Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    EKONOMI

    Calon Tunggal Musprov VI Kadin Aceh

    KOPI-Jakarta, Teka-teki jalannya Musprov VI Kadin Aceh sudah terjawab. Bila sebelumnya terdengar ramai dengan 5 calon ketua umum Kadin Aceh, akhirnya mengerucut menjadi satu nama.

    Panitia penyelenggara Musprov VI Kadin Aceh sampai hari Sabtu sore, 15 Juni 2019, jam 16:00 WIB, hanya menerima satu orang calon yang datang ke kantor Kadin Aceh.

    Pada jam 15:30 WIB, kandidat ketua umum Kadin Aceh, Makmur Budiman bersama dua orang pendamping dan tim sukses tiba di kantor Kadin Aceh dan disambut panitia OC dan SC.

    Muhammad Mada sebagai SC (Steering Committee) Musprov VI Kadin Aceh langsung menyambut kedatangan calon ketua Umum Kadin Aceh Makmur Budiman.

    Selanjutnya diadakan pemeriksaaan berkas-berkas syarat pendaftaran. Bila sebelumnya masyarakat Aceh gempar dengan syarat pendaftaran Ketua Umum Kadin Aceh dengan uang Rp 1 Milyar.

    Akhirnya Kadin Indonesia Pusat Jakarta memutuskan uang pendaftaran turun menjadi Rp 750 Juta. Ini dibuktikan dengan salinan bukti transfer asli TIM Makmur Budiman ke rekening Kadin Aceh.

    Selanjutnya diadakan temu media tentang proses pelaksanaan Musprov VI Kadin Aceh.

    Sampai penutupan pendaftaran panitia SC (Stering Committee) Muhammad Mada hanya menerima satu orang yang mendaftar sebagai calon ketua umum Kadin Aceh yaitu Makmur Budiman.

    Musprov VI Kadin Aceh dibuka oleh Plt Wagub Aceh Nova Iriansyah pada hari Selasa, 18 Juni 2019 dan jalannya Musprov pada tanggal 19-20 Juni 2019.

    Berhubung hanya satu calon tunggal maka sesuai rencana tanggal 19 Juni 2019, sudah dikukuhkan/pelantikan ketua umum Kadin Aceh yang baru.

    Dari Jakarta juga direncanakan datang pada saat pembukaan Musprov VI Kadin Aceh yaitu wakil ketua bidang organisasi, keanggotaan dan perberdayaan daerah Kadin pusat Anindya Bakrie serta penutupan dan pengukuhan ketua terpilih oleh ketua umum Kadin pusat Rosan Roeslani.

    Ada beberapa hal yang menjadi tantangan ketua umum Kadin Aceh yang baru yaitu program konsolidasi organisasi guna memperkuat keberadaan Kadin Aceh serta meningkatkan kapasitas anggota Kadin.

    Terjadinya sinergi antar dunia usaha, pemerintah dan perguruan tinggi, dalam membangun perekonomian di Aceh.

    Kadin Aceh akan membentuk pusat pelatihan guna melahirkan pengusaha-pengusaha baru. Sebab, tanpa adanya pengusaha baru di suatu daerah, daerah tersebut sulit berkembang.

    Pengiriman petani keluar negeri dan menjadikan mahasiswa Aceh yang belajar diluar negeri sebagai tim marketing Kadin Aceh.

    Kadin Aceh juga akan terus terbuka bagi para Jurnalis dalam memperoleh informasi.

    Rachmad Yuliadi Nasir (WA 08887211300)

     

    Bank Indonesia Perwakilan Aceh Sumbang Pustaka Masjid

    KOPI-Jakarta, Memasuki bulan suci Ramadhan 1440 H, banyak cara dilakukan untuk menambah pahala dan pengetahuan. Salah satunya adalah dengan membaca buku-buku Islami untuk menambah ilmu tentang kajian agama Islam.

    Dalam bulan suci Ramadhan 1440 H, Bank Indonesia Perwakilan Aceh menyumbang ke Pustaka Masjid sejumlah buku, tafsir Alquran dan pengetahuan Islam lainnya kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM).

    Pustaka Masjid ini dikenal juga dengan nama Masjid Corner Books. Sekarang sudah ada 3 masjid yang menjadi perhatian bantuan dari Bank Indonesia Perwakilan Aceh yaitu Masjid Teuku Umar Seutui, Masjid Oman Lamriet dan Masjid Lambuk Banda Aceh.

    Tentu saja minat baca jamaah masjid-masjid yang ada di kota Banda Aceh harus ditingkatkan. Ada lebih kurang 400 judul buku dalam 4 rak buku yang beroda hasil bantuan Bank Indonesia Perwakilan Aceh.

    Zainal Arifin Lubis sebagai Gubernur Bank Indonesia Perwakilan Aceh mengharapkan agar para jamaah masjid bisa memanfaatkan buku-buku tersebut dengan baik dan merawatnya jangan sampai robek atau dicoret-coret.

    Pasca lebaran idul Fitri nanti Bank Indonesia Perwakilan Aceh akan menyerahkan sejumlah buku kepada masjid lainnya.

    Biasanya dilanjutkan juga diskusi tentang Ekonomi dan Keuangan Syariah yang didukung oleh Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo), Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Aceh.

    Pojok buku di masjid ini pada umumnya diminati oleh para jamaah pada pasca shalat Dzuhur dan shalat Ashar sambil istiharat sejenak mereka memanfaatkan waktu menambah ilmu pengetahuan.

    Bagi masyarakat kota Banda Aceh bisa mendatangi masjid-masjid yang telah dibantu oleh Bank Indonesia Perwakilan Aceh.

    Rachmad Yuliadi Nasir (WA 08887211300)

     

    Kadin Aceh akan Pilih Ketua Baru di Musyawarah Provinsi (Musprov) VI

    KOPI-Jakarta, Kadin atau kamar Dagang Indonesia wilayah Aceh, beberapa hari ke depan akan menyelenggarakan Musyawarah Provinsi (Musprov) VI.

    Direncanakan pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) VI Kadin Aceh pada tanggal 18-20 Juni 2019 bertempat di kota Banda Aceh dan diikuti oleh perwakilan Kadin seluruh Aceh.

    Para kandidat ketua Kadin Aceh dapat mendaftarkan diri ke sekretariat sekretariat Panitia Muprov VI Kadin Aceh, Kp. Ateuk Banda Aceh.

    Sudah ada tiga calon kandidat yang telah mendaftar yaitu mantan Ketua Kadin Aceh Barat, Ir Said Isa, H Makmur Budiman dan H Nahrawi Noerdin.

    Muhammad Mada, Ketua Organizing Comittee (OC) memberi waktu yaitu pengembalian formulir calon kandidat ketua Kadin Aceh hingga 15 Juni 2019 Pukul 16.00 WIB.

    Biaya pendaftaran calon ketua Kadin Aceh sebesar Rp 50 juta, biaya partisipasi Rp 1 Miliar serta harus sehat jasmani dan rohani juga diperlukan foto copy tanda anggota biasa (KTA-B) tahun 2019.

    Panitia sudah mampu mengumpulkan dana dari tiga kandidat itu sebesar Rp 3.150.000.000.

    Ketiga kandidat tersebut memang memiliki reputasi yang bisa diandalkan untuk memimpin Kadin Aceh lima tahun ke depan.

    Kadin memiliki andil serta peran besar untuk memajukan Aceh dan membangun dunia usaha lebih berkembang dan memberi dampak bagi kemajuan daerah.

    Selamat Melaksanakan Musprov VI Kadin Aceh.

    Rachmad Yuliadi Nasir (WA 08887211300)

     

    Musyawarah Provinsi (Musprov) VI Kadin Aceh

    KOPI-Jakarta, Kadin atau kamar Dagang Indonesia wilayah Aceh, beberapa hari kedepan akan menyelenggarakan Musyawarah Provinsi (Musprov).

     

    Regulasi Iklim Investasi di Indonesia Menarik Investor, Tax Holiday, Perizinan Dipermudah

    KOPI, Jakarta – Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tahun 2016, Negara Jepang ada di urutan kedua setelah Singapura, dengan nilai investasi mencapai USD5,4 miliar atau sekitar Rp.71,8 triliun di 3.302 proyek.

    ”Investasi yang besar menunjukkan adanya trust dari kedua negara. Sehingga, ketika mau berekspansi pada kerjasama-kerjasama yang lain lebih mudah,” tambah Rosan. Menurut Rosan, tindak lanjut kerjasama Indonesia dengan Jepang sudah terealisasi sekitar 70 persen.

    Sementara untuk ­kerjasama dengan Arab Saudi, Rosan menyatakan bahwa dari kedua negara masih dalam tahap saling mengenal dan melakukan monitoring terhadap iklim bisnis masing-masing. ”Kami masih terus berkordinasi lewat Kamar Dagang dan Industri mereka (Arab Saudi, red). Secara besaran investasi juga kalau dilihat Arab Saudi ada di peringkat 57, artinya mereka belum terbiasa dan belum mengenal lebih jauh tentang investasi di sini,” urai Rosan.

    Kadin Indonesia selalu mengagendakan bisnis forum tiap kali ada negara yang berkunjung ke Indonesia. Tujuannya, adalah melakukan bisnis matching untuk segera mempertemukan para stakeholder dan pengusaha yang terkait dengan kerjasama.

    ”Prosedurnya biasanya seperti itu. Kami agendakan bisnis forum untuk bertemu kadin dari negara yang bersangkutan, lalu kami lakukan bisnis matching. Kemudian dibentuk tim monitoring yang terdiri dari perwakilan kedua negara, untuk kemudian mem-follow up MoU yang sudah disepakati,” kata Rosan.

    Menurut Rosan, faktor utama yang mempengaruhi cepat dan lambatnya realisasi investasi Negara asing dan Indonesia adalah tentang regulasi dan aturan.

    Seringkali regulasi pusat dan daerah yang akan dijadikan tempat investasi tidak match. ”Iya, biasanya mereka (pengusaha negara lain, red) menyebut soal keharmonisan regulasi.

    Ketika BKPM sudah oke, tapi ternyata di daerah ada peraturan-peraturan yang berbeda, akhirnya proses menjadi lebih lama,” ungkap Rosan Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin).


    Kini ribuan jumlah media online di Indonesia, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class) ketik  di google,com“ Operasional Fee” enter.

    Supaya Anda tidak kena tipu oleh Gerombolan Trio Gaek sarap beserta keluarga sering membawa wajah serupa, mengaku sebagai mamak/paman, Orang Tua wartawan.

    Ketik di Google.com 1)“Waspada!.. Modus penipuan wajah Palsu, Kw , 2). Modus Penipuan Gerombolan Bandit Tionghoa” pada Google.com enter.

    Media online Pewarta–Indonesia.com interkoneksi kejaringan sistim internet Internasional. Website kami bisa dibaca antar benua (Bisa dibaca diluar negeri).

     

    Kemenperin Meluncurkan OSS Mempermudah Para Investor mengurus Perizinan

    Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebutkan Indonesia tujuan investasi dunia. Hal itu diungkapkan Airlangga saat melakukan kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang.

    "Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong investasi dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif dan menyediakan insentif menarik untuk industri," kata Airlangga lewat keterangannya diterima di Jakarta, Ahad (2/6).

    Untuk kemudahan berinvestasi, lanjut Airlangga, Pemerintah Indonesia telah meluncurkan Online Single Submission (OSS). Dengan sistem tersebut, para investor akan dipermudah dalam pengurusan izin usaha.

    Contohnya, ketika datang ke kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dalam tiga jam sudah bisa mendapat izin usaha, termasuk tax holiday untuk sektor-sektor industri yang didukung pemerintah.

    "Kami berhasil melakukannya dengan menarik lebih banyak investasi melalui kebijakan tax holiday yang agresif, yang ditujukan kepada perusahaan yang berinvestasi dari 30 juta dolar AS hingga 2 miliar dolar AS, yang bisa mendapat tax holiday dalam durasi 5 sampai 20 tahun,"pungkas Airlangga Hartarto. ( Didi Rinaldo)

     

     

    ALMISBAT Laporkan Kementan, Kemendag ke KPPU Terkait Kartel Bawang Putih

    KOPI, Jakarta - Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat), organisasi relawan pendukung Presiden Jokowi yang berdiri sejak 2014, membe…
     

    Dilema Pertanian Indonesia

    KOPI - Seiring perjalanan waktu, perubahan teknologi, pola pikir, hingga peubahan sosial terus terjadi tetapi pertanian di Indonesia tidak mengalami banyak perubahan. Dapat dikatakan hingga saat ini pertanian Indonesia masih bersifat subsisten. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki visi harga pangan murah dan terjangkau, hal ini bertolak belakang dengan tercapainya kesejahteraan petani. Generasi muda, Investor, maupun kaum elite di Indonesia hingga lulusan pertanian dari perguruan tinggi pertanian pun tidak banyak yang tertarik untuk berkiprah di bidang Pertanian Indonesia, mengapa demikian? karena mereka tahu betul tingginya resiko berinvestasi di bidang pertanian Indonesia seperti serangan hama dan penyakit, tenaga kerja yang tidak mempuni, tidak tersedianya irigasi, tidak adanya kepastian pasar, tidak adanya kepastian harga, dan waktu tunggu yang sangat berbeda signifikan dengan bisnis non pertanian.

    Menurut data BPS dari tahun ke tahun jumlah petani di Indonesia terus mengalami penurunan, ini merupakan hal yang biasa dialami oleh Negara maju di bidang pertanian. Isu yang sama yaitu anak muda yang tidak banyak tertarik bekerja dibidang pertanian selalu jadi masalah disetiap Negara. Namun hal tersebut memberi dampak yang positif menurunnya jumlah petani menyababkan pertanian di Negara tersebut akan membaik. Dapat dilihat dari Negara maju total jumlah penduduk yang bekerja sebagai petani tidak lebih dari 10%. Salah satu faktor penyebab pertanian tersebut membaik yaitu dikelolah oleh jumlah petani yang sedikit hinngga tercapainya efisiensi tenaga kerja dan sistem pertanian yang terousat dan mudah dikontrol. Selain itu bantuan langsung subsidi pemerintah yang sangat melindungi petaninya menyebabkan pertanian di Negara maju terus berkembang menjadi lebih baik.

    Pembangunan pertanian merupakan hal yang sangat penting di masa yang akan datang dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, steakholder, dan petani untuk terus belajar menjadi lebih baik. Pengembanag SDM pertanian dan teknologi seperti sistem smart farming 4.0 menjadi hal penting yang harus dipertimbangkan dan disesuaikan dengan kondisi pertanian di Indonesia. Kebijakan pertanian harus sesuai mengikuti aturan main pasar dunia sperti WTO (World Trade Organization). Menjalin kerjasama antar Negara dan membuka sebesar besarnya aliran perdagangan dunia menciptakan kompetisi bagi para pelaku produksi pertanian dalam negeri dan luar negeri sehingga meransang tumbuhnya inovasi untuk terus bersaing di pasar dunia dan mendapatkan banyak kentungan sehingga tercapainya Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

    Penulis adalah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Manajemen IPB University

     

    Dapatkah Pertumbuhan Ekonomi mencapai 6% dengan Ekonomi Kreatif ?

    KOPI - Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam acara Musyawarah Perencanaan Pengembangan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020 (9/5/2019) menyatakan bahwa target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020-2024 diharapkan berada dalam rentang 5,4-6% per tahun. Sementara itu kondisi saat ini, laporan ekonomi Indonesia Triwulan I-2019 menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,07%. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Indonesia. Berkaca dari kondisi saat ini, Indonesia harus mampu meningkatkan daya saingnya di tengah gempuran arus globalisasi yang semakin masif jika ingin target pertumbuhan ekonomi 6% tersebut tercapai. Menteri PPN/Kepala Bappenas menjabarkan adapun strategi yang akan dilakukan berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penguatan ketahanan ekonomi Indonesia. Ketahanan ekonomi itu sendiri dapat diartikan sebagai kemampuan dan ketangguhan suatu perekonomian dalam menghadapi kondisi dinamis dari segala macam tantangan, ancaman, dan hambatan.

    Menelisik pengalaman masa lalu pada saat Indonesia mengalami krisis ekonomi tahun 1997, dimana sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) mampu bertahan dan menjadi penyelamat bagi perekonomian Indonesia, maka sudah sepantasnya jika sektor ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah dalam mendukung ketahanan ekonomi. Idealnya, ketahanan ekonomi harus terbangun di seluruh tingkatan masyarakat dari level atas hingga bawah. Kemandirian ekonomi yang berkelanjutan mutlak diperlukan sampai ke level grass root di masyarakat. Dalam hal ini, sektor UMKM dapat memainkan peran untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat kontribusi sektor UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tahun 2018 sebesar 60,34%. Sektor UMKM juga menjadi sektor ekonomi yang menyerap banyak tenaga kerja yaitu mencapai 97,02% dan berkontribusi 58,18% terhadap total investasi nasional (Kemenko Perekonomian, 2019).

    Melihat kondisi sektor UMKM saat ini, perkembangan UMKM berbasis ekonomi kreatif mulai marak di Indonesia dan kedepannya memiliki potensi untuk menjadi roda penggerak perkembangan UMKM. Istilah ekonomi kreatif ini biasa digunakan untuk sektor ekonomi yang mengandalkan ketrampilan, ide, dan kreativitas. Ekonomi kreatif itu sendiri mulai dikenalkan oleh John Howkins dalam buku “The Creative Economy: How People Make Money from Ideas” di tahun 2001. Howkins (2001) menjabarkan ekonomi kreatif sebagai kegiatan ekonomi yang sebagian besar waktunya dihabiskan untuk menghasilkan ide dan kreativitas.

    Bagi para pelaku ekonomi kreatif, ide dan kreativitas merupakan faktor utama untuk dapat menciptakan daya kreasi dan daya cipta. Di Indonesia, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) membagi ekonomi kreatif menjadi 16 sub sektor yang terdiri atas desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film, animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio, aplikasi dan pengembangan permainan, arsitektur, dan desain interior. Pada tahun 2017, Bekraf mencatat kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap ekonomi nasional (PDB) sebesar Rp 989,15 triliun atau 7,38% dengan laju pertumbuhan 5,05%. Sektor ini menduduki peringkat keempat terbesar penyerap tenaga kerja yaitu 17,69 juta tenaga kerja atau 14,61% tenaga kerja di tahun 2017.

    Dengan kontribusi yang cukup besar bagi PDB dan penyerapan tenaga kerja, UMKM berbasis ekonomi kreatif tentunya dapat menjadi strategi penggerak perekonomian masyarakat dan membantu Pemerintah dalam mengurangi jumlah pengangguran. Hal ini sejalan dengan teori ekonomi pembangunan oleh Schumpeter bahwa pertumbuhan ekonomi sangat ditentukan oleh kamampuan kewirausahaan, dalam hal ini kewirausahaan dapat diwujudkan melalui pengembangan UMKM yang berkelanjutan. Dukungan Pemerintah dalam hal ini mutlak diperlukan untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang saling bersinergi. Dukungan ini mutlak diperlukan terlebih dengan masih terdapatnya beberapa kendala seperti permodalan, akses pembiayaan, kualitas sumber daya manusia, jaringan pasar, dan penguasaan teknologi. Penguasaan SDM yang berbasis teknologi menjadi syarat majunya perekonomian nasional, sebagaimana teori Kuznet bahwa pertumbuhan ekonomi akan dapat terlaksana jika di dalamnya terdapat 3 faktor yang saling berkaitan, yaitu peningkatan persediaan barang yang terus menerus, perkembangan teknologi, dan penggunaan teknologi yang efektif dan efisien.

     

    Dibalik Upaya Swasembada Bawang Putih

    KOPI - Indonesia merupakan negara pertanian, artinya pertanian memegang peran yang sangat penting dari keseluruhan perekonomian nasional. Hal tersebut ditunjukan banyaknya penduduk atau tenaga kerja yang hidup atau bekerja pada sektor pertanian. Sektor pertanian terdiri dari bebrapa subsektor yang memiliki peluang dan prospek yang baik untuk dikembangkan adalah tanaman holtikultura. Tanaman holtikultura banyak dijumpai di Indonesia diantanya berupa sayuran, buah-buahan, dan juga tanaman hias.

    Kegiatan ekonomi yang berbasis pada tanaman pangan dan holtikultura merupakan kegiatan yang sangat penting di Indonesia. disamping melibatkan tenaga kerja terbesar dalam kegiatan produksi, produknya juga merupakan bahan pangan pokok dalam konsumsi pangan indonesia. Subsektor holtikultura yang memiliki peran penting untuk pertumbuhan perekonomian di Indonesia kususnya untuk peningkatan kesejahteraan petani.

    Salah satu tanaman holtikultura yang banyak dikembangkan di Indonesia yaitu komoditi sayuran. Budidaya tanaman sayuran yang banyak dilakukan oleh petani dapat memberikan pendapatan langsung kepada petani, baik itu skala kecil, menengah, maupun besar. Jenis sayuran yang diupayakan agar dapat swasembada adalah bawang putih, hal ini dikarena bawang putih memiliki tingkat permintaan yang cukup tinggi di pasar. Untuk mencapai swasembada tentunya tidak mudah ada beberapa kendala yang dihadapi diantaranya, ketersediaan bibit yang baik, teknologi budidaya, ketersediaan lahan, pengaruh iklim yang tidak menentu. Sehingga sampai saat ini Indonesia masih mengandalkan impor bawang putih untuk memenuhi permintaan di pasar.

    Bawang putih dianggap sebagai komoditas potensial terutama untuk subtitusi impor dan dapat menghemat devisa negara. Ketergantungan konsumen di Indonesia terhadap bawang putih impor sangat tinggi. Saat ini sekitar 95% bawang putih yang dikonsumsi di Indonesia berasal dari bawang putih impor asal China. Bawang putih yang beasal dari China di anggap oleh konsumen harganya lebih murah di bandingkan harga bawang putih lokal, selain itu ukuran dari umbi juga lebih besar.

    Gempuran bawang putih impor membuat petani bawang putih indonesia merasa ketiadaan jaminan harga membuat kehancuran modal sosial petani bawang putih. Petani selalu merasa dirugikan karena tidak adanya perlindungan harga terhadap bawang putih lokal, hal inilah yang menyebabkan petani beralih ke komoditas lain dan meninggalkan bawang putih. Ini membuat ketergantungan impor bawang putih makin paarah, mencapai 95% hingga saat ini. Tidak ada cara mudah untuk membalikan keadaan dari ketergantungan impor menjadi swasembada. Untuk memenuhi kebutuhan lokal maka di pasok melalui impor.

    Untuk mengurangi ketergantungan impor maka produksi bawang putih indonesia harus ditingkatkan. Dalam upaya peningkatan produksi bawang putih perlu dilakukan bebrapa upaya antara lain: penyediaan benih bermutu, penerapan teknologi budidaya, perluasan areal tanam, dukungan dari pemerintah melalui kebijakan yang dapat meningkatkan produksi bawang putih. Sejauh ini kementerian pertanian sudah dan sedang berupaya meningkatkat produksi bawang putih dengan menyediakan bibit unggul karena 70-80% keberhsilan budidaya bawang putih berasal dari bibitnya. Harapanya dengan penyediaan bibit yang baik dapat menarik minat petani untuk kembali menanam bawang putih. Dengan bibit yang baik, bawang putih lokal dapat bersaing dari sisi harga dan bentuk dengan bawang putih impor. Dari segi teknologi budidaya, secara umum petani bawang indonesia memahami teknik budidaya yang benar, namun keberhasilan terbesar adalah dari bibit bawang yang baik.

    Beberapa upaya telah dilakukan nyatanya belum maksimal dan belum sesuai target yang diharapkan, kelangkaan bawang putih masih saja terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Pada saat bulan ramadhan, permintaan terhadap bawang putih terus meningkat menyebabkan harga bawang putih di tingkat konsumen terus melonjak hingga mencapai lebih dari Rp. 50.000 per Kg. Sudah tiga bulan sebelum bulan ramadhan tiba pemerintah membiarkan harga bawang putih tidak terkendali tanpa adanya kebijakan atau tindakan dari pemerintah. Harga bawang putih yang terus melambung tinggi terjadi akibat stok bawang putih yang sedikit sehingga membuat permintaan konsumen yang begitu besar tidak dapat terpenuhi.

    Lambatnya tindakan dari pemerintah membuat harga bawang putih terus naik, permasalahan ini rasanya sengaja di buat untuk menguntungkan segelintir orang untuk memanfaatkan situasi ini, keadaaan ini tentunya menguntungkan bagi importir bawang putih. Nampaknya bawang putih sengaja di timbun oleh importir agar stok bawang putih di pasar menjadi terbatas dan inilah yang membuat harga bawang putih menjadi naik. Sudah dapat di tebak langkah pemerintah untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan operasi pasar. Pemerintah harus bertindak tegas kepada importir yang memanfaatkan situasi seperti ini untuk menimbun bawang putih, jika ini terus dibiarkan maka akan mengganggu prekonomian indonesia khususnya akan merugikan konsumen selaku pengguna akhir bawang putih ini.

    Menurut informasi bawang putih yang digunakan dalam operasi pasar berasal dari importir yang tersimpan di gudangnya selama berbulan-bulan. Importir sengaja menyimpanya karena pada bulan desember 2018 harga dari bawang putih terjun bebas sekitar Rp. 10.000 per Kg akibat suplay yang terlalu berlebihan, ini mengakibatkan importir merugi. Disini dapat dilihat bahwa kelangkaan bawang putih sengaja dibuat agar harga bawang putih perlahan merangkak naik. Potensi pasar yang tidak sehat disini dapat terjadi atau di sebut dengan monopoli pasar, dalam hal ini kosumen dan masyarakat yang menjadi korban karena terpaksa membeli bawang puting degan harga yang tinggi.

    Pemerintah harus bertindak cepat dengan melakukan impor bawang putih pada bulan ini walaupun dinilai sudah lambat, seharusnya pemerindah dapat memprediksi di bulan sebelumnya kelangkaan bawang putih ini akan terjadi. Mengingat sudah memasuki bulan puasa dan dekat dengan lebaran. Dimana kita tahu bahwa permintaan akan kebutuhan pokok pada saat menjelang bulan puasa ini meningkat khususnya pada bawang putih ini. pemerintah harus cepat merealisasikan impor bawang putih ini, ketika lebaran pasokan masih terbatas tentunya akan memberatkan masyarakat.

    Penulis: Ali Lutfi Munirudin, Magister Sains Agribisnis Institut Pertanian Bogor

     

    Hari Peduli Sampah Nasional: Pasar Wage Purwokerto Diserbu TNI- Polri Dan Warga

    KOPI, Banyumas - Pusat perdagangan terbesar bagi masyarakat Purwokerto khususnya para pedagang usaha kecil dan menengah, Pasar Wage Purwokerto pada Kamis (21/2/2019) diserbu pasukan TNI dan Polri serta Dinas/Instansi Pemkab Banyumas, sejumlah ormas dan pelajar.

    Ratusan personel tiga pilar dan komponen masyarakat Purwokerto menyerbu pasar Wage yang terbilang saat ini sebagai pasar modern, untuk melaksanakan pembersihan di lingkungan pasar, dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2019.

    Prajurit TNI dari Korem 071/Wijayakusuma, Kodim 0701/Banyumas, Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma, bersama anggota Polri dari Polres Banyumas, Dinas/ Instansi Pemkab Banyumas, Ormas, pelajar dan masyarakat, bahu membahu bersama-sama melaksanakan pembersihan lingkungan pasar.

    Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., pada kesempatan terpisah menyampaikan kondisi kebersihan disebagian wilayah Indonesia masih tergolong rendah, dibanding negara-negara Asean. Hal ini dapat dilihat akan adanya sampah yang bertebaran dimana-mana, karena belum dikelola dengan baik. Padahal dinegara-negara lain, sampah telah menjadi barang yang bernilai, seperti untuk pupuk organik. Karenanya, dalam rangka memperingati hari peduli sampah nasional 2019, pemerintah mencanangkan program Hari Peduli Sampah Nasional.

    "Langkah pemerintah tersebut, kemudian direspon Panglima TNI dengan menginstruksikan Kotama jajaran TNI untuk melakukan langkah konkrit merealisasikan kegiatan peduli sampah diseluruh satuan TNI," ungkapnya.

    "Momentum ini, diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya gotong royong dan budaya hidup bersih. Maksud dan tujuan kegiatan ini, agar kesadaran masyarakat terhadap budaya hidup bersih semakin membaik. Selain itu, untuk membangkitkan motivasi budaya gotong royong diantara prajurit TNI, anggota Polri, Pemda, ormas, LSM, mahasiswa, pelajar dan komponen masyarakatnya dalam rangka melestarikan lingkungan hidup yang bersih, sehat dan bernilai," jelasnya.

     

     

    Refleksi Awal tahun 2019 Bea Cukai Aceh

    KOPI-Jakarta, Memasuki awal tahun 2019 maka Bea Cukai Aceh memandang perlu memaparkan hal-hal yang terjadi belakangan ini.

    Dalam acara Bincang Santai dengan tema "Haba Rakan Bea Cukai -- Bea Cukai Aceh Dalam 2018", di salah satu cafe di bilangan simpang tiga Banda Aceh, Selasa 15 Januari 2019.

    Disini hadir Kakanwil Bea Cukai Aceh Ronny Rosfyandi dan dipaparkan bahwa:"Bea dan Cukai merupakan instansi di bawah Kemenkeu yang bertanggung jawab mengumpulkan penerimaan negara."

    Penerimaan yang dicapai oleh Kanwil Bea Cukai Aceh pada 2018 sebesar Rp 87.376.989.095,- terdiri dari bea masuk sebesar Rp 11.319.437.000, bea keluar Rp 61.173, penerimaan pabean lainnya sebesar Rp 2.757.870.000, serta PPN Rp 33.803.634.432, PPh Impor sebesar Rp 11.418.184.109, dan PPh Ekspor Rp 28.077.802.381. Nilai ini di antaranya diperoleh dari kegiatan ekspor dan impor di wilayah Aceh.

    Ternyata wilayah Aceh masih sangat rawan dengan bahaya penyeludupan.Di tahun 2018 ternyata Bea Cukai Aceh telah melakukan 372 kali penindakan. Di antaranya penindakan terhadap 16.820 batang rokok illegal, 180 bungkus rokok illegal, 88 kg metamphetamine, 30.000 butir ekstasi, dan 20.000 butir happy five.

    Besarnya penyelundupan yang terjadi di perairan Aceh tidak lepas dari banyaknya jumlah pelabuhan ilegal yang tidak terdekteksi oleh Bea Cukai Aceh.

    Bea Cukai Aceh konsisten melakukan pengawasan terhadap berbagai pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.

    Kerjasama lintas instansi sangat diharapkan agar tidak ada lagi penyeludupan di Aceh dan akhirnya dapat terwujudnya ekonomi rakyat yang makin sejahtera.

    Rachmad Yuliadi Nasir (WA 08887211300)

     

    Masih Ada 88 Desa Tertinggal Wilayah Riau , Desa Wisata hanya 24

    KOPI, Pekanbaru - Pembangunan desa merupakan prioritas pemerintah Joko Widodo dengan Jusuf Kalla, sebagaimana dinyatakan dalam Nawa Cita ketiga Memban…
     

    Tingkatkan Layanan BNI Syariah Banda Aceh Operasional Gedung Baru

    KOPI-Jakarta, Bila Anda berjalan di kawasan simpang lima Banda Aceh maka akan terlihat sebuah gedung baru milik Bank BNI Syariah.

    Beberapa hari yang lalu terhitung 3 Desember 2018, pengoperasian gedung baru Bank BNI Syariah telah berjalan. Para nasabah lama Bank BNI Syariah yang terletak di depan gedung DPRA sudah dialihkan ke gedung baru. Pada hari Kamis, 13 Desember 2018, Gedung baru Bank BNI Syariah secara resmi dikenalkan kepada masyarakat Banda Aceh.

    Acara peresmian kantor baru BNI Syariah Aceh juga dihadiri oleh Walikota Banda Aceh Aminullah Usman, perwakilan Bank Indonesia, praktisi perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kalangan asuransi, serta para jurnalis.

    Walikota Banda Aceh Aminullah Usman, berkenan membuka secara resmi gedung baru Bank BNI Syariah dengan menandatangani prasasti dan mengunting pita didampingi Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo sebagai tanda secara resmi membuka gedung baru Bank BNI Syariah.

    Sejak resmi menjadi Bank Umum Syariah (BUS) pada 2010 lalu, BNI Syariah terus berupaya meningkatkan kinerjanya. Berbagai produk syariah pun ditawarkan.

    Saat ini ada dua bank BNI yang menjalankan bisnisnya yaitu bank BNI konvensional dan Bank BNI Syariah. Selama ini bank konvensional yang ada di Aceh sudah mulai menjalankan prinsip-prinsip sesuai qanun pokok-pokok syariat yang sudah berlaku, misalnya membuka unit usaha syariah di Aceh.

    Rata-rata perbankan yang ada di Aceh rata-rata sudah buka perbankan syariahnya. Produk tabungan di bank syariah biasanya memiliki dua akad yakni Mudharabah dan Wadi'ah.

    Provinsi Aceh merupakan wilayah yang dikenal religius dan memiliki umat muslim yang terbesar di Indonesia sebesar 98,5 persen dari total penduduk sebesar 5,19 juta.

    Besarnya jumlah penduduk muslim tersebut merupakan sumber daya dan potensi utama bagi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh, khususnya potensi ekonomi syariah dan Industri Halal.

    Bank atau lembaga keuangan lainnya yang berbasis syariah semakin mendapat tempat di hati masyarakat, meskipun sekitar 40 persen market share-nya masih dimiliki oleh bank atau lembaga keuangan konvensional.

    Perkembangan perbankan syariah, Propinsi Aceh merupakan propinsi yang memiliki market share perbankan syariah tertinggi di Indonesia sebesar 58,36 persen dari total Asset perbankan Propinsi Aceh sebesar Rp49 triliun (per Juni 2018), didorong oleh konversi Bank Aceh menjadi Bank Aceh Syariah.

    BNI Syariah Aceh merencanakan menambah 17 outlet pada tahun 2019 di Provinsi Aceh sehingga berjumlah 21 guna meningkatkan pelayanan dan pertumbuhan ekonomi syariah.

    Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo sangat berharap agar Aceh yang memiliki potensi pasar yang cukup besar di sektor syariah dapat meningkatkan layanan dan menambah outlet dari lima menjadi 21 outlet.

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan karakteristik perbankan syariah yang beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil memberikan alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan bagi masyarakat dan bank.

    Jika sebuah bank syariah akan mengeluarkan produk baru, harus melalui beberapa tahapan yang lebih ketat dari bank konvensional. Misalnya, produk harus disetujui oleh Dewan Syariah Nasional (DSN). Setiap produk di bank syariah itu memiliki akad dan fatwa, keduanya harus dilengkapi, kalau tidak ya tidak akan bisa keluar.

    Bank konvensional dalam mengajukan produk hanya ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maka bank syariah harus ke Dewan Syariah Nasional (DSN) lebih dulu. Setelah disetujui dan sesuai fatwa baru diajukan ke OJK.

    Berdasarkan statistik perbankan syariah (SPS) edisi Desember 2017, total aset bank umum syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS) di Indonesia tercatat Rp 424,18 triliun. Jumlah bank umum syariah tercatat 13 bank, jumlah bank konvensional yang memiliki UUS 21 bank. Jumlah kantor BUS tercatat 1.825 unit, kantor UUS 344 unit.

    Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo bangga dengan pencapaian kinerja perusahaan yang positif ditunjang oleh pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas. Juga ekspansi dana murah serta efisiensi operasional sehingga menghasilkan profitabilitas yang optimal.

    Dengan pertimbangan potensi daerah dan potensi ekonomi Provinsi Aceh, BNI Syariah memandang perlu untuk meningkatkan layanan di Propinsi Aceh antara lain dengan melakukan relokasi Kantor cabang Banda Aceh ke lokasi baru.

    Pertumbuhan ekonomi Provinsi Aceh tercatat sebesar 5,74 persen year on year (yoy) pada posisi Juni 2018, meningkat signifikan dari periode yang sama di tahun 2017 sebesar 3,54 persen.

    Untuk nasabah individu, produk dan layanan BNI Syariah antara lain pembiayaan Griya, Hasanah Card, Fleksi, Wakaf Hasanah, Tabungan, Giro, Deposito, dan Tabungan Haji iB Baitullah. BNI Syariah juga ikut berperan dalam mengembangkan Halal Ecosystem antara lain Halal Food, Halal Tourism, Halal Fashion, ZISWAF, Haji dan Umroh.

    Peran perbankan syariah melalui dana dan pembiayaan akan ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat, sehingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud di masa mendatang.

    Semoga hadirnya BNI Syariah Banda Aceh dapat memberikan keberkahan dan manfaat bagi masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kota Banda Aceh dan sekitarnya.

    Rachmad Yuliadi Nasir (WA:0888.7211.300)

     

    Syahronie : Presiden Tak Perlu Berkeluh Kesah Impor Lebih Tinggi , Pecat Mendag

    KOPI, Jakarta - Presiden Joko Widodo semestinya tidak perlu berkeluh kesah soal impor yang lebih besar daripada ekspor. Sebab, Presiden lah yang mesti bertanggung jawab atas terjadinya kondisi tersebut.

    "Berkeluh kesah menunjukkan Presiden ingin cuci tangan. Padahal kondisi tersebut tidak lepas dari tanggung jawabnya sebagai pemimpin tertinggi di negeri ini," kata Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) Sya'roni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/12/2018).

    Kini ribuan jumlah media online di Indonesia, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class) ketik di Google.com “ Operasional Fee” enter serta judul “Waspada!.. Modus penipuan wajah Palsu, Kw enter”.

    Media online Pewarta –Indonesia.com interkoneksi kejaringan sistim internet Internasional , website kami bisa dibaca antar benua.


    Pecat Mentri Perdagangan

    Keluh kesah diutarakan Jokowi dalam acara pelepasan ekspor 1,5 juta unit motor PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (3/12). Dia menyebut impor yang lebih besar daripada ekspor merupakan problem besar Indonesia. Sebaliknya, menurut Jokowi, ekspor dalam jumlah besar akan memperbaiki current account defisit negara yang saat ini dalam kondisi kurang baik.

    Sya'roni mengatakan daripada mengumbar keluh kesah Jokowi lebih baik melakukan tindakan tegas, memecat Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Sudah terbukti Mendag doyan impor tapi tidak pernah ditegur.

    "Solusinya, carilah menteri yang pandai memasarkan produk Indonesia di luar negeri. Bukan menteri yang pintar mendatangkan produk luar negeri ke Indonesia," demikian kata calon legislatif Partai Gerindra daerah pemilihan Jawa Tengah II yang meliputi Demak, Jepara dan Kudus itu
    . ( Didi Rinaldo )


    Waspada !.. Wartawan Gadungan, Komplotan Penipu/maling Gila.

    Mengaku “ sebagai mamak/Ortu wartawan, Menjual nama orang ngaku family, Print & email berita, wajah palsu, Kw dsb. Saya (Didi) dibilang Jaksa, Polisi, Tentara, KPK. Tolong Tangkap Komandan.

     

     

    GENERAL CHEK UP KESEHATAN BAGI TERNAK DI BBPTU-HPT BATURADEN OLEH LAB BBVET WATES

    Banyumas- 30/11/2018. Minggu ke-4 Nopember 2018 ini benar-benar menjadi minggu penuh leleran peluh bagi Tim Balai Besar Veteriner ( BBVet) Wates Yogyakarta dan Tim Balai Besar Pemuliabiakan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan ternak ( BBPTU-HPT) Baturaden. Sejak Selasa tanggal 27 hingga Jumat, 30 Nopember mereka bahu-membahu melakukan pemeriksaan terhadap ratusan bahkan ribuan Sapi,Kambing serta Domba di Kandang pemeliharaan ternak unggul di lereng Gunung Slamet tersebut. Kegiatan pengambilan contoh/sample berupa darah, swab, ulas darah, dan feses sudah dimulai sejak matahari terbit hingga berakhir jelang senja. Suhu yang dingin dan hujan deras tidak menyurutkan niat dan pekerjaan mereka, yang semata demi memberikan jaminan kesehatan bagi ternak di lembaga penyedia ternak unggul berskala nasional ini.Kegiatan akan dilanjutkan selepas jam 19.00 berupa pengujian langsung terhadap contoh darah dan beberapa sampel yang lain hingga dini hari, dan rutinitas seperti ini berlangsung sejak hari pertama. “Beberapa pemeriksaan terhadap penyakit parasit, harus segera dilakukan sebelum 12 jam kaarena apabila dilakukan setelahnya, penyakit tidak akan bisa diketahui dari mikroskop sekalipun” terang Drh Elly Lubis selaku ketua Tim dari BBVet Wates yang merupakan laboratorium pengujian dan diagnose penyakit hewan.( * )/ BAS

     

    Aksi Relawan Green Peace Cegat Kapal Tangker Muatan Minyak CPO Milik Wilmar

    KOPI, Belanda - Aktivis Green Peace Internasional cegat kapal tanker raksasa Stolt Tenacity, ketika melakukan aksi damai menaiki kapal kargo sepanja…
     

    MES Aceh Menatap Masa Depan

    KOPI-Jakarta, Masyarakat Aceh merasa bersyukur karena sekarang telah hadir di provinsi Aceh kepengurusan MES atau Masyarakat Ekonomi Syariah. Saat ini MES Aceh dibawah pimpinan Aminullah Usman yang sekarang kebetulan juga menjabat sebagai Walikota Banda Aceh.

    Beberapa hari yang lalu tepatnya Sabtu, 13 Oktober 2018 di aula balaikota Banda Aceh, telah dilantik Pengurus MES Provinsi Aceh, periode 2018-2021. Keputusan pusat MES periode 1439-1442 H, Nomor: 016/SK/MES-PST/IX/2018 tentang pengurus wilayah MES Aceh periode 1440-1443 H. Ketua MES Aceh, Aminullah Usman menyatakan,"Dukungan penuh sebagai walikota dalam pengembangan ekonomi syariah di Aceh".

    Sebagai ibukota provinsi Aceh maka sudah sepatutnya Banda Aceh menjadi leader bagi pengembangan masyarakat Ekonomi Syariah di Aceh.

    Aminullah Usman sebagai Walikota Banda Aceh akan mendukung penuh dalam pengembangan ekonomi syariah di Aceh serta berkomitmen untuk menerapkan konsep ekonomi syariah di berbagai sektor, termasuk di dunia perbankan.

    Selanjutnya pasca acara pelantikan dilanjutkan dengan Roadshow Asuransi Syariah yang terselenggara atas kerjasama PW MES Aceh bekerjasama dengan Prudential Indonesia dan didukung oleh OJK, Bank Aceh, Hikmah Wakilah, Mahirah Muamalah, Pemko Banda Aceh, Bank Muamalat, dan sejumlah lembaga keuangan syariah lainnya di Aceh. Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 – 12.00 WIB ini dihadiri sekitar 300 orang peserta.

    Adapun narasumber yang hadir yaitu Muhammad Syakir Sula selaku pengurus pusat MES, Maki Musmakiah dari Direktorat IKNB Syariah OJK dan Firmadhani Hamdani dari Prudential Indonesia.

    Terlihat juga yang hadir Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin, Kepala OJK Aceh, Aulia Fadli, dan para pengurus MES Aceh, seperti Sekretaris Umum, Sugito SE, Sekretaris I, Drs Tgk Syaiful Mar, Sekretaris II, Afrizal W dan Bendahara Umum, H Haizir Sulaiman serta sejumlah jurnalis.

    Kepengurusan MES Aceh periode 2018-2021, memiliki tanggung jawab besar, namun tanggung jawab besar tersebut merupakan tantangan bagi ketua MES Aceh dan seluruh pengurus.

    Keberadaan MES menjadi sangat strategis dan penting. Semua ini karena fakta bahwa Indonesia adalah Negara dengan mayoritas beragama Islam.

    Program utama MES Aceh diantaranya mewujudkan silaturahmi dan membangun sinergi dengan pelaku-pelaku ekonomi, perorangan dan lembaga yang berkaitan dengan ekonomi syariah di provinsi Aceh, mendorong pengembangan aktivitas ekonomi syariah sehingga menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam kegiatan usaha termasuk dalam hal investasi maupun pembiayaan, meningkatkan hubungan antar anggota dan otoritas yang terkait dengan kegitan ekonomi dan keuangan syariah dan meningkatkan kegiatan untuk membentuk sumber daya insani yang mempunyai akhlak, ilmu dan kemampuan untuk menjalankan dan mengembangkan kegiatan ekonomi syariah melalui penelitian, pengembangan dan pelatihan.

    Target selanjutnya dari kepengusan MES Aceh adalah paling telat tahun 2019 telah terbentuk MES Kabupaten/Kota di seluruh Aceh. RACHMAD YULIADI NASIR (WA: 0888.7211.300)

     

    Buruh Pabrik Karet PT. Ricry Empat Bulan Tak Gajian, Demo ke kantor DPRD Riau

    KOPI, Pekanbaru – Pengusaha pabrik karet pengolahan  bahan mentah PT Riau Crumb Rubber Factory (RICRY) tidak kasihan melihat buruh pabriknya selama em…
     

    Haizir Sulaiman Resmi Menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah

    KOPI-Jakarta, Beberapa waktu yang lalu tepatnya 29 Desember 2017 Busra Abdullah SE direktur utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah meninggal dunia . Untuk menjalankan kinerja PT Bank Aceh Syariah maka pada tanggal 28 Februari 2018, Haizir Sulaiman SH,MH, yang sebelumnya menjabat Direktur Dana Jasa dan Sumber Daya Insani (SDI) PT Bank Aceh Syariah ditetapkan sebagai calon direktur utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah .

    Hal ini dapat diketahui kalayak ramai pasca hasil pemilihan dan penetapan para pemegang saham PT Bank Aceh Syariah yang berlangsung dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) bank itu di Banda Aceh, Rabu (28/2/2018). Hari yang ditunggu pun tiba, pada Senin 8 Oktober 2018, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah melantik Haizir Sulaiman SH,MH, sebagai Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah.

    Pelantikan berlangsung di Pendopo Gubernur Aceh. Puluhan karangan bunga ucapan selamat atas pelantikan sebagai Dirut Bank Aceh Syariah, menghiasi jalan seputaran Pendopo Gubernur Aceh Diketahui bahwa sudah adanya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan SK Dewan Komisioner OJK Nomor: Kep141/B.03/2018 tanggal 6 Agustus 2018.

    PT Bank Aceh Syariah telah banyak mengukir prestasi dan Haizir Sulaiman SH,MH, memiliki kompetensi untuk menahkodai dan memajukan PT Bank Aceh Syariah sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah periode 2018-2022. Pasca pelantikan di pendopo Gubernur Aceh maka ada tiga program utama yang harus dilakukan saat ini. Pertama, konsolidasi internal harus benar-benar diperkuat, kedua, penerapan teknologi informasi yang tidak boleh ditinggalkan, dan ketiga, perlunya didorong dengan usaha-usaha yang menjadi produktif.

    “Kita tahu bahwa Bank Aceh sekarang bukan hanya di Aceh yang diperhatikan, artinya sudah di tingkat nasional. Dengan konversi Bank Pembangunan Daerah Aceh (Bank Aceh) menjadi bank syariah bahwa memiliki dampak strategis industri perbankan syariah. Dan yang sebelumnya pangsa pasar tidak sampai lima persen, setelah konversi bank sekarang sudah melebihi lima persen," papar Dirut Bank Aceh Syariah kepada rekan-rekan jurnalis.

    Harapan nasional atau pasar luar terhadap Bank Aceh sungguh luar biasa dan itu merupakan tantangan yang berat bagi kita, tentunya dengan dukungan semua pihak dapat memajukan bank ini ke depan yang lebih baik lagi.

    Pelantikan Haizir Sulaiman SH,MH, sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah periode 2018-2022 juga dihadiri oleh kepala kantor PT Bank Aceh Syariah seluruh Aceh, Karyawan pusat PT Bank Aceh Syariah, para bupati dan walikota seluruh Aceh seperti terlihat Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, Perwakilan Bank Indonesia, perwakilan OJK, mitra bisnis, unsur forkopimda Aceh dan puluhan rekan-rekan jurnalis.

    Selamat Atas pelantikan Bapak Haizir Sulaiman SH,MH, sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah periode 2018-2022. Tantangan kedepan untuk memajukan PT Bank Aceh Syariah harus lebih baik daripada periode sebelumnya.

     

    BPS Aceh: Kemiskinan Masih 15,97 Persen

    KOPI-Jakarta, Data sangat berperan penting dalam kehidupan bangsa ini. Karena dengan datalah kita dapat memperoleh manfaat yang begitu besar.

    Di Indonesia salah satu lembaga yang mengumpulkan data-data penting itu adalah BPS-Badan Pusat Statistik, yang berkantor pusat di Jakarta.

    Sedangkan di tingkat provinsi biasa BPS daerah berkantor pusat di ibukota provinsi. Pada tanggal 26 September, BPS-Badan Pusat Statistik berulang tahun.

    Di kota Banda Aceh sendiri banyak kegiatan yang dilakukan oleh BPS Aceh seperti : Car Free Day (Donor darah, senam, espose data), lomba tulis karya ilmiah serta seminar.

    Pada tanggal 23 September 2018, Pemkot Banda Aceh mengadakan Car Free Day (CFD) spesial untuk menyambut Hari Statistik Nasional (HSN) yang jatuh pada tanggal 26 September. Kegiatan CFD yang terpusat di depan kantor BPS Provinsi Aceh ikut diramaikan dengan pertunjukan seni serta UKM yang ada di Kota Banda Aceh.

    Sedangkan Seminar dilaksanakan pada hari Kamis, 27 September 2018 di hotel Grand Nanggroe Banda Aceh.

    Seminar Statistik dalam rangka Hari Statistik Nasional dengan tema "Aceh, Kemiskinan dan Anggaran Melimpah."

    Seminar ini diisi oleh 3 nara sumber yaitu Azhari, SE,M.SI; kepala Bappeda Aceh, Drs.Wahyudin,M.M; kepala BPS Aceh serta Prof.Dr.Raja Masbar,M.Sc; Akademisi Unsyiah.

    Dalam seminar ini dibahas cara pengentasan kemiskinan. Bagaimana hal-hal yang ada dilapangan termasuk masalah dan solusi pengentasan kemiskinan di Aceh bisa ditangani dengan bijaksana.

    Beberapa negara lain juga menjadikan proyek khusus untuk pengentasan kemiskinan. Permasalahan dalam pemerintahan Aceh adalah kualitas anggaran yang belum optimal. Solusinya adalah perlu adanya komitmen yang kuat antar eksekutif dan legislatif.

    Salah satu kendala pengentasan kemiskinan di Indonesia adalah bila ganti Presiden Indonesia maka berganti pula program pengentasan kemiskinan.

    Data BPS Aceh hingga bulan Maret 2018 terdapat 15,97 persen kemiskinan di Aceh, sedangkan garis kemiskinan di Aceh adalah Rp 464.626/kapita/bulan. Disini diperlukan pengoptimalkan sumber dana dari APBN dan investasi swasta.

    Melalui tema "Dengan Data Tingkatkan Prestasi Bangsa", mari bergandeng tangan membangun bangsa dengan data statistik sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan yang tepat sasaran serta monitoring dan evaluasi perkembangan capaian pembangunan.

    Selamat Hari Statistik Nasional (HSN) 26 September 2018.

    Rachmad Yuliadi Nasir: (WA 0888.7211.300)

     

    Pemerintah Perlu Membuat Sistem Parameter Untuk Mengukur Angka Kemiskinan

    KOPI, JAKARTA - Dua minggu lalu BPS merilis persentase penduduk miskin Maret 2018 turun menjadi 9,82 persen. Terendah sepanjang sejarah dalam berbagai media pemberitaan. Tak salah jika kita berikan apresiasi kepeada Pemerintah atas capaian penurunan kemiskinan ini, sebagai salah satu indikator kerja Pemerintah.

    Akan tetapi, yang jadi soal dan tantangan saat ini adalah apakah parameter yang digunakan dalam mengukur kemiskinan tersebut sudah benar-benar mampu secara tepat untuk memotret kemiskinan yang sesungguhnya. Atau sekurang-kurangnya sudah sangat dekat dengan realita “kemiskinan” yang sebenarnya.

    Mari kita lihat paramater yang digunakan, yakni Garis Kemiskinan. Garis Kemiskinan (GK) merupakan penjumlahan dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM). Penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan dikategorikan sebagai penduduk miskin. Per maret 2018, nominal GK sebesar Rp401.220 per kapita per bulan.

    Pertanyaan mendasarnya adalah “dengan parameter pengeluaran Rp401.220 per orang per bulan,tepatkah angka ini dijadikan sebagai ukuran batas kemiskinan?

    Kalau mau jujur, angka GK tersebut masih tidak tepat dan masih jauh untuk jadi acuan kemiskinan. Ada beberapa hal yang mendasari parameter yang digunakan masih tepat dan masih jauh. Pertama, coba kita bandingkan nilai GK tersebut (yang sudah dikonversi dengan berapa kg beras yang dapat dibeli) dengan rata-rata konsumsi beras per kapita per bulan orang Indonesia.

    Rata-rata konsumsi beras per orang per bulan sebesar 6 kg atau setara 200 gram per hari. Sedangkan GK hanya mampu membeli 1-1,5 kg per bulan atau 34-53 gram per hari (ini masih menggunakan harga beras kualitas bawah II).

    Artinya, seluruh nilai GK tersebut hanya mampu membiayai (sedikit) kebutuhan beras. Tanpa sayur, buah dan lauk pauk. Dengan demikian, terlihat sangat jelas bahwa nilai GK sangat kecil dan bukanlah ukuran yang tepat dalam memotret kemiskinan yang sesungguhnya.

    Kedua, mari kita kalkulasi berapa kira-kira penghasilan minimal seorang kepala rumah tangga (RT) agar sekeluarga tidak dikatakan orang miskin. Saat ini jumlah orang per rumah tangga sekitar 4 orang dan kita asumsikan hanya kepala rumah tangga yang bekerja.

    Dengan menggunakan asumsi tersebut, maka seorang (laki-laki) kepala rumah tangga harus berpenghasilan seminimal-minimalnya Rp1.604.880 per bulan atau Rp53.496 per hari. Besaran ini relatif sama dengan rata-rata upah buruh tani harian per maret 2018 yang sebesar Rp51.598 per hari.

    Artinya, rata-rata buruh tani kita sudah nyaris tidak miskin (karena upah hariannya sudah mendekati batas minimal GK per hari). Apa iya?, rasanya sangat tidak mungkin.

    Ketiga, mari kita bandingkan angka Rp1.604.880 per bulan tadi (penghasilan minimal kepala RT agar tidak dikategorikan miskin) dengan rata-rata upah industri pengolahan yang sebesar Rp2.174.000/bulan per menurut data BPS per desember 2014.

    Dengan perbandingan data ini, seolah-olah kita dapat menyimpulkan bahwa rata-rata semua buruh di industri pengolahan bukan masyarakat miskin (upahnya sudah jauh diatas garis kemiskinan untuk sekeluarga). Apa iya?, rasanya sangat tidak mungkin. Yang namanya (mayoritas) buruh, saat ini pasti bagian dari kelompok masyarakat miskin.

    Terakhir, mari kita bandingkan antara angka GK dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Menurut BPS, KHL adalah standar kebutuhan seorang pekerja/buruh lajang untuk dapat hidup layak secara fisik dalam 1 bulan.

    KHL juga menjadi dasar dalam penetapan Upah Minimum. "Kebutuhan hidup layak", ini yang perlu di bold. KHL per 2015 sebesar Rp1.813.396/bulan. Ini untuk lajang dan batas minimum hidup layak secara fisik, belum non fisik-psikologis dan lain sebagainya.

    Bayangkan berapa KHL untuk pekerja kepala rumah tangga, agar hidupnya dan keluarga dikatakan hidup layak. Sudah pasti KHL untuk pekerja kepala tangga jauh lebih besar dari Rp2 – 2,5 juta/bulan.

    Sedangkan menurut GK, seorang kepala rumah tangga (pendapatan tunggal) cukup berpenghasilan Rp1.604.880 agar sekeluarga tidak dikatakan miskin.

    Padahal KHL lajang saja sudah Rp1,8 juta agar dianggap hidupnya layak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa garis kemiskinan (GK) yang digunakan masih sangat jauh untuk dapat benar-benar memotret kemiskinan yang sesungguhnya.

    Dari keempat penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan garis kemiskinan (Rp401.220 per kapita per bulan) masih jauh dari layak sebagai paramater yang tepat untuk memotret realitas kemiskinan yang sesungguhnya.

    Oleh karena itu, Pemerintah sebaiknya jangan berpuas diri dengan angka kemiskinan versi GK yang dirilis BPS tersebut dan sebaiknya Pemerintah dan BPS (bersama parlemen juga) sudah harus menyusun parameter baru yang lebih tepat dan mantep dalam memotret kemiskinan yang seutuhnya.

    Bank dunia saja sudah menggunakan pengeluaran 3,2 USD dan 5,5 USD per hari (setara Rp44.000 dan Rp77.000 per bulan), sebagai paramater kemiskinan.

    Parameter baru itulah yang nantinya digunakan untuk mengukur capaian angka kemiskinan negara kita yang sudah benar-benar sesuai kenyataan/kebutuhan hidup layak yang sesunggihnya. Paramater baru tersebut juga nantinya menjadi (benar-benar) ukuran kinerja pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, agar tidak lagi angka-angka semu seperti saat ini.

    Selain itu, Pemerintah juga harus benar-benar memastikan penurunan angka kemiskinan bukan karena program pemerintah yang berdurasi pendek dan tidak sustain. Tetapi harus melalui program pemerintah yang berdimensi jangka panjang dan sustain.

    Oleh : Robby Alexander Sirait, M.E. (Ketua II Bidang Ekonomi Dewan Pengurus Nasional Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia) +62 812-8028-0231

     

    Kemenperin Klaim Susu Kental Manis Aman Dikonsumsi Sesuai Standar Internasional Codex Alimentarius

    Susu Kental Manis Aman Dikonsumsi, Industrinya Berkontribusi Bagi EkonomiKOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian menyatakan bahwa susu kental manis (SKM) merupakan produk yang aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat karena…
     

    Industri Kimia Beri Konstribusi Signifikan Rp236 Triliun Terhadap PDB

    Produksi Gas Industri Diproyeksi Naik 5 Persen Tahun IniKOPI,  Surabaya - Kementerian Perindustrian memproyeksikan produksi gas industri di dalam negeri akan naik mencapai 5 persen sepanjang tahun 2018. Sas…

    Baca selengkapnya...

     

    50 IKM Logam di Bogor Peroleh Bantuan Mesin Produksi Dari Kemenperin

    Kemenperin Beri Bantuan Mesin Produksi Kepada 50 IKM Logam di BogorKOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan kualitas produk industri kecil dan menengah (IKM) nasional agar semakin berdaya…

    Baca selengkapnya...

     

    Ini Dia Brankas Tahan Panas dan Tahan Banting

    KOPI, Jakarta - Saat ini masyarakat Indonesia masih ada yang belum menyadari pentingnya memiliki brankas, seperti diketahui brankas digunakan untuk menyimpan dokumen-dokumen penting seperti akte kelahiran, surat rumah, paspor, surat deposito, dan barang berharga lainnya agar lebih aman dari resiko kehilangan maupun kebakaran.

    Banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih brankas, salah satunya adalah fitur tahan api seperti yang dimiliki oleh Sentry Safe, Sentry Safe yang telah berpengalaman lebih dari 80 tahun merupakan brankas anti api dengan penjualan tertinggi di Amerika Serikat, dan telah didistribusikan dilebih dari 35 negara di seluruh dunia.

    Sentry Safe STW205GYC merupakan brankas yang tahan api selama 2 jam dengan suhu 1.010 derajat Celcius, dan telah lolos tes tahan air setinggi 20 cm selama 24 jam, brankas ini juga telah lolos uji banting dengan dijatuhkan dari ketinggian 4.5 m.

    Brankas dengan ukuran 60.3 cm x 47.2 cm x 49.1 cm ini bisa digunakan untuk menyimpan dokumen dengan ukuran Folio, brankas ini juga aman digunakan untuk menyimpan media penyimpanan seperti USB Drive, CD, dan DVD.

    Brankas Sentry Safe STW205GYC dilengkapi sistem kunci PIN digital dan kunci Tubular, sehingga memberikan keamanan ganda, selain itu lampu LED pada bagian interior memudahkan dalam mencari barang-barang yang disimpan di dalam brankas, bahkan Sentry Safe dilengkapi dengan 6 buah pengunci berdiameter 2.54 cm dan Hinge Bar sehingga sangat aman terhadap congkelan.

    Product Manager PT Kawan Lama Inovasi Eric Adi Saputra mengatakan, Sentry Safe STW205GYC merupakan brankas yang tepat untuk digunakan di rumah maupun di kantor, karena memiliki fitur yang lengkap dan pintar untuk melindungi dokumen dan barang berharga. “Brankas ini bisa didapatkan di Ace Hardware dengan harga Rp.10.999.000,” kata Eric Adi Saputra.

    Masyarakat yang ingin membeli brankas tahan api Sentry Safe STW205GYC dapat mengunjungi Ace Hardware terdekat, atau memesan lewat www.kawanlamainovasi.com .

     

    Komitmen Turunkan 29% CO2 di 2030, Pemerintah Terapkan Program LCEV

    Gandeng Toyota dan Perguruan Tinggi, Kemenperin Riset Teknologi Mobil ListrikKOPI,  Jakarta - Kementerian Perindustrian menggandeng Toyota Indonesia dan enam perguruan tinggi negeri untuk bersama melakukan riset dan studi secar…

    Baca selengkapnya...

     
    Artikel Lainnya...

    Tiongkok Melebarkan Sayap ke Indonesia , Proyek Prestisius One Belt One Way
    Minggu, 09 Juni 2019

    KOPI, Jakarta - Mimpi sang Perdana Mentri RRC / Tiongkok Xi Jinping perdagangan Jalur Sutra menghubungkan negaranya dengan negara Asia, khususnya Asia Tenggara. Bakalan segera tercapai dengan Proyek One Belt One Way ( Satu sabuk , Satu jalan) dengan nilai proyek US$ 91 Miliar atau Rp. 1.288 Triliun Pangsa pasar negara Asia berpotensi sangat besar dengan populasi jumlah penduduk separoh isi manusia di bumi ini . Dahulu kala perdagangan melalui... Baca selengkapnya...

    Massa ARJ Demo Mabes Polri “Save Kapolri”
    Rabu, 05 Juni 2019

    KOPI, Jakarta – Penghujung bulan Ramadhan ratusan orang massa Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) geruduk kantor Mabes Polri jalan. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (4/6/2019). Dalam aksi itu, mereka mendukung Polri menuntaskan kasus kerusuhan dan menangkap otak dalang pelaku aksi rusuh 21-22 Mei 2019. Kini ribuan jumlah media online di Indonesia, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class) ketik  di... Baca selengkapnya...

    Top Secret : Siapa Dalang Pembunuhan Empat Orang Tokoh Nasional
    Sabtu, 01 Juni 2019

    KOPI, Jakarta – Terungkapnya rencana pelaku pembunuhan empat orang Tokoh Nasional, berawal dari polisi mengamankan seorang pelaku di Hotel Megaria, Cikini, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian menemukan senjata api dan menyelediki lebih lanjut 6 enam orang   Teks Foto. Luhut dengan Bupati Bengkalis saat kunjungan kerja ke Propinsi Riau. (foto.didi)   tersangka sebagai eksekutor, penyedia senjata, donator operasional. Keenam tersangka yang... Baca selengkapnya...

    Kapan Saya dilantik Jadi Menteri Pak Presiden
    Jumat, 24 Mei 2019

    KOPI, Jakarta -  Pemilu serentak sudah usai , hasil Rapat Pleno KPU (Komisi Pemilihan Umum) pusat sebagai pemenang yakni Pasangan Capres Joko Widodo- Kyai H. Mar'uf Amin. Dengan perolehan suara 55,5 % dari Pasangan Prabowo Subianto dengan Sandiaga uno. Tim sukses (Tim Ses) pun bertanya dalam hati, siapa tahu gua ditunjuk oleh Presiden menjadi Mantari (red, tukang suntik orang sakit) eh salah  jadi Mentri. Saya sudah bekerja siang malam untuk... Baca selengkapnya...

    Prediksi Nama Anggota DPRD Pekanbaru Hasil Pemilu Serentak , Periode 2019-2024
    Jumat, 24 Mei 2019

    KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, Pengamat Politik Riau sebut saja namanya Aji Somek mengatakan “ Ingin menjadi anggota Dewan membutuhkan Tenaga, materi, Timses yang Solid, sang calon Dewan tidak sombong/angkuh, sering mengunjungi warga dapilnya bukan hanya saat Pemilu saja minimal sekali setahun. Menepati janji aspirasi saat kampanye (red. pengaspalan jalan, Lampu penerangan , air bersih,  Seminisasi gang, dll) Bapak/Ibu si Anu tuh... Baca selengkapnya...

    LSM TOPAN- AD Laporkan Dugaan Penyalagunaan Wewenang dan Anggaran Pengadaan Sapi Distanak Riau
    Jumat, 17 Mei 2019

    Teks Foto. Kajati Riau Uung Abdul Syakur (kemeja putih) saat HUT Adyaksa ke 58 . (foto .Didi Rinaldo) KOPI, Pekanbaru – Ketua LSM TOPAN-AD ( Team Observasi Penggunaan Anggaran Negara dan Anggaran Daerah) Propinsi Riau , Maruar Sianturi SE di kantor Kejaksaan Tinggi Riau tanggal (2/5-2019) memakai baju seragam jas berwarna hijau mengatakan “ Kami melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang atau jabatan dalam pengadaan hewan ternak dalam hal... Baca selengkapnya...

    Rumah Zulkifli AS Walikota Dumai, Digeledah oleh KPK
    Senin, 06 Mei 2019

    KOPI, Dumai – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Somek mengatakan “ Propinsi Riau terkenal dengan negeri Petro Dollar. Dikarunia oleh SDA (Sumber Daya Alam) yang melimpah ruah. Tetapi masyarakata banyak yang miskin. Termasuk penulis yang kurang duit. SDAnya menikmati segelintir orang, penduduknya hanya sebagai penonton di negeri sendiri. Hasil alamnya Bawah tanah minyak bumi, diatas tanah minyak Kelapa Sawit (CPO) , diatas kepala... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALRibuan Warga Israel Demo Koruptor Netan.....
    02/06/2019 | Didi Rinaldo
    article thumbnail

    KOPI, Di negara Indonesia ratusan orang para Koruptor/maling uang negara masuk penjara dari kepala Daerah (red. Gubernur, Walikota, Bupati, Pejabat, K [ ... ]



    NASIONALPasca Rekapitulasi Pemilu oleh KPU.....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, "Wah KPU kerjanya malam-malam seperti kampret," begitulah ramai orang yang protes dengan kinerja KPU. Sebelumnya ramai diberitakan ba [ ... ]



    DAERAHDesa Saitnihuta Dapat Bantuan Pembanguna.....
    24/05/2019 | Marly Sihombing

    KOPI, TOBA SAMOSIR - PT. Toba Pulo Lestari menyalurkan bantuan dari Community Development (CD)sebesar Rp 215 juta ke Desa Saitnihuta, Kecamatan Dolok [ ... ]



    PENDIDIKANPerkuat Keilmuan, Kader PII Kediri Gelar.....
    10/06/2019 | Sktw

    Kediri – Sebagai generasi penerus bangsa, kader Pelajar Islam Indonesia (PII) di Kabupaten Kediri terus berupaya mengembangkan wawasan dan khazanah  [ ... ]



    EKONOMICalon Tunggal Musprov VI Kadin Aceh.....
    18/06/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Teka-teki jalannya Musprov VI Kadin Aceh sudah terjawab. Bila sebelumnya terdengar ramai dengan 5 calon ketua umum Kadin Aceh, akhirnya  [ ... ]



    HANKAMGoblok .... Orang Mencalonkan Presiden A.....
    11/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Sugeng Triwardono menarasikan "Kepada oknum Jendral –jendral Purnawirawan (purn) Gaek/pensiu [ ... ]



    OLAHRAGAMahasiswa Yang Petinju Ini, Menangkan Pe.....
    06/04/2019 | Danny Pantas Siagian

    KOPI, JAKARTA - Sulistyono, petinju yang juga mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta ini, menangkan pertarungan partai kelas [ ... ]



    PARIWISATAKebun Binatang Kasang Kulim Memiliki 121.....
    10/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru- Kebun Binatang Kasang Kulim beralamat Jl. Lingkar Ring Road, dekat SMA Plus, Kabupaten, Kampar, propinsi Riau. Merupakan icon satu-  [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALAda Apa Dengan Polda Riau ? Belum Menet.....
    14/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru- Wakil Bupati Bengkalis H.Muhammad tersandung kasus dugaan korupsi pemasangan Pipa Transmisi PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) kabup [ ... ]



    POLITIKKamis 21 Mei 1998, Peristiwa Reformasi I.....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Bangsa Indonesia pada setiap tanggal 21 Mei selalu memperingati peristiwa Reformasi Indonesia. Waktu sangat cepat berlalu dan hari ini, [ ... ]



    OPINIAda Apa Dengan KPK, Belum Menetapkan, Me.....
    13/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI,  Jakarta - Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Abraham Somek (red. dulu ketua KPK Abraham Samad) menarasikan " Penegakan hukum di Negara Kesa [ ... ]



    PROFILAKP Zulkarnain Jabat Kapolsek Siak Hulu,.....
    02/06/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu- Sertijab (Serah Terima jabatan) Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Arvin ke AKP Zulkarnain , dilaksanakan di Mapolsek Siak Hulu, Sabtu (1 [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAHalal Bi Halal 1440 H, Bersama DPRK Band.....
    13/06/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Kita baru saja menyelesaikan ibadah puasa Ramadhan 1440 H dan merayakan lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1440 H. Setelah libur panjang, a [ ... ]



    ROHANIMasyarakat Rohul Hadiri Buka Puasa Bersa.....
    19/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru- Ratusan orang masyarakat kabupaten Rokan Hulu (Rohul)berdomisili di Pekanbaru menghadiri buka Puasa bersama yang ditaja oleh Pemkab R [ ... ]



    RESENSIGratis..!!! Buku Karya Mualaf Zaman Now,.....
    03/04/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Jakarta – Tidak bisa dipungkiri buku ini merupakan sebuah karya fenomenal yang sangat menghebohkan di awal tahun 2019 dan belum pernah Anda ju [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



      CURAHAN HATIIndra Pomi : Instruksikan Pegawainya M.....
      17/06/2019 | Didi Rinaldo
      article thumbnail

      KOPI, Pekanbaru – Seorang warga Pekanbaru, sebut saja namanya Aji Somek mengeluhkan banyak jalan rusak dan berlobang semenjak musim hujan. Jalan ru [ ... ]



      SERBA-SERBIOknum Jaksa Wanita AR Selingkuh dengan T.....
      07/06/2019 | Didi Rinaldo
      article thumbnail

      KOPI, Denpasar , Bali- Dulu oknum Wanita “Makan Hati” ulah suaminya selingkuh, Era zaman Milenial ini oknum Pria yang “Makan Jantung” istrinya [ ... ]



      Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.