by

Pemkab Jembrana Gelar BBGRM ke-XIX, Bupati Tamba Gelorakan Semangat Gotong Royong

KOPI, Jembrana – Pemkab Jembrana menggelar kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XIX, yang dipusatkan di Kantor Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Bali, Senin (16/5/2022). Kegiatan bulan bhakti gotong royong tersebut bertujuan untuk upaya meningkatkan kembali kebiasaan di masyarakat.

Acara pencanangan BBGRM tersebut dipadukan dengan kegiatan penanaman pohon pinang batara di sepanjang pinggir jalan, Jalan Patih Jelantik, Banjar Sawe, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Jembrana ditandai dengan pemukulan kulkul (kentungan) didampingi Wabup Patriana Krisna dan Sekda Kabupaten Jembrana I Made Budiasa. 

Lanjutnya, Bupati Tamba turut menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pemenang lomba tingkat desa dan kelurahan dan menyerahkan santunan jaminan kematian, bantuan simpanan pelajar dan pemberian bantuan kursi roda. Dalam sambutannya, Bupati Tamba mengatakan bahwa Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tersebut hendaknya tidak sebatas ceremonial saja, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata. 

“Jadikan momentum BBGRM ini sebagai aksi dan gerakan daerah untuk kebersamaan dan singergitas program lintas sektor, lintas OPD dalam pelaksanaan pembangunan di Jembrana. Ada dua kata kunci yaitu kerja keras dan gotong royong,” ucap Bupati Tamba. 

Lebih lanjut, Bupati Tamba mengintruksikan kepada seluruh Perbekel (Kades-Red)/Lurah untuk lebih mengoptimalkan perannya dalam menggelorakan semangat gotong royong masyarakat dalam pembangunan melalui pencanangan dan pelaksanaan BBGRM di desa/kelurahan masing-masing. “Setiap tahun di bulan Mei selama sebulan penuh untuk mengalokasikan anggaran dalam pelaksanaan APBDes, fungsikan LPM, BPD dan lembaga kemasyarakatan lainnya yang ada di desa maupun kelurahan,” harap Bupati Tamba. 

Bupati Tamba menjelaskan terkait penanaman pohon pinang betara bahwa itu merupakan program penghijauan di sepanjang pinggir jalan desa. “Selain untuk program penghijauan, istimewa buahnya tersebut juga bisa dimanfaatkan, dari sisi lain bernilai ekonomi tinggi, ini juga sudah kita notarial ke kelompok masyarakat desa dan sudah melakukan perjanjian kerjasama dengan PT. Pinang Batara.”

“Seluruh hasil Buah pinang tersebut, nantinya akan dibeli oleh PT. Pinang Batara, hal tersebut untuk memupuk rasa tanggung jawab bersama, karena ini kita serahkan pengelolaan kepada desa masing-masing dan ini menjadi bagian kerjasama gotong royong bersama dalam menjaga dan melestarikan pinang Batara ini,” jelas Bupati Tamba.

Selain hal tersebut, Bupati Tamba juga berharap bahwa pelaksanaan gotong royong masyarakat tidak terbatas dalam bidang kebersihannya saja, tetapi harus ditumbuh kembangkan di bidang lainnya. “Khusus kegiatan  gotong royong masyarakat di bidang kebersihan lingkungan yang dilaksanakan setiap minggu pertama, agar terus dilanjutkan dan dijadikan sebagai program rutin yang dilaksanakan oleh LPM bersama jajaran Pemdes dan kelurahan,” pungkasnya. (AM)