Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    EKONOMI

    Hari Peduli Sampah Nasional: Pasar Wage Purwokerto Diserbu TNI- Polri Dan Warga

    KOPI, Banyumas - Pusat perdagangan terbesar bagi masyarakat Purwokerto khususnya para pedagang usaha kecil dan menengah, Pasar Wage Purwokerto pada Kamis (21/2/2019) diserbu pasukan TNI dan Polri serta Dinas/Instansi Pemkab Banyumas, sejumlah ormas dan pelajar.

    Ratusan personel tiga pilar dan komponen masyarakat Purwokerto menyerbu pasar Wage yang terbilang saat ini sebagai pasar modern, untuk melaksanakan pembersihan di lingkungan pasar, dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2019.

    Prajurit TNI dari Korem 071/Wijayakusuma, Kodim 0701/Banyumas, Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma, bersama anggota Polri dari Polres Banyumas, Dinas/ Instansi Pemkab Banyumas, Ormas, pelajar dan masyarakat, bahu membahu bersama-sama melaksanakan pembersihan lingkungan pasar.

    Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., pada kesempatan terpisah menyampaikan kondisi kebersihan disebagian wilayah Indonesia masih tergolong rendah, dibanding negara-negara Asean. Hal ini dapat dilihat akan adanya sampah yang bertebaran dimana-mana, karena belum dikelola dengan baik. Padahal dinegara-negara lain, sampah telah menjadi barang yang bernilai, seperti untuk pupuk organik. Karenanya, dalam rangka memperingati hari peduli sampah nasional 2019, pemerintah mencanangkan program Hari Peduli Sampah Nasional.

    "Langkah pemerintah tersebut, kemudian direspon Panglima TNI dengan menginstruksikan Kotama jajaran TNI untuk melakukan langkah konkrit merealisasikan kegiatan peduli sampah diseluruh satuan TNI," ungkapnya.

    "Momentum ini, diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya gotong royong dan budaya hidup bersih. Maksud dan tujuan kegiatan ini, agar kesadaran masyarakat terhadap budaya hidup bersih semakin membaik. Selain itu, untuk membangkitkan motivasi budaya gotong royong diantara prajurit TNI, anggota Polri, Pemda, ormas, LSM, mahasiswa, pelajar dan komponen masyarakatnya dalam rangka melestarikan lingkungan hidup yang bersih, sehat dan bernilai," jelasnya.

     

     

    Refleksi Awal tahun 2019 Bea Cukai Aceh

    KOPI-Jakarta, Memasuki awal tahun 2019 maka Bea Cukai Aceh memandang perlu memaparkan hal-hal yang terjadi belakangan ini.

    Dalam acara Bincang Santai dengan tema "Haba Rakan Bea Cukai -- Bea Cukai Aceh Dalam 2018", di salah satu cafe di bilangan simpang tiga Banda Aceh, Selasa 15 Januari 2019.

    Disini hadir Kakanwil Bea Cukai Aceh Ronny Rosfyandi dan dipaparkan bahwa:"Bea dan Cukai merupakan instansi di bawah Kemenkeu yang bertanggung jawab mengumpulkan penerimaan negara."

    Penerimaan yang dicapai oleh Kanwil Bea Cukai Aceh pada 2018 sebesar Rp 87.376.989.095,- terdiri dari bea masuk sebesar Rp 11.319.437.000, bea keluar Rp 61.173, penerimaan pabean lainnya sebesar Rp 2.757.870.000, serta PPN Rp 33.803.634.432, PPh Impor sebesar Rp 11.418.184.109, dan PPh Ekspor Rp 28.077.802.381. Nilai ini di antaranya diperoleh dari kegiatan ekspor dan impor di wilayah Aceh.

    Ternyata wilayah Aceh masih sangat rawan dengan bahaya penyeludupan.Di tahun 2018 ternyata Bea Cukai Aceh telah melakukan 372 kali penindakan. Di antaranya penindakan terhadap 16.820 batang rokok illegal, 180 bungkus rokok illegal, 88 kg metamphetamine, 30.000 butir ekstasi, dan 20.000 butir happy five.

    Besarnya penyelundupan yang terjadi di perairan Aceh tidak lepas dari banyaknya jumlah pelabuhan ilegal yang tidak terdekteksi oleh Bea Cukai Aceh.

    Bea Cukai Aceh konsisten melakukan pengawasan terhadap berbagai pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.

    Kerjasama lintas instansi sangat diharapkan agar tidak ada lagi penyeludupan di Aceh dan akhirnya dapat terwujudnya ekonomi rakyat yang makin sejahtera.

    Rachmad Yuliadi Nasir (WA 08887211300)

     

    Masih Ada 88 Desa Tertinggal Wilayah Riau , Desa Wisata hanya 24

    KOPI, Pekanbaru - Pembangunan desa merupakan prioritas pemerintah Joko Widodo dengan Jusuf Kalla, sebagaimana dinyatakan dalam Nawa Cita ketiga Memban…
     

    Tingkatkan Layanan BNI Syariah Banda Aceh Operasional Gedung Baru

    KOPI-Jakarta, Bila Anda berjalan di kawasan simpang lima Banda Aceh maka akan terlihat sebuah gedung baru milik Bank BNI Syariah.

    Beberapa hari yang lalu terhitung 3 Desember 2018, pengoperasian gedung baru Bank BNI Syariah telah berjalan. Para nasabah lama Bank BNI Syariah yang terletak di depan gedung DPRA sudah dialihkan ke gedung baru. Pada hari Kamis, 13 Desember 2018, Gedung baru Bank BNI Syariah secara resmi dikenalkan kepada masyarakat Banda Aceh.

    Acara peresmian kantor baru BNI Syariah Aceh juga dihadiri oleh Walikota Banda Aceh Aminullah Usman, perwakilan Bank Indonesia, praktisi perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kalangan asuransi, serta para jurnalis.

    Walikota Banda Aceh Aminullah Usman, berkenan membuka secara resmi gedung baru Bank BNI Syariah dengan menandatangani prasasti dan mengunting pita didampingi Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo sebagai tanda secara resmi membuka gedung baru Bank BNI Syariah.

    Sejak resmi menjadi Bank Umum Syariah (BUS) pada 2010 lalu, BNI Syariah terus berupaya meningkatkan kinerjanya. Berbagai produk syariah pun ditawarkan.

    Saat ini ada dua bank BNI yang menjalankan bisnisnya yaitu bank BNI konvensional dan Bank BNI Syariah. Selama ini bank konvensional yang ada di Aceh sudah mulai menjalankan prinsip-prinsip sesuai qanun pokok-pokok syariat yang sudah berlaku, misalnya membuka unit usaha syariah di Aceh.

    Rata-rata perbankan yang ada di Aceh rata-rata sudah buka perbankan syariahnya. Produk tabungan di bank syariah biasanya memiliki dua akad yakni Mudharabah dan Wadi'ah.

    Provinsi Aceh merupakan wilayah yang dikenal religius dan memiliki umat muslim yang terbesar di Indonesia sebesar 98,5 persen dari total penduduk sebesar 5,19 juta.

    Besarnya jumlah penduduk muslim tersebut merupakan sumber daya dan potensi utama bagi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh, khususnya potensi ekonomi syariah dan Industri Halal.

    Bank atau lembaga keuangan lainnya yang berbasis syariah semakin mendapat tempat di hati masyarakat, meskipun sekitar 40 persen market share-nya masih dimiliki oleh bank atau lembaga keuangan konvensional.

    Perkembangan perbankan syariah, Propinsi Aceh merupakan propinsi yang memiliki market share perbankan syariah tertinggi di Indonesia sebesar 58,36 persen dari total Asset perbankan Propinsi Aceh sebesar Rp49 triliun (per Juni 2018), didorong oleh konversi Bank Aceh menjadi Bank Aceh Syariah.

    BNI Syariah Aceh merencanakan menambah 17 outlet pada tahun 2019 di Provinsi Aceh sehingga berjumlah 21 guna meningkatkan pelayanan dan pertumbuhan ekonomi syariah.

    Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo sangat berharap agar Aceh yang memiliki potensi pasar yang cukup besar di sektor syariah dapat meningkatkan layanan dan menambah outlet dari lima menjadi 21 outlet.

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan karakteristik perbankan syariah yang beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil memberikan alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan bagi masyarakat dan bank.

    Jika sebuah bank syariah akan mengeluarkan produk baru, harus melalui beberapa tahapan yang lebih ketat dari bank konvensional. Misalnya, produk harus disetujui oleh Dewan Syariah Nasional (DSN). Setiap produk di bank syariah itu memiliki akad dan fatwa, keduanya harus dilengkapi, kalau tidak ya tidak akan bisa keluar.

    Bank konvensional dalam mengajukan produk hanya ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maka bank syariah harus ke Dewan Syariah Nasional (DSN) lebih dulu. Setelah disetujui dan sesuai fatwa baru diajukan ke OJK.

    Berdasarkan statistik perbankan syariah (SPS) edisi Desember 2017, total aset bank umum syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS) di Indonesia tercatat Rp 424,18 triliun. Jumlah bank umum syariah tercatat 13 bank, jumlah bank konvensional yang memiliki UUS 21 bank. Jumlah kantor BUS tercatat 1.825 unit, kantor UUS 344 unit.

    Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo bangga dengan pencapaian kinerja perusahaan yang positif ditunjang oleh pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas. Juga ekspansi dana murah serta efisiensi operasional sehingga menghasilkan profitabilitas yang optimal.

    Dengan pertimbangan potensi daerah dan potensi ekonomi Provinsi Aceh, BNI Syariah memandang perlu untuk meningkatkan layanan di Propinsi Aceh antara lain dengan melakukan relokasi Kantor cabang Banda Aceh ke lokasi baru.

    Pertumbuhan ekonomi Provinsi Aceh tercatat sebesar 5,74 persen year on year (yoy) pada posisi Juni 2018, meningkat signifikan dari periode yang sama di tahun 2017 sebesar 3,54 persen.

    Untuk nasabah individu, produk dan layanan BNI Syariah antara lain pembiayaan Griya, Hasanah Card, Fleksi, Wakaf Hasanah, Tabungan, Giro, Deposito, dan Tabungan Haji iB Baitullah. BNI Syariah juga ikut berperan dalam mengembangkan Halal Ecosystem antara lain Halal Food, Halal Tourism, Halal Fashion, ZISWAF, Haji dan Umroh.

    Peran perbankan syariah melalui dana dan pembiayaan akan ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat, sehingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud di masa mendatang.

    Semoga hadirnya BNI Syariah Banda Aceh dapat memberikan keberkahan dan manfaat bagi masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kota Banda Aceh dan sekitarnya.

    Rachmad Yuliadi Nasir (WA:0888.7211.300)

     

    Syahronie : Presiden Tak Perlu Berkeluh Kesah Impor Lebih Tinggi , Pecat Mendag

    KOPI, Jakarta - Presiden Joko Widodo semestinya tidak perlu berkeluh kesah soal impor yang lebih besar daripada ekspor. Sebab, Presiden lah yang mesti bertanggung jawab atas terjadinya kondisi tersebut.

    "Berkeluh kesah menunjukkan Presiden ingin cuci tangan. Padahal kondisi tersebut tidak lepas dari tanggung jawabnya sebagai pemimpin tertinggi di negeri ini," kata Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) Sya'roni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/12/2018).

    Kini ribuan jumlah media online di Indonesia, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class) ketik di Google.com “ Operasional Fee” enter serta judul “Waspada!.. Modus penipuan wajah Palsu, Kw enter”.

    Media online Pewarta –Indonesia.com interkoneksi kejaringan sistim internet Internasional , website kami bisa dibaca antar benua.


    Pecat Mentri Perdagangan

    Keluh kesah diutarakan Jokowi dalam acara pelepasan ekspor 1,5 juta unit motor PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (3/12). Dia menyebut impor yang lebih besar daripada ekspor merupakan problem besar Indonesia. Sebaliknya, menurut Jokowi, ekspor dalam jumlah besar akan memperbaiki current account defisit negara yang saat ini dalam kondisi kurang baik.

    Sya'roni mengatakan daripada mengumbar keluh kesah Jokowi lebih baik melakukan tindakan tegas, memecat Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Sudah terbukti Mendag doyan impor tapi tidak pernah ditegur.

    "Solusinya, carilah menteri yang pandai memasarkan produk Indonesia di luar negeri. Bukan menteri yang pintar mendatangkan produk luar negeri ke Indonesia," demikian kata calon legislatif Partai Gerindra daerah pemilihan Jawa Tengah II yang meliputi Demak, Jepara dan Kudus itu
    . ( Didi Rinaldo )


    Waspada !.. Wartawan Gadungan, Komplotan Penipu/maling Gila.

    Mengaku “ sebagai mamak/Ortu wartawan, Menjual nama orang ngaku family, Print & email berita, wajah palsu, Kw dsb. Saya (Didi) dibilang Jaksa, Polisi, Tentara, KPK. Tolong Tangkap Komandan.

     

     

    GENERAL CHEK UP KESEHATAN BAGI TERNAK DI BBPTU-HPT BATURADEN OLEH LAB BBVET WATES

    Banyumas- 30/11/2018. Minggu ke-4 Nopember 2018 ini benar-benar menjadi minggu penuh leleran peluh bagi Tim Balai Besar Veteriner ( BBVet) Wates Yogyakarta dan Tim Balai Besar Pemuliabiakan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan ternak ( BBPTU-HPT) Baturaden. Sejak Selasa tanggal 27 hingga Jumat, 30 Nopember mereka bahu-membahu melakukan pemeriksaan terhadap ratusan bahkan ribuan Sapi,Kambing serta Domba di Kandang pemeliharaan ternak unggul di lereng Gunung Slamet tersebut. Kegiatan pengambilan contoh/sample berupa darah, swab, ulas darah, dan feses sudah dimulai sejak matahari terbit hingga berakhir jelang senja. Suhu yang dingin dan hujan deras tidak menyurutkan niat dan pekerjaan mereka, yang semata demi memberikan jaminan kesehatan bagi ternak di lembaga penyedia ternak unggul berskala nasional ini.Kegiatan akan dilanjutkan selepas jam 19.00 berupa pengujian langsung terhadap contoh darah dan beberapa sampel yang lain hingga dini hari, dan rutinitas seperti ini berlangsung sejak hari pertama. “Beberapa pemeriksaan terhadap penyakit parasit, harus segera dilakukan sebelum 12 jam kaarena apabila dilakukan setelahnya, penyakit tidak akan bisa diketahui dari mikroskop sekalipun” terang Drh Elly Lubis selaku ketua Tim dari BBVet Wates yang merupakan laboratorium pengujian dan diagnose penyakit hewan.( * )/ BAS

     

    Aksi Relawan Green Peace Cegat Kapal Tangker Muatan Minyak CPO Milik Wilmar

    KOPI, Belanda - Aktivis Green Peace Internasional cegat kapal tanker raksasa Stolt Tenacity, ketika melakukan aksi damai menaiki kapal kargo sepanja…
     

    MES Aceh Menatap Masa Depan

    KOPI-Jakarta, Masyarakat Aceh merasa bersyukur karena sekarang telah hadir di provinsi Aceh kepengurusan MES atau Masyarakat Ekonomi Syariah. Saat ini MES Aceh dibawah pimpinan Aminullah Usman yang sekarang kebetulan juga menjabat sebagai Walikota Banda Aceh.

    Beberapa hari yang lalu tepatnya Sabtu, 13 Oktober 2018 di aula balaikota Banda Aceh, telah dilantik Pengurus MES Provinsi Aceh, periode 2018-2021. Keputusan pusat MES periode 1439-1442 H, Nomor: 016/SK/MES-PST/IX/2018 tentang pengurus wilayah MES Aceh periode 1440-1443 H. Ketua MES Aceh, Aminullah Usman menyatakan,"Dukungan penuh sebagai walikota dalam pengembangan ekonomi syariah di Aceh".

    Sebagai ibukota provinsi Aceh maka sudah sepatutnya Banda Aceh menjadi leader bagi pengembangan masyarakat Ekonomi Syariah di Aceh.

    Aminullah Usman sebagai Walikota Banda Aceh akan mendukung penuh dalam pengembangan ekonomi syariah di Aceh serta berkomitmen untuk menerapkan konsep ekonomi syariah di berbagai sektor, termasuk di dunia perbankan.

    Selanjutnya pasca acara pelantikan dilanjutkan dengan Roadshow Asuransi Syariah yang terselenggara atas kerjasama PW MES Aceh bekerjasama dengan Prudential Indonesia dan didukung oleh OJK, Bank Aceh, Hikmah Wakilah, Mahirah Muamalah, Pemko Banda Aceh, Bank Muamalat, dan sejumlah lembaga keuangan syariah lainnya di Aceh. Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 – 12.00 WIB ini dihadiri sekitar 300 orang peserta.

    Adapun narasumber yang hadir yaitu Muhammad Syakir Sula selaku pengurus pusat MES, Maki Musmakiah dari Direktorat IKNB Syariah OJK dan Firmadhani Hamdani dari Prudential Indonesia.

    Terlihat juga yang hadir Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin, Kepala OJK Aceh, Aulia Fadli, dan para pengurus MES Aceh, seperti Sekretaris Umum, Sugito SE, Sekretaris I, Drs Tgk Syaiful Mar, Sekretaris II, Afrizal W dan Bendahara Umum, H Haizir Sulaiman serta sejumlah jurnalis.

    Kepengurusan MES Aceh periode 2018-2021, memiliki tanggung jawab besar, namun tanggung jawab besar tersebut merupakan tantangan bagi ketua MES Aceh dan seluruh pengurus.

    Keberadaan MES menjadi sangat strategis dan penting. Semua ini karena fakta bahwa Indonesia adalah Negara dengan mayoritas beragama Islam.

    Program utama MES Aceh diantaranya mewujudkan silaturahmi dan membangun sinergi dengan pelaku-pelaku ekonomi, perorangan dan lembaga yang berkaitan dengan ekonomi syariah di provinsi Aceh, mendorong pengembangan aktivitas ekonomi syariah sehingga menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam kegiatan usaha termasuk dalam hal investasi maupun pembiayaan, meningkatkan hubungan antar anggota dan otoritas yang terkait dengan kegitan ekonomi dan keuangan syariah dan meningkatkan kegiatan untuk membentuk sumber daya insani yang mempunyai akhlak, ilmu dan kemampuan untuk menjalankan dan mengembangkan kegiatan ekonomi syariah melalui penelitian, pengembangan dan pelatihan.

    Target selanjutnya dari kepengusan MES Aceh adalah paling telat tahun 2019 telah terbentuk MES Kabupaten/Kota di seluruh Aceh. RACHMAD YULIADI NASIR (WA: 0888.7211.300)

     

    Buruh Pabrik Karet PT. Ricry Empat Bulan Tak Gajian, Demo ke kantor DPRD Riau

    KOPI, Pekanbaru – Pengusaha pabrik karet pengolahan  bahan mentah PT Riau Crumb Rubber Factory (RICRY) tidak kasihan melihat buruh pabriknya selama em…
     

    Haizir Sulaiman Resmi Menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah

    KOPI-Jakarta, Beberapa waktu yang lalu tepatnya 29 Desember 2017 Busra Abdullah SE direktur utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah meninggal dunia . Untuk menjalankan kinerja PT Bank Aceh Syariah maka pada tanggal 28 Februari 2018, Haizir Sulaiman SH,MH, yang sebelumnya menjabat Direktur Dana Jasa dan Sumber Daya Insani (SDI) PT Bank Aceh Syariah ditetapkan sebagai calon direktur utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah .

    Hal ini dapat diketahui kalayak ramai pasca hasil pemilihan dan penetapan para pemegang saham PT Bank Aceh Syariah yang berlangsung dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) bank itu di Banda Aceh, Rabu (28/2/2018). Hari yang ditunggu pun tiba, pada Senin 8 Oktober 2018, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah melantik Haizir Sulaiman SH,MH, sebagai Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah.

    Pelantikan berlangsung di Pendopo Gubernur Aceh. Puluhan karangan bunga ucapan selamat atas pelantikan sebagai Dirut Bank Aceh Syariah, menghiasi jalan seputaran Pendopo Gubernur Aceh Diketahui bahwa sudah adanya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan SK Dewan Komisioner OJK Nomor: Kep141/B.03/2018 tanggal 6 Agustus 2018.

    PT Bank Aceh Syariah telah banyak mengukir prestasi dan Haizir Sulaiman SH,MH, memiliki kompetensi untuk menahkodai dan memajukan PT Bank Aceh Syariah sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah periode 2018-2022. Pasca pelantikan di pendopo Gubernur Aceh maka ada tiga program utama yang harus dilakukan saat ini. Pertama, konsolidasi internal harus benar-benar diperkuat, kedua, penerapan teknologi informasi yang tidak boleh ditinggalkan, dan ketiga, perlunya didorong dengan usaha-usaha yang menjadi produktif.

    “Kita tahu bahwa Bank Aceh sekarang bukan hanya di Aceh yang diperhatikan, artinya sudah di tingkat nasional. Dengan konversi Bank Pembangunan Daerah Aceh (Bank Aceh) menjadi bank syariah bahwa memiliki dampak strategis industri perbankan syariah. Dan yang sebelumnya pangsa pasar tidak sampai lima persen, setelah konversi bank sekarang sudah melebihi lima persen," papar Dirut Bank Aceh Syariah kepada rekan-rekan jurnalis.

    Harapan nasional atau pasar luar terhadap Bank Aceh sungguh luar biasa dan itu merupakan tantangan yang berat bagi kita, tentunya dengan dukungan semua pihak dapat memajukan bank ini ke depan yang lebih baik lagi.

    Pelantikan Haizir Sulaiman SH,MH, sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah periode 2018-2022 juga dihadiri oleh kepala kantor PT Bank Aceh Syariah seluruh Aceh, Karyawan pusat PT Bank Aceh Syariah, para bupati dan walikota seluruh Aceh seperti terlihat Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, Perwakilan Bank Indonesia, perwakilan OJK, mitra bisnis, unsur forkopimda Aceh dan puluhan rekan-rekan jurnalis.

    Selamat Atas pelantikan Bapak Haizir Sulaiman SH,MH, sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah periode 2018-2022. Tantangan kedepan untuk memajukan PT Bank Aceh Syariah harus lebih baik daripada periode sebelumnya.

     

    BPS Aceh: Kemiskinan Masih 15,97 Persen

    KOPI-Jakarta, Data sangat berperan penting dalam kehidupan bangsa ini. Karena dengan datalah kita dapat memperoleh manfaat yang begitu besar.

    Di Indonesia salah satu lembaga yang mengumpulkan data-data penting itu adalah BPS-Badan Pusat Statistik, yang berkantor pusat di Jakarta.

    Sedangkan di tingkat provinsi biasa BPS daerah berkantor pusat di ibukota provinsi. Pada tanggal 26 September, BPS-Badan Pusat Statistik berulang tahun.

    Di kota Banda Aceh sendiri banyak kegiatan yang dilakukan oleh BPS Aceh seperti : Car Free Day (Donor darah, senam, espose data), lomba tulis karya ilmiah serta seminar.

    Pada tanggal 23 September 2018, Pemkot Banda Aceh mengadakan Car Free Day (CFD) spesial untuk menyambut Hari Statistik Nasional (HSN) yang jatuh pada tanggal 26 September. Kegiatan CFD yang terpusat di depan kantor BPS Provinsi Aceh ikut diramaikan dengan pertunjukan seni serta UKM yang ada di Kota Banda Aceh.

    Sedangkan Seminar dilaksanakan pada hari Kamis, 27 September 2018 di hotel Grand Nanggroe Banda Aceh.

    Seminar Statistik dalam rangka Hari Statistik Nasional dengan tema "Aceh, Kemiskinan dan Anggaran Melimpah."

    Seminar ini diisi oleh 3 nara sumber yaitu Azhari, SE,M.SI; kepala Bappeda Aceh, Drs.Wahyudin,M.M; kepala BPS Aceh serta Prof.Dr.Raja Masbar,M.Sc; Akademisi Unsyiah.

    Dalam seminar ini dibahas cara pengentasan kemiskinan. Bagaimana hal-hal yang ada dilapangan termasuk masalah dan solusi pengentasan kemiskinan di Aceh bisa ditangani dengan bijaksana.

    Beberapa negara lain juga menjadikan proyek khusus untuk pengentasan kemiskinan. Permasalahan dalam pemerintahan Aceh adalah kualitas anggaran yang belum optimal. Solusinya adalah perlu adanya komitmen yang kuat antar eksekutif dan legislatif.

    Salah satu kendala pengentasan kemiskinan di Indonesia adalah bila ganti Presiden Indonesia maka berganti pula program pengentasan kemiskinan.

    Data BPS Aceh hingga bulan Maret 2018 terdapat 15,97 persen kemiskinan di Aceh, sedangkan garis kemiskinan di Aceh adalah Rp 464.626/kapita/bulan. Disini diperlukan pengoptimalkan sumber dana dari APBN dan investasi swasta.

    Melalui tema "Dengan Data Tingkatkan Prestasi Bangsa", mari bergandeng tangan membangun bangsa dengan data statistik sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan yang tepat sasaran serta monitoring dan evaluasi perkembangan capaian pembangunan.

    Selamat Hari Statistik Nasional (HSN) 26 September 2018.

    Rachmad Yuliadi Nasir: (WA 0888.7211.300)

     

    Pemerintah Perlu Membuat Sistem Parameter Untuk Mengukur Angka Kemiskinan

    KOPI, JAKARTA - Dua minggu lalu BPS merilis persentase penduduk miskin Maret 2018 turun menjadi 9,82 persen. Terendah sepanjang sejarah dalam berbagai media pemberitaan. Tak salah jika kita berikan apresiasi kepeada Pemerintah atas capaian penurunan kemiskinan ini, sebagai salah satu indikator kerja Pemerintah.

    Akan tetapi, yang jadi soal dan tantangan saat ini adalah apakah parameter yang digunakan dalam mengukur kemiskinan tersebut sudah benar-benar mampu secara tepat untuk memotret kemiskinan yang sesungguhnya. Atau sekurang-kurangnya sudah sangat dekat dengan realita “kemiskinan” yang sebenarnya.

    Mari kita lihat paramater yang digunakan, yakni Garis Kemiskinan. Garis Kemiskinan (GK) merupakan penjumlahan dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM). Penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan dikategorikan sebagai penduduk miskin. Per maret 2018, nominal GK sebesar Rp401.220 per kapita per bulan.

    Pertanyaan mendasarnya adalah “dengan parameter pengeluaran Rp401.220 per orang per bulan,tepatkah angka ini dijadikan sebagai ukuran batas kemiskinan?

    Kalau mau jujur, angka GK tersebut masih tidak tepat dan masih jauh untuk jadi acuan kemiskinan. Ada beberapa hal yang mendasari parameter yang digunakan masih tepat dan masih jauh. Pertama, coba kita bandingkan nilai GK tersebut (yang sudah dikonversi dengan berapa kg beras yang dapat dibeli) dengan rata-rata konsumsi beras per kapita per bulan orang Indonesia.

    Rata-rata konsumsi beras per orang per bulan sebesar 6 kg atau setara 200 gram per hari. Sedangkan GK hanya mampu membeli 1-1,5 kg per bulan atau 34-53 gram per hari (ini masih menggunakan harga beras kualitas bawah II).

    Artinya, seluruh nilai GK tersebut hanya mampu membiayai (sedikit) kebutuhan beras. Tanpa sayur, buah dan lauk pauk. Dengan demikian, terlihat sangat jelas bahwa nilai GK sangat kecil dan bukanlah ukuran yang tepat dalam memotret kemiskinan yang sesungguhnya.

    Kedua, mari kita kalkulasi berapa kira-kira penghasilan minimal seorang kepala rumah tangga (RT) agar sekeluarga tidak dikatakan orang miskin. Saat ini jumlah orang per rumah tangga sekitar 4 orang dan kita asumsikan hanya kepala rumah tangga yang bekerja.

    Dengan menggunakan asumsi tersebut, maka seorang (laki-laki) kepala rumah tangga harus berpenghasilan seminimal-minimalnya Rp1.604.880 per bulan atau Rp53.496 per hari. Besaran ini relatif sama dengan rata-rata upah buruh tani harian per maret 2018 yang sebesar Rp51.598 per hari.

    Artinya, rata-rata buruh tani kita sudah nyaris tidak miskin (karena upah hariannya sudah mendekati batas minimal GK per hari). Apa iya?, rasanya sangat tidak mungkin.

    Ketiga, mari kita bandingkan angka Rp1.604.880 per bulan tadi (penghasilan minimal kepala RT agar tidak dikategorikan miskin) dengan rata-rata upah industri pengolahan yang sebesar Rp2.174.000/bulan per menurut data BPS per desember 2014.

    Dengan perbandingan data ini, seolah-olah kita dapat menyimpulkan bahwa rata-rata semua buruh di industri pengolahan bukan masyarakat miskin (upahnya sudah jauh diatas garis kemiskinan untuk sekeluarga). Apa iya?, rasanya sangat tidak mungkin. Yang namanya (mayoritas) buruh, saat ini pasti bagian dari kelompok masyarakat miskin.

    Terakhir, mari kita bandingkan antara angka GK dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Menurut BPS, KHL adalah standar kebutuhan seorang pekerja/buruh lajang untuk dapat hidup layak secara fisik dalam 1 bulan.

    KHL juga menjadi dasar dalam penetapan Upah Minimum. "Kebutuhan hidup layak", ini yang perlu di bold. KHL per 2015 sebesar Rp1.813.396/bulan. Ini untuk lajang dan batas minimum hidup layak secara fisik, belum non fisik-psikologis dan lain sebagainya.

    Bayangkan berapa KHL untuk pekerja kepala rumah tangga, agar hidupnya dan keluarga dikatakan hidup layak. Sudah pasti KHL untuk pekerja kepala tangga jauh lebih besar dari Rp2 – 2,5 juta/bulan.

    Sedangkan menurut GK, seorang kepala rumah tangga (pendapatan tunggal) cukup berpenghasilan Rp1.604.880 agar sekeluarga tidak dikatakan miskin.

    Padahal KHL lajang saja sudah Rp1,8 juta agar dianggap hidupnya layak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa garis kemiskinan (GK) yang digunakan masih sangat jauh untuk dapat benar-benar memotret kemiskinan yang sesungguhnya.

    Dari keempat penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan garis kemiskinan (Rp401.220 per kapita per bulan) masih jauh dari layak sebagai paramater yang tepat untuk memotret realitas kemiskinan yang sesungguhnya.

    Oleh karena itu, Pemerintah sebaiknya jangan berpuas diri dengan angka kemiskinan versi GK yang dirilis BPS tersebut dan sebaiknya Pemerintah dan BPS (bersama parlemen juga) sudah harus menyusun parameter baru yang lebih tepat dan mantep dalam memotret kemiskinan yang seutuhnya.

    Bank dunia saja sudah menggunakan pengeluaran 3,2 USD dan 5,5 USD per hari (setara Rp44.000 dan Rp77.000 per bulan), sebagai paramater kemiskinan.

    Parameter baru itulah yang nantinya digunakan untuk mengukur capaian angka kemiskinan negara kita yang sudah benar-benar sesuai kenyataan/kebutuhan hidup layak yang sesunggihnya. Paramater baru tersebut juga nantinya menjadi (benar-benar) ukuran kinerja pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, agar tidak lagi angka-angka semu seperti saat ini.

    Selain itu, Pemerintah juga harus benar-benar memastikan penurunan angka kemiskinan bukan karena program pemerintah yang berdurasi pendek dan tidak sustain. Tetapi harus melalui program pemerintah yang berdimensi jangka panjang dan sustain.

    Oleh : Robby Alexander Sirait, M.E. (Ketua II Bidang Ekonomi Dewan Pengurus Nasional Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia) +62 812-8028-0231

     

    Kemenperin Klaim Susu Kental Manis Aman Dikonsumsi Sesuai Standar Internasional Codex Alimentarius

    Susu Kental Manis Aman Dikonsumsi, Industrinya Berkontribusi Bagi EkonomiKOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian menyatakan bahwa susu kental manis (SKM) merupakan produk yang aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat karena…
     

    Industri Kimia Beri Konstribusi Signifikan Rp236 Triliun Terhadap PDB

    Produksi Gas Industri Diproyeksi Naik 5 Persen Tahun IniKOPI,  Surabaya - Kementerian Perindustrian memproyeksikan produksi gas industri di dalam negeri akan naik mencapai 5 persen sepanjang tahun 2018. Sas…

    Baca selengkapnya...

     

    50 IKM Logam di Bogor Peroleh Bantuan Mesin Produksi Dari Kemenperin

    Kemenperin Beri Bantuan Mesin Produksi Kepada 50 IKM Logam di BogorKOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan kualitas produk industri kecil dan menengah (IKM) nasional agar semakin berdaya…

    Baca selengkapnya...

     

    Ini Dia Brankas Tahan Panas dan Tahan Banting

    KOPI, Jakarta - Saat ini masyarakat Indonesia masih ada yang belum menyadari pentingnya memiliki brankas, seperti diketahui brankas digunakan untuk menyimpan dokumen-dokumen penting seperti akte kelahiran, surat rumah, paspor, surat deposito, dan barang berharga lainnya agar lebih aman dari resiko kehilangan maupun kebakaran.

    Banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih brankas, salah satunya adalah fitur tahan api seperti yang dimiliki oleh Sentry Safe, Sentry Safe yang telah berpengalaman lebih dari 80 tahun merupakan brankas anti api dengan penjualan tertinggi di Amerika Serikat, dan telah didistribusikan dilebih dari 35 negara di seluruh dunia.

    Sentry Safe STW205GYC merupakan brankas yang tahan api selama 2 jam dengan suhu 1.010 derajat Celcius, dan telah lolos tes tahan air setinggi 20 cm selama 24 jam, brankas ini juga telah lolos uji banting dengan dijatuhkan dari ketinggian 4.5 m.

    Brankas dengan ukuran 60.3 cm x 47.2 cm x 49.1 cm ini bisa digunakan untuk menyimpan dokumen dengan ukuran Folio, brankas ini juga aman digunakan untuk menyimpan media penyimpanan seperti USB Drive, CD, dan DVD.

    Brankas Sentry Safe STW205GYC dilengkapi sistem kunci PIN digital dan kunci Tubular, sehingga memberikan keamanan ganda, selain itu lampu LED pada bagian interior memudahkan dalam mencari barang-barang yang disimpan di dalam brankas, bahkan Sentry Safe dilengkapi dengan 6 buah pengunci berdiameter 2.54 cm dan Hinge Bar sehingga sangat aman terhadap congkelan.

    Product Manager PT Kawan Lama Inovasi Eric Adi Saputra mengatakan, Sentry Safe STW205GYC merupakan brankas yang tepat untuk digunakan di rumah maupun di kantor, karena memiliki fitur yang lengkap dan pintar untuk melindungi dokumen dan barang berharga. “Brankas ini bisa didapatkan di Ace Hardware dengan harga Rp.10.999.000,” kata Eric Adi Saputra.

    Masyarakat yang ingin membeli brankas tahan api Sentry Safe STW205GYC dapat mengunjungi Ace Hardware terdekat, atau memesan lewat www.kawanlamainovasi.com .

     

    Komitmen Turunkan 29% CO2 di 2030, Pemerintah Terapkan Program LCEV

    Gandeng Toyota dan Perguruan Tinggi, Kemenperin Riset Teknologi Mobil ListrikKOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian menggandeng Toyota Indonesia dan enam perguruan tinggi negeri untuk bersama melakukan riset dan studi secar…

    Baca selengkapnya...

     

    Lantik Pengurus IPERINDO, Menperin Harap Peningkatan Kapasitas Hingga 3 Kali Lipat

    Kapasitas Industri Galangan Kapal Nasional Dipacu Naik Tiga Kali LipatKOPI, Jakarta - Pemerintah saat ini telah menempatkan industri kemaritiman sebagai salah satu sektor yang diprioritaskan pengembangannya. Sektor terse…
     

    Kuartal Jan-Mei 2018 Ekspor Riau Surplus 2.44%

    KOPI, Pekanbaru - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pekanbaru Aden Gultom, Senen (2/07-2018) menuturkan “ Ekspor Migas (Minyak dan Gas ) propinsi Ria…
     

    Gelar Workshop, Kemenperin Catat Transaksi e-Smart IKM Lebih Dari Rp 601 Juta

    kemenperin targetkan 4000 ikmDirjen IKM Gati Wibawaningsih KOPI, Jakarta - Kementerian Perindustrian menargetkan sebanyak 4000 industri kecil dan menengah (IKM) di dalam negeri…

    Baca selengkapnya...

     

    China - Indonesia Jajaki Kerjasama Pengelolaan Limbah Elektronik dan POPs

    Kemenperin Terima Kunjungan Balasan Delegasi China Bahas Limbah ElektronikKOPI,  Jakarta - Pemerintah Indonesia dan China tengah menjajaki kerja sama dalam upaya pengelolaan limbah yang berasal dari peralatan elektronik (ele…

    Baca selengkapnya...

     

    Menperin Tekankan Pentingnya Kawasan Industri Dalam Memacu Perekonomian Bangsa

    Pengembangan Kawasan Terintegrasi Topang Implementasi Industri 4.0KOPI, Jakarta - Di dalam peta jalan Making Indonesia 4.0, pemerintah telah menetapkan pengembangan kawasan industri terintegrasi sebagai salah satu la…

    Baca selengkapnya...

     

    Kemenperin Catat Peningkatan Luas Kawasan Industri Luar Jawa Sebesar 42,42%

    Peningkatan Luas Kawasan Industri di Luar Jawa Lampaui 42 PersenKOPI,  Bekasi - Pengembangan kawasan industri di Indonesia menunjukkan peningkatan baik dari sisi jumlah maupun luasnya. Pada tahun 2014, terdapat 74 …

    Baca selengkapnya...

     

    Kemenperin Fasilitasi Kerjasama Dengan 70 Industri Pemasok Komponen AMMDes

    TKDN Capai 70 Persen, Kendaraan Desa Wujud Karya Anak BangsaKOPI,  Bekasi - Kementerian Perindustrian terus berupaya mengoptimalkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) guna memacu produksi Alat Mekanis Multig…

    Baca selengkapnya...

     

    Antisipasi Dampak Surplus Kapasitas Baja Global, Kemenperin Optimalkan Produksi Baja Nasional

    Pemerintah Bertekad Lindungi Pasar Industri Baja DomestikKOPI, Jakarta - Pemerintah bertekad untuk melindungi pasar industri baja di dalam negeri dari serbuan produk impor seiring dengan peningkatan kapasita…

    Baca selengkapnya...

     

    Maksimalkan Kinerja, Kemenperin Rubah Status UPT Menjadi BLU

    Jasa Layanan Meningkat, Balai Kemenperin Mampu Hasilkan PNBP Rp 170 MKOPI, Jakarta - Unit pelayanan teknis (UPT) di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian mengalami peningkatan…

    Baca selengkapnya...

     
    Artikel Lainnya...

    Dirut ” Habis Token Gelap Gulitalah” Tahan KPK Terlibat Korupsi
    Rabu, 24 April 2019

    KOPI, Jakarta- Ditempat kerjanya “ Kangmas Sutisyoso mengatakan” Buku RA. Kartini terkenal dengan Habis Gelap Terbitlah Terang. PLN (Perusahaan Listrik Negara) ” Habis Token Gelap Gulitalah” tahan KPK, terlibat korupsi pembangunan pembangkit Listrik Riau I. Kadangkala Petugas PLN dilapangan sebulan menunggak listrik lansung meteran ia bongkar, tega amat sih. Terpaksa kami memakai meteren listrik prabayar yakni TOKEN listrik. Kami... Baca selengkapnya...

    Heboh Tentang Cucu Jokowi
    Rabu, 30 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Cuitan Hidayat Nur Wahid dalam postingan @kun Twitter miliknya, ia menuding cucu Joko Widodo Jan Ethes menjadi alat kampanye. Dalam cuitannya tersebut, ia menuliskan bahwa Jokowi sengaja menjadikan Ethes sebagai alat kampanye. "Ini Jan Ethes yg pernah sebut @jokowi, kakeknya, sbg “Artis” ya? Tapi bgmn kalau ini jadi legitimasi pelibatan anak2 dlm kampanye? Bgmn @bawaslu_RI masih bisa berlaku adil kah?" tulisnya. Ditempat... Baca selengkapnya...

    PK Diajukan Tiga Kali Di Kasus Yang Sama, MA Tabrak Aturan?
    Rabu, 23 Januari 2019

      Foto: (ki-ka) Danny Siagian, Manahan Sihombing, Mangalaban Silaban, Sugiono KOPI, JAKARTA - Menurut pasal 66 ayat 1 UU No. 14 Tahun 1985 menyebutkan, permohonan Peninjauan Kembali (PK), diajukan hanya satu kali. Namun kenapa dalam kasus tanah Grant Sultan Deli, Medan milik ahli waris Datuk Muhamad Cheer (Dt. M. Cheer) di Mahkamah Agung (MA) bisa hingga 3 (tiga) kali? “Kenapa PK bisa sampai 3 (tiga) kali untuk kasus yang sama di... Baca selengkapnya...

    Luhut ke Riau : Kesibukan Presiden Jokowi, Saya Mewakili Membagikan Sertifikat Prona ke Masyarakat
    Kamis, 17 Januari 2019

    KOPI, Jakarta- Kunjungan kerja (Kunker) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan ke Propinsi Riau, (Rabu 16 Januari 2019) dalam rangka tugas negara. Agendanya yaitu Kunjunga kerja ke Kawasan Industri Tenayan (KIT) kota Pekanbaru serta mewakili Presiden Joko Widodo membagikan 1500 sertifikat tanah Prona Gratis kepada masyarakat . Ribuan orang masyarakat Riau memadati Gelanggang Olahraga Remaja... Baca selengkapnya...

    IKUTILAH..!! Kappija-21 Selenggarakan Essay Contess 2018-2019
    Kamis, 10 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad 21 (Kappija-21) sedang menyelenggarakan lomba menulis atau Essay Contess 2018-2019. Kegiatan ini ditaja dalam rangka memeriahkan 60 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Jepang tahun 2018 yang baru saja berlalu.   Tujuan utama lomba menulis terkait Indonesia dan Jepang tersebut adalah untuk menumbuhkan minat baca, minat mengetahui, dan minat menambah... Baca selengkapnya...

    LL Dikti Wilayah III Sebut PDPT Universitas Mpu Tantular Bagus di Acara Wisuda
    Senin, 31 Desember 2018

    Foto: Senat Universitas Mpu Tantular dalam acara pelantikan wisudawan-wisudawati KOPI, JAKARTA Di acara Wisuda Universitas Mpu Tantular (UMT) Tahun Akademik (TA) 2018/2019, yang dilangsungkan di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pejabat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah III (dulu Kopertis-red) sebut laporan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) UMT, sudah beres dan bagus. “Yang kami ketahui, bahwa laporan PDPT... Baca selengkapnya...

    Adakah Kejahatan Hukum Ketua MA di Kasus Tanah Grant Sultan?
    Senin, 24 Desember 2018

    Foto: Saat persidangan pihak Ahli Waris menuntut PT Taman Malibu Indah di PN Medan KOPI,JAKARTA Mahkamah Agung Republik Indonesia adalah Pengadilan Negara Tertinggi dalam tingkat kasasi, dari seluruh putusan pengadilan sebelumnya, yang secara otomatis menjadi pamungkas dari segala putusan hukum di Negara ini. Sementara hukum yang katanya menjadi panglima untuk menyelesaikan permasalahan hukum, menjadi koridor yang digunakan untuk... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALGratis Masuk Taman Al-Qur’an Seluas 6.....
    03/04/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Dubai – Dubai negara petro Dollar, negara penghasil minyak terbesar di dunia.  Jumlah penduduk yang sedikit, dengan pertumbuhan  ekonomi yan [ ... ]



    NASIONALKoalisi Masyarakat Sipil Jambi Tolak Pem.....
    26/03/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Jambi - PT. Marga Bara Jaya (MBJ) mengusulkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia untuk membangun Jalan  [ ... ]



    DAERAHDialog RRI Yogyakarta: Meningkatkan Par.....
    27/03/2019 | Marsono RH

    . KOPI, Yogya - Guna berpartisipasi dalam mensukseskan Pemilu 17 April mendatang, RRI Yogyakarta mengadakan talkshow dengan tema “Meningkatkan Par [ ... ]



    PENDIDIKANDua Siswa PPWI-Gambatte Septian serta .....
    27/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker) bekerjasama dengan International Manpower Development of Japan (IM Japan) s [ ... ]



    HANKAMKapusjarah TNI: Generasi Muda Parameter .....
    10/03/2019 | Wahju Marsudi Wibowo

    KOPI - Generasi muda merupakan parameter peradaban suat bangsa. Hal tersebut disampaikan Kapusjarah TNI Brigjen TNI Prantara Santosa, S.Sos. M.Si. M.T [ ... ]



    OLAHRAGAMahasiswa Yang Petinju Ini, Menangkan Pe.....
    06/04/2019 | Danny Pantas Siagian

    KOPI, JAKARTA - Sulistyono, petinju yang juga mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta ini, menangkan pertarungan partai kelas [ ... ]



    PARIWISATAJaga Keseimbangan Alam, Kecamatan Ranah .....
    19/03/2019 | Yoni Syafrizal

    KOPI, Pesisir Selatan - Kecamatan Ranah Pesisir wakili Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) untuk mengikuti lomba Kecamatan Bersih dan Hijau tingkat Pro [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALWabup Bengkalis Saksi Dalam Persidangan.....
    05/04/2019 | Didi Rinaldo
    article thumbnail

    KOPI, Pekanbaru – Dulu Sempat mangkir, Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad akhirnya memenuhi panggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk datang ke Pengad [ ... ]



    POLITIKBanda Aceh di Usia 814 Tahun.....
    24/04/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI,Jakarta-Tidak terasa kota Banda Aceh sudah berusia ke-814. Beragam kegiatan yang digelar untuk memeriahkan dan menyambutnya yaitu sepak bola anta [ ... ]



    OPINIRamalan Satria Pinitil : Pilpres Indones.....
    08/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia hampir sama/mirip dengan Pilpres negara Amerika Serikat. Orang menjawarakan mengembor-gembo [ ... ]



    PROFILKompol Arvin Haryadi Jabat Kapolsek Si.....
    25/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu - Pisah sambut Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Dedi Suryadi kepada Kompol Arvin Haryadi, S.ik, SH bertempat di Mapolsek Siak Hulu, keca [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAPlt Bupati Kampar Catur Sugeng Hadiri Pe.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Sei Kijang Tapung Hilir - Rasa senang dan bahagia berada di tengah orang tua kami, Ninik mamak dan para pemangku adat yang ada di Kenagarian Tap [ ... ]



    ROHANIPeringati HAB ke- 73 Kemenag Kampar G.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Bangkinang Kota – Memeriahkan Hari Amal Bakti [ HAB ] Kementrian Agama RI, khusus dilingkungan Kementrian Agama Kabupaten Kampar pada HAB ke-7 [ ... ]



    RESENSIGratis..!!! Buku Karya Mualaf Zaman Now,.....
    03/04/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Jakarta – Tidak bisa dipungkiri buku ini merupakan sebuah karya fenomenal yang sangat menghebohkan di awal tahun 2019 dan belum pernah Anda ju [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIErin Taulany Istri Komedian Andre, Hina.....
    23/04/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Menggunakan akun Instagram @erintaulany, perempuan berusia 33 tahun itu diduga menyebut Prabowo sakit jiwa, sinting, hingga gila ka [ ... ]



    SERBA-SERBIRenungan 14 Tahun Tsunami Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Tidak terasa sekarang telah memasuki waktu 14 tahun terjadinya gempa bumi dan tsunami Aceh. Peristiwa hebat itu terjadi pada 26 Desember [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.