by

Meriahkan Harlah ke-17, Masjid Kamaluddin Sajikan Kuliner Gratis

KOPI, Bantul – Masjid Kamaluddin Krapyak Wetan, Panggungharjo, Sewon, Bantul menggelar berbagai kegiatan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1444 Hijriah sekaligus memeriahkan hari lahirnya (harlah) yang ke-17. Agenda kegiatan antara lain: mujahadah dan doa bersama, sarasehan, karnaval 1 Muharam, kuliner gratis bagi jamaah, serta pentas hiburan. Kegiatan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Takmir Masjid Kamaluddin, Ridwanul Musthofa, M.Pd, dalam acara karnaval 1 Muharam 1444 Hijriah. Kegiatan tahun ini mengambil tema ‘Dengan Semangat Hijrah untuk Kebersamaan Umat, Bersama Memakmurkan Masjid’.

“Mujahadah dan doa bersama sudah tadi malam, Jumat (29/07/2022), sedangkan karnavalnya pagi ini. Karnaval diikuti pengurus takmir bersama ratusan jamaah. Rangkaian acara karnaval menyuguhkan kuliner gratis dan hiburan gambus musik islami Al Azka Yogyakarta,” papar Ridwan kepada pewarta-indonesia.com, Sabtu (30/07/2022).

Jamaah menikmati sajian kuliner gratis

Dia menjelaskan, harlah Masjid Kamaluddin bertepatan dengan 1 Muharam. Maka, tahun baru hijriah merupakan momentum istimewa, semarak, dan meriah karena menjadi pengingat kelahiran Masjid Kamaluddin. Setiap tahun pengurus takmir mengadakan berbagai kegiatan untuk para jamaah.

“Tahun ini Masjid Kamaluddin memasuki usia ke-17. Kata orang sweet seventeen. Tentu harus lebih menarik serta bisa memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah,” terangnya.

Ridwan menambahkan, di samping sering menggelar berbagai kegiatan dan menyediakan fasilitas bagi para jamaah, Masjid Kamaluddin pun telah memiliki beberapa unit usaha yaitu air minum isi ulang yang sudah berjalan selama kurang lebih satu tahun. Kemudian usaha pembuatan peci lurik Kamaluddin, baru diluncurkan sejak bulan Ramadhan kemarin.

“Semua milik jamaah dan dikelola oleh jamaah. Insyaallah, ke depan pengurus takmir berupaya memberdayakan serta mengelola potensi keterampilan yang dimiliki para jamaah agar bisa menjadi unit usaha Masjid Kamaluddin,” harapnya.

Ketua takmir yang sering disapa Pak Ujang ini tak lupa memberi catatan bahwa Kamaluddin termasuk salah satu masjid berperadaban. Menurutnya, masjid bukan hanya tempat melaksanakan ibadah mahdah saja seperti shalat, pengajian, dan sebagainya. Namun, juga tempat bagi terselenggaranya ibadah ghairu mahdah misalnya  belajar, bermusyawarah, atau tempat berkumpulnya masyarakat melakukan berbagai macam kegiatan.

Mujahadah dan doa bersama

“Masjid Kamaluddin terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat apabila mau menyelenggarakan musyawarah atau kegiatan di masjid. Selain ibadah mahdah, yang ghairu mahdah sebenarnya perlu ditingkatkan,” ungkapnya.

Masjid berperadaban, imbuh pak Ujang,  tidak terlepas pula dari upaya-upaya mengikuti perkembangan zaman yang serba digital online berbasis internet. Media promosi online Masjid Kamaluddin saat ini meliputi website, facebook, instagram, Kamaluddin TV (YouTube), dan radio Kalimosodo FM.

“Kami mendorong jamaah dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jamaah mesti melek digital, mulai anak-anak sampai orangtua sehingga mereka mampu mengakses informasi, pengetahuan, maupun kegiatan-kegiatan masjid melalui media tersebut.  Itulah yang kami maksud sebagai masjid berperadaban secara keseluruhan,” ujar pak Ujang mengakhiri.*

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: [email protected] Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA