Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    EKONOMI

    Syahronie : Presiden Tak Perlu Berkeluh Kesah Impor Lebih Tinggi , Pecat Mendag

    KOPI, Jakarta - Presiden Joko Widodo semestinya tidak perlu berkeluh kesah soal impor yang lebih besar daripada ekspor. Sebab, Presiden lah yang mesti bertanggung jawab atas terjadinya kondisi tersebut.

    "Berkeluh kesah menunjukkan Presiden ingin cuci tangan. Padahal kondisi tersebut tidak lepas dari tanggung jawabnya sebagai pemimpin tertinggi di negeri ini," kata Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) Sya'roni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/12/2018).

    Kini ribuan jumlah media online di Indonesia, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class) ketik di Google.com “ Operasional Fee” enter serta judul “Waspada!.. Modus penipuan wajah Palsu, Kw enter”.

    Media online Pewarta –Indonesia.com interkoneksi kejaringan sistim internet Internasional , website kami bisa dibaca antar benua.


    Pecat Mentri Perdagangan

    Keluh kesah diutarakan Jokowi dalam acara pelepasan ekspor 1,5 juta unit motor PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (3/12). Dia menyebut impor yang lebih besar daripada ekspor merupakan problem besar Indonesia. Sebaliknya, menurut Jokowi, ekspor dalam jumlah besar akan memperbaiki current account defisit negara yang saat ini dalam kondisi kurang baik.

    Sya'roni mengatakan daripada mengumbar keluh kesah Jokowi lebih baik melakukan tindakan tegas, memecat Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Sudah terbukti Mendag doyan impor tapi tidak pernah ditegur.

    "Solusinya, carilah menteri yang pandai memasarkan produk Indonesia di luar negeri. Bukan menteri yang pintar mendatangkan produk luar negeri ke Indonesia," demikian kata calon legislatif Partai Gerindra daerah pemilihan Jawa Tengah II yang meliputi Demak, Jepara dan Kudus itu
    . ( Didi Rinaldo )


    Waspada !.. Wartawan Gadungan, Komplotan Penipu/maling Gila.

    Mengaku “ sebagai mamak/Ortu wartawan, Menjual nama orang ngaku family, Print & email berita, wajah palsu, Kw dsb. Saya (Didi) dibilang Jaksa, Polisi, Tentara, KPK. Tolong Tangkap Komandan.

     

     

    Aksi Relawan Green Peace Cegat Kapal Tangker Muatan Minyak CPO Milik Wilmar

    KOPI, Belanda - Aktivis Green Peace Internasional cegat kapal tanker raksasa Stolt Tenacity, ketika melakukan aksi damai menaiki kapal kargo sepanja…
     

    MES Aceh Menatap Masa Depan

    KOPI-Jakarta, Masyarakat Aceh merasa bersyukur karena sekarang telah hadir di provinsi Aceh kepengurusan MES atau Masyarakat Ekonomi Syariah. Saat ini MES Aceh dibawah pimpinan Aminullah Usman yang sekarang kebetulan juga menjabat sebagai Walikota Banda Aceh.

    Beberapa hari yang lalu tepatnya Sabtu, 13 Oktober 2018 di aula balaikota Banda Aceh, telah dilantik Pengurus MES Provinsi Aceh, periode 2018-2021. Keputusan pusat MES periode 1439-1442 H, Nomor: 016/SK/MES-PST/IX/2018 tentang pengurus wilayah MES Aceh periode 1440-1443 H. Ketua MES Aceh, Aminullah Usman menyatakan,"Dukungan penuh sebagai walikota dalam pengembangan ekonomi syariah di Aceh".

    Sebagai ibukota provinsi Aceh maka sudah sepatutnya Banda Aceh menjadi leader bagi pengembangan masyarakat Ekonomi Syariah di Aceh.

    Aminullah Usman sebagai Walikota Banda Aceh akan mendukung penuh dalam pengembangan ekonomi syariah di Aceh serta berkomitmen untuk menerapkan konsep ekonomi syariah di berbagai sektor, termasuk di dunia perbankan.

    Selanjutnya pasca acara pelantikan dilanjutkan dengan Roadshow Asuransi Syariah yang terselenggara atas kerjasama PW MES Aceh bekerjasama dengan Prudential Indonesia dan didukung oleh OJK, Bank Aceh, Hikmah Wakilah, Mahirah Muamalah, Pemko Banda Aceh, Bank Muamalat, dan sejumlah lembaga keuangan syariah lainnya di Aceh. Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 – 12.00 WIB ini dihadiri sekitar 300 orang peserta.

    Adapun narasumber yang hadir yaitu Muhammad Syakir Sula selaku pengurus pusat MES, Maki Musmakiah dari Direktorat IKNB Syariah OJK dan Firmadhani Hamdani dari Prudential Indonesia.

    Terlihat juga yang hadir Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin, Kepala OJK Aceh, Aulia Fadli, dan para pengurus MES Aceh, seperti Sekretaris Umum, Sugito SE, Sekretaris I, Drs Tgk Syaiful Mar, Sekretaris II, Afrizal W dan Bendahara Umum, H Haizir Sulaiman serta sejumlah jurnalis.

    Kepengurusan MES Aceh periode 2018-2021, memiliki tanggung jawab besar, namun tanggung jawab besar tersebut merupakan tantangan bagi ketua MES Aceh dan seluruh pengurus.

    Keberadaan MES menjadi sangat strategis dan penting. Semua ini karena fakta bahwa Indonesia adalah Negara dengan mayoritas beragama Islam.

    Program utama MES Aceh diantaranya mewujudkan silaturahmi dan membangun sinergi dengan pelaku-pelaku ekonomi, perorangan dan lembaga yang berkaitan dengan ekonomi syariah di provinsi Aceh, mendorong pengembangan aktivitas ekonomi syariah sehingga menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam kegiatan usaha termasuk dalam hal investasi maupun pembiayaan, meningkatkan hubungan antar anggota dan otoritas yang terkait dengan kegitan ekonomi dan keuangan syariah dan meningkatkan kegiatan untuk membentuk sumber daya insani yang mempunyai akhlak, ilmu dan kemampuan untuk menjalankan dan mengembangkan kegiatan ekonomi syariah melalui penelitian, pengembangan dan pelatihan.

    Target selanjutnya dari kepengusan MES Aceh adalah paling telat tahun 2019 telah terbentuk MES Kabupaten/Kota di seluruh Aceh. RACHMAD YULIADI NASIR (WA: 0888.7211.300)

     

    Buruh Pabrik Karet PT. Ricry Empat Bulan Tak Gajian, Demo ke kantor DPRD Riau

    KOPI, Pekanbaru – Pengusaha pabrik karet pengolahan  bahan mentah PT Riau Crumb Rubber Factory (RICRY) tidak kasihan melihat buruh pabriknya selama em…
     

    Haizir Sulaiman Resmi Menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah

    KOPI-Jakarta, Beberapa waktu yang lalu tepatnya 29 Desember 2017 Busra Abdullah SE direktur utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah meninggal dunia . Untuk menjalankan kinerja PT Bank Aceh Syariah maka pada tanggal 28 Februari 2018, Haizir Sulaiman SH,MH, yang sebelumnya menjabat Direktur Dana Jasa dan Sumber Daya Insani (SDI) PT Bank Aceh Syariah ditetapkan sebagai calon direktur utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah .

    Hal ini dapat diketahui kalayak ramai pasca hasil pemilihan dan penetapan para pemegang saham PT Bank Aceh Syariah yang berlangsung dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) bank itu di Banda Aceh, Rabu (28/2/2018). Hari yang ditunggu pun tiba, pada Senin 8 Oktober 2018, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah melantik Haizir Sulaiman SH,MH, sebagai Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah.

    Pelantikan berlangsung di Pendopo Gubernur Aceh. Puluhan karangan bunga ucapan selamat atas pelantikan sebagai Dirut Bank Aceh Syariah, menghiasi jalan seputaran Pendopo Gubernur Aceh Diketahui bahwa sudah adanya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan SK Dewan Komisioner OJK Nomor: Kep141/B.03/2018 tanggal 6 Agustus 2018.

    PT Bank Aceh Syariah telah banyak mengukir prestasi dan Haizir Sulaiman SH,MH, memiliki kompetensi untuk menahkodai dan memajukan PT Bank Aceh Syariah sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah periode 2018-2022. Pasca pelantikan di pendopo Gubernur Aceh maka ada tiga program utama yang harus dilakukan saat ini. Pertama, konsolidasi internal harus benar-benar diperkuat, kedua, penerapan teknologi informasi yang tidak boleh ditinggalkan, dan ketiga, perlunya didorong dengan usaha-usaha yang menjadi produktif.

    “Kita tahu bahwa Bank Aceh sekarang bukan hanya di Aceh yang diperhatikan, artinya sudah di tingkat nasional. Dengan konversi Bank Pembangunan Daerah Aceh (Bank Aceh) menjadi bank syariah bahwa memiliki dampak strategis industri perbankan syariah. Dan yang sebelumnya pangsa pasar tidak sampai lima persen, setelah konversi bank sekarang sudah melebihi lima persen," papar Dirut Bank Aceh Syariah kepada rekan-rekan jurnalis.

    Harapan nasional atau pasar luar terhadap Bank Aceh sungguh luar biasa dan itu merupakan tantangan yang berat bagi kita, tentunya dengan dukungan semua pihak dapat memajukan bank ini ke depan yang lebih baik lagi.

    Pelantikan Haizir Sulaiman SH,MH, sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah periode 2018-2022 juga dihadiri oleh kepala kantor PT Bank Aceh Syariah seluruh Aceh, Karyawan pusat PT Bank Aceh Syariah, para bupati dan walikota seluruh Aceh seperti terlihat Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, Perwakilan Bank Indonesia, perwakilan OJK, mitra bisnis, unsur forkopimda Aceh dan puluhan rekan-rekan jurnalis.

    Selamat Atas pelantikan Bapak Haizir Sulaiman SH,MH, sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah periode 2018-2022. Tantangan kedepan untuk memajukan PT Bank Aceh Syariah harus lebih baik daripada periode sebelumnya.

     

    BPS Aceh: Kemiskinan Masih 15,97 Persen

    KOPI-Jakarta, Data sangat berperan penting dalam kehidupan bangsa ini. Karena dengan datalah kita dapat memperoleh manfaat yang begitu besar.

    Di Indonesia salah satu lembaga yang mengumpulkan data-data penting itu adalah BPS-Badan Pusat Statistik, yang berkantor pusat di Jakarta.

    Sedangkan di tingkat provinsi biasa BPS daerah berkantor pusat di ibukota provinsi. Pada tanggal 26 September, BPS-Badan Pusat Statistik berulang tahun.

    Di kota Banda Aceh sendiri banyak kegiatan yang dilakukan oleh BPS Aceh seperti : Car Free Day (Donor darah, senam, espose data), lomba tulis karya ilmiah serta seminar.

    Pada tanggal 23 September 2018, Pemkot Banda Aceh mengadakan Car Free Day (CFD) spesial untuk menyambut Hari Statistik Nasional (HSN) yang jatuh pada tanggal 26 September. Kegiatan CFD yang terpusat di depan kantor BPS Provinsi Aceh ikut diramaikan dengan pertunjukan seni serta UKM yang ada di Kota Banda Aceh.

    Sedangkan Seminar dilaksanakan pada hari Kamis, 27 September 2018 di hotel Grand Nanggroe Banda Aceh.

    Seminar Statistik dalam rangka Hari Statistik Nasional dengan tema "Aceh, Kemiskinan dan Anggaran Melimpah."

    Seminar ini diisi oleh 3 nara sumber yaitu Azhari, SE,M.SI; kepala Bappeda Aceh, Drs.Wahyudin,M.M; kepala BPS Aceh serta Prof.Dr.Raja Masbar,M.Sc; Akademisi Unsyiah.

    Dalam seminar ini dibahas cara pengentasan kemiskinan. Bagaimana hal-hal yang ada dilapangan termasuk masalah dan solusi pengentasan kemiskinan di Aceh bisa ditangani dengan bijaksana.

    Beberapa negara lain juga menjadikan proyek khusus untuk pengentasan kemiskinan. Permasalahan dalam pemerintahan Aceh adalah kualitas anggaran yang belum optimal. Solusinya adalah perlu adanya komitmen yang kuat antar eksekutif dan legislatif.

    Salah satu kendala pengentasan kemiskinan di Indonesia adalah bila ganti Presiden Indonesia maka berganti pula program pengentasan kemiskinan.

    Data BPS Aceh hingga bulan Maret 2018 terdapat 15,97 persen kemiskinan di Aceh, sedangkan garis kemiskinan di Aceh adalah Rp 464.626/kapita/bulan. Disini diperlukan pengoptimalkan sumber dana dari APBN dan investasi swasta.

    Melalui tema "Dengan Data Tingkatkan Prestasi Bangsa", mari bergandeng tangan membangun bangsa dengan data statistik sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan yang tepat sasaran serta monitoring dan evaluasi perkembangan capaian pembangunan.

    Selamat Hari Statistik Nasional (HSN) 26 September 2018.

    Rachmad Yuliadi Nasir: (WA 0888.7211.300)

     

    Pemerintah Perlu Membuat Sistem Parameter Untuk Mengukur Angka Kemiskinan

    KOPI, JAKARTA - Dua minggu lalu BPS merilis persentase penduduk miskin Maret 2018 turun menjadi 9,82 persen. Terendah sepanjang sejarah dalam berbagai media pemberitaan. Tak salah jika kita berikan apresiasi kepeada Pemerintah atas capaian penurunan kemiskinan ini, sebagai salah satu indikator kerja Pemerintah.

    Akan tetapi, yang jadi soal dan tantangan saat ini adalah apakah parameter yang digunakan dalam mengukur kemiskinan tersebut sudah benar-benar mampu secara tepat untuk memotret kemiskinan yang sesungguhnya. Atau sekurang-kurangnya sudah sangat dekat dengan realita “kemiskinan” yang sebenarnya.

    Mari kita lihat paramater yang digunakan, yakni Garis Kemiskinan. Garis Kemiskinan (GK) merupakan penjumlahan dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM). Penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan dikategorikan sebagai penduduk miskin. Per maret 2018, nominal GK sebesar Rp401.220 per kapita per bulan.

    Pertanyaan mendasarnya adalah “dengan parameter pengeluaran Rp401.220 per orang per bulan,tepatkah angka ini dijadikan sebagai ukuran batas kemiskinan?

    Kalau mau jujur, angka GK tersebut masih tidak tepat dan masih jauh untuk jadi acuan kemiskinan. Ada beberapa hal yang mendasari parameter yang digunakan masih tepat dan masih jauh. Pertama, coba kita bandingkan nilai GK tersebut (yang sudah dikonversi dengan berapa kg beras yang dapat dibeli) dengan rata-rata konsumsi beras per kapita per bulan orang Indonesia.

    Rata-rata konsumsi beras per orang per bulan sebesar 6 kg atau setara 200 gram per hari. Sedangkan GK hanya mampu membeli 1-1,5 kg per bulan atau 34-53 gram per hari (ini masih menggunakan harga beras kualitas bawah II).

    Artinya, seluruh nilai GK tersebut hanya mampu membiayai (sedikit) kebutuhan beras. Tanpa sayur, buah dan lauk pauk. Dengan demikian, terlihat sangat jelas bahwa nilai GK sangat kecil dan bukanlah ukuran yang tepat dalam memotret kemiskinan yang sesungguhnya.

    Kedua, mari kita kalkulasi berapa kira-kira penghasilan minimal seorang kepala rumah tangga (RT) agar sekeluarga tidak dikatakan orang miskin. Saat ini jumlah orang per rumah tangga sekitar 4 orang dan kita asumsikan hanya kepala rumah tangga yang bekerja.

    Dengan menggunakan asumsi tersebut, maka seorang (laki-laki) kepala rumah tangga harus berpenghasilan seminimal-minimalnya Rp1.604.880 per bulan atau Rp53.496 per hari. Besaran ini relatif sama dengan rata-rata upah buruh tani harian per maret 2018 yang sebesar Rp51.598 per hari.

    Artinya, rata-rata buruh tani kita sudah nyaris tidak miskin (karena upah hariannya sudah mendekati batas minimal GK per hari). Apa iya?, rasanya sangat tidak mungkin.

    Ketiga, mari kita bandingkan angka Rp1.604.880 per bulan tadi (penghasilan minimal kepala RT agar tidak dikategorikan miskin) dengan rata-rata upah industri pengolahan yang sebesar Rp2.174.000/bulan per menurut data BPS per desember 2014.

    Dengan perbandingan data ini, seolah-olah kita dapat menyimpulkan bahwa rata-rata semua buruh di industri pengolahan bukan masyarakat miskin (upahnya sudah jauh diatas garis kemiskinan untuk sekeluarga). Apa iya?, rasanya sangat tidak mungkin. Yang namanya (mayoritas) buruh, saat ini pasti bagian dari kelompok masyarakat miskin.

    Terakhir, mari kita bandingkan antara angka GK dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Menurut BPS, KHL adalah standar kebutuhan seorang pekerja/buruh lajang untuk dapat hidup layak secara fisik dalam 1 bulan.

    KHL juga menjadi dasar dalam penetapan Upah Minimum. "Kebutuhan hidup layak", ini yang perlu di bold. KHL per 2015 sebesar Rp1.813.396/bulan. Ini untuk lajang dan batas minimum hidup layak secara fisik, belum non fisik-psikologis dan lain sebagainya.

    Bayangkan berapa KHL untuk pekerja kepala rumah tangga, agar hidupnya dan keluarga dikatakan hidup layak. Sudah pasti KHL untuk pekerja kepala tangga jauh lebih besar dari Rp2 – 2,5 juta/bulan.

    Sedangkan menurut GK, seorang kepala rumah tangga (pendapatan tunggal) cukup berpenghasilan Rp1.604.880 agar sekeluarga tidak dikatakan miskin.

    Padahal KHL lajang saja sudah Rp1,8 juta agar dianggap hidupnya layak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa garis kemiskinan (GK) yang digunakan masih sangat jauh untuk dapat benar-benar memotret kemiskinan yang sesungguhnya.

    Dari keempat penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan garis kemiskinan (Rp401.220 per kapita per bulan) masih jauh dari layak sebagai paramater yang tepat untuk memotret realitas kemiskinan yang sesungguhnya.

    Oleh karena itu, Pemerintah sebaiknya jangan berpuas diri dengan angka kemiskinan versi GK yang dirilis BPS tersebut dan sebaiknya Pemerintah dan BPS (bersama parlemen juga) sudah harus menyusun parameter baru yang lebih tepat dan mantep dalam memotret kemiskinan yang seutuhnya.

    Bank dunia saja sudah menggunakan pengeluaran 3,2 USD dan 5,5 USD per hari (setara Rp44.000 dan Rp77.000 per bulan), sebagai paramater kemiskinan.

    Parameter baru itulah yang nantinya digunakan untuk mengukur capaian angka kemiskinan negara kita yang sudah benar-benar sesuai kenyataan/kebutuhan hidup layak yang sesunggihnya. Paramater baru tersebut juga nantinya menjadi (benar-benar) ukuran kinerja pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, agar tidak lagi angka-angka semu seperti saat ini.

    Selain itu, Pemerintah juga harus benar-benar memastikan penurunan angka kemiskinan bukan karena program pemerintah yang berdurasi pendek dan tidak sustain. Tetapi harus melalui program pemerintah yang berdimensi jangka panjang dan sustain.

    Oleh : Robby Alexander Sirait, M.E. (Ketua II Bidang Ekonomi Dewan Pengurus Nasional Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia) +62 812-8028-0231

     

    Kemenperin Klaim Susu Kental Manis Aman Dikonsumsi Sesuai Standar Internasional Codex Alimentarius

    Susu Kental Manis Aman Dikonsumsi, Industrinya Berkontribusi Bagi EkonomiKOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian menyatakan bahwa susu kental manis (SKM) merupakan produk yang aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat karena…
     

    Industri Kimia Beri Konstribusi Signifikan Rp236 Triliun Terhadap PDB

    Produksi Gas Industri Diproyeksi Naik 5 Persen Tahun IniKOPI,  Surabaya - Kementerian Perindustrian memproyeksikan produksi gas industri di dalam negeri akan naik mencapai 5 persen sepanjang tahun 2018. Sas…

    Baca selengkapnya...

     

    50 IKM Logam di Bogor Peroleh Bantuan Mesin Produksi Dari Kemenperin

    Kemenperin Beri Bantuan Mesin Produksi Kepada 50 IKM Logam di BogorKOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan kualitas produk industri kecil dan menengah (IKM) nasional agar semakin berdaya…

    Baca selengkapnya...

     

    Ini Dia Brankas Tahan Panas dan Tahan Banting

    KOPI, Jakarta - Saat ini masyarakat Indonesia masih ada yang belum menyadari pentingnya memiliki brankas, seperti diketahui brankas digunakan untuk menyimpan dokumen-dokumen penting seperti akte kelahiran, surat rumah, paspor, surat deposito, dan barang berharga lainnya agar lebih aman dari resiko kehilangan maupun kebakaran.

    Banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih brankas, salah satunya adalah fitur tahan api seperti yang dimiliki oleh Sentry Safe, Sentry Safe yang telah berpengalaman lebih dari 80 tahun merupakan brankas anti api dengan penjualan tertinggi di Amerika Serikat, dan telah didistribusikan dilebih dari 35 negara di seluruh dunia.

    Sentry Safe STW205GYC merupakan brankas yang tahan api selama 2 jam dengan suhu 1.010 derajat Celcius, dan telah lolos tes tahan air setinggi 20 cm selama 24 jam, brankas ini juga telah lolos uji banting dengan dijatuhkan dari ketinggian 4.5 m.

    Brankas dengan ukuran 60.3 cm x 47.2 cm x 49.1 cm ini bisa digunakan untuk menyimpan dokumen dengan ukuran Folio, brankas ini juga aman digunakan untuk menyimpan media penyimpanan seperti USB Drive, CD, dan DVD.

    Brankas Sentry Safe STW205GYC dilengkapi sistem kunci PIN digital dan kunci Tubular, sehingga memberikan keamanan ganda, selain itu lampu LED pada bagian interior memudahkan dalam mencari barang-barang yang disimpan di dalam brankas, bahkan Sentry Safe dilengkapi dengan 6 buah pengunci berdiameter 2.54 cm dan Hinge Bar sehingga sangat aman terhadap congkelan.

    Product Manager PT Kawan Lama Inovasi Eric Adi Saputra mengatakan, Sentry Safe STW205GYC merupakan brankas yang tepat untuk digunakan di rumah maupun di kantor, karena memiliki fitur yang lengkap dan pintar untuk melindungi dokumen dan barang berharga. “Brankas ini bisa didapatkan di Ace Hardware dengan harga Rp.10.999.000,” kata Eric Adi Saputra.

    Masyarakat yang ingin membeli brankas tahan api Sentry Safe STW205GYC dapat mengunjungi Ace Hardware terdekat, atau memesan lewat www.kawanlamainovasi.com .

     

    Komitmen Turunkan 29% CO2 di 2030, Pemerintah Terapkan Program LCEV

    Gandeng Toyota dan Perguruan Tinggi, Kemenperin Riset Teknologi Mobil ListrikKOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian menggandeng Toyota Indonesia dan enam perguruan tinggi negeri untuk bersama melakukan riset dan studi secar…

    Baca selengkapnya...

     

    Lantik Pengurus IPERINDO, Menperin Harap Peningkatan Kapasitas Hingga 3 Kali Lipat

    Kapasitas Industri Galangan Kapal Nasional Dipacu Naik Tiga Kali LipatKOPI, Jakarta - Pemerintah saat ini telah menempatkan industri kemaritiman sebagai salah satu sektor yang diprioritaskan pengembangannya. Sektor terse…
     

    Kuartal Jan-Mei 2018 Ekspor Riau Surplus 2.44%

    KOPI, Pekanbaru - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pekanbaru Aden Gultom, Senen (2/07-2018) menuturkan “ Ekspor Migas (Minyak dan Gas ) propinsi Ria…
     

    Gelar Workshop, Kemenperin Catat Transaksi e-Smart IKM Lebih Dari Rp 601 Juta

    kemenperin targetkan 4000 ikmDirjen IKM Gati Wibawaningsih KOPI, Jakarta - Kementerian Perindustrian menargetkan sebanyak 4000 industri kecil dan menengah (IKM) di dalam negeri…

    Baca selengkapnya...

     

    China - Indonesia Jajaki Kerjasama Pengelolaan Limbah Elektronik dan POPs

    Kemenperin Terima Kunjungan Balasan Delegasi China Bahas Limbah ElektronikKOPI,  Jakarta - Pemerintah Indonesia dan China tengah menjajaki kerja sama dalam upaya pengelolaan limbah yang berasal dari peralatan elektronik (ele…

    Baca selengkapnya...

     

    Menperin Tekankan Pentingnya Kawasan Industri Dalam Memacu Perekonomian Bangsa

    Pengembangan Kawasan Terintegrasi Topang Implementasi Industri 4.0KOPI, Jakarta - Di dalam peta jalan Making Indonesia 4.0, pemerintah telah menetapkan pengembangan kawasan industri terintegrasi sebagai salah satu la…

    Baca selengkapnya...

     

    Kemenperin Catat Peningkatan Luas Kawasan Industri Luar Jawa Sebesar 42,42%

    Peningkatan Luas Kawasan Industri di Luar Jawa Lampaui 42 PersenKOPI,  Bekasi - Pengembangan kawasan industri di Indonesia menunjukkan peningkatan baik dari sisi jumlah maupun luasnya. Pada tahun 2014, terdapat 74 …

    Baca selengkapnya...

     

    Kemenperin Fasilitasi Kerjasama Dengan 70 Industri Pemasok Komponen AMMDes

    TKDN Capai 70 Persen, Kendaraan Desa Wujud Karya Anak BangsaKOPI,  Bekasi - Kementerian Perindustrian terus berupaya mengoptimalkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) guna memacu produksi Alat Mekanis Multig…

    Baca selengkapnya...

     

    Antisipasi Dampak Surplus Kapasitas Baja Global, Kemenperin Optimalkan Produksi Baja Nasional

    Pemerintah Bertekad Lindungi Pasar Industri Baja DomestikKOPI, Jakarta - Pemerintah bertekad untuk melindungi pasar industri baja di dalam negeri dari serbuan produk impor seiring dengan peningkatan kapasita…

    Baca selengkapnya...

     

    Maksimalkan Kinerja, Kemenperin Rubah Status UPT Menjadi BLU

    Jasa Layanan Meningkat, Balai Kemenperin Mampu Hasilkan PNBP Rp 170 MKOPI, Jakarta - Unit pelayanan teknis (UPT) di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian mengalami peningkatan…

    Baca selengkapnya...

     

    Menperin Pastikan Kinerja Industri Manufaktur Melonjak Pada Kuartal III

    KOPI, Jakarta - Industri manufaktur diyakini akan meningkatkan kembali produktivitasnya setelah masa libur panjang Lebaran tahun ini. Lonjakan kinerja…

    Baca selengkapnya...

     

    RI Fokus Terapkan Industri Hijau Melalui Prinsip 5R Circular Economy

    Pemerintah Mentransformasi Industri Nasional Menuju Circular EconomyKOPI, Jakarta - Pemerintah sedang gencar menggalakkan konsep circular economy di berbagai aspek kehidupan. Berbeda dengan linear economy yang menganut…
     

    Produksi IMK DIY Capai 17,28% Lampaui Pertumbuhan Nasional

    Gati Wibawaningsih : IKM di Yogyakarta Mampu Menunjukkan Kinerja GemilangKOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian gencar memacu produktivitas dan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) nasional. Sektor yang menjadi …

    Baca selengkapnya...

     

    RI Targetkan Masuk Jajaran 10 Negara Perekonomian Terbesar Dunia di 2030

    Bidik 10 Besar Ekonomi Dunia, RI Masuki Revolusi Industri 4.0KOPI,  Jakarta - Pemerintah telah menetapkan target Indonesia masuk dalam jajaran 10 negara dengan perekonomian terbesar di dunia tahun 2030.

    Baca selengkapnya...

     

    Kemenperin Prioritaskan Pengembangan di Lima Sektor Manufaktur

    KOPI, Jakarta - Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran pada tahun 2019 kepada DPR RI sebesar Rp2,57 triliun. Anggaran tersebut guna m…
     
    Artikel Lainnya...

    Dulu Prabowo Teriak Anti Aseng - Asing, Kini Malah Merapat
    Minggu, 09 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Kehadiran Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan pengusaha Tionghoa Indonesia di sebuah hotel di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/18) malam, mendapat sorotan dari Ketua Fraksi Hanura, Inas N Zubir. Inas menyebut Purnawirawan Jenderal bintang tiga itu semakin jinak terhadap asing dan aseng. "Ia juga kerap berteriak, 'Apa kalian mau dipimpin antek asing' atau 'Kekayaan negeri... Baca selengkapnya...

    Kunjungan Ketum Partai Nasdem ke Riau
    Minggu, 09 Desember 2018

    KOPI, Pekanbaru -  Ketua Umum (Ketum) Partai Nasional Demokrat nama bekennya Nasdem H. Surya Paloh melakukan kunjungan kerja  ke propinsi Riau, Sabtu ( 9 Desember 2018 )  .  Ribuan  kaderya  berasal dari dua belas kabupaten /kota se Riau hadir saat itu .   Surya Paloh  datang sekira jam 15: 30 WIB memakai baju stelan safari hitam, serta lansung memberikan hormat. Penyambutan kedatangan rombongan ketua umumnya oleh Iskandar Husein ketua... Baca selengkapnya...

    Pengamat : Perlukah BPJS Kesehatan Kita Bubarkan
    Jumat, 07 Desember 2018

    KOPI, Bogor – Pasal 34 (Undang-Undang Dasar) UUD 1945 menyebutkan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Kini negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan memberdayakan yang lemah dan tidak mampu sesuai martabat dan kemanusiaan serta negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.   Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso... Baca selengkapnya...

    Hari Disabilitas Internasional 2018
    Selasa, 04 Desember 2018

    KOPI-Jakarta, Setiap tahun diperingati hari Disabilitas Internasional. Kegiatan ini diperingati setiap tanggal 3 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan masyarakat akan persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang cacat. Pemerintah kali ini mengangkat tema "Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas," sedangkan PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa mengambil tema dengan "Memberdayakan penyandang... Baca selengkapnya...

    Inilah Pidato Capres Prabowo di Reuni Akbar 212 Lapangan Monas
    Senin, 03 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Jutaan umat muslim dari penjuru daerah Indonesia menghadiri Reuni Akbar 212 di lapangan Monumen Nasional (Monas). Para peserta Reuni tersebut datang berkelompok dari daerahnya masing-masing memakai bus, pesawat udara, maupun kapal laut. Dari berbagai usia Balita, orang tua hingga remaja/abg, dewasa. Dari berbagai strata pekerjaan. Prabowo datang ke Reuni Akbar 212 Mantan Danjen Kopasus Prabowo Subianto datang keMonas... Baca selengkapnya...

    Disangkakan Menganiaya Tanpa Bukti, Anggota PPWI Praperadilankan Kapolres Bantul
    Sabtu, 01 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) yang juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO), Ir. Soegiharto Santoso alias Hoky kembali didera kasus dugaan kriminalisasi di Polres Bantul. Kali ini, ia harus menghadapi persoalan yang muncul dari kasus yang dilaporkan oleh Faaz, oknum yang merupakan lawan Hoky dalam serentetan cerita perjuangannya sebagai seorang Ketua Umum Apkomindo yang sah, yang... Baca selengkapnya...

    Disangkakan Menganiaya Tanpa Bukti, Anggota PPWI Praperadilankan Kapolres Bantul
    Sabtu, 01 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) yang juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO), Ir. Soegiharto Santoso alias Hoky kembali didera kasus dugaan kriminalisasi di Polres Bantul. Kali ini, ia harus menghadapi persoalan yang muncul dari kasus yang dilaporkan oleh Faaz, oknum yang merupakan lawan Hoky dalam serentetan cerita perjuangannya sebagai seorang Ketua Umum Apkomindo yang sah, yang... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALNetanyahu Suap Media, Beritakan yang Po.....
    05/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Israel – Hari Minggu (2/12), kepolisian Israel dan Otoritas Keamanan Israel menyatakan bahwa terdapat cukup bukti bahwa Netanyahu dan istrinya [ ... ]



    NASIONALYahamak : Pelaku Tragedi Nduga Adalah Te.....
    08/12/2018 | Wawan Setiawan
    article thumbnail

    KOPI,Timika - Wakil Direktur Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan (Yahamak) Arnold Ronsumbre menyebut tragedi yang menewaskan banyak korban jiwa [ ... ]



    DAERAHTahun 2018, KIP Riau Menyelesaikan 62 S.....
    05/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Riau Zufra Irwan menyebutkan. Pihaknya telah menyelesaikan sebanyak 62 sengketa infor [ ... ]



    PENDIDIKANPuluhan Siswi SMA Prancis Tangkap Poli.....
    09/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Prancis – Dalam beberapa pekan ini negara Prancis bergolak, ratusan orang turun kejalan melakukan aksi demontrasi tolak kenaikan Pajak Bahan B [ ... ]



    EKONOMISyahronie : Presiden Tak Perlu Berkeluh.....
    06/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Presiden Joko Widodo semestinya tidak perlu berkeluh kesah soal impor yang lebih besar daripada ekspor. Sebab, Presiden lah yang mesti [ ... ]



    OLAHRAGAIPSI Banda Aceh Target 4 Mendali Emas.....
    09/11/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta,Banyak olahraga yang digemari oleh setiap orang. Salah satunya adalah cabang olahraga pencak silat. Wadah yang menaunggi pencak silat [ ... ]



    PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
    04/09/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



    POLITIKMantan Ketua DPRD Riau Chaidir Caleg DP.....
    05/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Mantan ketua DPRD Riau, Dr drh H Chaidir MM, Calon Senator atau Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Daerah Pemilihan (Dapil)  Riau nomor [ ... ]



    OPINIPromosi Jabatan Cepat Para Pati TNI,.....
    03/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat Kerjanya, Kangmas Sutisyoso menyatakan “ Ingin jabatan strategis setingkat (Panglima, Kapolri, Kasad, Kasal, Ksau ,dll) p [ ... ]



    PROFILKompol Arvin Haryadi Jabat Kapolsek Si.....
    25/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu - Pisah sambut Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Dedi Suryadi kepada Kompol Arvin Haryadi, S.ik, SH bertempat di Mapolsek Siak Hulu, keca [ ... ]



    ROHANIKanwil Kemenag Riau H. Ahmad Supardi Mut.....
    10/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hari, Jumat (05/10) melantik M Nur kholis Setiawan sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Agama [ ... ]



    RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
    05/01/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot ecak, Istri Malah Kena Genj.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIWaspada !.. Modus Penipuan Wajah Palsu, .....
    28/11/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Beraneka macam modus penipuan muncul era digitalisasi ini. Sasaran utama adalah oknum orang yang  melek/tak bisa memakai internet y [ ... ]



    SERBA-SERBIPidato Ustad Bahar Smith Saat Reuni 2.....
    04/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Ustad “berwajah Bule” Bahar bin Smith melakukan orasi saat tampil di atas panggung dalam reuni akbar 212 yang digelar di Lapangan [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.