Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Forum Diskusi: Road To Indonesia Ecosystem 4.0

     

    Industry 4.0 hanya selangkah lagi mengubah cara operasi industri manufaktur di dunia, termasuk di Indonesia. Dalam revolusi industri keempat ini, penerapan teknologi menjadi hal yang fundamental untuk memperkuat industri dengan smart and autonomous system yang berasal data dan machine learning.

    Implementasi ini tentunya membutuhkan lompatan besar bagi industri di Indonesia yang masih padat karya. Menurut Asian Digital Transformation Index yang keluarkan oleh Telstra di tahun 2016, Indonesia menduduki peringkat 11 dari 11 negara di Asia yang disurvey; sementara itu Singapura, Korea Selatan, dan Jepang adalah 3 negara dengan Digital Transformation Index tertinggi. Dalam upaya mengakselerasi kemampuan digital Indonesia pada era Industry 4.0 ini, Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian telah mengembangkan roadmap terintegrasi untuk mengimplementasikan strategi nasional dalam memasuki era Industry 4.0 yang dinamakan “Making Indonesia 4.0”.

    Adanya Making Indonesia 4.0 tidak hanya menjadi angin segar bagi pemain industri, namun juga memberikan semangat pada para praktisi dan inovator untuk meningkatkan perannya dan saling berkolaborasi. Pada moment yang berharga ini, Veda Praxis dan Cinovasi Rekaprima menyelenggarakan sebuah forum diskusi yang diharapkan dapat melahirkan wadah bagi antusias digital dan para pelaku bisnis untuk mengembangkan ide yang dapat diimplementasikan dalam era Industry 4.0. Veda Praxis dan Cinovasi Rekaprima adalah 2 perusahaan jasa profesional yang aktif dalam membantu transformasi digital dan menerapkan industrial automation solution pada klien-kliennya.

    Acara ini dibuka oleh Satya Rinaldi, Chief Strategist dari Veda Praxis. “Dukungan dari forum ini adalah sebagai penjembatan antara peneliti, praktisi, dan regulator sehingga penggunakan produk padat teknologi dalam negeri dapat terakselerasi.” tegasnya. Satya Rinaldi juga menambahkan bahwa forum ini mendatangkan berbagai praktisi dan pembicara agar pengembangan Industri 4.0 di Indonesia dapat melibatkan Akademisi, Bisnis, Community, Government, dan Media.

    Empat praktisi turut menyampaikan pandangannya atas Industri 4.0 sesuai dengan industri dan keahlian masing-masing, yaitu Novaldy Antonio (Senior Manager IT Services RS Pondok Indah Group), Fajar Wantah (Chief Business Development Officer Cinovasi Rekaprima), Ahmad Shalahuddin (Managing Director Sasmita Wirakrama Nusantara), serta Rifki Rizal Ahmad (Lean Service Partner Veda Praxis). Turut melengkapi pandangan para praktisi adalah 2 orang peneliti dan akademisi dari universitas negeri, yaitu Hamzah Ritchi (Head of Digital Innovation Study Center FEB Universitas Padjajaran) dan Augie Widyotriatmo (Chairman IEEE Indonesia for Robotics Institut Teknologi Bandung). Keenam ahli tersebut memberikan insight bahwa era Industry 4.0 tidak hanya terjadi pada industri manufaktur dan implementasi dan tantangannya dapat ditinjau dari berbagai sudut.

    Menurut Fajar Wantah dari Cinovasi di dalam era Industri 4.0 yang mana didominasi oleh inovasi teknologi, juga harus mempertimbangkan dampak dari sisi sosial dan lingkungan sesuai dengan kondisi Indonesia. Senada dengan pernyataan Fajar Wantah, Ahmad Shalahuddin menekankan bahwa selain di industri manufaktur, kita juga harus fokus pada inovasi teknologi pada bidang agrikultur sesuai dengan potensi yang ada Indonesia. Novaldy sebagai praktisi digital di industri kesehatan, juga menambahkan, saat ini Rumah Sakit juga sudah mulai menuju Hospital 4.0, namun terkendala untuk integrasi antar institusi. Sehingga dirasa perlu dukungan pemerintah selaku regulator untuk mulai membuat regulasi yang dapat mendorong pertumbuhan digitalisasi khususnya pada industri kesehatan di Indonesia.

    Sedangkan dari sisi pendidikan dan penelitian, Hamzah Ritchi menyatakan bahwa konsep belajar di era digital ini harus ikut bertransformasi juga. Kedepannya, yang dibutuhkan oleh industri adalah SDM yang dapat melakukan problem solving, serta menghasilkan ide-ide dan inovasi. Augie sebagai peneliti dibidang automasi menegaskan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki kapabilitas teknologi riset robotic dan automasi yang tidak kalah dengan riset teknologi diluar. Kendala dan tantangan yang dihadapi adalah bagaimana mendapatkan pendanaan dan komersialisasi prototype teknologi yang dihasilkan.

    Rifki Rizal, sebagai ahli di bidang continuous improvement & innovation, mengajak para inovator digitalisasi kembali ke filosofi cara berpikir Lean. Prinsip-prinsip dari Lean harus menjadi sebuah framework berfikir di “Indonesia Ecosystem 4.0”. Ia menegaskan bahwa “Prinsip paling penting dari menerapkan filosofi Lean yakni continuous improvement dan respect people. Jadi selain kita terus berfikir untuk dapat melakukan perbaikan terus-menerus untuk mengurangi waste dalam proses dengan bantuan teknologi, kita juga harus menghargai manusia di dalamnya, agar ekosistem yang akan dibentuk pada Indonesia 4.0 akan balance dan sustain”. Dengan menerapkan pola berfikir Lean, akan menambah value dari digitalisasi yang akan dilakukan. “Digitalisasi memang dapat mendukung proses agar menjadi lebih Lean, namun proses yang telah serba digital belum tentu Lean” simpulnya.

    Dari tantangan dan cita-cita yang telah dipaparkan, disimpulakan bahwa perlu adanya kolaborasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam ekosistem dalam upaya memajukan Industri 4.0 di Indonesia. Oleh karena itu, forum diskusi ini menginisiasikan berdirinya “Indonesia Ecosystem 4.0”, suatu wadah untuk mensinergikan visi digital yang kaya akan nilai, ide, dan kontribusi namun tanpa melupakan kearifan lokal Indonesia.

    Passion kami selaku konsultan industry 4.0 adalah di teknologi, melakukan research dan pengembangan teknologi, serta berusaha memperkuat teknologi merah putih, sehingga teknologi yang dikembangkan adalah oleh anak bangsa, untuk anak bangsa, dan dari anak bangsa. Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan mendasar di mana salah satunya adalah pemanfaatkan sumber daya yang sustainable freemium, seperti matahari dan air,” ujar Fajar Wantah.

    Penggunaan kata “Ecosystem” pada wadah ini memberikan makna penting bahwa kolaborasi seluruh anggota ekosistem industri adalah nafas bagi suksesnya Making Indonesia 4.0. Indonesia Ecosystem 4.0 tidak hadir sebagai penantang, namun sebagai sumber daya penting yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan Making Indonesia 4.0 melalui penguatan fondasi dalam ekosistem industri di Indonesia.

     


    Artikel Lainnya:

     

    Dulu Prabowo Teriak Anti Aseng - Asing, Kini Malah Merapat
    Minggu, 09 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Kehadiran Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan pengusaha Tionghoa Indonesia di sebuah hotel di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/18) malam, mendapat sorotan dari Ketua Fraksi Hanura, Inas N Zubir. Inas menyebut Purnawirawan Jenderal bintang tiga itu semakin jinak terhadap asing dan aseng. "Ia juga kerap berteriak, 'Apa kalian mau dipimpin antek asing' atau 'Kekayaan negeri... Baca selengkapnya...

    Kunjungan Ketum Partai Nasdem ke Riau
    Minggu, 09 Desember 2018

    KOPI, Pekanbaru -  Ketua Umum (Ketum) Partai Nasional Demokrat nama bekennya Nasdem H. Surya Paloh melakukan kunjungan kerja  ke propinsi Riau, Sabtu ( 9 Desember 2018 )  .  Ribuan  kaderya  berasal dari dua belas kabupaten /kota se Riau hadir saat itu .   Surya Paloh  datang sekira jam 15: 30 WIB memakai baju stelan safari hitam, serta lansung memberikan hormat. Penyambutan kedatangan rombongan ketua umumnya oleh Iskandar Husein ketua... Baca selengkapnya...

    Pengamat : Perlukah BPJS Kesehatan Kita Bubarkan
    Jumat, 07 Desember 2018

    KOPI, Bogor – Pasal 34 (Undang-Undang Dasar) UUD 1945 menyebutkan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Kini negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan memberdayakan yang lemah dan tidak mampu sesuai martabat dan kemanusiaan serta negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.   Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso... Baca selengkapnya...

    Hari Disabilitas Internasional 2018
    Selasa, 04 Desember 2018

    KOPI-Jakarta, Setiap tahun diperingati hari Disabilitas Internasional. Kegiatan ini diperingati setiap tanggal 3 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan masyarakat akan persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang cacat. Pemerintah kali ini mengangkat tema "Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas," sedangkan PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa mengambil tema dengan "Memberdayakan penyandang... Baca selengkapnya...

    Inilah Pidato Capres Prabowo di Reuni Akbar 212 Lapangan Monas
    Senin, 03 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Jutaan umat muslim dari penjuru daerah Indonesia menghadiri Reuni Akbar 212 di lapangan Monumen Nasional (Monas). Para peserta Reuni tersebut datang berkelompok dari daerahnya masing-masing memakai bus, pesawat udara, maupun kapal laut. Dari berbagai usia Balita, orang tua hingga remaja/abg, dewasa. Dari berbagai strata pekerjaan. Prabowo datang ke Reuni Akbar 212 Mantan Danjen Kopasus Prabowo Subianto datang keMonas... Baca selengkapnya...

    Disangkakan Menganiaya Tanpa Bukti, Anggota PPWI Praperadilankan Kapolres Bantul
    Sabtu, 01 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) yang juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO), Ir. Soegiharto Santoso alias Hoky kembali didera kasus dugaan kriminalisasi di Polres Bantul. Kali ini, ia harus menghadapi persoalan yang muncul dari kasus yang dilaporkan oleh Faaz, oknum yang merupakan lawan Hoky dalam serentetan cerita perjuangannya sebagai seorang Ketua Umum Apkomindo yang sah, yang... Baca selengkapnya...

    Disangkakan Menganiaya Tanpa Bukti, Anggota PPWI Praperadilankan Kapolres Bantul
    Sabtu, 01 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) yang juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO), Ir. Soegiharto Santoso alias Hoky kembali didera kasus dugaan kriminalisasi di Polres Bantul. Kali ini, ia harus menghadapi persoalan yang muncul dari kasus yang dilaporkan oleh Faaz, oknum yang merupakan lawan Hoky dalam serentetan cerita perjuangannya sebagai seorang Ketua Umum Apkomindo yang sah, yang... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALNetanyahu Suap Media, Beritakan yang Po.....
    05/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Israel – Hari Minggu (2/12), kepolisian Israel dan Otoritas Keamanan Israel menyatakan bahwa terdapat cukup bukti bahwa Netanyahu dan istrinya [ ... ]



    NASIONALYahamak : Pelaku Tragedi Nduga Adalah Te.....
    08/12/2018 | Wawan Setiawan
    article thumbnail

    KOPI,Timika - Wakil Direktur Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan (Yahamak) Arnold Ronsumbre menyebut tragedi yang menewaskan banyak korban jiwa [ ... ]



    DAERAHTahun 2018, KIP Riau Menyelesaikan 62 S.....
    05/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Riau Zufra Irwan menyebutkan. Pihaknya telah menyelesaikan sebanyak 62 sengketa infor [ ... ]



    PENDIDIKANPuluhan Siswi SMA Prancis Tangkap Poli.....
    09/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Prancis – Dalam beberapa pekan ini negara Prancis bergolak, ratusan orang turun kejalan melakukan aksi demontrasi tolak kenaikan Pajak Bahan B [ ... ]



    EKONOMISyahronie : Presiden Tak Perlu Berkeluh.....
    06/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Presiden Joko Widodo semestinya tidak perlu berkeluh kesah soal impor yang lebih besar daripada ekspor. Sebab, Presiden lah yang mesti [ ... ]



    OLAHRAGAIPSI Banda Aceh Target 4 Mendali Emas.....
    09/11/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta,Banyak olahraga yang digemari oleh setiap orang. Salah satunya adalah cabang olahraga pencak silat. Wadah yang menaunggi pencak silat [ ... ]



    PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
    04/09/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



    POLITIKMantan Ketua DPRD Riau Chaidir Caleg DP.....
    05/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Mantan ketua DPRD Riau, Dr drh H Chaidir MM, Calon Senator atau Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Daerah Pemilihan (Dapil)  Riau nomor [ ... ]



    OPINIPromosi Jabatan Cepat Para Pati TNI,.....
    03/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat Kerjanya, Kangmas Sutisyoso menyatakan “ Ingin jabatan strategis setingkat (Panglima, Kapolri, Kasad, Kasal, Ksau ,dll) p [ ... ]



    PROFILKompol Arvin Haryadi Jabat Kapolsek Si.....
    25/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu - Pisah sambut Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Dedi Suryadi kepada Kompol Arvin Haryadi, S.ik, SH bertempat di Mapolsek Siak Hulu, keca [ ... ]



    ROHANIKanwil Kemenag Riau H. Ahmad Supardi Mut.....
    10/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hari, Jumat (05/10) melantik M Nur kholis Setiawan sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Agama [ ... ]



    RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
    05/01/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot ecak, Istri Malah Kena Genj.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIWaspada !.. Modus Penipuan Wajah Palsu, .....
    28/11/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Beraneka macam modus penipuan muncul era digitalisasi ini. Sasaran utama adalah oknum orang yang  melek/tak bisa memakai internet y [ ... ]



    SERBA-SERBIPidato Ustad Bahar Smith Saat Reuni 2.....
    04/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Ustad “berwajah Bule” Bahar bin Smith melakukan orasi saat tampil di atas panggung dalam reuni akbar 212 yang digelar di Lapangan [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.