by

Five points of Markus Aluk’s statement at the burial of Filep Karma

KOPI, Jakarta – This video is a recording of a citizen journalist in Papua. He captures the moment when a Papuan leader, Markus Aluk, delivered a political message at the funeral of the late Filep Jacob Semuel Karma, in Jayapura, Wednesday, November 2, 2022. As reported, a prominent Papuan figure who usually called Filep Karma (63 years old) was found dead on a beach in Jayapura.

Thousands of Papuans poured into Filep Karma’s burial place which was held that night. They seemed enthusiastic to deliver the Papuan Independence Fighter Figures who were seen as representing the feelings and aspirations of some Papuan people.

Previously, it was known that Filep Karma was doing diving activities in the sea with several of his colleagues but he was carried away by ocean currents before his body was found by residents on the beach on Tuesday morning, November 1, 2022. The deceased was found still in a diver outfit complete with diving equipment, but in a swollen body condition.

RIP Filep Karma.

Let’s watch.

____________
Lima Poin Pernyataan Sikap Markus Aluk di Pemakaman Filep Karma

Video ini merupakan rekaman seorang jurnalis warga di Papua. Ia mengabadikan moment ketika salah seorang Tokoh Papua, Markus Aluk, menyampaikan pesan politiknya. Pidato berisi lima pesan itu disampaikan saat pemakaman almarhum Filep Jacob Semuel Karma, di Jayapura, Rabu, 2 November 2022. Sebagaimana diberitakan, seorang tokoh terkemuka Papua yang biasa dipanggil Filep Karma (63 tahun) itu ditemukan meninggal dunia. Jasadnya terdampar di sebuah pantai di Jayapura.

Ribuan warga Papua tumpah ruah ke tempat pemakaman Filep Karma yang dilaksanakan pada malam hari itu. Mereka terlihat antusias untuk mengantarkan Tokoh Pejuang Kemerdekaan Papua itu. Filep Karma dipandang sebagai representase perasaan dan aspirasi sebagian warga Bangsa Papua.

Sebelumnya diketahui bahwa Filep Karma melakukan kegiatan penyelaman di laut bersama beberapa rekannya. Saat menyelam dia diga terbawa arus laut sebelum jasadnya ditemukan warga di pantai pada Selasa pagi, 1 November 2022. Almarhum ditemukan masih dalam pakaian penyelam lengkap dengan alat penyelaman. Namun dalam kondisi badan yang sudah membengkak.

RIP Filep Karma.

Silahkan menyaksikan.

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected] Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA