Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    NASIONAL

    Koalisi Masyarakat Sipil Jambi Tolak Pembangunan Jalan Angkutan Batubara Melewati Hutan Dataran Rendah

    KOPI, Jambi - PT. Marga Bara Jaya (MBJ) mengusulkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia untuk membangun Jalan Khusus Angkutan Batubara dari Desa Beringin Makmur Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara menuju Desa Mendis Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Namun rencana pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan melewati atau membelah kawasan hutan dataran rendah tersisa Sumatera pada Hutan Produksi Terbatas (HPT) Kelompok Hutan Meranti dan Hutan Lalan yang telah dibebani hak atau IUPHHK-Restorasi Ekosistem kepada PT Restorasi Ekosistem Indonesia (REKI) sepanjang 34,5 Km (22,5 Km di Provinsi Sumatera Selatan dan 12 Km di Provinsi Jambi.

    Dengan mempertimbangkan aspek kebijakan dan regulasi, aspek ekologi serta aspek sosial budaya, yaitu:

    1. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan kebijakan dan komitmen Pemerintah Indonesia mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen secara business as usual yang tertuang dalam INDC (Indonesia’s Intended Nationally Determined Contribution), karena memicu deforestasi dan degradasi hutan.

    2. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Konvensi Keanekaragaman Hayati, Pasal 14, yang telah ditanda tangani dan diratifikasi oleh Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1994 tentang Pengesahan Konvensi PBB mengenai Keanekaragaman Hayati, menyatakan bahwa para pihak harus: “Menerapkan prosedur yang tepat menggunakan analisis dampak lingkungan terhadap proyek-proyek yang diusulkan, yang kemungkinan memiliki dampak yang signifikan terhadap keanekaragaman hayati, dengan tujuan untuk menghindari atau meminimalkan dampak, dan memungkinkan partisipasi masyarakat dalam prosedur tersebut." Sehingga, analisis dampak lingkungan dan dampak sosial dalam pembuatan jalan angkut batubara harus dilakukan secara independen dan mendalam.

    3. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2007 jo PP Nomor 3 Tahun 2008 tentang Tata Hutan Dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Serta Pemanfaatan Hutan, dimana restorasi ekosistem didefinisikan sebagai upaya mengembalikan unsur hayati (flora dan fauna) dan unsur non-hayati (tanah, iklim dan topografi) pada suatu kawasan kepada jenis yang asli, sehingga tercapai keseimbangan hayati dan ekosistemnya. Kawasan restorasi ekosistem dikelola melalui kegiatan pemeliharaan, perlindungan dan pemulihan ekosistem hutan termasuk kegiatan penanaman, pengayaan, penjarangan, penangkaran satwa, maupun pelepasliaran flora dan fauna. Oleh karena itu, rencana pembangunan jalan angkut batubara yang membelah kawasan restorasi ekosistem akan menggangu upaya pemulihan ekosisem hutan tersebut.

    4. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor: P.27/Menlhk/Setjen /Kum.1/7/2018 tentang Pedoman Pinjam Pakai Kawasan Hutan, dimana Pasal 12 Ayat (1) mengatur bahwa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) untuk kegiatan pertambangan mineral dan batubara tidak diberikan pada kawasan hutan produksi yang dibebani Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Restorasi Ekosistem dalam Hutan Alam atau pencadangan Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Desa.

    5. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor: P.28/Menlhk/Setjen /Kum.1/ 7/2018 tentang Tata Cara Pemberian, Perluasan Areal Kerja Dan Perpanjangan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Dalam Hutan Alam, Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Dalam Restorasi Ekosistem, Atau Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri Pada Hutan Produksi, dimana yang dimaksud Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Restorasi Ekosistem (IUPHHK-RE) adalah izin usaha yang diberikan untuk membangun kawasan dalam hutan alam pada hutan produksi yang memiliki ekosistem penting sehingga dapat dipertahankan fungsi dan keterwakilannya melalui kegiatan pemeliharaan, perlindungan dan pemulihan ekosistem hutan termasuk penanaman, pengayaan, penjarangan, penangkaran satwa, pelepasliaran flora dan fauna untuk mengembalikan unsur hayati (flora dan fauna) serta unsur non hayati (tanah, iklim dan topografi) pada suatu kawasan kepada jenis yang asli, sehingga tercapai keseimbangan hayati dan ekosistemnya. Oleh karena itu jalan khusus angutan batubara tersebut akan mengganggu kegiatan pemeliharaan, perlindungan dan pemulihan ekosistem hutan yang dilakukan oleh PT REKI dalam upaya mencapai keseimbangan hayati dan ekosistemnya.

    6. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Selatan No. 11/2016 tetang RTRW Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2016 – 2036, pada pasal 54 ayat (2) Larangan terhadap kegiatan pemanfaatan ruang yang dapat mengganggu kelestarian sumber daya air, keseimbangan fungsi lindung, kelestarian flora dan fauna, serta pemanfaatan hasil tegakan.

    7. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Musi Banyuasin No. 8/2016 tentang RTRW Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2016 – 2036; dimana jalan khusus angkutan batubara melintasi kawasan Hutan Produksi dan Hutan Produksi Terbatas dan bukan merupakan kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi yang dapat dialihfungsikan untuk kegiatan lain di luar kehutanan, serta tidak dicadangkan untuk infrastruktur, pertanian dan perkebunan.

    8. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut bertentangan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Batanghari No. 1/2013 tentang RTRW Kabupaten Batanghari Tahun 2011 – 2031 pada pasal 102 ayat (2), yaitu adanya ketentuan umum peraturan zonasi pada kawasan hutan produksi karena adanya kegiatan yang dilarang meliputi: kegiatan yang ada di hutan produksi yang tidak menjamin keberlangsungan kehidupan di daerah bawahnya atau merusak ekosistem yang dilindungi, siapapun dilarang melakukan penebangan pohon dalam radius/jarak tertentu dari mata air, tepi jurang, sungai dan anak sungai yang terletak dalam kawasan hutan, dan pembatasan pembangunan sarana dan prasarana di kawasan hutan produksi.

    9. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan merusak ekosistem yang tengah dipulihkan, meningkatkan potensi terjadi deforestasi dan fragmentasi kawasan hutan, mengancam kelestarian keanekaragaman hayati yang tinggi di hutan dataran rendah Sumatera, dan mengganggu hidupan satwa liar bagi 26 spesies langka, kritis dan dilindungi.

    10. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan membuka akses dan meningkatkan konflik manusia dengan satwa liar (human – wildlife conflict), perburuan satwa liar (poaching) dan pembalakan liar (illegal logging).

    11. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan menimbulkan erosi tanah akibat tidak adanya tutupan hutan, meningkatkan sedimentasi sungai terutama sub-daerah aliran sungai (sub-DAS) Meranti, Kapas, dan Lalan, serta meningkatkan risiko banjir.

    12. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan akan menimbulkan polusi dan mengurangi kualitas air, sehingga berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan hidupan satwa liar.

    13. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan mengganggu dan menghilangkan sumber kehidupan keluarga masyarakat adat Suku Anak Dalam (SAD) Batin Sembilan yang masih menggantungkan hidupnya atas sumberdaya hutan dan perairan yang ada di kawasan restorasi ekosistem.

    14. Bahwa pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut akan membuka akses dan meningkatkan tekanan akibat pembukaan hutan dan berpotensi menimbulkan konflik horizontal dengan keluarga masyarakat Batin Sembilan.

    Berdasarkan pertimbangan tersebut, Koalisi Masyarakat Sipil Jambi menyatakan sikap:

    1. MENOLAK rencana pembangunan jalan khusus angkutan batubara yang diusulkan oleh PT Marga Bara Jaya yang melalui atau membelah hutan alam dataran rendah Sumatera pada Hutan Produksi Terbatas (HPT) Kelompok Hutan Meranti dan Hutan Lalan yang sedang dikelola melalui IUPPHK-Restorasi Ekosistem oleh PT REKI.

    2. MEREKOMENDASIKAN agar PT Marga Bara Jaya membangun kerjasama operasional untuk menggunakan jalan yang ada (existing), yaitu melalui jalan PT Conoco Phillip dan PT Bumi Persada Permai.

    3. MEREKOMENDASIKAN agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memfasilitasi kerjasama operasional penggunaan jalan yang ada (existing) di areal PT Sentosa Bahagia Bersama yang selama ini tidak pernah dilibatkan sebagai pemangku kepentingan utama (key stakeholders) dari rencana pembangunan jalan khusus angkutan batubara oleh PT Marga Bara Jaya tersebut. (MRS/Red)

     

    Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Polisi Awaloedin Djamin Telah Meninggal Dunia

    KOPI-Jakarta, Khabar duka datang dari Mabes Polri. Salah seorang petinggi Polri yaitu Awaloedin Djamin telah wafad.

    Beliau adalah Mantan Kapolri dengan pangkat Jenderal (Purn) polisi pada periode 1978-1982.

    Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Awaloedin Djamin meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta pada hari Kamis (31/1/2019). Sebelum dikebumikan maka Almarhum disemayamkan di kediaman di Jalan Daha III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Setelah shalat Jumat disemayamkan di Auditorium PTIK kemudian dishalatkan di masjid PTIK serta dikuburkan Taman Makam Pahlawan Kalibata.

    Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Polisi Awaloedin Djamin waloedin pernah menjadi Duta Besar RI untuk Jerman Barat.

    Seluruh Polda, polres,polsek di Indonesia mengibarkan bendera merah putih setengah tiang. Pengibaran bendera setengah tiang hingga Minggu, 3 Februari 2019.

    Hal ini sesuai dengan surat telegram nomor ST/317/PAM.1./2019 yang diterbitkan pada (31/1//2019) dan diteken Kepala Pelayanan Markas Mabes Polri Kombes, Apriastini Bakti. Rachmad Yuliadi Nasir (WA:0888.7211.300)

     

    Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo Telah Disahkan Kemenkum HAM.

    KOPI - LPSP resmi menyandang nama panjang Perkumpulan Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP) setelah mendapatkan SK Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0015973.AH.01.07.TAHUN 2018. tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo. SK Menkum HAM ini diberikan berdasarkan Akta Pendirian Perkumpulan Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo No. 02 Tanggal 12 Desember 2018.

    Terbitnya SK Menkum HAM ini menandai resminya LPSP sebagai badan hukum perkumpulan yang siap berkiprah sebagai sebuah lembaga nasional yang berpusat di Kota Semarang untuk menerbitkan jurnal, buku, majalah, surat kabar, dll dan melaksanakan berbagai kegiatan pendidikan di Indonesia. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo didirikan pada tanggal 12 Desember 2018 dengan Ketua Sukarno, SIP, SS.

    Ketua Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo Bapak Sukarno, SIP, SS menyampaikan bahwa terkait penerbitan dan cetak buku, jurnal, majalah, surat kabar dapat menghubungi 081228494410; 08976759734 dan 08883948662.

    Sukarno, SIP, SS dikenal sebagai praktisi penerbitan dan percetakan, editor, penulis, penggagas Gerakan Nasional Tulis Buku atau Gernastuku, Direktur Penerbit dan Percetakan Sukarno Pressindo, pemimpin beberapa media online, dan pemimpin umum Jurnal Pendidikan Sukarno Pressindo.

     

    Presiden Jokowi Kunker ke Aceh

    KOPI,Jakarta, Memasuki akhir tahun 2018 maka Presiden Indonesia Joko Widodo akan mengunjungi bumi Serambi Mekkah di Banda Aceh.

    Sesuai jadwal yang beredar, selama dua hari kunjungan kerja Presiden ke Aceh, tanggal 13-14 Desember 2018.

    Pada hari Kamis, 13 Desember 2018, Presiden Indonesia bersama rombongan tiba di bandara Sultan Iskandar Muda sekitar jam 22:00 WIB, berangkat dari lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta sekitar jam 19:00 WIB.

    Setelah disambut para pejabat daerah selanjutnya Presiden Indonesia Joko Widodo bersama rombongan menuju hotel Hermes untuk beristirahat.

    Pada Hari Jumat, 14 Desember 2018, kegiatan Presiden Indonesia Joko Widodo cukup padat yaitu bertemu dengan para ulama di hotel Hermes, pertemuan dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) atau Tim Sukses Daerah.

    Shalat Jumat di masjid raya Baiturrahman, membagi sertifikat wakaf bagi 200 orang, meninjau jembatan fly over di Simpang Surabaya. Kemudian rombongan Presiden Indonesia Joko Widodo makan siang di Rumah Makan Lem Bakrie.

    Menuju Kampus Universitas Abulyatama di Kawasan Blang Bintang Aceh Besar, acara sosialisasi.

    Presiden Jokowi juga diagendakan untuk meresmikan ground breaking Jalan Tol di Blang Bintang yang merupakan jalan tol Trans Sumatera yang nantinya akan menghubungkan Aceh hingga ke Lampung.

    Kemudian acara penandatangan peresmian proyek Jembatan fly over Simpang Surabaya, Peresmian Masjid Attaqarub, Peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun dan terakhir terbang kembali via bandara Sultan Iskandar Muda pada sore hari sekitar jam 18:00 WIB.

    Rachmad Yuliadi Nasir (WA:0888.7211.300)

     

    Yahamak : Pelaku Tragedi Nduga Adalah Teroris Papua

    KOPI,Timika - Wakil Direktur Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan (Yahamak) Arnold Ronsumbre menyebut tragedi yang menewaskan banyak korban jiwa y…
     

    Segera, Manajemen PT Sandratex Wajib Beri Pesangon Layak bagi Ratusan Karyawan

    Pewarta Indonesia-Tangerang, Ratusan karyawan PT Sandratex Tangeran tadi malam berkumpul di kompleks pabrik tersebut untuk menyatukan suara bulat. Yakni menuntut pesangon yang layak, menyusul penutupan pabrik tekstil tersebut terhitung sejak 1 Desember 2018. Karena belum diberikannya pesangon hingga sekarang, mereka meminta agar pemilik saham PT Sandratex segera memenuhi kewajiban mereka terhadap hak-hak dasar dari seluruh buruh dan karyawan pabrik tanpa terkecuali.


    Meskipun pabrik sudah tidak beroperasional kembali, seluruh karyawan hingga kini tetap masuk sesuai dengan jadwalnya masing-masing. Mereka berkumpul di depan bangunan pabrik bagian dalam. Hal itu dilakukan untuk mengamankan aset yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.


    Menurut Muryanto Ketua Serikat Pekerja PT Sandtratex, perusahaan memiliki kewajiban untuk memenuhi hak pesangon dari seluruh karyawan PT Sandratex yang jumlahnya sekitar 580 orang. "Kami meminta agar perusahaan memberikan uang pesangon dan uang penghargaan masa kerja (UPMK) sebanyak dua kali lipat sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja," ujarnya pada Jumat malam (7/12).


    Menurut pria asal Klaten tersebut mengungkapkan, selama ini masih terjadi diskusi alot antara karyawan dan pihak manajemen terkait dengan besarnya uang pesangon yang diberikan. Kami sudah berdialog sebanyak tiga kali dengan pihak manajemen, dan mereka terakhir hanya sanggup memberikan pesangon sebesar Rp 37,5 juta. Menurutnya, nominal tersebut jauh dari ketetapan yang diatur oleh Menteri Tenaga Kerja RI.


    Rata-rata buruh pabrik PT Sandratex telah bekerja di sana selama lebih dari 20 tahun dan statusnya sebagai pegawai tetap. Berbagai upaya sudah dilakukan oleh para karyawan, termasuk mengadu kepada Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan setelah jalan negosiasi dengan pihak manajemen belum menghasilkan keputusan yang memuaskan dua belah pihak. Dalam waktu dekat ini, akan dihelat pertemuan berbagai pihak sehingga semua dapat memecahkan problematika yang dihadapi oleh ratusan karyawan PT Sandratex secara memuaskan.


    Suradi, salah satu karyawan PT Sandratex yang bekerja selama puluhan tahun berasal dari Yogyakarta mengaku bahwa kondisi keuangan pabrik terutama dalam lima tahun terakhir semakin mengkhawatirkan.


    "Sebab gajian bulanan yang diperoleh para karyawan diperoleh tidak lancar. Kadang dibayar tidak penuh, baru beberapa waktu kemudian dibayarkan secara penuh. Ritme kerja atau proses produksinya juga sudah tidak normal, sebagaimana pada tahun-tahun dahulu," tuturnya dengan penuh harapan.

    Dirinya bersama istrinya telah mengabdikan diri menjadi karyawan PT Sandratex dengan penuh kesungguhan kerja sudah sangat lama. Ayah dari dua anak tersebut berharap besar agar manajemen PT Sandratex memiliki kesadaran penuh untuk memberikan hak-hak pekerja secara penuh agar bisa hidup layak di tengah masyarakat--yakni memberikan hak pesangon dan uang penghargaan masa kerja sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan, mengingat usia mereka sudah paruh baya. (*)









     

    Kegiatan Evakuasi Korban Kekejian KKSB Dari Wamena Ke Mimika

    KOPI, Mimika – Kesibukan terlihat di Hanggar Helipad Air Fast Bandara Mozes Kilangin, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (6/12) yak…
     

    Korban Selamat Dari Kekejian KKSB Diterbangkan Ke Mimika

    KOPI, Wamena – Sejumlah korban yang selamat dari kebiadaban pembantaian oleh KKSB (Kelompok Kriminal Separatis bersenjata) di Distrik Yall, Kabupaten …
     

    Aksi Heroik Pasukan TNI, Diserbu OPM Karena Menyelamatkan Warga

    KOPI,Nduga - Publik digemparkan dengan aksi pembantaian Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB atau dulu disebut Organisasi Papua Merdeka/OPM) p…
     

    KKB Membantai Pekerja Proyek PT Istaka Karya Yang Sedang Membangun Jembatan

    KOPI,Jayapura -  Seorang Tokoh Agama dari Gereja Distrik Pendeta Wilhelmus Kogoya menginfokan melalui Radio SSB bahwa telah terjadi pembunuhan diduga …
     

    KKB Membantai Pekerja Proyek PT Istaka Karya Yang Sedang Membangun Jembatan

    KOPI,Jayapura -  Seorang Tokoh Agama dari Gereja Distrik Pendeta Wilhelmus Kogoya menginfokan melalui Radio SSB bahwa telah terjadi pembunuhan diduga …
     

    Sidang Praperadilan Kedua Pensiunan BRI, Dirut BRI Berpotensi Tersangka

    Saat para pensiunan BRI demo menuntut pesangon, 2017 laluFoto: Para anggota Pensiunan BRI pada aksi demo pesangon HOKI, JAKARTA Pada sidang Praperadilan kedua kasus pesangon para Pensiunan BRI, minggu in…
     

    PPKRI : Jangan Jadikan 1 Desember Sebagai “Hari Sakral” di Papua

    KOPI,Jayapura - Jajaran pengurus Persatuan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PPKRI) Papua mengaku telah mendengar bahwa mahasiswa asal Papua da…
     

    Apel Gabungan TNI-Polri Menyambut Natal dan Tahun Baru 2018 Di Jayapura

    KOPI,Jayapura – Lebih kurang 100 orang melaksanakan kegiatan Apel Gabungan TNI-Polri dalam rangka Menyambut Natal dan Tahun Baru 2018 dipimpin Kompol …
     

    Istri Melahirkan Ketika Suami Sedang Ikut Workshop Multimedia

      KOPI, Bogor – Hendra Kurniawan (38 tahun) salah seorang peserta Workshop Multimedia yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehat…
     

    Strategi Kehumasan Kementerian Pertanian

      Bogor-Kementerian Pertanian Melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH)  menyelenggarakan workshop Optimalisasi Multi…
     

    Jumpa Pers Gercin NKRI Provinsi Papua: Hindari Hoax dan Bersama Membangun Papua

    KOPI,Jayapura -  Ketua DPD Gerakan Rakyat Cinta NKRI Provinsi Papua   Albert Ali Kabiay melaksanakan kegiatan jumpa pers terkait himbauan menjelang 1 …
     

    Peserta Meja 8 Antusias Ikut Pelatihan Workshop

    KOPI, Bogor – Sebanyak 7 peserta yang berasal dari meja 8 terlihat antusias mengikuti workshop optimalisasi multimedia yang diselenggarakan oleh Dit…
     

    KAMMI Makassar Kecam Aktifis Mahasiswa Papua Pro OPM

    KOPI, Makassar – Organisasi ekstra kampus dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Makassar mengecam aktivis Papua yang pro terhadap Papu…
     

    Polres Jayawijaya Ingatkan Warga : Hindari Aksi Peringatan 1 Desember

    KOPI, Jayawijaya - Kepolisian Resor Jayawijaya, Papua, mengimbau warga tiga kabupaten pegunungan Papua agar menghindari peringatan 1 Desember 2018 den…
     

    Sepak Terjang Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua Sudah Lampaui Batas

    KOPI,Lanny Jaya – Kepala Distrik Balingga Indies Wenda angkat bicara terkait situasi Distrik Balingga Kabupaten Lanny Jaya. …
     

    Keluarga Besar Theys Hiyo Eluay Gelar Deklarasi Indonesia Damai

    KOPI, Jayapura - Sekitar 50 orang mengikuti acara Deklarasi Damai Keluarga Besar Theys Hiyo Eluay dalam rangka peringatan 17 tahun wafatnya Theys Hiyo…
     

    Balai Taman Nasional Bali Barat adakan Sosialisasi di Ponpes Al Masyhur

    KOPI Bali – Balai Taman Nasional Bali Barat mengadakan Sosialisasi di Ponpes Al Masyhur dan menggandeng stakeholder masyarakat Kecamatan Melaya dengan…
     

    Adat Bakar Batu Damaikan Pertikaian Antar Kubu Di Distrik Kwamki Kabupaten Mimika

    KOPI, Mimika - Kurang lebih 200 Orang masyarakat kubu atas dan bawah di Kampung Pompa 2, Distrik Kwamki Narama, Kab.Mimika melaksanakan kegiatan adat …
     

    Calon Siswa Magang Jepang Ikuti Simulasi Tes dan Wawancara di Kantor PPWI Banten

    KOPI, Banten - Sejumlah Calon Siswa Pra Magang Jepang yang akan mengikuti Pelatihan Persiapan Magang, dengan didampingi orang tuanya, mengikuti wawanc…
     

    Pdt. Andrikus Mofu, S.Th, M.Th : "Terimakasih dan Apresiasi Saudara Umat Muslim di Tanah Papua"

    NABIRE PAPUA - "Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi buat Saudara Umat Muslim di Tanah Papua yang telah mengurus seluruh stand-stand dan menyia…
     
    Artikel Lainnya...

    Dirut ” Habis Token Gelap Gulitalah” Tahan KPK Terlibat Korupsi
    Rabu, 24 April 2019

    KOPI, Jakarta- Ditempat kerjanya “ Kangmas Sutisyoso mengatakan” Buku RA. Kartini terkenal dengan Habis Gelap Terbitlah Terang. PLN (Perusahaan Listrik Negara) ” Habis Token Gelap Gulitalah” tahan KPK, terlibat korupsi pembangunan pembangkit Listrik Riau I. Kadangkala Petugas PLN dilapangan sebulan menunggak listrik lansung meteran ia bongkar, tega amat sih. Terpaksa kami memakai meteren listrik prabayar yakni TOKEN listrik. Kami... Baca selengkapnya...

    Heboh Tentang Cucu Jokowi
    Rabu, 30 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Cuitan Hidayat Nur Wahid dalam postingan @kun Twitter miliknya, ia menuding cucu Joko Widodo Jan Ethes menjadi alat kampanye. Dalam cuitannya tersebut, ia menuliskan bahwa Jokowi sengaja menjadikan Ethes sebagai alat kampanye. "Ini Jan Ethes yg pernah sebut @jokowi, kakeknya, sbg “Artis” ya? Tapi bgmn kalau ini jadi legitimasi pelibatan anak2 dlm kampanye? Bgmn @bawaslu_RI masih bisa berlaku adil kah?" tulisnya. Ditempat... Baca selengkapnya...

    PK Diajukan Tiga Kali Di Kasus Yang Sama, MA Tabrak Aturan?
    Rabu, 23 Januari 2019

      Foto: (ki-ka) Danny Siagian, Manahan Sihombing, Mangalaban Silaban, Sugiono KOPI, JAKARTA - Menurut pasal 66 ayat 1 UU No. 14 Tahun 1985 menyebutkan, permohonan Peninjauan Kembali (PK), diajukan hanya satu kali. Namun kenapa dalam kasus tanah Grant Sultan Deli, Medan milik ahli waris Datuk Muhamad Cheer (Dt. M. Cheer) di Mahkamah Agung (MA) bisa hingga 3 (tiga) kali? “Kenapa PK bisa sampai 3 (tiga) kali untuk kasus yang sama di... Baca selengkapnya...

    Luhut ke Riau : Kesibukan Presiden Jokowi, Saya Mewakili Membagikan Sertifikat Prona ke Masyarakat
    Kamis, 17 Januari 2019

    KOPI, Jakarta- Kunjungan kerja (Kunker) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan ke Propinsi Riau, (Rabu 16 Januari 2019) dalam rangka tugas negara. Agendanya yaitu Kunjunga kerja ke Kawasan Industri Tenayan (KIT) kota Pekanbaru serta mewakili Presiden Joko Widodo membagikan 1500 sertifikat tanah Prona Gratis kepada masyarakat . Ribuan orang masyarakat Riau memadati Gelanggang Olahraga Remaja... Baca selengkapnya...

    IKUTILAH..!! Kappija-21 Selenggarakan Essay Contess 2018-2019
    Kamis, 10 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad 21 (Kappija-21) sedang menyelenggarakan lomba menulis atau Essay Contess 2018-2019. Kegiatan ini ditaja dalam rangka memeriahkan 60 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Jepang tahun 2018 yang baru saja berlalu.   Tujuan utama lomba menulis terkait Indonesia dan Jepang tersebut adalah untuk menumbuhkan minat baca, minat mengetahui, dan minat menambah... Baca selengkapnya...

    LL Dikti Wilayah III Sebut PDPT Universitas Mpu Tantular Bagus di Acara Wisuda
    Senin, 31 Desember 2018

    Foto: Senat Universitas Mpu Tantular dalam acara pelantikan wisudawan-wisudawati KOPI, JAKARTA Di acara Wisuda Universitas Mpu Tantular (UMT) Tahun Akademik (TA) 2018/2019, yang dilangsungkan di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pejabat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah III (dulu Kopertis-red) sebut laporan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) UMT, sudah beres dan bagus. “Yang kami ketahui, bahwa laporan PDPT... Baca selengkapnya...

    Adakah Kejahatan Hukum Ketua MA di Kasus Tanah Grant Sultan?
    Senin, 24 Desember 2018

    Foto: Saat persidangan pihak Ahli Waris menuntut PT Taman Malibu Indah di PN Medan KOPI,JAKARTA Mahkamah Agung Republik Indonesia adalah Pengadilan Negara Tertinggi dalam tingkat kasasi, dari seluruh putusan pengadilan sebelumnya, yang secara otomatis menjadi pamungkas dari segala putusan hukum di Negara ini. Sementara hukum yang katanya menjadi panglima untuk menyelesaikan permasalahan hukum, menjadi koridor yang digunakan untuk... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALGratis Masuk Taman Al-Qur’an Seluas 6.....
    03/04/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Dubai – Dubai negara petro Dollar, negara penghasil minyak terbesar di dunia.  Jumlah penduduk yang sedikit, dengan pertumbuhan  ekonomi yan [ ... ]



    NASIONALKoalisi Masyarakat Sipil Jambi Tolak Pem.....
    26/03/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Jambi - PT. Marga Bara Jaya (MBJ) mengusulkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia untuk membangun Jalan  [ ... ]



    DAERAHDialog RRI Yogyakarta: Meningkatkan Par.....
    27/03/2019 | Marsono RH

    . KOPI, Yogya - Guna berpartisipasi dalam mensukseskan Pemilu 17 April mendatang, RRI Yogyakarta mengadakan talkshow dengan tema “Meningkatkan Par [ ... ]



    PENDIDIKANDua Siswa PPWI-Gambatte Septian serta .....
    27/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker) bekerjasama dengan International Manpower Development of Japan (IM Japan) s [ ... ]



    HANKAMKapusjarah TNI: Generasi Muda Parameter .....
    10/03/2019 | Wahju Marsudi Wibowo

    KOPI - Generasi muda merupakan parameter peradaban suat bangsa. Hal tersebut disampaikan Kapusjarah TNI Brigjen TNI Prantara Santosa, S.Sos. M.Si. M.T [ ... ]



    OLAHRAGAMahasiswa Yang Petinju Ini, Menangkan Pe.....
    06/04/2019 | Danny Pantas Siagian

    KOPI, JAKARTA - Sulistyono, petinju yang juga mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta ini, menangkan pertarungan partai kelas [ ... ]



    PARIWISATAJaga Keseimbangan Alam, Kecamatan Ranah .....
    19/03/2019 | Yoni Syafrizal

    KOPI, Pesisir Selatan - Kecamatan Ranah Pesisir wakili Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) untuk mengikuti lomba Kecamatan Bersih dan Hijau tingkat Pro [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALWabup Bengkalis Saksi Dalam Persidangan.....
    05/04/2019 | Didi Rinaldo
    article thumbnail

    KOPI, Pekanbaru – Dulu Sempat mangkir, Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad akhirnya memenuhi panggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk datang ke Pengad [ ... ]



    POLITIKBanda Aceh di Usia 814 Tahun.....
    24/04/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI,Jakarta-Tidak terasa kota Banda Aceh sudah berusia ke-814. Beragam kegiatan yang digelar untuk memeriahkan dan menyambutnya yaitu sepak bola anta [ ... ]



    OPINIRamalan Satria Pinitil : Pilpres Indones.....
    08/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia hampir sama/mirip dengan Pilpres negara Amerika Serikat. Orang menjawarakan mengembor-gembo [ ... ]



    PROFILKompol Arvin Haryadi Jabat Kapolsek Si.....
    25/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu - Pisah sambut Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Dedi Suryadi kepada Kompol Arvin Haryadi, S.ik, SH bertempat di Mapolsek Siak Hulu, keca [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAPlt Bupati Kampar Catur Sugeng Hadiri Pe.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Sei Kijang Tapung Hilir - Rasa senang dan bahagia berada di tengah orang tua kami, Ninik mamak dan para pemangku adat yang ada di Kenagarian Tap [ ... ]



    ROHANIPeringati HAB ke- 73 Kemenag Kampar G.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Bangkinang Kota – Memeriahkan Hari Amal Bakti [ HAB ] Kementrian Agama RI, khusus dilingkungan Kementrian Agama Kabupaten Kampar pada HAB ke-7 [ ... ]



    RESENSIGratis..!!! Buku Karya Mualaf Zaman Now,.....
    03/04/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Jakarta – Tidak bisa dipungkiri buku ini merupakan sebuah karya fenomenal yang sangat menghebohkan di awal tahun 2019 dan belum pernah Anda ju [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIErin Taulany Istri Komedian Andre, Hina.....
    23/04/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Menggunakan akun Instagram @erintaulany, perempuan berusia 33 tahun itu diduga menyebut Prabowo sakit jiwa, sinting, hingga gila ka [ ... ]



    SERBA-SERBIRenungan 14 Tahun Tsunami Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Tidak terasa sekarang telah memasuki waktu 14 tahun terjadinya gempa bumi dan tsunami Aceh. Peristiwa hebat itu terjadi pada 26 Desember [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.