Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Suami Genjot Becak, Istri Malah Kena Genjot Tetangga

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. Maka jangan heran, yang pegawai rendahan malah bininya kayak/bak artis sinetron.

    Sebaliknya bisa saja, oknum pejabat yang punya titel seabreg, istrinya  tidak bisa bawa ketengah alias wajahnya awut-awutan . Lagi-lagi, jodoh, rejeki dan mati adalah di tangan Yang Di Atas sana (red. Allah SWT).

    Sutisyoso (24) Kerjanya berprofesi tukang becak, tapi istri bernama Yulia (22) lumayan cantik. Kebetulan ada anak muda tetangga yang openan, sebut saja namanya Somek (22).

    Sehingga Yulia ini pun memiliki PIL di masa-masa pengantin baru. Paling tragis dan ironis, dikala suami malam-malam cari penumpang, dirumah istri ”digenjot” oleh Somek (25) tetangganya.

    Menikahi Kembang Desa

    Remaja dua puluh tahunan sebut saja namanya kangmas Sutisyoso (27), warga Banguntapan, Bantul. Sejak 6 bulan lalu dia berhasil mempersunting wanita kembang desa yang  jelita asal Ponjong, Gunungkidul bernama Yulia (22).

    Penduduk pun banyak yang heran. Kalau tidak pakai dukun, tentu Timses (Tim Sukses)  Sutisyoso sangat piawai, sehingga elektabilitas tukang becak itu meningkat dengan drastis dimata masyarakat dulu.


    Kata teman-teman dekat Sutisyoso, dugaan itu benar adanya. Pesaing  Sutisyoso dulu PNS, pengusaha, Bupati bahkan Polisi dan TNI yang sudah mapan secara ekonomi, tapi karena kena kampanye hitam dan visi misinya tak realistis, malah tak dipilih Yulia.

    Kenapa Yulia memilih Sutisyoso? Katanya karena dia merakyat. Suka melucu .Loh iyalah, karena dia memang rakyat biasa/jelata.

    Katanya pula, Sutisyoso ini pejuang ekonomi kerakyatan. Ya jelas, karena memang dia sebagai rakyat terus berjuang memperbaiki ekonominya lewat pancalan pedal. Dan karena kesibukan tersebut, Yulia yang cantik itu di rumah justru jarang dikeloni/dibelai oleh suaminya , gara-gara Sutisyoso banyak tidur dalam becak cari penumpang.


    Sejak menikah, Yulia diboyong Sutisyoso ke Jogja kota pelajar, pasangan Suami istri ini mengkontrak rumah . Di dekat rumah kontrakan   anak muda kuliahan, Somek namanya. Sebetulnya dia sudah lama memperhatikan kecantikan istri Sutisyoso ini. (red. Pulanglah Suci Setiawati Ningrum, (Rani, Dennis nama perempuan) kepelukan bang Aji Sutisyoso.


    Sayang amat ya, istri yang begitu aduhai, malah dapat suami yang sama sekali tak bisa menjanjikan apa-apa secara ekonomi. Alasan cinta sih boleh-boleh saja, tapi apa orang hidup selamanya akan kenyang dengan makan cinta?

    Bak Capres saja laiknya, Somek ingin mengubah keadaan. Dengan motto ”Yulia Bangkit” mulailah dia mendekati bini Sutisyoso yang kurang kasih sayang mendapatkan belaian , belalai suaminya.

    Awalnya sekedar ngobrol-ngobrol biasa saja, yang ringan-ringan, belum sampai ke visi dan misi. Hari berganti hari, minggu berganti minggu Somek mendekati Yulia istilah kerenya PDKT dulu.

    Gayung bersambut, pucuk dicinta ulam tiba, rupanya Yulia memang memberi respon positif akan kehadirannya. Terbukti dia tak pernah bosan mendengarkan obrolan-obrolannya di ruang tamu, maupun diteras rumah.


    Sejak itu Somek mulai intensif menggarap Yulia. Pelan tapi pasti dia mulai melemparkan visi dan misinya bahkan sedikit dibumbui kampanye hitam tentang Sutisyoso.

    Hasilnya, Yulia mulai terpikat alias simpati, yang unik Yulia belum menentukan sikap secara jelas, "Somek kecil" justru sudah bangkit sendiri, melihat Yulia mengenakan pakaian Seksi kala menyambut kedatangan Somek.

    Karenanya, untuk pertama kalinya dia berhasil berkoalisi dan langsung eksekusi, yang kata almarhum Sutan Bathugana jika melihatnya: "masuk tuh barang!".ha..ha..


    Yuliapun ketangihan, kecanduan " Rudal" sehari tak ketemu selalu miscall Somek janjian ketemu ditempat lain. Ibarat pilot mula-mula melakukan terbang rendah. Lama kelamaan jam terbang meningkat.

    Praktek mesum itu kemudian menjadi rutinitas sejoli ini, sehingga tetangga mengingatkan Sutisyoso untuk jangan terlalu sibuk narik becak di seputaran Pasar Beringharjo.

    Uruslah istri di rumah, jangan terlalu fokus pada kerja, kerja adalah program kabinet kerja Pemerintahan Joko widodo dengan Jusuf Kalla. Sesuai saran para tetangga, beberapa hari lalu dia mencoba pulang lebih cepat.

     

    Ternyata dia menemukan pemandangan yang sungguh di luar dugaan. Di kala dia sibuk mengantar penumpang di jalan-jalan kota Yogyakarta, justru istrinya digenjot tetangga sendiri.

    Sutisyoso segera melapor ke RT/RW dan kemudian ia sidangkan. Dalam pemeriksaan Somek mengakui segala perbuatannya. Dia terus terang bilang bahwa sudah kadung cinta pada Yulia. Karenanya nanti bila Sutisyoso Ia sudah menceraikan Yulia, ia siap menikahi Yulia. Olala

    ”Saya ingin membahagiakannya, sesuatu yang selama ini mungkin tak diperolehnya,” kata Somad tanpa malu-malu.

    Oaalah Yul, Ditinggal cari penumpang, malah ”ditumpangi” tetangga. (Didi)

     

     

    PK Diajukan Tiga Kali Di Kasus Yang Sama, MA Tabrak Aturan?
    Rabu, 23 Januari 2019

      Foto: (ki-ka) Danny Siagian, Manahan Sihombing, Mangalaban Silaban, Sugiono KOPI, JAKARTA - Menurut pasal 66 ayat 1 UU No. 14 Tahun 1985 menyebutkan, permohonan Peninjauan Kembali (PK), diajukan hanya satu kali. Namun kenapa dalam kasus tanah Grant Sultan Deli, Medan milik ahli waris Datuk Muhamad Cheer (Dt. M. Cheer) di Mahkamah Agung (MA) bisa hingga 3 (tiga) kali? “Kenapa PK bisa sampai 3 (tiga) kali untuk kasus yang sama di... Baca selengkapnya...

    Luhut ke Riau : Kesibukan Presiden Jokowi, Saya Mewakili Membagikan Sertifikat Prona ke Masyarakat
    Kamis, 17 Januari 2019

    KOPI, Jakarta- Kunjungan kerja (Kunker) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan ke Propinsi Riau, (Rabu 16 Januari 2019) dalam rangka tugas negara. Agendanya yaitu Kunjunga kerja ke Kawasan Industri Tenayan (KIT) kota Pekanbaru serta mewakili Presiden Joko Widodo membagikan 1500 sertifikat tanah Prona Gratis kepada masyarakat . Ribuan orang masyarakat Riau memadati Gelanggang Olahraga Remaja... Baca selengkapnya...

    IKUTILAH..!! Kappija-21 Selenggarakan Essay Contess 2018-2019
    Kamis, 10 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad 21 (Kappija-21) sedang menyelenggarakan lomba menulis atau Essay Contess 2018-2019. Kegiatan ini ditaja dalam rangka memeriahkan 60 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Jepang tahun 2018 yang baru saja berlalu.   Tujuan utama lomba menulis terkait Indonesia dan Jepang tersebut adalah untuk menumbuhkan minat baca, minat mengetahui, dan minat menambah... Baca selengkapnya...

    LL Dikti Wilayah III Sebut PDPT Universitas Mpu Tantular Bagus di Acara Wisuda
    Senin, 31 Desember 2018

    Foto: Senat Universitas Mpu Tantular dalam acara pelantikan wisudawan-wisudawati KOPI, JAKARTA Di acara Wisuda Universitas Mpu Tantular (UMT) Tahun Akademik (TA) 2018/2019, yang dilangsungkan di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pejabat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah III (dulu Kopertis-red) sebut laporan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) UMT, sudah beres dan bagus. “Yang kami ketahui, bahwa laporan PDPT... Baca selengkapnya...

    Adakah Kejahatan Hukum Ketua MA di Kasus Tanah Grant Sultan?
    Senin, 24 Desember 2018

    Foto: Saat persidangan pihak Ahli Waris menuntut PT Taman Malibu Indah di PN Medan KOPI,JAKARTA Mahkamah Agung Republik Indonesia adalah Pengadilan Negara Tertinggi dalam tingkat kasasi, dari seluruh putusan pengadilan sebelumnya, yang secara otomatis menjadi pamungkas dari segala putusan hukum di Negara ini. Sementara hukum yang katanya menjadi panglima untuk menyelesaikan permasalahan hukum, menjadi koridor yang digunakan untuk... Baca selengkapnya...

    Pengamat : Usai Prabowo Pidato Sibuk Timsesnya Klarifikasi, Tentang Indonesia akan Punah
    Jumat, 21 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan “ Salut saya kepada ketua umum (Ketum) Partai Gerindra juga Calon Presiden (Capres) tersebut. Berpidato tanpa teks, saking bersemangatnya berpidato Pancasila sila ke empat tak hapal . Isi pidato selalu merendahkan martabat anak negeri. Seperti Ojol (Ojek Online), Wajah Boyolali. Kelamaan Prabowo berpidato ini akibatnya isi pidatonya yang menghebohkan, Capres ini mengatakan... Baca selengkapnya...

    Kamu Wajib Tahu! Ini 5 Tips Aman Menggunakan PayLater Traveloka
    Rabu, 19 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Apakah kamu salah satu pengguna PayLater? Fasilitas Traveloka PayLater tengah populer dan disukai banyak orang. PayLater sangat membantu ketika kamu hendak melakukan perjalanan mendadak namun tabungan belum mencukupi untuk membiayai perjalanan tersebut. Dengan aplikasi kredit tanpa kartu kredit Traveloka PayLater, kamu bisa mencicil biaya perjalanan mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan dengan bunga cicilan yang cukup ringan. Namun... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALDi Perkantoran Negara Yordania, Bendera .....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Yordania – Dilansir dari Koran Haaretz, Sabtu (5 Januari 2019) Perkantoran di negara Yordania jadikan Bendera Israel sebagai keset dan ditemp [ ... ]



    NASIONALLembaga Pendidikan Sukarno Pressindo Tel.....
    25/12/2018 | Sukarno

    KOPI - LPSP resmi menyandang nama panjang Perkumpulan Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP) setelah mendapatkan SK Menteri Hukum dan Hak Asasi M [ ... ]



    DAERAHPenanganan Pemerintah Terhadap Longsor d.....
    18/01/2019 | Feri Ndraha

    KOPI, Parapat - Setelah 1 bulan kejadian berulang tertimbunnya jembatan si22 Parapat dari material longsor di perbukitan Desa Sualan Bangun Dolok samp [ ... ]



    PENDIDIKANDua Siswa PPWI-Gambatte Septian serta .....
    27/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker) bekerjasama dengan International Manpower Development of Japan (IM Japan) s [ ... ]



    EKONOMIRefleksi Awal tahun 2019 Bea Cukai Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Memasuki awal tahun 2019 maka Bea Cukai Aceh memandang perlu memaparkan hal-hal yang terjadi belakangan ini. Dalam acara Bincang San [ ... ]



    HANKAMMenjelang Pemilu Serentak April 2019 , P.....
    27/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Sugeng Triwardono mengatakan “ Hiruk pikuk Pemilu serentak pada 17 April 2019 memilih Anggota DPR Pusat/RI, DPR [ ... ]



    OLAHRAGAIPSI Banda Aceh Target 4 Mendali Emas.....
    09/11/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta,Banyak olahraga yang digemari oleh setiap orang. Salah satunya adalah cabang olahraga pencak silat. Wadah yang menaunggi pencak silat [ ... ]



    PARIWISATALake Toba Chinese new year 2019 di Parap.....
    02/02/2019 | Feri Ndraha

    *Press Release* *Lake Toba Chinese New Year Splendor 2019* Parapat, 6-9 Februari 2019 Tahun baru Imlek merupakan perayaan penting untuk orang [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALRefleksi Akhir Tahun 2018 Ombudsman Aceh.....
    24/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Memasuki bulan Januari 2019 maka Ombudsman Aceh memandang perlu menyampaikan kinerjanya selama tahun 2018. Refleksi Akhir Tahun 2018 [ ... ]



    POLITIKCaleg DPR RI Idris Laena : Taja Nonton B.....
    19/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Idris Laena Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Propinsi Riau untuk Pasangan Calon Presiden (Capres)  dan calon wakil Presiden  (Cawap [ ... ]



    OPINIRamalan Satria Pinitil : Pilpres Indones.....
    08/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia hampir sama/mirip dengan Pilpres negara Amerika Serikat. Orang menjawarakan mengembor-gembo [ ... ]



    PROFILKompol Arvin Haryadi Jabat Kapolsek Si.....
    25/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu - Pisah sambut Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Dedi Suryadi kepada Kompol Arvin Haryadi, S.ik, SH bertempat di Mapolsek Siak Hulu, keca [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAPlt Bupati Kampar Catur Sugeng Hadiri Pe.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Sei Kijang Tapung Hilir - Rasa senang dan bahagia berada di tengah orang tua kami, Ninik mamak dan para pemangku adat yang ada di Kenagarian Tap [ ... ]



    ROHANITerlantarkan Jemaah, Kemenag Cabut Izin.....
    05/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Arabsaudi - Pemerintah melalui Kementerian Agama, langsung merespons cepat keluhan dua puluh lima orang jamaah umroh yang ditelantarkan Penyel [ ... ]



    RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
    05/01/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIWaspada !.. Modus Penipuan Wajah Palsu, .....
    28/11/2018 | Didi Rinaldo

      KOPI, Pekanbaru - Beraneka macam modus penipuan muncul era digitalisasi ini. Sasaran utama adalah oknum orang yang  melek/tak bisa memakai inter [ ... ]



    SERBA-SERBIRenungan 14 Tahun Tsunami Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Tidak terasa sekarang telah memasuki waktu 14 tahun terjadinya gempa bumi dan tsunami Aceh. Peristiwa hebat itu terjadi pada 26 Desember [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.