Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Pro dan Kontra Penerbitan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan

    KOPI, Indonesia sebagai negara yang menyimpan potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar dengan jenis ikan dan hasil laut yang beraneka ragam. Indonesia berkontribusi dalam memasok kebutuhan produk perikanan dunia dan termasuk dalam sepuluh negara produsen utama. Keberadaan laut Indonesia kemudian dihadapkan pada persoalan illegal fishing yang merupakan kegiatan perikanan yang ilegal atau tidak sah, kegiatan perikanan yang tidak diatur oleh peraturan yang berlaku, aktifitasnya tidak dilaporkan kepada suatu institusi atau lembaga perikanan yang tersedia atau berwenang.

    Penerbitan Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Nomor56/Permen-Kp/2016 tentang larangan Penangkapan Dan/Atau pengeluaran Kepiting (Scylla Spp.) Dari Wilayah Negara Republik Indonesia menimbulkan pro dan kotra dikalangan masyarakat terutama yang bermata pencaharian sebagai nelayan. Peraturan ini dikeluarkan karena populasi kepiting di alam liar dari waktu ke waktu terus mengalami penurunan, penyebabnya karena kepiting merupakan satu diantara komoditas utama ekspor hasil perikanan andalan Indonesia. Penangkapan kepiting di alam liar dan bukan dari hasil budidaya menyebabkan populasi kepiting di Indonesia mengalami penurunan sejak tahun 1990.

    Jika keadaan ini terus dibiarkan akan berdampak pada kelestarian kepiting dan akan mempengaruhi keberlangsungan perdagangan atau bisnis ekspor kepiting dimasa yang akan datang. Dengan beberapa permasalahan keberlanjutan kelestarian kepiting di Indonesia maka dikeluarkanlah Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 56 ini dengan tujuan dapat menjaga keberlanjutan kelestarian kepiting di Indonesia.

    Selain faktor penangkapan kepiting di alam yang tidak terkendali, keberhasilan pembenihan kepiting masih menunjukan kelulusan hidup yang masih rendah berkisar 10-20%. Hal ini yang mendasari juga Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut diterbitkan untuk menjaga keberlanjutan sumberdaya di alam melalui pemanfaatan sumberdaya kepiting lebih terukur, sejalan dengan prinsip perikanan keberlanjutan.

    Penerbitan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan membuat sejumlah nelayan mengeluhkan peraturan ini, karena dalam peraturan ini pemahaman nelayan bahwa penangkapan kepiting di alam terutama kepiting bertelur dilarang sebetulnya bukan dilarang tapi membatasi penangkapan kepiting terutama yang bertelur. Pertimbangan pengeluaran peraturan ini didasarkan pada keberlanjutan pelestarian kepiting di Indonesia.

    Peraturan ini dianggap oleh nelayan mengurangi pendapatan nelayan, karena dengan adanya peraturan ini otomatis secara langsung hasil tangkapan nelayan dikurangi terutama kepiting bertelur, padahal kepiting bertelur lebih tinggi nilai ekonominya. Ketika nelayan memaksakan untuk menangkap kepiting bertelur nelayan akan mengalami kesulitan menjual kepada pengepul/perusahaan pengekspor ini akan menyebabkan harga jualnya akan turun karena pengepul tidak mau mengambil resiko ketika tertangkap oleh aparat memperjualkan belikan kepiting bertelur. Keluhan lain yang dirasakan oleh nelayan yaitu biaya operasional yang mahal tidak sebanding dengan hasil tangkapan kepiting yang menurun. Dengan demikian kebijakan ini dianggap oleh nelayan tidak dapat mensejahterakan nelayan.

    Selain itu bukan hanya nelayan yang merasakan dampaknya, dampaknya juga dirasakan oleh perusahaan pengekspor kepiting, perusahaan kesulitan memenuhi kebutuhan stok permintaan karena adanya pembatasan penangkapan kepiting, ini juga berdampak pada pendapatan perusahaan yang menurun ini akan berdampak pada penurunan pendapatan Produk Domestik Bruto Indonesia. Hal ini di kwatirkan akan berdampak juga pada PHK pekerja pada perusahaan pengekspor kepiting karena biaya operasional perusahaan yang tidak sebanding terhadap pendapatannya. Berdasarkan data Trade Map tahun 2018 jumlah ekspor kepiting Indonesia mengalami penururan akibat adanya peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan, dari tahun 2016-2018 jumlah ekspor kepiting Indonesia adalah 1.268.939 Kg, 854,.186 Kg, dan 731.510 Kg.

    Indonesia termasuk negara yang berkembang, pada umumnya kekurangan teknologi yang dapat menunjang keberlanjutan kelestarian kepiting. Indonesia belum mampu secara maksimal pembenihan kepiting masih menunjukan kelulusan hidup yang masih rendah, Indonesia belum didukung dengan teknologi yang menunjang untuk pembenihan kepiting ini. Pada dasarnya Indonesia memerlukan investasi asing untuk membantu pembenihan kepiting agar perekonomian nelayan dan negara dapat tumbuh dari sektor perikanan terutama komoditas kepiting ini, investasi asing dapat berperan sebagai cara transfer teknologi. Dengan adanya investasi asing ini diharapkan tingkat populasi kepiting Indonesia dapat meningkat, sehingga keberlanjutan kelestarian kepiting dapat diwujudkan.

    Selain dari investasi asing, pemerintah dapat melakukan sosialisasi atau pendekatan kepada nelayan dan perusahaan pengekspor kepiting terkait Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan, karena nelayan dan perusahaan pengekspor kepiting tidak begitu memahami manfaat dari peraturan ini. Nelayan dan perusahaan pengekspor kepiting diberikan akses atau pemberdayaan untuk membenihkan bibit kepiting secara mandiri, dengan harapan nelayan dan perusahaan pengekspor kepiting tidak hanya berfokus kepada penangkapan kepiting di alam. Kegiatan pemberdayaan nelayan dan perusahaan pengekspor kepiting di pandang sangat penting untuk mensinergikan tujuan dari peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan dengan orientasi pada kesejahteraan nelayan dan perusahaan pengekspor kepiting. Untuk saat ini pembenihan kepiting sudah dikembangkan di empat balai budidaya di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan, yaitu di Maros dan Takalar (Sulawesi Selatan), Gondol (Bali), dan Jepara (Jawa Tengah), ke empat wilayah tersebut dirasakan belum mampu menunjang ketersediaan benih kepiting untuk wilayah kelautan Indonesia yang begitu luas. Perlunya ada penambahan wilayah untuk pembenihan kepiting agar ketersediaannya cukup.

    Berdasarkan solusi yang diuraikan terkait perlunya investasi asing sebagai cara tranfer teknologi, pemberdayaan petani , perusahaan pengekspor kepiting, dan perlunya ada penambahan wilayah untuk pembenihan kepiting agar ketersediaannya cukup. Ini diharapkan dapat mewujudkan tujuan dari Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 yaitu keberlanjutan kelestarian kepiting di Indonesia.


    Artikel Lainnya:

     

    Tingkatkan Pelayanan Kantor Ombudsman Aceh Tempati Gedung Baru
    Jumat, 17 Mei 2019

    KOPI-Jakarta, Ombudsman RI Perwakilan Aceh adalah suatu lembaga yang mengurusi segala tindakan maladministrasi dalam hal pelayanan publik. Saat ini terhitung 1 Mei 2019 maka Ombudsman Aceh telah menempati kantor baru dikawasan jembatan layang Pango. Bila sebelumnya sejak 2012 Kantor Ombudsman Aceh berada di Jalan T. Lamgugob Nomor 17, Syiah Kuala, Banda Aceh. Sekarang Kantor Ombudsman Aceh pindah dengan alamat Jalan Banda Aceh - Medan km 4... Baca selengkapnya...

    Sahurlah Sebelum Menunaikan Ibadah Puasa
    Jumat, 17 Mei 2019

    KOPI-Jakarta, Syukur Alhamdullilah, umat Islam di Indonesia sudah dapat menjalankan ibadah puasa sejak hari Senin, 6 Mei 2019. Sahur merupakan awal yang penting untuk berpuasa karena memberi cadangan tenaga dari makanan yang dikonsumsi. Memilih menu makanan sahur sangat penting bagi mereka yang menjalani puasa. Memilih makanan yang tepat adalah kunci agar puasa Anda lancar. Menjelang waktu imsak tentu saja Kita dianjurkan untuk menikmati makan... Baca selengkapnya...

    LSM TOPAN- AD Laporkan Dugaan Penyalagunaan Wewenang dan Anggaran Pengadaan Sapi Distanak Riau
    Jumat, 17 Mei 2019

    Teks Foto. Kajati Riau Uung Abdul Syakur (kemeja putih) saat HUT Adyaksa ke 58 . (foto .Didi Rinaldo) KOPI, Pekanbaru – Ketua LSM TOPAN-AD ( Team Observasi Penggunaan Anggaran Negara dan Anggaran Daerah) Propinsi Riau , Maruar Sianturi SE di kantor Kejaksaan Tinggi Riau tanggal (2/5-2019) memakai baju seragam jas berwarna hijau mengatakan “ Kami melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang atau jabatan dalam pengadaan hewan ternak dalam hal... Baca selengkapnya...

    Rumah Zulkifli AS Walikota Dumai, Digeledah oleh KPK
    Senin, 06 Mei 2019

    KOPI, Dumai – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Somek mengatakan “ Propinsi Riau terkenal dengan negeri Petro Dollar. Dikarunia oleh SDA (Sumber Daya Alam) yang melimpah ruah. Tetapi masyarakata banyak yang miskin. Termasuk penulis yang kurang duit. SDAnya menikmati segelintir orang, penduduknya hanya sebagai penonton di negeri sendiri. Hasil alamnya Bawah tanah minyak bumi, diatas tanah minyak Kelapa Sawit (CPO) , diatas kepala... Baca selengkapnya...

    Dirut ”Habis Token Gelap Gulitalah” Ditahan KPK Terlibat Korupsi
    Rabu, 24 April 2019

    KOPI, Jakarta- Di tempat kerjanya “Kangmas Sutisyoso mengatakan” Buku RA. Kartini terkenal dengan Habis Gelap Terbitlah Terang. Dirut PLN (Perusahaan Listrik Negara) "Habis Token Gelap Gulitalah” di tahan KPK, terlibat korupsi pembangunan pembangkit Listrik Riau I. Kadangkala Petugas PLN di lapangan sebulan menunggak listrik lansung meteran ia bongkar, tega amat sih. Terpaksa kami memakai meteren listrik prabayar yakni TOKEN listrik.... Baca selengkapnya...

    Heboh Tentang Cucu Jokowi
    Rabu, 30 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Cuitan Hidayat Nur Wahid dalam postingan @kun Twitter miliknya, ia menuding cucu Joko Widodo Jan Ethes menjadi alat kampanye. Dalam cuitannya tersebut, ia menuliskan bahwa Jokowi sengaja menjadikan Ethes sebagai alat kampanye. "Ini Jan Ethes yg pernah sebut @jokowi, kakeknya, sbg “Artis” ya? Tapi bgmn kalau ini jadi legitimasi pelibatan anak2 dlm kampanye? Bgmn @bawaslu_RI masih bisa berlaku adil kah?" tulisnya. Ditempat... Baca selengkapnya...

    PK Diajukan Tiga Kali Di Kasus Yang Sama, MA Tabrak Aturan?
    Rabu, 23 Januari 2019

      Foto: (ki-ka) Danny Siagian, Manahan Sihombing, Mangalaban Silaban, Sugiono KOPI, JAKARTA - Menurut pasal 66 ayat 1 UU No. 14 Tahun 1985 menyebutkan, permohonan Peninjauan Kembali (PK), diajukan hanya satu kali. Namun kenapa dalam kasus tanah Grant Sultan Deli, Medan milik ahli waris Datuk Muhamad Cheer (Dt. M. Cheer) di Mahkamah Agung (MA) bisa hingga 3 (tiga) kali? “Kenapa PK bisa sampai 3 (tiga) kali untuk kasus yang sama di... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALGary Gravelle Ancam Bunuh Presiden Donal.....
    15/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Amerika Serikat – Diluar negeri mengancam membunuh Kepala Negara mendapat respon dari pihak keamanan Anda lansung di tangkap. Hukuman Penjara  [ ... ]



    NASIONALPasca Rekapitulasi Pemilu oleh KPU.....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, "Wah KPU kerjanya malam-malam seperti kampret," begitulah ramai orang yang protes dengan kinerja KPU. Sebelumnya ramai diberitakan ba [ ... ]



    DAERAHAceh Darurat Listrik, Perlu Interkoneksi.....
    17/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba saja listrik di Aceh mati. Keadaan menjadi gelap. Sungguh kacau, ada apa dengan PLN. Mau b [ ... ]



    PENDIDIKANMeriah, Karnaval Jelang Ramadan SD Muham.....
    05/05/2019 | Supadiyanto, M.I.Kom.

    KabarIndonesia - Seluruh guru, karyawan, murid, dan kepala sekolah SD Muhammadiyah Sragan mengadakan Karnaval menyambut Ramadan pada Jumat, 3 Mei 2019 [ ... ]



    EKONOMIALMISBAT Laporkan Kementan, Kemendag ke.....
    16/05/2019 | Didi Rinaldo
    article thumbnail

    KOPI, Jakarta - Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat), organisasi relawan pendukung Presiden Jokowi yang berdiri sejak 2014, membe [ ... ]



    HANKAMMoeldoko : Tiada Maaf Buat HS, Ancam Pen.....
    16/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Kangmas Roy Kusnen mengatakan “ Kepada masyarakat mengupload (unggah) video, foto di Media  [ ... ]



    OLAHRAGAMahasiswa Yang Petinju Ini, Menangkan Pe.....
    06/04/2019 | Danny Pantas Siagian

    KOPI, JAKARTA - Sulistyono, petinju yang juga mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta ini, menangkan pertarungan partai kelas [ ... ]



    PARIWISATARamadhan Berkah di Festival Ramadhan 201.....
    17/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Selamat datang bulan suci Ramadhan 1440 H. Tahun ini bulan puasa atau bulan Ramadhan 1440 H, jatuh pada hari Senin, 6 Mei 2019. Sege [ ... ]



    HUKUM & KRIMINAL1 Kg Shabu Berhasil Diamankan oleh BNNK .....
    17/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Bulan suci Ramadhan 1440 H seharusnya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat bukan dengan pekerjaan yang membawa celaka bagi orang lain.  [ ... ]



    POLITIKKamis 21 Mei 1998, Peristiwa Reformasi I.....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Bangsa Indonesia pada setiap tanggal 21 Mei selalu memperingati peristiwa Reformasi Indonesia. Waktu sangat cepat berlalu dan hari ini, [ ... ]



    OPINIViral di Medsos , Minurlin Istri Mantan .....
    13/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Bekasi – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan” Sontoloyo, kampret Ada “oknum" Perempuan Suaminya Tentara  [ ... ]



    PROFILViral di Medsos, Dua Jendral Acungkan S.....
    11/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan “ Sontoloyo, dua orang Jendral (Pol) Salam Dua Jari kedua jenderal polisi itu ada [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAPlt Bupati Kampar Catur Sugeng Hadiri Pe.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Sei Kijang Tapung Hilir - Rasa senang dan bahagia berada di tengah orang tua kami, Ninik mamak dan para pemangku adat yang ada di Kenagarian Tap [ ... ]



    ROHANIMasyarakat Rohul Hadiri Buka Puasa Bersa.....
    19/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru- Ratusan orang masyarakat kabupaten Rokan Hulu (Rohul)berdomisili di Pekanbaru menghadiri buka Puasa bersama yang ditaja oleh Pemkab R [ ... ]



    RESENSIGratis..!!! Buku Karya Mualaf Zaman Now,.....
    03/04/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Jakarta – Tidak bisa dipungkiri buku ini merupakan sebuah karya fenomenal yang sangat menghebohkan di awal tahun 2019 dan belum pernah Anda ju [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIModus Penipuan Gerombolan Bandit Oknum .....
    27/04/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru – Zaman semakin canggih bermacam jenis modus penipuan saat ini. Kini penulis (red. didi rinaldo) bertanya kepada Pembaca. Zaman kin [ ... ]



    SERBA-SERBISepeda Motor Terjun Bebas dari Jembatan .....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Hati-hati bila Anda melintasi kawasan jembatan Pango. Apalagi yang melintas dari arah simpang BPKP melewati jembatan Pango. Seharusny [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.