by

Buka Seminar Literasi Aparatur Desa, Bupati Jembrana: Tidak Boleh Gaptek

KOPI, Jembrana – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba membuka seminar Literasi Digital bagi Aparatur Desa dan Kelurahan, kelompok informasi masyarakat (KIM), dan para pelaku usaha se-Kabupaten Jembrana, bertempat di Gedung Kesenian Ir. Soekarno Jembrana, Bali, Selasa (12/7-2022). Seminar literasi digitalisasi tersebut bertujuan untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, pendapat, motivasi, atau inovasi kepada peserta seminar.

Sepuluh manfaat literasi digital yang dapat dirasakan yaitu menghemat waktu, belajar lebih cepat, menghemat uang, membuat lebih aman, selalu memperoleh informasi terkini, selalu terhubung, membuat keputusan lebih baik, dapat membuat anda bekerja, membuat lebih bahagia, dan mempengaruhi dunia.

Plt. Kadis Kominfo Jembrana, Made Gede Budhiarta mengatakan bahwa situasi pandemi Covid-19 sudah dua tahun lebih melanda seluruh bangsa dan dapat mempengaruhi aspek kehidupan kita, semua kebijakan yang dilaksanakan adalah mengurangi mobilitas, mengurangi pergerakan orang, barang dan jasa, sehingga kita dipaksa untuk bisa ‘Survive’ (bertahan hidup), untuk bekerja, belajar, dan beraktifitas lainnya dari rumah, momentum pandemi Covid-19 telah mengubah gaya hidup dengan semakin meningkatnya pemanfaatan digital ekonomi. “Oleh karena itu, upaya mengakselerasi transformasi digital di bidang ekonomi dapat dijadikan salah satu strategi dalam memastikan tetap bergeraknya sektor-sektor ekonomi produktif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” ucap Kadis Kominfo Made Gede Budiartha.

“Sehingga untuk membangkitkan ekonomi digital dan meningkatkan literasi digital bagi aparatur desa dan para pelaku usaha turut serta mensukseskan visi misi Pemkab Jembrana, Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana, Berita Jembrana.com bekerjasama dengan Dinas Pemberdayan Masyarakat Desa, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan serta Media Development Investment Fund (MDIF) menyelenggarakan seminar. Rebranding dan Literasi Digital Bagi perangkat desa dan pelaku usaha pasca pandemi Covid-19,” ungkap Plt. Kadis Kominfo, Made Gede Budhiarta.

Lanjutnya, Made Gede Budhiarta selaku Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja menyampaikan bahwa seminar tersebut dilakukan sehari yang diikuti peserta sebanyak 200 orang, terdiri dari perangkat desa, pelaku usaha, dan kelompok informasi masyarakat(KIM), yang akan mendapatkan materi dari para nara sumber yang sudah berpengalaman, yaitu sebagai berikut:

  1. I Putu Agus Swastika, M.Kom., Tenaga Ahli Bupati Bidang IT dengan materi Transformasi Digital Kabupaten Jembrana
  2. I Nengah Muliatha, Ketua AMSI Wilayah Bali dengan topik memperkuat Brand melalui Media Online
  3. Dimas Sagita, Head of Social Media & Traffic Suara.com dengan judul Strategi Branding melalui Digital marketing
  4. Eko Hermawan Digital Marketing Specialist Kumparan.com dengan judul Search Engine Optimization (SEO), dengan moderator Ir. Gabriel Sugrahetty, M.M., Konsultan Media, Mantan Direksi Tempo.

Demikian nama-nama pembicara dalam seminar literasi digital tersebut,” ucap Made Gede Budiartha.

Sementara Bupati Tamba mengungkapkan bahwa hal tersebut ia memberikan gambaran bagaimana perusahaan besar bangkrut dan kalah bersaing karena kurangnya sentuhan Teknologi dan Informasi serta bagaimana perusahan baru seperti transportasi online, penjual online dapat maju dan berkembang. “Oleh karena itu, menggambarkan kita tidak boleh lagi bekerja konvensional, tidak boleh gaptek (gagap teknologi),” ungkap Bupati Tambah. 

Lebih lanjut, Bupati Tamba menjelaskan bahwa dengan seminar tersebut, Bapak dan Ibu hadir walaupun belum maksimal tetapi minimalnya tahu dan mengerti karena tantangan ke depan dapat menonjolkan peran dari teknologi dan informasi tersebut. “Sehingga hal ini sangat penting, untuk itu diharapkan semua peserta dapat mengikuti dengan baik untuk mendapatkan hal yang positif dari materi yang akan diberikan oleh pembicara,” jelas Bupati Tamba. 

Bupati Tamba berharap kepada seluruh masyarakat Jembrana untuk mengerti dan paham akan kemajuan-kemajuan dan langkah-langkah Pemkab Jembrana, yang telah dicapai dan tidak boleh santai lagi, karena kalau santai maka orang lain yang akan masuk, Bupati mencontohkan bagaimana wisatawan asing yang bekerja di Seminyak Denpasar, “Dengan hanya mempergunakan laptop bisa menghasilkan miliaran rupiah, dan kemungkinan ke depan di kantor-kantor juga begitu, dan bekerja dari mana saja, yang penting dapat menyelesaikan apa yang menjadi tujuan pekerjaan, sehingga kita tidak perlu lagi ke kantor,” harap Bupati Tamba.

Terkait hal tersebut Bupati Tamba menambahkan untuk Sekdes diharapkan dapat mengikuti dengan serius seminar tersebut. “Karena saat ini Kabupaten Jembrana sudah menjalankan kegiatan Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDDD) dan diharapkan dapat memahami dan mengetahui pemahaman digitalisasi pada materi ini, sehingga dapat membantu masyarakat di wilayah masing-masing,” pinta Bupati Bupati.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Tamba juga memberikan informasi terkait. “Groundbreaking sirkuit All In One di Desa Pengambengan ini sudah dilaksanakan, pada 8 Juli 2022, dan groundbreaking sentra tenun yang dilaksanakan besok 13 Juli 2022, yang kemudian di akhiri dengan membuka acara seminar.” Pungkasnya. (AM)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA