by

Bupati Jembrana Lakukan Penandatanganan MoU dengan BP2MI untuk Lindungi Pekerja Migran

KOPI, Jembrana – Bupati Jembrana I Nengah Tamba melakukan Penandatanganan MoU dengan Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik, BP2MI Drs Lasro Simbolon, bertempat di Gedung Auditorium Jembrana, Bali, Jumat (28/10/2022). Penandatanganan tersebut sekaligus pembekalan dan pelepasan calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

Maraknya oknum lembaga atau perseorangan yang menjanjikan berangkat kerja ke luar negeri secara non prosedural mengakibatkan kerugian bagi banyak masyarakat. Terkait persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen membangun ekosistem untuk perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) secara menyeluruh, mulai dari sebelum bekerja, saat bekerja dan setelah bekerja.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan bahwa komitmen diimplementasikan melalui penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) RI, dan melalui penandatanganan fakta Integritas Perbekel/Lurah se-Kabupaten Jembrana.

“MoU dan Pakta integritas ini sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan seluruh jajarannya sampai pada pemerintahan desa. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan perlindungan PMI sebelum bekerja dengan memberikan informasi yang benar dan akurat, melayani administrasi dan dokumen yang harus dipenuhi oleh CPMI,” ucap Bupati Tamba.

Di hadapan para CPMI serta orang tua masing-masing, Bupati Tamba meminta CPMI yang akan bekerja ke luar negeri agar bekerja dengan tekun dan kembali membawa hasil. “Bekerja di luar negeri itu tidak sama dengan di sini, tidak ada waktu untuk bercanda, bekerjalah dengan giat dan disiplin, karena itu penting dan kunci sukses,” ucap Bupati Tamba.

Bupati Tamba juga berpesan agar seluruh CPMI dan peserta magang agar dapat bekerja dengan baik, tidak melanggar aturan dan norma serta budaya yang berlaku di luar negeri. “Kalian berangkat ke luar negeri tidak hanya membawa nama baik pribadi tetapi juga membawa nama Jembrana dan Indonesia pada umumnya. Oleh karena itu bekerjalah dengan baik dan sungguh-sungguh serta tetap menjaga nama baik daerah,” pesan Bupati Tamba.

Sementara Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik BP2MI Drs Lasro Simbolon mengatakan bahwa seluruh kegiatan tersebut termasuk Mou antara Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan BP2MI. Hal tersebut merupakan momentum untuk meningkatkan kolaborasi sinergi pelindungan dan tata kelola penempatan secara prosedural bagi para pekerja migran Indonesia dari Jembrana ke berbagai negara.

“Dengan MoU itu kita dapat menterjemahkan pesan amanat dari undang-undang No18 tahun 2017, ada peran pemerintah pusat dan ada peran pemerintah daerah termasuk provinsi dan kabupaten dalam hal ini Jembrana, akan diperkuat dengan turunanya melalui peraturan bupati (Perbup) yang mengatur secara lebih teknis proses penguatan perlindungan dan sistem perlindungan,” ucap Drs Lasro Simbolon.

Drs Lasro Simbolon mengaku sangat terkesan atas komitmen Bupati Jembrana untuk perlindungan dan penempatan PMI seperti diketahui mereka adalah pahlawan devisa yang memberikan dampak luar biasa. Pihaknya juga berpesan kepada peserta agar bekerja sungguh-sungguh dan sesuai aturan.

“Jangan mau tergoda dengan bujuk rayu calo, jadilah PMI dengan cara penempatan yang legal dengan prosedural, hindari yang ilegal, ketika sudah bekerja di luar negeri jaga nama baik pribadi dan daerah serta negara kalian,” tandas Bupati Tamba.

Adapun CPMI dan pemagangan ke Jepang yang dilepas tersebut sebanyak 99 orang. Dengan rincian pemagangan sebanyak 74 orang, kapal pesiar sebanyak 21 orang dan darat sebanyak 4 orang. (AM)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected]arta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA