Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Vatikan Bungkam Kasus Korban Pelecehan Anak oleh Oknum Pastor di Gereja Khatolik Amrik

    KOPI, Vatikan - Pada Rabu pagi (15/8), Paus Fransiskus berdiri di depan jendela istana para rasul yang menghadap ke Alun-Alun Santo Petrus dan memberkati orang-orang yang telah berkumpul untuk perayaan Katolik

    Teks Foto. Jaksa Agung Negara Bagian Pennysylvania. (foto.net)

    Pengasuhan Bunda Maria ke surga.

    Dia berbicara tentang orang-orang kudus dan surga dan mengirim doanya kepada para korban runtuhnya jembatan di kota Genoa, Italia utara, sehari sebelumnya.

    Tetapi Paus tidak menyebutkan berita mengerikan yang baru terungkap tentang gerejanya: Kejaksaan Agung Pennsylvania baru saja mengungkap laporan sebanyak 1.356 halaman yang meresahkan, tentang pelecehan yang melibatkan 1.000 anak-anak dan 300 pastor, yang belum pernah terungkap selama 70 tahun.

    “Kami, para anggota kejaksaan agung, ingin Anda mendengar berita ini,” bunyi awal laporan itu.

    Tetapi pada hari Rabu (15/8), tidak ada tanda-tanda bahwa Paus Fransiskus telah mendengar berita tentang kasus pelecehan seksual oleh pastor itu.

    Dia tidak mengirim doa untuk para korban di gerejanya sendiri yang telah dibungkam di bawah selubung keterlibatan dan rasa malu selama puluhan tahun.

    Laporan Pennsylvania tersebut menguraikan kekerasan terhadap anak laki-laki dan perempuan yang berlangsung selama puluhan tahun. Ketika beberapa gadis itu hamil karena pastor mereka, mereka dipaksa melakukan aborsi. Alkohol sering digunakan untuk memancing korban yang dihina dan dibuat merasa bersalah atas dosa pemangsa mereka.

    Perlakuan Sadisme oleh oknum Pastor Terhadap Anak-anak

    Seorang bocah lelaki bernama George, bahkan dipaksa untuk telanjang dan mempraktikkan Penyaliban sementara para pastor mengambil gambar dengan kamera Polaroid yang kemudian mereka sebarkan di era sebelum adanya foto digital dan pornografi pedofilia online.

    “Para pastor itu menggunakan cambuk, kekerasan, dan kesadisan untuk memperkosa korban-korban mereka,” kata laporan itu. Marquis de Sade akan merasa seperti di rumah sendiri jika berada di antara para pastor Katolik Pennsylvania itu.

    Para korban diberi salib emas untuk mereka pakai, seperti semacam simbol merah (scarlet letter), jadi pastor-pastor lain yang terlibat dalam kasus itu dapat mengidentifikasi anak-anak yang telah digunakan dan disiksa.

    Kasus kekerasan seksual yang melibatkan anak-anak ini telah ditutup-tutupi. Roma telah menolak untuk mengakui adanya kasus seperti itu, dan sekarang sudah terlalu terlambat. Tanggapan terhadap laporan kasus ini, seperti tanggapan-tanggapan lain sebelumnya, juga sama.

    Vatikan Bungkam Soal kasus korban Pelecehan Seksual yang melibatkan ratusan orang Pastor dari Keuskupan di Gereja Khatolik Penensylvania.


    "Rabu pagi, seorang juru bicara Vatikan mengatakan bahwa pihak Vatikan “tidak memiliki komentar saat ini” dan langsung menutup telepon".

    Laporan Pennsylvania tersebut, tentu saja, bukan kasus pelecehan seksual pastor pertama di gereja Amerika Serikat (AS). Film yang memenangkan Academy Award, Spotlight, menceritakan tentang kasus serupa yang ditutup-tutupi, dan ada juga banyak buku dan dokumenter yang menceritakan kasus yang sama.

    Tetapi satu hal yang membuat laporan ini menonjol adalah, kasus ini berkaitan dengan salah satu tokoh paling penting di Gereja Katolik AS.

    Para pejabat Gereja secara rutin dan sengaja menggambarkan pelecehan itu sebagai Horseplay dan gulat. Itu bukanlah hal-hal seperti itu. Itu adalah pelecehan seksual anak, termasuk perkosaan," kata Shapiro seperti dilansir Reuters, Kamis (16/8/2018).

    Dia juga mengatakan bahwa seorang imam telah mencabuli lima perempuan bersaudara dalam satu keluarga. Namun, kata Shapiro, keuskupan membuat perjanjian rahasia dengan keluarga korban.

    Laporan itu menyalahkan Kardinal Donald Wuerl, mantan uskup lama Pittsburgh yang kini memimpin Keuskupan Agung Washington, karena apa yang dikatakannya adalah bagiannya dalam penyembunyian pelecehan seksual para pendeta.

    Menjelang rilis laporan itu, Donald Wuerl, mengatakan kepada CBS bahwa gereja berusaha untuk melepaskan diri dari para imam yang kejam. Menurutnya, laporan itu akan membenarkan reformasi yang dia dukung pada tahun 2002 untuk efek itu.

    "Kami sangat, sangat menyesal ini terjadi. Dan itulah mengapa kami telah mengambil langkah-langkah untuk melihat bahwa itu tidak berlanjut," kata Kardinal Donald Wuerl pada hari Selasa, yang dilansir Rabu (15/8/2018).

    Setelah Wuerl menjadi uskup agung di Washington pada 2007, keuskupannya setuju untuk membayar USD1,25 juta sebagai uang penyelesaian dengan 35 orang yang selamat dari pelecehan. Sementara pihak Vatikan yang ikut disebut menutup-nutupi skandal pelecehan seks ratusan imam gereja di Pennsyilvania, AS tersebut hingga saat ini belum berkomentar

    Kardinal Donald Wuerl, uskup agung dari keuskupan Washington DC, adalah seorang pria yang diharapkan banyak orang akan menjadi paus suatu hari nanti. Tetapi namanya telah disebutkan dalam laporan Kejaksanaan Agung karena perannya dalam memindahkan beberapa pastor yang termasuk dalam 300 pastor mesum, ke paroki-paroki baru ketika dia menjadi uskup di Pittsburgh dari tahun 1998 hingga 2006.

    Laporan ini menyatakan bahwa hampir 100 pastor dalam laporan kejaksanaan agung itu berada di Pittsburgh selama masa jabatan Wuerl di sana.

    Meskipun Wuerl tidak secara khusus dituduh melecehkan anak-anak, dan laporan itu menunjukkan saat-saat ketika dia menghentikan beberapa pastor yang kejam, ada lebih banyak tuduhan tentang kecenderungannya untuk merelokasi pastor pemangsa anak-anak. Jika itu benar, berarti dia memungkinkan para Pastor itu untuk terus mencari mangsa anak-anak yang tidak bersalah.

    Wuerl, yang juga teman dekat Kardinal Theodore McCarrick, yang mengundurkan diri bulan lalu setelah tuduhan bahwa dia telah menyiksa anak di bawah umur dan melecehkan seminaris, menanggapi laporan Pennsylvania itu dengan keterbukaan yang luar biasa.

    “Meskipun saya memahami laporan ini mungkin mengkritisi beberapa tindakan saya, saya percaya laporan itu menegaskan bahwa saya bertindak dengan ketekunan, dengan perhatian untuk para korban dan untuk mencegah tindakan pelecehan di masa depan,” ia mengunggah pada halaman khusus yang disebut The Wuerl Record di situs web keuskupan Washington DC.

    “Saya sangat berharap mendapat penilaian yang adil atas tindakan saya, baik dulu dan sekarang, dan komitmen saya yang berkelanjutan untuk melindungi anak-anak akan menghapus semua dugaan yang dibuat oleh laporan ini,” katanya.

    Thomas Groome, seorang profesor teologi dan pendidikan agama di Boston College, mengatakan tuduhan baru itu mengerikan, dan berharap kali ini akan ada perubahan dan transparansi.

    “Tepat ketika kami berpikir kami tidak akan lebih terkejut atau tersinggung lebih jauh lagi, berita utama tentang ratusan pendeta yang melecehkan ribuan anak—hanya di Pennsylvania saja—sangat membuat kami sedih, dan terutama bagi setiap umat Katolik yang menghormati pendeta mereka,” Groome, seorang mantan pendeta, mengatakan kepada The Daily Beast melalui email.

    “Bagaimana mungkin institusi kita dan para pemimpinnya gagal merepresentasikan apa yang kita ketahui sebagai Injil Yesus Kristus?” tanyanya.

    Groome berharap “semoga berita utama dan apa yang telah terungkap akan membawa kita kepada jawaban dari dua pertanyaan besar. Mengapa hal ini terjadi dan mengapa hal itu dibiarkan terus terjadi? Pertanyaan pertama berkenaan dengan budaya pendetaan, yang kedua adalah kurangnya akuntabilitas di pihak para pemimpin kita dan kurangnya partisipasi pemerintahan Gereja Katolik.”

    Konferensi Para Uskup Katolik Amerika Serikat, yang memerintah Gereja Katolik Amerika, mengeluarkan pernyataannya tentang masalah ini, mengirim doa “semoga semua yang selamat dari pelecehan seksual diberikan kesembuhan, kenyamanan dan kekuatan” tetapi tidak menyebut kasus itu sebagai kejahatan.

    “Laporan kejaksanaan agung di Pennsylvania sekali lagi mengungkap kepedihan korban kejahatan pelecehan seksual oleh anggota pastor kami, dan oleh mereka yang melindungi para pelaku dan dengan demikian memfasilitasi kejahatan yang berlangsung selama bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun. Kami bersyukur atas keberanian orang-orang yang membantu penyelidikan dengan membagikan kisah pelecehan pribadi mereka. Sebagai badan keuskupan, kami merasa malu dan menyesal atas dosa dan kelalaian para pendeta Katolik dan para uskup Katolik,” kata pernyataan itu.

    “Kami sangat sedih setiap kali kami mendengar tentang bahaya yang disebabkan sebagai akibat dari pelecehan, di tangan seorang pastor dari pangkat apapun. Komite USCCB untuk Perlindungan Anak dan Remaja dan kantor Sekretariat Perlindungan Anak dan Remaja akan terus menawarkan solusi untuk penyembuhan bagi mereka yang telah dilecehkan. Kami berkomitmen untuk bekerja dengan cara yang tertentu sehingga pelecehan tersebut tidak dapat terjadi lagi.”

    Marie Collins, korban pelecehan seksual pendeta dari Irlandia, yang telah menjadi anggota Komisi Kepausan Paus Fransiskus untuk Perlindungan Anak di Bawah Umur—mengundurkan diri tahun lalu setelah bekerja tiga tahun di komisi tersebut karena “kurangnya tindakan” Paus Fransiskus untuk melindungi anak-anak—menyebut masalahnya sebagai pertanyaan semantik.

    Dia mengunggah pernyataannya di Twitter setelah laporan Pennsylvania keluar. “Ini bukan hanya Amerika, tetapi seluruh Gereja Katolik perlu memeriksa dirinya sendiri,” katanya dilansir dari The Daily Beast, menanggapi kemarahan di Twitter sejak laporan itu keluar.

    Para Orangtua Korban Pelecehan Seksual Memina Kejaksaan Agung mengusut Tuntas kasus ini

    Para korban yang mengajukan tuduhan menangis dibelangkanya saat Shapiro menggambarkan bagaimana para imam dari enam keuskupan dari delapan keuskupan yang ada, termasuk kelompok imam dari Pittsburgh tuduhan memerintahkan kepada seorang anak , ke Altar telanjang bulat dan berpose seperti Yesus disalib dan memfotonya.

    Berita ini sangat merobek hati, bagaimana tidak, mereka yang dipercaya sebagai pelayan Tuhan malah melakukan tindakan tidak senonoh kepada anak-anak yang seharusnya dilindungi dan dibimbing untuk mengenal Tuhan. Tentunya tidak seorangpun orangtua yang berharap hal ini terjadi pada buah hati mereka. Untuk itu gereja dan orangtua harus bekerja lebih keras untuk perlindungan anak-anak yang ada dalam naungan mereka. (Didi)

     


    Artikel Lainnya:

    Pemutakhiran Terakhir (Sabtu, 18 Agustus 2018 06:05)

     

    Kapan Saya dilantik Jadi Menteri Pak Presiden
    Jumat, 24 Mei 2019

    KOPI, Jakarta -  Pemilu serentak sudah usai , hasil Rapat Pleno KPU (Komisi Pemilihan Umum) pusat sebagai pemenang yakni Pasangan Capres Joko Widodo- Kyai H. Mar'uf Amin. Dengan perolehan suara 55,5 % dari Pasangan Prabowo Subianto dengan Sandiaga uno. Tim sukses (Tim Ses) pun bertanya dalam hati, siapa tahu gua ditunjuk oleh Presiden menjadi Mantari (red, tukang suntik orang sakit) eh salah  jadi Mentri. Saya sudah bekerja siang malam untuk... Baca selengkapnya...

    Prediksi Nama Anggota DPRD Pekanbaru Hasil Pemilu Serentak , Periode 2019-2024
    Jumat, 24 Mei 2019

    KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, Pengamat Politik Riau sebut saja namanya Aji Somek mengatakan “ Ingin menjadi anggota Dewan membutuhkan Tenaga, materi, Timses yang Solid, sang calon Dewan tidak sombong/angkuh, sering mengunjungi warga dapilnya bukan hanya saat Pemilu saja minimal sekali setahun. Menepati janji aspirasi saat kampanye (red. pengaspalan jalan, Lampu penerangan , air bersih,  Seminisasi gang, dll) Bapak/Ibu si Anu tuh... Baca selengkapnya...

    LSM TOPAN- AD Laporkan Dugaan Penyalagunaan Wewenang dan Anggaran Pengadaan Sapi Distanak Riau
    Jumat, 17 Mei 2019

    Teks Foto. Kajati Riau Uung Abdul Syakur (kemeja putih) saat HUT Adyaksa ke 58 . (foto .Didi Rinaldo) KOPI, Pekanbaru – Ketua LSM TOPAN-AD ( Team Observasi Penggunaan Anggaran Negara dan Anggaran Daerah) Propinsi Riau , Maruar Sianturi SE di kantor Kejaksaan Tinggi Riau tanggal (2/5-2019) memakai baju seragam jas berwarna hijau mengatakan “ Kami melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang atau jabatan dalam pengadaan hewan ternak dalam hal... Baca selengkapnya...

    Rumah Zulkifli AS Walikota Dumai, Digeledah oleh KPK
    Senin, 06 Mei 2019

    KOPI, Dumai – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Somek mengatakan “ Propinsi Riau terkenal dengan negeri Petro Dollar. Dikarunia oleh SDA (Sumber Daya Alam) yang melimpah ruah. Tetapi masyarakata banyak yang miskin. Termasuk penulis yang kurang duit. SDAnya menikmati segelintir orang, penduduknya hanya sebagai penonton di negeri sendiri. Hasil alamnya Bawah tanah minyak bumi, diatas tanah minyak Kelapa Sawit (CPO) , diatas kepala... Baca selengkapnya...

    Dirut ”Habis Token Gelap Gulitalah” Ditahan KPK Terlibat Korupsi
    Rabu, 24 April 2019

    KOPI, Jakarta- Di tempat kerjanya “Kangmas Sutisyoso mengatakan” Buku RA. Kartini terkenal dengan Habis Gelap Terbitlah Terang. Dirut PLN (Perusahaan Listrik Negara) "Habis Token Gelap Gulitalah” di tahan KPK, terlibat korupsi pembangunan pembangkit Listrik Riau I. Kadangkala Petugas PLN di lapangan sebulan menunggak listrik lansung meteran ia bongkar, tega amat sih. Terpaksa kami memakai meteren listrik prabayar yakni TOKEN listrik.... Baca selengkapnya...

    Heboh Tentang Cucu Jokowi
    Rabu, 30 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Cuitan Hidayat Nur Wahid dalam postingan @kun Twitter miliknya, ia menuding cucu Joko Widodo Jan Ethes menjadi alat kampanye. Dalam cuitannya tersebut, ia menuliskan bahwa Jokowi sengaja menjadikan Ethes sebagai alat kampanye. "Ini Jan Ethes yg pernah sebut @jokowi, kakeknya, sbg “Artis” ya? Tapi bgmn kalau ini jadi legitimasi pelibatan anak2 dlm kampanye? Bgmn @bawaslu_RI masih bisa berlaku adil kah?" tulisnya. Ditempat... Baca selengkapnya...

    PK Diajukan Tiga Kali Di Kasus Yang Sama, MA Tabrak Aturan?
    Rabu, 23 Januari 2019

      Foto: (ki-ka) Danny Siagian, Manahan Sihombing, Mangalaban Silaban, Sugiono KOPI, JAKARTA - Menurut pasal 66 ayat 1 UU No. 14 Tahun 1985 menyebutkan, permohonan Peninjauan Kembali (PK), diajukan hanya satu kali. Namun kenapa dalam kasus tanah Grant Sultan Deli, Medan milik ahli waris Datuk Muhamad Cheer (Dt. M. Cheer) di Mahkamah Agung (MA) bisa hingga 3 (tiga) kali? “Kenapa PK bisa sampai 3 (tiga) kali untuk kasus yang sama di... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALGary Gravelle Ancam Bunuh Presiden Donal.....
    15/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Amerika Serikat – Diluar negeri mengancam membunuh Kepala Negara mendapat respon dari pihak keamanan Anda lansung di tangkap. Hukuman Penjara  [ ... ]



    NASIONALPasca Rekapitulasi Pemilu oleh KPU.....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, "Wah KPU kerjanya malam-malam seperti kampret," begitulah ramai orang yang protes dengan kinerja KPU. Sebelumnya ramai diberitakan ba [ ... ]



    DAERAHDesa Saitnihuta Dapat Bantuan Pembanguna.....
    24/05/2019 | Marly Sihombing

    KOPI, TOBA SAMOSIR - PT. Toba Pulo Lestari menyalurkan bantuan dari Community Development (CD)sebesar Rp 215 juta ke Desa Saitnihuta, Kecamatan Dolok [ ... ]



    PENDIDIKANMeriah, Karnaval Jelang Ramadan SD Muham.....
    05/05/2019 | Supadiyanto, M.I.Kom.

    KabarIndonesia - Seluruh guru, karyawan, murid, dan kepala sekolah SD Muhammadiyah Sragan mengadakan Karnaval menyambut Ramadan pada Jumat, 3 Mei 2019 [ ... ]



    EKONOMIALMISBAT Laporkan Kementan, Kemendag ke.....
    16/05/2019 | Didi Rinaldo
    article thumbnail

    KOPI, Jakarta - Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat), organisasi relawan pendukung Presiden Jokowi yang berdiri sejak 2014, membe [ ... ]



    HANKAMMoeldoko : Tiada Maaf Buat HS, Ancam Pen.....
    16/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Kangmas Roy Kusnen mengatakan “ Kepada masyarakat mengupload (unggah) video, foto di Media  [ ... ]



    OLAHRAGAMahasiswa Yang Petinju Ini, Menangkan Pe.....
    06/04/2019 | Danny Pantas Siagian

    KOPI, JAKARTA - Sulistyono, petinju yang juga mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta ini, menangkan pertarungan partai kelas [ ... ]



    PARIWISATARamadhan Berkah di Festival Ramadhan 201.....
    17/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Selamat datang bulan suci Ramadhan 1440 H. Tahun ini bulan puasa atau bulan Ramadhan 1440 H, jatuh pada hari Senin, 6 Mei 2019. Sege [ ... ]



    HUKUM & KRIMINAL1 Kg Shabu Berhasil Diamankan oleh BNNK .....
    17/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Bulan suci Ramadhan 1440 H seharusnya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat bukan dengan pekerjaan yang membawa celaka bagi orang lain.  [ ... ]



    POLITIKKamis 21 Mei 1998, Peristiwa Reformasi I.....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Bangsa Indonesia pada setiap tanggal 21 Mei selalu memperingati peristiwa Reformasi Indonesia. Waktu sangat cepat berlalu dan hari ini, [ ... ]



    OPINIViral di Medsos , Minurlin Istri Mantan .....
    13/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Bekasi – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan” Sontoloyo, kampret Ada “oknum" Perempuan Suaminya Tentara  [ ... ]



    PROFILViral di Medsos, Dua Jendral Acungkan S.....
    11/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan “ Sontoloyo, dua orang Jendral (Pol) Salam Dua Jari kedua jenderal polisi itu ada [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAPlt Bupati Kampar Catur Sugeng Hadiri Pe.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Sei Kijang Tapung Hilir - Rasa senang dan bahagia berada di tengah orang tua kami, Ninik mamak dan para pemangku adat yang ada di Kenagarian Tap [ ... ]



    ROHANIMasyarakat Rohul Hadiri Buka Puasa Bersa.....
    19/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru- Ratusan orang masyarakat kabupaten Rokan Hulu (Rohul)berdomisili di Pekanbaru menghadiri buka Puasa bersama yang ditaja oleh Pemkab R [ ... ]



    RESENSIGratis..!!! Buku Karya Mualaf Zaman Now,.....
    03/04/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Jakarta – Tidak bisa dipungkiri buku ini merupakan sebuah karya fenomenal yang sangat menghebohkan di awal tahun 2019 dan belum pernah Anda ju [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIModus Penipuan Gerombolan Bandit Oknum .....
    27/04/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru – Zaman semakin canggih bermacam jenis modus penipuan saat ini. Kini penulis (red. didi rinaldo) bertanya kepada Pembaca. Zaman kin [ ... ]



    SERBA-SERBISepeda Motor Terjun Bebas dari Jembatan .....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Hati-hati bila Anda melintasi kawasan jembatan Pango. Apalagi yang melintas dari arah simpang BPKP melewati jembatan Pango. Seharusny [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.