by

Konsumen Perumahan Black Taba Sejahtera Keluhkan Konstruksi Bangunan yang Diduga Asal-Asalan

KOPI, Lubuklinggau – Developer Perumahan Black Taba Sejahtera yang terletak di Jalan Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan membuat kecewa salah satu konsumennya.

Pasalnya salah satu konsumen menduga konstruksi bangunan rumah miliknya tersebut tidak sesuai dengan standart bangunan Perumahan yang ada. Itu karena di atas dek bangunan rumah milik konsumen tidak dilakukan pengecoran melainkan hanya ditumpukkan batu bata saja dan membuat konsumen ini kecewa dengan temuan tersebut.

Dijelaskannya juga oleh salah satu konsumen yang telah membayarkan DP pada perumahan tersebut, ketika melihat keadaan bangunan yang nampak seperti dikerjakan asal-asalan, konsumen langsung bertanya ke tukang yang sedang bekerja dilokasi, namun sambutan dengan jawaban bernada tinggi diterima oleh salah satu konsumen tersebut.

“Saya sebagai konsumen di Perumahan Black Taba Sejahtera ketika saya melihat bangunan yang dikerjakan pihak Developer saya rasa kurang sesuai dan tidak berdasarkan standart bangunan Perumahan. Oleh karena itu saya sebagai konsumen kecewa karena Rumah tersebut bakal menjadi hunian keluarga kami nantinya, tapi kalau dari awal pembangunannya sudah seperti itu, jadi kualitas bangunan tersebut diragukan dan tidak sesuai,” ungkap Adika.

Adika juga mengatakan, akan mengkoordinasikan hal terkait ke BPSK Kota Lubuklinggau, karena telah merasa di bohongi oleh pihak Developer.

Sementara pihak Developer Perumahan Black Taba Sejahtera Zulfan, menampik adanya informasi dari salah satu konsumen bahwa terdapat konstruksi bangunan yang tidak sesuai dengan standart bangunan Perumahan.

“Kami tidak pernah membatasi material perumahan ini, baik semen ataupun besi itu melebihi RAP yang ada. Bangunan rumah yang sedang dibangun ini sudah sesuai dengan RAP yang ada, kami juga bangun Perumahan ini tidak ada melanggar dari RAP yang sudah ada, yang artinya sudah sesuai standart masing-masing dan semua di cor. Makanya kami suruh konsumen itu memantau langsung atau menunggu tukang yang sedang bekerja biar tau,” jelas Zulfan.

“Bangunan kalau untuk Perumahan boleh cek Se Linggau ini ada 70an perumahan, boleh tanya kita tidak pernah batasi material kita buat supaya bangunan itu kokoh,” katanya.

“Kami ini bangun oleh swasta bukan proyek Pemerintah jadi kami jaga kualitas titik, jadi bangunan yang kita buat sangat sesuai dengan RAP yang ada. Jadi kalau ada keluhan seperti itu dari konsumen suruh pantau langsung tukang yang kerja, kalau kita kontrol satu persatu tidak mungkin karena bangunan yang kita bangun banyak,” lanjut Zulfan. (Vhio)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected] Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA