by

Isi Polis Asuransi Jiwa yang Penting untuk Diketahui

-Tips-1341 Views

Salah satu istilah yang pasti ada di dunia asuransi adalah polis asuransi, yaitu perjanjian asuransi antara calon nasabah dengan penyedia asuransi yang menjadi komitmen hitam di atas putih antara kedua belah pihak supaya tidak ada satupun yang dirugikan.

Dengan adanya polis asuransi, calon nasabah merasa aman karena perusahaan asuransi pasti berpikir-pikir jika ingin tidak membayar uang pertanggungan yang didapatkan. Apabila hal tersebut benar-benar terjadi, maka polis asuransi bisa menjadi bukti hukum bahwa penyedia asuransi telah melanggar perjanjian.

Manfaat polis asuransi pastinya juga dirasakan oleh perusahaan asuransi. Polis dapat memberikan perlindungan jika nasabah menuntut hak di luar kontrak yang sudah disepakati.

Salah satu polis asuransi yang bisa dimiliki adalah polis asuransi jiwa. Berbicara soal asuransi jiwa, Anda bisa menggunakan produk asuransi Simas jiwa Lifepal dengan jaminan yang sangat beragam.

Sudah pasti isi polis asuransi jiwa berbeda dengan asuransi-asuransi yang lainnya. Buat mengetahui polis asuransi berikut contohnya, khususnya asuransi jiwa, mari simak lebih lanjut dalam paparan berikut!

Isi Polis Asuransi Jiwa

Seharusnya setiap jenis asuransi itu ada polisnya, tidak terkecuali asuransi jiwa. Berikut ini adalah ragam polis asuransi jiwa:

Ringkasan Polis

Pada bagian ringkasan Polis memuat tentang data-data pertanggungan yang akan disepakati. Biasanya data-data terdiri atas nama tertanggung atau pemegang polis, ahli waris, manfaat pertanggungan + manfaat tambahan (jika ada), rincian premi yang harus dibayarkan, nilai tunai yang dijamin jika memang ada.

Ketentuan Umum dan Ketentuan Khusus

Polis asuransi jiwa juga memuat ketentuan umum maupun ketentuan khusus yang harus diperhatikan dua belah pihak.

Untuk ketentuan umum biasanya memuat beberapa hal antara lain yaitu :

     Masa berlaku pertanggungan asuransi jiwa.

     Uraian manfaat yang dijanjikan.

     Tata cara pembayaran premi.

     Tenggat waktu pembayaran premi.

     Kurs mata uang asing jika pembayaran menggunakan mata uang selain rupiah.

     Kapan mulainya pembayaran premi atau kontribusi.

     Kebijakan Perusahaan yang ditetapkan jika pembayaran premi melewati batas waktu yang sudah disepakati.

     Syarat dan tata cara pengajuan klaim asuransi termasuk bukti pendukung yang mendukung pengajuan klaim.

     Tata cara pembayaran klaim asuransi jiwa.

     Klausul penghentian pertanggungan, baik dari pihak perusahaan maupun tertanggung, termasuk penyebab dan syaratnya.

     Dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain ada ketentuan umum, polis asuransi jiwa juga ada ketentuan khususnya. Isinya sudah pasti berbeda-beda sesuai dengan kebijakan perusahaan masing-masing.

Salinan Surat Permintaan Asuransi Jiwa

Saat Anda mendaftarkan diri sebagai pemegang polis asuransi jiwa, Anda diharuskan mengisi formulir pendaftaran atau surat permintaan asuransi jiwa. Nah, formulir ini berfungsi sebagai dokumen polis juga sekaligus bisa menjadi bukti.

Tips Memilih Polis Asuransi Jiwa

Jangan pernah asal-asalan dalam memilih polis asuransi jiwa, sebab asuransi ini sama pentingnya seperti asuransi-asuransi lainnya. Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini:

Pastikan Perusahaan Asuransi Terdaftar di OJK

Yang pertama harus Anda pastikan terlebih dahulu adalah perusahaan yang menyediakan produk asuransi jiwa itu sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sebagai bukti jika perusahaan tersebut legal bukan abal-abal.

Tak hanya itu saja, perusahaan asuransi yang mempunyai produk asuransi jiwa haruslah terdaftar di Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Pastikan perusahaan yang Anda pilih punya sertifikasi dari lembaga tersebut.

Sesuaikan Dengan Kebutuhan

Pemilihan polis asuransi jiwa juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan Anda. Sebab asuransi jiwa itu ada banyak sekali jenis-jenisnya.

Contohnya adalah, asuransi jiwa unit link. Asuransi ini memberikan dua manfaat sekaligus yaitu manfaat asuransi dan manfaat investasi.

Apabila Anda tidak ingin berinvestasi atau sudah berinvestasi di tempat lain, maka jangan pilih asuransi unit link. Anda bisa memilih asuransi jiwa yang lainnya.

Beli Selagi Sehat

Asuransi jiwa memang ditujukan untuk mengganti biaya hidup sementara apabila tertanggung meninggal dunia. Akan tetapi, bukan berarti asuransi jiwa dibeli saat kita sudah berusia tua dan sakit-sakitan.

Pembelian Asuransi jiwa juga bisa dilakukan meskipun saat usia seseorang masih sangat muda. Jika bisa sekarang mengapa harus menunda-nunda?

Membaca Isi Polis

Sebelum membeli asuransi jiwa, jangan sampai tidak membaca isi polis asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Karena jika sudah ditandatangani, maka Anda harus tunduk dan patuh dengan polis tersebut.

Sebelum menyesal, pastikan Anda sudah mengetahui isi polisnya dan memang sesuai dengan kebutuhan dan tidak ada yang dirugikan.

Kira-kira seperti itulah isi dari polis asuransi jiwa. Bisa saja ada tambahan menyesuaikan kebijakan masing-masing perusahaan asuransi.

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected] Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA