by

Idap Penyakit Saraf di Otak, Seorang Wanita Ditemukan Tidak Bernyawa di Kosannya

KOPI, Morowali – Salah satu wanita warga Desa Bahodopi ditemukan tetangga kosnya sudah dalam keadaan tidak bernyawa, tempat kejadian perkara (TKP) Desa Bahodopi, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (12/1/23). Bakri selaku Kepala Desa Bahodopi bertindak cepat menuju TKP setelah mendapat informasi dari salah seorang warga.

Setelah tiba di lokasi dan berbincang-bincang dengan tetangga kos almarhumah, didapati keterangan bahwa almarhumah mengidap penyakit saraf di otak. “Ironisnya suami almarhumah sedang di LP (Lembaga Pemasyarakatan). Ia meninggalkan dua anak berusia sekitar 5 tahun dan 10 tahun,” ujar warga sekitar.

Kepala Desa Bahodopi dan warga yang turut melayat sepakat mayat almarhumah dimakamkan di kampung halamannya di Pangkep, semua biaya ditanggung Kepala Desa mulai dari biaya ambulance dan uang jalan kurang lebih hampir 10 juta menggunakan dana pribadinya.

Lebih lanjut, Kepala Desa Bakri mengatakan bahwa “Yang menjadi kendala sekarang adalah alamat lengkap almarhumah tidak jelas di Kabupaten Pangkep, dikarenakan selama almarhumah tinggal di Desa Bahodopi tidak ada komunikasi dengan keluarganya di Pangkep.”

Warga setempat sangat prihatin dengan kondisi anak-anak almarhumah yang masih kecil-kecil dan membutuhkan kasih sayang seorang Ibu. Kepala Desa sudah berkoordinasi dengan KKP (Kerukunan Keluarga Pangkep) semoga rumpun keluarga almarhumah yang ada di Pangkep bersedia merawat anak-anak almarhumah. (Sukamri)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected] Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA