (4/6/2019). Dalam aksi itu, mereka mendukung Polri menuntaskan kasus kerusuhan dan menangkap otak dalang pelaku aksi rusuh 21-22 Mei 2019. Kini ribuan jumlah media online di Indonesia, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class) ketik  di... Baca selengkapnya...

    Top Secret : Siapa Dalang Pembunuhan Empat Orang Tokoh Nasional
    Sabtu, 01 Juni 2019

    KOPI, Jakarta – Terungkapnya rencana pelaku pembunuhan empat orang Tokoh Nasional, berawal dari polisi mengamankan seorang pelaku di Hotel Megaria, Cikini, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian menemukan senjata api dan menyelediki lebih lanjut 6 enam orang   Teks Foto. Luhut dengan Bupati Bengkalis saat kunjungan kerja ke Propinsi Riau. (foto.didi)   tersangka sebagai eksekutor, penyedia senjata, donator operasional. Keenam tersangka yang... Baca selengkapnya...

    Kapan Saya dilantik Jadi Menteri Pak Presiden
    Jumat, 24 Mei 2019

    KOPI, Jakarta -  Pemilu serentak sudah usai , hasil Rapat Pleno KPU (Komisi Pemilihan Umum) pusat sebagai pemenang yakni Pasangan Capres Joko Widodo- Kyai H. Mar'uf Amin. Dengan perolehan suara 55,5 % dari Pasangan Prabowo Subianto dengan Sandiaga uno. Tim sukses (Tim Ses) pun bertanya dalam hati, siapa tahu gua ditunjuk oleh Presiden menjadi Mantari (red, tukang suntik orang sakit) eh salah  jadi Mentri. Saya sudah bekerja siang malam untuk... Baca selengkapnya...

    Prediksi Nama Anggota DPRD Pekanbaru Hasil Pemilu Serentak , Periode 2019-2024
    Jumat, 24 Mei 2019

    KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, Pengamat Politik Riau sebut saja namanya Aji Somek mengatakan “ Ingin menjadi anggota Dewan membutuhkan Tenaga, materi, Timses yang Solid, sang calon Dewan tidak sombong/angkuh, sering mengunjungi warga dapilnya bukan hanya saat Pemilu saja minimal sekali setahun. Menepati janji aspirasi saat kampanye (red. pengaspalan jalan, Lampu penerangan , air bersih,  Seminisasi gang, dll) Bapak/Ibu si Anu tuh... Baca selengkapnya...

    LSM TOPAN- AD Laporkan Dugaan Penyalagunaan Wewenang dan Anggaran Pengadaan Sapi Distanak Riau
    Jumat, 17 Mei 2019

    Teks Foto. Kajati Riau Uung Abdul Syakur (kemeja putih) saat HUT Adyaksa ke 58 . (foto .Didi Rinaldo) KOPI, Pekanbaru – Ketua LSM TOPAN-AD ( Team Observasi Penggunaan Anggaran Negara dan Anggaran Daerah) Propinsi Riau , Maruar Sianturi SE di kantor Kejaksaan Tinggi Riau tanggal (2/5-2019) memakai baju seragam jas berwarna hijau mengatakan “ Kami melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang atau jabatan dalam pengadaan hewan ternak dalam hal... Baca selengkapnya...

    Rumah Zulkifli AS Walikota Dumai, Digeledah oleh KPK
    Senin, 06 Mei 2019

    KOPI, Dumai – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Somek mengatakan “ Propinsi Riau terkenal dengan negeri Petro Dollar. Dikarunia oleh SDA (Sumber Daya Alam) yang melimpah ruah. Tetapi masyarakata banyak yang miskin. Termasuk penulis yang kurang duit. SDAnya menikmati segelintir orang, penduduknya hanya sebagai penonton di negeri sendiri. Hasil alamnya Bawah tanah minyak bumi, diatas tanah minyak Kelapa Sawit (CPO) , diatas kepala... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALRibuan Warga Israel Demo Koruptor Netan.....
    02/06/2019 | Didi Rinaldo
    article thumbnail

    KOPI, Di negara Indonesia ratusan orang para Koruptor/maling uang negara masuk penjara dari kepala Daerah (red. Gubernur, Walikota, Bupati, Pejabat, K [ ... ]



    NASIONALPasca Rekapitulasi Pemilu oleh KPU.....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, "Wah KPU kerjanya malam-malam seperti kampret," begitulah ramai orang yang protes dengan kinerja KPU. Sebelumnya ramai diberitakan ba [ ... ]



    DAERAHDesa Saitnihuta Dapat Bantuan Pembanguna.....
    24/05/2019 | Marly Sihombing

    KOPI, TOBA SAMOSIR - PT. Toba Pulo Lestari menyalurkan bantuan dari Community Development (CD)sebesar Rp 215 juta ke Desa Saitnihuta, Kecamatan Dolok [ ... ]



    PENDIDIKANPerkuat Keilmuan, Kader PII Kediri Gelar.....
    10/06/2019 | Sktw

    Kediri – Sebagai generasi penerus bangsa, kader Pelajar Islam Indonesia (PII) di Kabupaten Kediri terus berupaya mengembangkan wawasan dan khazanah  [ ... ]



    EKONOMICalon Tunggal Musprov VI Kadin Aceh.....
    18/06/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Teka-teki jalannya Musprov VI Kadin Aceh sudah terjawab. Bila sebelumnya terdengar ramai dengan 5 calon ketua umum Kadin Aceh, akhirnya  [ ... ]



    HANKAMGoblok .... Orang Mencalonkan Presiden A.....
    11/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Sugeng Triwardono menarasikan "Kepada oknum Jendral –jendral Purnawirawan (purn) Gaek/pensiu [ ... ]



    OLAHRAGAMahasiswa Yang Petinju Ini, Menangkan Pe.....
    06/04/2019 | Danny Pantas Siagian

    KOPI, JAKARTA - Sulistyono, petinju yang juga mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta ini, menangkan pertarungan partai kelas [ ... ]



    PARIWISATAKebun Binatang Kasang Kulim Memiliki 121.....
    10/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru- Kebun Binatang Kasang Kulim beralamat Jl. Lingkar Ring Road, dekat SMA Plus, Kabupaten, Kampar, propinsi Riau. Merupakan icon satu-  [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALAda Apa Dengan Polda Riau ? Belum Menet.....
    14/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru- Wakil Bupati Bengkalis H.Muhammad tersandung kasus dugaan korupsi pemasangan Pipa Transmisi PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) kabup [ ... ]



    POLITIKKamis 21 Mei 1998, Peristiwa Reformasi I.....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Bangsa Indonesia pada setiap tanggal 21 Mei selalu memperingati peristiwa Reformasi Indonesia. Waktu sangat cepat berlalu dan hari ini, [ ... ]



    OPINIAda Apa Dengan KPK, Belum Menetapkan, Me.....
    13/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI,  Jakarta - Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Abraham Somek (red. dulu ketua KPK Abraham Samad) menarasikan " Penegakan hukum di Negara Kesa [ ... ]



    PROFILAKP Zulkarnain Jabat Kapolsek Siak Hulu,.....
    02/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu- Sertijab (Serah Terima jabatan) Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Arvin ke AKP Zulkarnain , dilaksanakan di Mapolsek Siak Hulu, Sabtu (1 [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAHalal Bi Halal 1440 H, Bersama DPRK Band.....
    13/06/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Kita baru saja menyelesaikan ibadah puasa Ramadhan 1440 H dan merayakan lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1440 H. Setelah libur panjang, a [ ... ]



    ROHANIMasyarakat Rohul Hadiri Buka Puasa Bersa.....
    19/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru- Ratusan orang masyarakat kabupaten Rokan Hulu (Rohul)berdomisili di Pekanbaru menghadiri buka Puasa bersama yang ditaja oleh Pemkab R [ ... ]



    RESENSIGratis..!!! Buku Karya Mualaf Zaman Now,.....
    03/04/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Jakarta – Tidak bisa dipungkiri buku ini merupakan sebuah karya fenomenal yang sangat menghebohkan di awal tahun 2019 dan belum pernah Anda ju [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



      CURAHAN HATIIndra Pomi : Instruksikan Pegawainya M.....
      17/06/2019 | Didi Rinaldo
      article thumbnail

      KOPI, Pekanbaru – Seorang warga Pekanbaru, sebut saja namanya Aji Somek mengeluhkan banyak jalan rusak dan berlobang semenjak musim hujan. Jalan ru [ ... ]



      SERBA-SERBIOknum Jaksa Wanita AR Selingkuh dengan T.....
      07/06/2019 | Didi Rinaldo
      article thumbnail

      KOPI, Denpasar , Bali- Dulu oknum Wanita “Makan Hati” ulah suaminya selingkuh, Era zaman Milenial ini oknum Pria yang “Makan Jantung” istrinya [ ... ]



      Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.