by

Pemkab Jembrana Laksanakan Bhakti Pengayar di Pura Luhur Besikalung Tabanan

KOPI, Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana melaksanakan Bhakti Pengayar dipimpin langsung Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, di Pura Luhur Besikalung yang terletak di Desa Adat Utu, Kedesaan Babahan, Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu (2/4/2022). Melaksanakan Bhakti Penganyar tersebut bertujuan untuk meningkatkan srada bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa khususnya Ida Bhatara yang berstana di Pura Luhur Besikalung.

Dalam acara tersebut Wabup Patriana Krisna didamping Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, I Wayan Sudana, Perbekel dan Bendesa Babahan serta seluruh krama yang hadir dalam persembahyangan.

Acara Pujawali yang dilaksanakan setiap 6 bulan sekali tersebut bertepatan dengan rahina pagerwesi (30/3/2022) lalu. Saat ini menjadi puncak Ida Bhatara di Pura tersebut, sebagaimana yang dilaksanakan setiap pujawali di pura-pura besar yang ada di Bali. Dalam rangkain acara tersebut
terdapat bhakti pengayar yang dilaksanakan sesudah puncak pujawali dan sebelum Ida Bhatara mesineb, seperti halnya pada saat ini, Sabtu (2/4/2022). Rahina Saniscara Pon Sinta.

Usai persembahyangan, Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna saat ditemui awak media Pewarta Indonesia menyampaikan bahwa bhakti pengayar yang dilaksanakan di Pura Luhur Besikalung ini merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Pemkab Jembrana. Di samping itu, bhakti pengayar ini juga sebagai momentum untuk meningkatkan srada bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa khususnya Ida Bhatara yang berstana di Pura Luhur Besikalung. 

“Semoga dengan sembah bhakti ini, Ida Bhatara memberikan kita waranugraha, khususnya dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Jembrana serta kerahayuan dan kesejahteraan untuk seluruh masyarakat di Jembrana,” ucap Wabup  Patriana Krisna.

Lebih lanjut, Wabup yang berasal dari Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo tersebut, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengempon pura dengan bergotong royong, bersama-sama dalam melaksanakan pujawali ini. “Dengan kebersamaan dan rasa tulus ikhlas seluruh pengempon, astungkara (mudah-mudahan) pemargi pujawali Ida Bhatara di Pura Luhur Besikalung berlangsung lancar dan labda karya,” tutur Wabup  Patriana Krisna.

Sementara itu, Ketua Panitia Karya Pujawali, I Made Sukawan, menuturkan bahwa keberadaan Pura Luhur Besikalung menjadi satu dari sekian banyak pura yang memiliki keunikan tersendiri di bandingkan pura lain yang ada di Bali. Terutama, karena tidak hanya memiliki desain arsitektur unik, tapi juga menyuguhkan pemandangan alam yang memukau, karena pura ini terletak di daerah pegunungan di lereng gunung bagian selatan Gunung Batukaru.

“Matur suksme Wakil Bupati Jembrana dan seluruh jajaran Pemkab Jembrana karena telah melaksanakan Swadharma yang dilaksanakan setiap 6 bulan sekali ini. Ida Bhatara di Pura Luhur Besikalung nyejer selama 3 hari, setelah rahina Pagerwesi lalu keaturin piodalan dan hari ini, Sabtu (2/4/2022) tengah malam akan dilangsungkan Prosesi Panyineban Ida Bhatara,” pungkasnya. (AM)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA