by

Serahkan Honor Petugas, Bupati Tamba: Bantu Ikuti Petunjuk Pemkab Jembrana

KOPI, Jembrana – Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyerahkan secara simbolis honor petugas kebersihan rumah keagamaan dan dana operasional juru arah (Ketua RT-red) tahap I tahun 2022 pada Kamis (2/6/2022). Pemberian honor dan operasional tersebut bertujuan untuk memberi semangat kepada para petugas.

Penyerahan honor tersebut sebagai wujud kepedulian Bupati Jembrana. Adapun penyerahan untuk tahap I di tiga Wilayah yaitu, Kecamatan Melaya, Negara, dan Kecamatan Jembrana. 

Lanjutnya, Bupati Tamba dalam sambutanya berharap kepada para petugas kebersihan rumah keagamaan bekerjalah lebih baik lagi, sehingga sarana dan tempat peribadatan selalu nyaman dan bersih saat digunakan umat. Kepada para juru arah (RT-red) agar membantu mensukseskan program pemerintah daerah.

“Bantu dan ikuti petunjuk dukung semua kebijakan Pemkab. Jangan lagi memandang warna, perbedaan suku, mari kita bicara Jembrana, membangun Jembrana. Dengan Tim yang sudah solid mulai dari Perbekel, Kelian, dan sekarang juru agar fokus bekerjasama dengan Pemkab membangun Jembrana menuju Jembrana Emas Tahun 2026,” jelas BupatiTamba.

Lebih lanjut, Bupati Tamba berjanji akan menaikkan dana operasional juru di tahun 2023. “dengan catatan kinerja yang bagus, yaitu layani masyarakat dengan baik. Kalau kerja tidak disiplin dan tidak baik, maka bisa berhentikan,” tegas I Nengah Tamba.

Bupati Tamba memberi apresiasi kepada para Camat atas kinerja selama ini. “Seperti dalam penanganan kasus Covid-19, Kasus rabies, dan malaria yang sampai saat ini di Jembrana semua dapat dikendalikan dengan baik,” ujar Bupati Tamba.

Sementara dari pihak Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan Kabupaten Jembrana, Sadikin mengatakan bahwa terkait pemberian honor kepada petugas kebersihan tempat keagamaan ini adalah sebagai wujud kepedulian Bupati Jembrana. Tujuannya agar  tempat keagamaan selalu terlihat bersih sehingga nyaman digunakan dalam kegiatan ibadah. 

“Ini merupakan salah satu program Bupati Jembrana yang pertama kali, ada di Kabupaten Jembrana. Besaran honor yang diberikan untuk petugas kebersihan di kelurahan, yaitu Pura Rp1 juta perbulan dan rumah keagamaan lainnya Rp700 ribu perbulan, sedangkan untuk di tingkat desa menyesuaikan berdasarkan ketersediaan anggaran di desa, sehingga nilainya berbeda untuk masing-masing,” terang Kabid PMD Sadikin. 

Menurut data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, jumlah petugas kebersihan keagamaan di tiga kecamatan sebanyak 75 orang untuk 75 tempat keagamaan. Anggarannya sejumlah Rp654.600.000,00 tersebut meliputi:

  1. Kecamatan Melaya sebanyak 25 orang dengan anggaran sebesar Rp208.800.000,00 pertahun
  2. Kecamatan Negara sebanyak 37 orang dengan anggaran sebesar Rp336.600.000,00 pertahun
  3. Kecamatan Jembrana sebanyak 13 orang dengan anggaran sebesar Rp109.200.000,00 pertahun.

Sementara untuk juru arah/Ketua RT pemerintah menganggarkan dana operasional sebesar Rp1.200.000,00 pertahun. Sehingga total yang dianggarakan di tiga kecamatan sebanyak 1.010 orang Ketua RT dengan anggaran sebesar Rp1.212.000.000,00 pertahun, meliputi Kecamatan Melaya sebanyak 356 orang Ketua RT, Kecamatan Negara sebanyak 366 orang Ketua RT dan Kecamatan Jembrana sebanyak 288 orang Ketua RT. (AM)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA