by

Wabup Jembrana Saksikan Parade Gong Kebyar Wanita Sanggar Kumara Widya Swara PKB ke-46

KOPI, Jembrana – Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna menyaksikan langsung utsaha (parade) Gong Kebyar Wanita Sanggar Kumara Widya Swara, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana Bali pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-46, Kamis (29/6/2024). Penampilan duta Kabupaten Jembrana pada PKB kali ini digelar di panggung terbuka Ardha Candra, Kawasan Art Center Denpasar.

Pagelaran duta Kabupaten Jembrana tersebut tampil memukau di hadapan ribuan penonton. Adapun materi yang dibawakan sejalan dengan tema PKB yaitu Jana Kerthi Paramaguna Wikrama.

Pembina tabuh, I Komang Tastra mengatakan bahwa Sanggar Kumara Widya Swara membawakan pementasan tiga materi yaitu:

  1. Tabuh Kreasi Kunang-Kunang
  2. Tari Mekepung
  3. Tari Kreasi Sandyagita Ngepehayuning Pramana.

Tari Kreasi Sandyagita Ngepehayuning Pramana tersebut menjadi pamungkas di PKB tersebut.

Menurut Tastra Tabuh Kreasi Kunang-Kunang mengibaratkan jika tidak mampu menjadi pesona rembulan malam, cukup laksana kunang-kunang yang sederhana dan bertabur kesahajaan. “Begitu pula dengan tabiat kehidupan, karena memang tak semua bisa seindah rembulan dengan sinarnya menyinari jiwa setiap insan cukup seperti kunang-kunang dengan kelap-kelipnya di kelam malam dapat menelusupkan rasa bahagia dan seumbar senyuman,” ucapnya.

Lanjutnya, untuk Tarian Mekepung, diciptakan oleh I Ketut Suwentra pada tahun 1984 yang diiringi alat musik jegog, tetapi dalam kesempatan ini diiringi gamelan gong kebyar dengan beberapa penyesuaian. “Mekepung sendiri adalah istilah dalam bahasa Bali yang artinya lomba balap kerbau, sebuah tradisi kaum petani di daerah Jembrana, Tari kreasi Mekepung adalah sebuah garapan baru yang menggambarkan jalannya persiapan dan lomba kerbau mekepung,” ungkapnya.

Selanjutnya, pada penampilan pamungkas Sandyagita Ngepehayuning Pramana dimaknai upacara sebagai dasar sradha bakti Umat Hindu di Bali untuk memuja kebesaran Tuhan dalam segala manifestasinya, memaknai sebuah upacara penyucian diri yang diyakini akan membentuk manusia unggul dan bermartabat (Jana Kertih). “Itulah perspektif kami tentang identitas agama Hindu di Bali yang selalu menjaga nilai-nilai adat dan budaya untuk membangun ajeg Bali, kami coba ungkap dalam karya sandyagita dengan penataan unsur musical dan gerak untuk memicu imajinasi tentang kekhidmatan serta esensi upacara yadnya dalam membentuk manusia yang bermartabat menuju Bali santi lan Jagaditha,” paparnya.

Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna mengaku bangga atas penampilan yang disungguhkan oleh Duta Kabupaten Jembrana khususnya Sanggar Kumara Widya Swara, Kelurahan Tegal Cangkring. “Saya mengapresiasi penampilan Sanggar Kumara Widya Swara, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, semoga di tahun depan bisa menampilkan gong kebyar yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana Anak Agung Komang Sapta Negara menyampaikan bahwa Kabupaten Jembrana mengirim Duta Gong Kebyar Wanita dari Sanggar Kumara Widya Swara, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, pada penampilannya, sanggar ini menampilkan tiga materi yang sangat bagus. “Persiapan sudah dilakukan latihan selama tiga bulan lebih, kami sangat mengapresiasi, duta Jembrana tampil hebat dan layak tampil di PKB tahun 2024 ini, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang bekerjasama sehingga pementasan ini dapat berjalan baik dan sukses,” ucapnya. (AM)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected]. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA