Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Aksi Heroik Pasukan TNI, Diserbu OPM Karena Menyelamatkan Warga

    KOPI,Nduga - Publik digemparkan dengan aksi pembantaian Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB atau dulu disebut Organisasi Papua Merdeka/OPM) pimpinan Egianus Kogoya terhadap 31 orang karyawan PT Istaka Karya yang sedang bekerja membuat jembatan untuk jalan trans Papua.

     

     

    Aksi pembantaian tersebut terjadi, Sabtu (1/12), disebabkan anggota KKSB marah karena difoto saat upacara oleh salah satu karyawan PT Istaka Karya sedangkan karyawan perusahaan tersebut merupakan warga pendatang, sehingga anggota KKSB tersebut berusaha memburu dan membunuh semua warga pendatang yang ada disana.


    Mendengar hal itu, puluhan warga pendatang ketakutan dan berlari menyelamatkan diri ke Pos TNI terdekat di Mbua. Pos TNI ini memiliki kekuatan 21 personel TNI dari Yonif 755/Yalet dipimpin oleh Danpos Letda Inf M. Rizal.


    KKSB rupanya tidak gentar dan tetap berupaya mengejar warga pendatang yang berlindung di Pos TNI Mbua, mereka menggunakan warga pribumi (warga asli Papua simpatisan KKSB) sebagai tameng yang bergerak di barisan depan, selanjutnya KKSB beserta simpatisannya terus berusaha merangsek maju dan menyerbu pos TNI Mbua dari Yonif 755/Yalet.


    Danpos TNI Mbua Letda Inf M. Rizal yang berada di lokasi saat dikonfirmasi PPWI dari Angkasa Jayapura,Rabu, mengungkapkan pada hari Sabtu  (1/12), pukul 18.30 WIT KKSB dan warga simpatisan mulai menyerang pos TNI. Mereka menyerang dengan menembaki dan memanah ke arah pos Yonif 755/Yalet.


    “Suasana saat itu sudah gelap sehingga situasi dihadapkan pada pilihan yang sulit untuk tetap bertahan di pos atau mundur meninggalkan pos, Danpos kemudian ingat akan penekanan Pimpinan TNI bahwa dimanapun bertugas mereka tidak boleh melanggar HAM,”katanya.


    Menurut Dia, apabila anggota TNI di Pos Mbua saat itu bertahan dengan membalas tembakan ke arah kerumunan massa KKSB yang menyerbu Pos, konsekuensinya akan jatuh puluhan bahkan ratusan warga pribumi yang dijadikan tameng oleh KKSB. Hal ini jelas akan melanggar HAM karena tidak semua warga yang ikut menyerbu pos TNI membawa senjata. Lagipula sulit untuk bisa menentukan mana sasaran bersenjata atau tidak bersenjata pada situasi gelap malam seperti itu.


    “Saat situasi kritis itu, Danpos memutuskan pasukan untuk mundur meninggalkan pos sambil tetap melindungi warga pendatang yang akan dibunuh KKSB, Pos terpaksa ditinggalkan agar tidak membahayakan keselamatan warga sipil dari kedua belah pihak. Pemunduran ini dilakukan secara heroik dibawah hujan tembakan KKSB dan panah warga simpatisan,”ujar Letda Inf M. Rizal.


    Selama pemunduran itu puluhan KKSB dan warga simpatisannya tetap mengejar sambil terus menembak dan memanah anggota TNI dan warga yang dilindunginya.


    Salah satu dari tembakan itu mengenai Serda Handoko di bagian wajah. Sementara satu tembakan lainnya mengenai Pratu Sugeng Suyono di bagian tangan. Keduanya masih sadar saat itu dan dibantu oleh rekan-rekannya untuk tetap bergerak menjauhi kejaran KKSB.

     

    Pasukan TNI bersama warga berusaha terus berjalan menembus gelapnya hutan Papua untuk bisa mencapai tempat yang aman kearah Wamena.


    Selama perjalanan luka Serda Handoko banyak mengeluarkan darah sehingga akhirnya ia gugur kehabisan darah. Rekan-rekannya memutuskan untuk meninggalkan jenazah Serda Handoko di perjalanan agar sisa pasukan bisa bergerak lebih cepat mengingat KKSB dan warga simpatisannya terus mengejar di belakang mereka.


    Setelah berjalan selama 2 hari 3 malam menembus hutan, akhirnya pada hari Selasa (4/12) pukul 11.11 WIT pasukan TNI beserta warga pendatang yang sudah kelelahan itu bertemu dengan pasukan dari Satgas Penegakan Hukum Nemangkawi yang dipimpin oleh AKP Zacharia Asgar.


    Kepada pasukan Satgas Nemangkawi, anggota TNI Yonif 755/Yalet memberitahukan bahwa di belakang mereka ada puluhan KKSB bersenjata dan ratusan warga simpatisan sedang mengejar mereka.


    Mengetahui informasi tersebut, AKP Zacharia Asgar memerintahkan kepada pasukannya untuk membuat perimeter pengamanan. Tidak lama kemudian terdengar bunyi letusan tembakan sebanyak dua kali dari sisi kanan gunung yang ditembakkan oleh KKSB ke arah rombongan aparat tetapi tidak mengenai sasaran.


    Aparat keamanan kemudian berusaha mengejar ke arah suara tembakan tersebut, namun KKSB dan warga simpatisannya ternyata sudah mundur dan melarikan diri masuk ke hutan.


    Setelah situasi aman, pasukan melakukan penyisiran untuk mencari jenazah Serda Handoko. Setelah ditemukan, jenazah prajurit TNI itu beserta sisa pasukan TNI dan warga pendatang dievakuasi ke Wamena. Pratu Sugeng Suyono dievakuasi ke rumah sakit di Wamena untuk mendapatkan perawatan kesehatan.


    Berkaca pada kejadian ini, ada nilai-nilai ketauladanan dan pengorbanan para prajurit TNI di pos Mbua yang dapat dijadikan contoh bagi para prajurit TNI lainnya. Danpos Mbua telah mampu meminimalisir jatuhnya korban dari pihak warga sipil simpatisan KKSB yang dimanfaatkan sebagai tameng oleh KKSB saat menyerbu pos TNI.


    Apabila Danpos Letda Inf M. Rizal salah mengambil keputusan saat itu, maka tidak menutup kemungkinan akan jatuh banyak sekali korban warga sipil dari kedua belah pihak.


    Seluruh anggota TNI di pos Mbua beserta warga sipil pendatang yang berlindung didalamnya juga akan menjadi sasaran serbuan KKSB beserta simpatisannya yang berjumlah ratusan orang dengan senjata campuran.


    Keputusan pasukan mundur dari pos Mbua untuk meminimalisir korban sipil adalah sebuah keputusan yang tepat, sehingga korban sia-sia dari warga sipil dapat dihindari. Ini menjadi satu catatan penting dan positif bagi TNI menjelang peringatan Hari HAM sedunia ,Senin (10/12).(wawan)


    Artikel Lainnya:

     

    Berdirinya DMAB dan LABB, Upaya Perkuat Eksistensi Masyarakat Batak Kedepan
    Minggu, 16 Desember 2018

    Foto:Para Inisiator, Pengurus DMAB dan LABB bersama peserta KOPI, JAKARTA Terbentuknya Dewan Mangaraja Adat Batak (DMAB) dan Lembaga Adat Budaya Batak (LABB), dimaksudkan untuk membantu memperkuat posisi kebersamaan dan eksistensi Bangso (masyarakat) Batak dimasa mendatang. Keinginan luhur ini menjadi sebuah harapan yang jauh ke depan, akibat makin banyaknya problem yang terjadi di masyarakat Batak khususnya, dipandang dari berbagai aspek... Baca selengkapnya...

    Perintah Ketum Golkar Airlangga Hartarto: Kader Dukung Menangkan Capres JKW- Maruf Amin
    Minggu, 16 Desember 2018

    KOPI, Pekanbaru   Airlangga Hartarto datang  beserta rombongannya sekitar jam 8 malam, mengenakan kemeja kuning lengan panjang disambut oleh ketua DPRD Propinsi Riau Hj. Septina Primawati Rusli.  Seribuan orang kader, simpatisan, Caleg (Calon Legislatif)  pengurus propinsi/kabupaten/kota Partai Golkar hadir saat itu  bertempat di Hotel Pangeran mendengarkan arahan dari ketumnya.   Dalam arahan ketua umumnya, partai Golkar adalah pendukung... Baca selengkapnya...

    Joko Widodo dan Prabowo Sama-sama Keturunan Tionghoa
    Rabu, 12 Desember 2018

    KOPI, Jakarta – Fakta, Prabowo Subianto adalah Warga Keturunan Cina/Tionghoa dan Penganut Agama Kristen. Pertama yang perlu diketahui adalah Fakta ini tidak bermaksud mendiskreditkan agama atau suku dan ras tertentu yang ada di Indonesia. Saya (red.Didi) secara pribadi sebenarnya bangga karena masih banyak masyarakat muslim yang menjadikan Prabowo yang merupakan warga keturunan Tionghoa sebagai idola dan panutan mereka meskipun Ayah Prabowo... Baca selengkapnya...

    Dulu Prabowo Teriak Anti Aseng - Asing, Kini Malah Merapat
    Minggu, 09 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Kehadiran Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan pengusaha Tionghoa Indonesia di sebuah hotel di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/18) malam, mendapat sorotan dari Ketua Fraksi Hanura, Inas N Zubir. Inas menyebut Purnawirawan Jenderal bintang tiga itu semakin jinak terhadap asing dan aseng. "Ia juga kerap berteriak, 'Apa kalian mau dipimpin antek asing' atau 'Kekayaan negeri... Baca selengkapnya...

    Kunjungan Ketum Partai Nasdem ke Riau
    Minggu, 09 Desember 2018

    KOPI, Pekanbaru -  Ketua Umum (Ketum) Partai Nasional Demokrat nama bekennya Nasdem H. Surya Paloh melakukan kunjungan kerja  ke propinsi Riau, Sabtu ( 9 Desember 2018 )  .  Ribuan  kaderya  berasal dari dua belas kabupaten /kota se Riau hadir saat itu .   Surya Paloh  datang sekira jam 15: 30 WIB memakai baju stelan safari hitam, serta lansung memberikan hormat. Penyambutan kedatangan rombongan ketua umumnya oleh Iskandar Husein ketua... Baca selengkapnya...

    Pengamat : Perlukah BPJS Kesehatan Kita Bubarkan
    Jumat, 07 Desember 2018

    KOPI, Bogor – Pasal 34 (Undang-Undang Dasar) UUD 1945 menyebutkan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Kini negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan memberdayakan yang lemah dan tidak mampu sesuai martabat dan kemanusiaan serta negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.   Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso... Baca selengkapnya...

    Hari Disabilitas Internasional 2018
    Selasa, 04 Desember 2018

    KOPI-Jakarta, Setiap tahun diperingati hari Disabilitas Internasional. Kegiatan ini diperingati setiap tanggal 3 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan masyarakat akan persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang cacat. Pemerintah kali ini mengangkat tema "Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas," sedangkan PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa mengambil tema dengan "Memberdayakan penyandang... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALNetanyahu Suap Media, Beritakan yang Po.....
    05/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Israel – Hari Minggu (2/12), kepolisian Israel dan Otoritas Keamanan Israel menyatakan bahwa terdapat cukup bukti bahwa Netanyahu dan istrinya [ ... ]



    NASIONALPresiden Jokowi Kunker ke Aceh.....
    12/12/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI,Jakarta, Memasuki akhir tahun 2018 maka Presiden Indonesia Joko Widodo akan mengunjungi bumi Serambi Mekkah di Banda Aceh. Sesuai jadwal yan [ ... ]



    DAERAHTahun 2018, KIP Riau Menyelesaikan 62 S.....
    05/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Riau Zufra Irwan menyebutkan. Pihaknya telah menyelesaikan sebanyak 62 sengketa infor [ ... ]



    PENDIDIKANProtes Pemilihan Rektor, Mahasiswa UMRI .....
    14/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Ratusan mahasiswa –mahasiswi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melakukan aksi demontrasi , Senen (11-12-2018) di gedung rekto [ ... ]



    EKONOMISyahronie : Presiden Tak Perlu Berkeluh.....
    06/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Presiden Joko Widodo semestinya tidak perlu berkeluh kesah soal impor yang lebih besar daripada ekspor. Sebab, Presiden lah yang mesti [ ... ]



    OLAHRAGAIPSI Banda Aceh Target 4 Mendali Emas.....
    09/11/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta,Banyak olahraga yang digemari oleh setiap orang. Salah satunya adalah cabang olahraga pencak silat. Wadah yang menaunggi pencak silat [ ... ]



    PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
    04/09/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALOmbudsman RI Anugerahkan Predikat Kepatu.....
    12/12/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Pemerintah Aceh bersama Kabupaten Aceh Besar, Aceh Barat, Abdya, Bener Meriah, dan Kota Langsa mendapat penghargaan kepatuhan pemenuhan  [ ... ]



    POLITIKBappilu Partai Golkar Riau : Tandem Sak.....
    15/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Badan Pemenangan Pemilu  (Bappilu) Partai Golkar Propinsi Riau, pemilihan umum  serentak , pada 17 April 2019 nanti akan menggand [ ... ]



    OPINIPromosi Jabatan Cepat Para Pati TNI,.....
    03/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat Kerjanya, Kangmas Sutisyoso menyatakan “ Ingin jabatan strategis setingkat (Panglima, Kapolri, Kasad, Kasal, Ksau ,dll) p [ ... ]



    PROFILKompol Arvin Haryadi Jabat Kapolsek Si.....
    25/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu - Pisah sambut Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Dedi Suryadi kepada Kompol Arvin Haryadi, S.ik, SH bertempat di Mapolsek Siak Hulu, keca [ ... ]



    ROHANIKanwil Kemenag Riau H. Ahmad Supardi Mut.....
    10/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hari, Jumat (05/10) melantik M Nur kholis Setiawan sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Agama [ ... ]



    RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
    05/01/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot ecak, Istri Malah Kena Genj.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIWaspada !.. Modus Penipuan Wajah Palsu, .....
    28/11/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Beraneka macam modus penipuan muncul era digitalisasi ini. Sasaran utama adalah oknum orang yang  melek/tak bisa memakai internet y [ ... ]



    SERBA-SERBIUltah Pertamina Aceh ke-61, Sumbang 53 K.....
    13/12/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Salah satu garda terdepan penyaluran minyak dan gas di dalam negeri Indonesia adalah PT Pertamina. Tidak terasa sekarang PT Pertamina te [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.