by

Ketua DPC PPWI Jembrana Rampung Serahkan Surat Tembusan ke Forkopimda Jembrana

KOPI, Jembrana Ketua Dewan Pengurus Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketua DPC – PPWI) Kabupaten Jembrana, Bali, telah rampung menyerahkan surat tembusan ke Forkopimda Jembrana pada Selasa (4/6/2024). Surat tembusan tersebut berasal dari Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum DPN PPWI).

Surat tembusan yang dikirim ke Forkopimda Jembrana tersebut terkait laporan pengaduan masyarakat tentang dugaan tindak pidana suap, korupsi, dan penggelapan dana hibah BUMN kepada PWI. Pengiriman surat dialamatkan keenam masing-masing instansi diantaranya sebagai berikut:

  1. Bupati Jembrana
  2. Ketua DPRD Jembrana
  3. Kodim 1617 Jembrana
  4. Kapolres Jembrana
  5. Kepala Kejaksaan Negeri Jembrana
  6. Ketua Pengadilan Negeri Jembrana.

Ketua DPC PPWI Jembrana Ahmad Muhtarom mengatakan bahwa surat yang telah diserahkan kepada Forkopimda Jembrana adalah sebagai bentuk tanggungjawabnya untuk membantu dalam tugas Lembaga PPWI, untuk menyerahkan sesuai alamat yang dituju. “Apapun yang telah diinstruksikan oleh Ketum PPWI kita harus siap menjalankan tugas dan tentu tidak lepas dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PPWI,” ucapnya.

Ahmad Muhtarom juga menjelaskan bahwa surat yang diserahkan tersebut adalah terkait tentang dugaan tindak pidana suap, korupsi, dan penggelapan dana hibah BUMN kepada PWI, tentu ini harus kita berantas karena korupsi adalah musuh kita yang akan menghancurkan Bangsa Indonesia dalam lembah kehancuran, korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan, organisasi, yayasan, dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Korupsi adalah suatu bentuk ketidakjujuran atau tindak pidana yang dilakukan oleh seseorang atau suatu organisasi yang dipercayakan dalam suatu jabatan kekuasaan, untuk memperoleh keuntungan yang haram atau penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi seseorang.

“Ini semua menjadi tanggungjawab kita bersama untuk mengungkap dan menyebarkan ke seluruh pelosok nusantara, hanya ada tiga kata berantas Korupsi, Penjarakan, dan Lawan! Kalau bukan kita siapa lagi,” tutur Ketua DPC PPWI Ahmad Muhtarom.

Sementara itu Ketum PPWI Wilson Lalengke S.Pd., M.Sc., M.A menyampaikan ucapan banyak terima kasih kepada Ketua DPC PPWI Jembrana atas semangatnya telah membantu DPN PPWI dalam menyerahkan surat tembusan kepada Forkopimda Jembrana. “Semoga perjuangan kita dalam memberantas korupsi di negeri tercinta ini membawa keberhasilan untuk menuju Indonesia adil dan makmur,” ucap Wilson Lalengke yang merupakan lulusan pasca sarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, Inggris ini.

Wilson Lalengke yang merupakan alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini, juga menceritakan bahwa Bangsa Indonesia saat ini sangat menghawatirkan terkait korupsi sangat merajalela hampir di semua lembaga baik swasta maupun pemerintah. Menurutnya, hal tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja, sebagai anak bangsa harus tanggap dan peduli dengan bangsanya sendiri.

“Pertanyaannya apa mau dibiarkan korupsi menggerogoti negeri ini, jawabanya tidak Mas Brow !, hanya ada dua kata berantas korupsi dan penjarakan,” pungkasnya. (AM)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected]. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA