by

Perpusda Bantul Dorong Terwujudnya Ekosistem Literasi Digital Ramah Anak

KOPI, Bantul – Kebutuhan masyarakat akan informasi terus berkembang sehingga perpustakaan pun harus menyesuaikan diri. Layanan perpustakaan ditingkatkan dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pengembangan layanan perpustakaan merupakan amanah Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Pasal 14 ayat (3) menyebutkan setiap perpustakaan mengembangkan layanan perpustakaan sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.

Sebagai upaya meningkatkan literasi masyarakat berbasis TIK, serta mewujudkan ekosistem literasi digital di Kabupaten Bantul, DIY yang ramah anak, Perpustakaan Daerah (Perpusda) menghadirkan mobil perpustakaan multimedia ramah anak di Sunday Morning (Sunmor) Bukit Mengger, Trimulyo, Jetis, Bantul, Minggu (29/05/2022). Hadirnya mobil multimedia  di kawasan tersebut sekaligus mendukung kegiatan Halal bi Halal dan Ngobrol Santai Keluarga Besar Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kabupaten Bantul.

Sub Koordinator Pelayanan, Promosi dan Publikasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul, Agus Sajarwo SE, kepada Pewarta Indonesia, mengatakan mobil multimedia merupakan salah satu layanan perpustakaan keliling untuk even tertentu. Selain buku bacaan, guna menunjang operasionalnya, mobil dilengkapi pula dengan sarana berbasis TIK, berupa seperangkat komputer dan jaringan internet.

“Masyarakat bisa membaca, internetan, nonton film, akses buku digital, maupun layanan online kami lainnya. Misalnya pendaftaran anggota perpustakaan atau buku digital yang terhubung langsung ke Perpustakaan Nasional (iPusnas). Bagi yang sudah punya kartu anggota bisa pinjam buku bacaan gratis. Kami berharap dengan semua layanan ini, masyarakat terutama anak-anak jadi gemar membaca,” papar Agus Sajarwo.

Ia menyampaikan, perpustakaan adalah salah satu instansi yang mendukung program Bantul Kabupaten Layak Anak (KLA). Meskipun berbasis TIK, mobil multimedia didesain menarik, ramah anak, mudah diakses. Anak-anak pun tak segan masuk mobil hanya untuk sekedar melihat apa isinya.

“Dispusip memiliki Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) yang fungsinya tidak hanya memberikan informasi layak anak. Namun, juga mendampingi anak bagaimana cara mengakses koleksi atau konten-konten layak anak di perpustakaan atau dimana saja ada layanan perpustakaan,” jelasnya.

Agus mengajak masyarakat agar memanfaatkan berbagai fasilitas dan layanan Perpusda Bantul. Pinjam buku bisa datang langsung ke gedung perpustakaan, sedangkan katalog atau OPAC, pustaka digital, dan pustaka multimedia cukup diakses online melalui http://perpusda.bantulkab.go.id.

“Layanan kami terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat. Silahkan saja, kalau masyarakat mau mendatangkan mobil multimedia sebagai pendamping even atau kegiatan bisa mengajukan surat permohonan resmi kepada kami,” ujar Agus.

Layanan perpustakaan keliling di Bukit Mengger kali ini turut memeriahkan even wisata yang digelar Dinas Pariwisata DIY bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat. Even menyajikan aneka jajanan pasar, galeri ecoprint warga, dan pentas jatilan kelompok Mataram Ngupoyo Wargo. Bukit Mengger merupakan salah satu kawasan sesar Opak yang berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata di Kabupaten Bantul.*